Rabu, 16 Januari 2019



.. " Robusto , Warkop Milenial " ..
menilik tampilan dan usianya ,
 remaja yang sedang asyik meracik kopi pesanan
 saya itu lebih mirip anak muda yang sedang
 main main didapur . 
vietnam drip akhirnya selesai dan ada dimeja saya .
 " mas ini owner nya ya ? " saya dengan setengah 
hati bertanya sebab gaya tampilannya santai 
dan sempat meminta maaf karena 
" bercelana pendek " saat mendekati meja saya . 
" iya bu " , maka sayapun tidak setengah hati lagi .
 
mengapa saya " tega menghakimi " penampilan
 celana pendeknya ? dari sekian puluh 
bahkan ratus cafe di blog ini dimana saya sudah 
" blusukan " , umumnya ownernya lebih tua atau dewasa usianya serta dengan tampilan " lebih serius " hehehe ..
 maka hampir 15 menit berikutnya dari
jawaban " iya bu " tadi ,
  saya mendapat " kuliah singkat " tentang
 bermacam hal dijagad perkopian lokal
 plus rencana2 kedepannya dalam mengembangkan 
cafenya . " Robusto itu bahasa Spanyol yang
 artinya adalah kurang lebih kokoh " ,
 jelasnya kepada saya yang salah kira dengan 
" robusta " sebagai salah satu jenis kopi .
  saya bahkan diantar ke lantai dua untuk melihat 
ruang yang bisa disewa untuk event2 yang membutuhkan
 privasi . cafe ini memang terletak di 
Jalan Raya Tlogomas no 2 yang dikenal sebagai salah 
satu lalin teruwet di Malang meskipun tidak perlu
 khawatir dengan parkir karena disebelah belakang 
dari Robusto ini ada halaman yang 
lumayan luas untuk parkir . 
keberaniannya untuk memilih lokasi ini sudah tentu 
bukan tanpa pertimbangan . 
beberapa kampus ada 
didekatnya dan kelas Robusto  yang diatas kelas warkop2 
mahasiswa yang mengkerubuti area area kampus , 
adalah semisal ajakan untuk 
" menaik kelaskan " 
budaya ngopi mahasiswa ke sebuah atmosfer yang
lebih berkelas ! semoga begitu .
saya juga ingin menjajal Spring Roll dan Spagheti nya , 
sebab penasaran bagaimana anak muda ini 
merepresentasikan kelas dari Robustonya . 
dari skala 1-10 , saya rela memberikan 6,5 untuk keduanya
 baik segi penyajian maupun rasa dan harga .
 jaman memang telah berubah . kalau jaman saya , 
yang namanya pengusaha itu umumnya mereka yang
 berusia diatas 30an dan itupun masih pemula .
 
baru ketika mereka berusia 60 an , terlihat sudah
 mapan dan sukses . abad milenial
 dengan segala tantangannya , telah dijawab oleh 
sebagian dari generasinya dengan sebuah keberanian
 yang tidak terlintas 50 tahun yang lalu .
 saya ikut senang dan bangga bahwa saat ini makin
 banyak anak anak muda kita yang memiliki jiwa entrepreneurship tinggi disertai semangat risk-taker
 mulai yang kelas PKL an hingga yang kelas bintang lima !
 maka kalau Robusto saya letakkan sebagai
 kelas bintang 2 , semoga kelak akan bisa mencapai 
yang lebih tinggi alias mendunia dengan
 membawa perwajahan kopi Indonesia ! 
 lha mosok kalah dengan Starbucks yang kopinya impor
 tetapi bisa mendunia ? kekayaan beragam jenis kopi
 ditanah air adalah sebuah harta karun budaya kopi
 ala Indonesia yang harusnya bisa mengalahkan 
Starbucks !dan saya optimis ditangan 
pengusaha2 muda yang cerdas seperti 
Hans Chandra Wijaya ini kopi Indonesia satu saat
 akan menggeser Starbucks ! 
 sebuah visi yang harus dimiliki agar warkop warkop 
Indonesia bisa bertebaran di 5th Avenue atau 
tempat nongkrong ngopi di Kartnerstrasse Vienna
 dimana saya biasanya cangkruk .
semoga ! 
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 
Malang , 15 January 2019 ) 
 keterangan foto :
01 . vietnam drip
02 . sibuk meracik
03 . alat musik lengkap di lantai dua
04 . atmosfer lantai bawah
05 . spring roll
06 . spagheti
07 . tampak depan
08 . pilihan cukup banyak
09 . matter of taste







 

Tidak ada komentar: