Selasa, 28 November 2023

 
 
  .. " LAOBAN , Si BOSS BESAR " ..
kopitiam membanjiri Malang ! 
tulisan ini adalah kopitiam yang kesekian yang ada
 di blog ini , tetapi tetap saja jumlah kopitiamnya 
tak terkejar dengan cara saya yang mengunjunginya
 terseling warung atau kedai atau resto atau cafe 
diluar kopitiam kopitiam nya . 
salah satu yang saya agak terlambat menulisnya 
karena sudah sekitar setahun berdirinya
 adalah LAOBAN KOPITIAM yang berlokasi di 
Jl. Soehat Indah 17 , Malang ! ( juga saya tidak tahu ini merupakan cabang yang keberapa ditanah air )
beruntung nya mereka bahwa dijalan ini jumlah cafe 
atau warung masih terhitung jari dan lokasi KL ini
 bersebelahan dengan resto yang baru diresmikan , 
yaitu HK ( laporannya menyusul ya tentang 
HK ini yaa ...hehehe .... ) . 
 
 
 
naa .. yang menarik lainnya di Laoban atau terjemahan
 bebasnya Boss Besar ini adalah karena dapurnya yang
 ada didepan dijalan masuk sehingga kepulan asap
 dari masakan dan juga kukusan dimsumnya 
memancing orang untuk mampir dan mencobanya ! 
meski ruangannya tidak terlalu luas , tapi saya masih
 beruntung menemukan tempat duduk yang lumayan nyaman . memang tidak ada view yang bisa dinikmati , 
kecuali interior nya yang memang beraura Tiongkok . 
 
 
 daftar menunya menawarkan Makanan Berat 
hingga Ringan dan Camilan .
 yang suka kopi atau non kopi dan juga beragam es bisa
 memilih minuman favoritnya . 
yang khas tentu saja ada Nasi Hainan , Nasi Lemak ,
 Mie Laksa atau Mie Hainan . 
 
Dim Sum nya bisa pilih digoreng atau dikukus . 
mulai udang keju ,kaki naga dll atau yang dikukus
 ada siomay ayam , ceker , pao durian dll !
 dimeja saya akhirnya ada Nasi Ayam Jasio  , 
Lumpia , 
Kaki  Naga , Teh Panas Laoban 
dan Kopi Laoban . 
beberapa hari sebelumnya saya memang sempat kecewa
 besar saat mencoba kedai baru di Kayutangan
 berjuluk Chi Ling yang ternyata disegi rasa sangat mengecewakan . 
 
 maka saat saya menikmati menu menu Laoban , 
 kekecewaan saya terobati karena menu menu saya 
rasanya memang yummmyyy ... , terutama 
Kaki Naganya yang gurih empuk !
 ya sudah , kalau disegi view tidak punya , 
disegi ruangan juga tidak kelewat luas dan 
disegi atmosfer  " biasa biasa " saja maka buat saya
 Laoban masih patut dapat nilai 7 dari skala 1-10 
untuk Layanan , Harga dan Rasanya ! 
 

 
 pernyataan NPNL , No Pork No Lard semoga saja
 demikian adanya karena siang itu saya melihat banyak
 yang juga berhijab , selebihnya jika pun ternyata 
tidak  NPNL , mungkin urusan Laoban bukan 
dengan saya tetapi dengan langit  .... !!
( Artikel & Foto : Titiek Hariati , 29.11.23 )
keterangan foto : 
01 . lumpia yang gurih ..
02 . nasi ayam jasio 
***
03 . dapur dimsum yang berasap ..
04 . kopi laoban
***
05 . daftar menu
06 . daftar menu
***
07 . nama
***
08 . nyaris habis ..
***
09 . atmosfer
10 . melihat yang duduk diteras luar 
***


 





 
 
 
 
  .. " Margos atau Margosuko ? " ..
( catatan tercecer tahun 2021, saat ini cafe ini 
sudah berubah wajah )
saya tidak paham bagaimana hubungan
 manajemennya antara Cafe Margosuko yang ada
 di Jl . KH Ahmad Dahlan 40 - 42 Malang dengan
 yang di Jl . Arjuno 32 Malang .
 yang jelas sebagai cikal bakalnya adalah 
PT Margosuko Grup yang berdiri sejak 1961 dengan
 perkebunan kopinya di Malang Selatan yang terkenal .
 sekian hari yang lalu saya mendapat info tentang cafe 
yang ada di Jl . Arjuno 32 , 
meskipun sempat ragu sebab tidak ada " tanda tanda " 
keberadaannya yang umumnya ditandai 
dengan nama cafenya . 
mengapa saya tidak ke Margosuko Cafe and Eatery
 yang di Jl . Ahmad Dahlan 40 - 42 saja , 
yang juga dikenal sebagai tempat " cangkruk " nya 
Jumpa Pers Arema FC dengan para awak media ?
 saya memang lebih suka sesuatu yang masih 
" untup untup " dan " berbau misteri " 
sebab informasi yang diperoleh pasti menarik . 
maka siang itu di Jl . Arjuno 32 terjadi dialog lucu :
( S/ saya ) : lho , sudah buka to cafenya ?
( St/ Staf disitu ) : ( saling melihat dengan sesama 
rekannya disitu ) 
Ya sudah sih .. tapi ya belum penuh ..
( S ) : lha .. maksudnya ? 
( St ) : ( bingung ) .. ee .. kami memang buka 
seperti ini , juga kadang ada tamu2 dari 
bank atau Lai Lai dll , tapi memang belum penuh
 dibuka sebab masih ada rencana renovasi ..
( S ) : oo .. jadi kalau sekarang saya pesan kopi apa
ya sudah bisa atau ?
( St ) : ( serentak 3 orang ) .. o ..bisa bisa silahkan ..
( S ) : ( lalu saya menyebutkan pesanan 
 sambil bertanya lagi )
 apa disini juga ada light meals ?
( St ) : apa itu bu ?
( S ) : ( hehehe .. saya terjemahkan sajalah ) 
makanan ringan atau kue misalnya untuk teman kopi ?
( St ) : o ..ada tapi yang sudah siap baru resoles
( S ) : ok .. dua ya ..saya boleh duduk diatas ?
setelahnya saya naik kelantai dua yang 
meja kursinya penuh debu , maklum selain terlihat 
lama tidak ada pengunjung juga pepohonan 
disitu cukup banyak dan lebat dan rontokan
 daun2nya memenuhi ruangan .
 seorang staf membersihkan meja kursi saya dan
 kami mengobrol tentang macam2 dari cafe ini . 
pesanan saya datang , Affogatto dan Latte
 serta dua resoles . standar bukan ?
 saya harus jujur memberi nilai 6,5 untuk semuanya
 meskipun saya awam soal soal perkopian
 tetapi cara penyajian dan rasa saya harus jujur
 memberi nilainya . 
" bagaimana bu ada saran ? " kata salah satu
 staf disitu . saya utarakan pendapat saya tetapi 
yang paling saya keluhkan saya garis bawahi 
yaitu Panasnya Udara Dilantai Dua ! 
bahkan HP yang saya letakkan dimeja pun terasa 
begitu panas lho lho lho ...
yok opo nek meledak iki hihihi ... 
ternyata keluhan panas menurut mereka juga banyak
 diterima dari pengunjung yang lain dan ini 
menjadi salah satu prioritas utama renovasi nantinya
 kata mereka . ( iyo mas , nek panas ngene iki
 iso iso aku digoreng dadi melar 
koyo krupuk hehehe .. ) .
 tetapi kekurangan ini jelas dapat tertutupi oleh
 keramahan layanan dan rasa kopi serta
 resolesnya yang Mozzarella nya molor2 yummmyyy ...
 ( yo wes nek aku teko meneh mugo mugo
 wes adem yo lantai dua ne ...)
 Margosuko atau mungkin kelak cafenya ini berjuluk
 The Margos , adalah " embahnya " kopi di seantero
 bumi Malang Selatan , sudah selayaknya
 menjadi acuan para penggiat kopi di Malang Raya
 dan meski kehadiran cafe cafenya terkesan 
agak terlambat , saya optimis mereka akan mengejarnya
 untuk menjadi yang terdepan ! 
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 26.10.21 )

Minggu, 26 November 2023


 

 

.. " Rumput Lebih Hijau Dihalaman Tetangga " ..
tiada hari di sosmed , TV dll tanpa berita 
perselingkuhan yang bahkan sering kali diakhiri 
dengan tragis yakni pembunuhan ! 
 ada apa sebenarnya sehingga peristiwa2 memilukan ini
 sering terjadi ? apa sebenarnya  pendorong terbesarnya ?
 tak dipungkiri bahwa  era digital berperan penting,
yakni  memudahkan orang untuk berinteraksi tanpa
 bertatap muka , yang kemudian dilanjutkan dengan
 pertukaran gombal gombal lalu 
 jumpa darat dst dst ... 
bahkan yang tidak lewat sosmedpun tak kalah seru . 
 akhir akhir ini bahkan perselingkuhan marak terjadi 
melibatkan posisi atau jabatan yang semestinya menjadi
 teladan masyarakat . sebut saja perselingkuhan 
oleh ustadz , dosen , guru , ASN , mahasiswa/i , 
anggota parlemen , hakim, jaksa , pengacara , dokter , 
kades , bupati dst dst . 
gadget memang telah membuka sebuah peluang baru 
yang superlebar dimana komunikasi yang jaman dulu 
hanya bisa dibangun lewat kontak langsung ,
 saat ini sudah tidak diperlukan lagi !
foto , video dll telah mewakili diri secara utuh hingga
 sering silupakan bahwa informasi lewat gadget adalah
 informasi untuk dunia dan bukan hanya ybs
 dengan pasangan resmi atau pasangan gelapnya! 
sudah jenuhkah dengan pasangan sah atau resminya ? 
atau ada kebutuhan lain disamping yang sudah dimiliki ? mungkin sex , harta , pengakuan , krisis paruh baya , 
kenyamanan , pelarian dari masalah , 
petualangan atau apa ? 
ribuan alasan boleh dicari , tapi mungkin 
intinya adalah 
Kenikmatan dan Kegairahan Bermain Petak Umpet 
yang tidak lagi ditemukan pada pasangan resmi nya 
seperti saat saat mereka masih
berpacaran atau sebelum mereka menikah dulu . 
kita boleh mendengarkan analisa para psikolog tentang 
kasus kaus perselingkuhan , atau membaca jurnal jurnal 
para pakar tentang faktor faktor penyebabnya .
misal : rutinitas dan kesibukan serta tekanan ditempat kerja
yang merampas hampir sebagian besar waktu ,
 juga menjadi salah satu alasan diperlukannya sebuah 
" penyegaran semangat " yang itu tidak lagi 
ditemukan di pasangan resminya karena 
mereka sudah sampai dititik rutinitas yang tak lagi
 punya percikan . 
saya bukan penasehat perkawinan sebab saya 
tak hendak mengajari sesuatu yang saya sendiri 
masih perlu belajar banyak dari pakar pakarnya .
 cuma saya punya secuil kalimat yang saya kutip
 entah siapa penemunya yaitu : 
 " Jika Engkau Melihat Rumput Tetangga Lebih Hijau 
Janganlah Lupa Bahwa Untuk Sehijau Itu Kamu Perlu
 Merawat dan Menyiraminya Dengan Cukup , dan kesanggupanmu untuk merawat dan menyiraminya 
secara teratur dan rutin adalah tantanganmu yang harus
 engkau penuhi atau jika hanya mau menikmatinya
 sekejap maka engkau pun akan segera melihat bahwa
 rumputmupun akan layu kecoklatan ! " 

( Titiek Hariati , 27.11.23 )

gambar dari IG seseorang yang tidak saya kenal , 
mohon ijin ya ..

 

 

 


.. " Dari DIMI Ke OMAH DATOK 24 " ..
( dan kopi kuwalik ) 
keponakan yang satu ini , Dimitri , memang superjeli
 dalam usahanya . bermula dengan Mie Setan yang
 booming , tapi kemudian " pecah " menjadi 
Setan dan Kober hehehe .. 
dan setelah Kobernya beranak pinak , diapun menjajal 
khusus di wilayah dimsum dengan kedai  dimsumnya 
keren di Jl. Coklat 10 , Malang .
eee.. baru beberapa tahun , ternyata kedai berjuluk DIMI 
ini sudah " mlungsungi " menjadi " semacam " 
kopitiam dengan gaya China Malaysia nya yaitu 
" OMAH DATOK 24 " !

tentu saja saya kaget sebab saat mau makan dimsum 
disitu ternyata sudah berubah wajah dengan interior 
lebih kearah Chinamelayu ! 
Omah Datok , atau kalau di Jawa mungkin sama 
dengan Omah/Rumah/Dalem Eyang , maka sudah 
selayaknya interiornyapun berubah total
 dari yang semula bergaya minimalis modern kearah 
" jadul " dengan tempelan iklan iklan Tionghoa kuno 
dan warna hijau merah menggantikan dominasi
 warna kuning semasa masih DIMI DIMSUM .
angka " 24 " dibelakang nama kedai adalah penunjuk
kesiapan kedai ini buka 24 jam nonstop ! 


ruangannya yang luas , berlantai dua dengan penataan
 artistik membuat pengunjung nyaman baik yang 
nugas , ngobrol ,reuni dll dengan kapasitas hingga 
100 an tamu ! 
deretan pilihan menunya super panjang , dan
 mienya yang bergaya Malaya sudah tentu ada 
misalnya Mie Sechuan Malaka 23/25K , trus ada 
Siomay Sechuan Malaka 18K  & Nasi Ayam Sechuan 23K . 
juga ada Nasi Lemak Sambal Balacan 28K,
 atau Nasi Ayam Dabu Dabu 23K dan banyak lagi . 
Camilannya ada Mantau Kukus 15K,
 Siomay Udang 15K, Bapao Arang 15K dll dll seabreg ! 
yang suka kopi maupun non kopi tersedia deretan
 pilihan yang juga panjang , atau langsung ke 
Dessert Datok 15K? 
akhirnya dimeja saya ada Nasi Lemak Sambal Balacan ,
Nasi Hainan dan Kopi " kuwalik " alias
 gelas terbalik ! 
sebuah makan siang yang nyaman karena saya memilih
 duduk dilantai atas dan sedikit berangin ! 

maka untuk LHAR ( Layanan , Harga , Atmosfer dan Rasa )
 skala 1-10 saya berikan 7 , sebuah angka istimewa 
yang bukan karena keponakan , tetapi harus saya akui
 bahwa apapun bentuk yang dipilih Dimitri 
rasanya selalu keren meski kadang ditengah 
perjalanan bisa saja mendadak dia berputar arah 
bisnis  sense nya yang dinamis ! 

selamat Dim atas Omah Datok 24 nya , semoga kali ini
 awet tidak berubah lagi dalam waktu relatif agak lama?
entahlah ..
( Titiek Hariati , artikel & foto , 27.11.23 )
keterangan foto :
01 . kopi kuwalik / terbalik ..
02 . entrance 
03 . salah satu sudut
***
04 . lantai atas samping
05 . maaf mbak kejepret , padahal ngga kenal ..
***
06 . atmosfer bawah 
07 . atmosfer atas 
***
08 . saya menikmati atmosfernya
***
09 . lorong lantai atas yang sejuk
***

Sabtu, 25 November 2023




.. " Saya Dan Kaos .. " ..
ini adalah tulisan kedua saya tentang Palestina .
 mungkin sekedar ikut ikutan atau memang saya ingin 
" berbuat sesuatu " untuk saudara saudara seiman 
di Palestina , sayapun mencari kaos yang bertemakan
 kebebasan Palestina ! 
tetapi ketika kaos yang saya inginkan sudah ada
 ditangan saya , sayapun berpikir 
" terus setelah ini apa yang akan saya lakukan ? " .
saya bukan politisi , juga bukan tokoh atau siapalah
 yang punya pengaruh dengan statement nya .
 saya cuma warga sangat biasa yang " bingung " 
bagaimana cara meng ekspresikan rasa empati
 saya pada Palestina . membantu ? 
membantu apa yang bisa saya berikan karena saya
 juga bukan tenaga medis ataupun tentara ataupun 
diplomat yang bisa bicara tentang bantuan pada Palestina . sedangkan bantuan yang berupa ratusan truk
 bahan makanan dll untuk warga Palestina saja
 masih tersendat sendat di perbatasan meski konon
ada gencatan senjata beberapa hari . 
maka nampaknya saya tak punya pilihan selain ada 
kesempatan ikut berdemo ataupun mengirim tulisan 
di sosmed tentang Palestina dan perjuagannya yang 
sudah berlangsung sejak lama ini !
maka yang paling mungkin dan mudah nampaknya 
saat ini hanyalah bantuan DOA dimana jarak Indonesia - Palestina pastilah tak jadi masalah karena Doa dapat 
menembus langit ke tujuh saat dikabulkan ! 
hanya itu , hanya itulah  nampaknya yang paling mungkin 
yang bisa saya lakukan untuk saudara saudaraku 
seiman , semoga ALLAH mengirimkan ribuan 
malaikat ke Palestina untuk membentengi 
saudara saudara seiman kita dari kekejian Israel , 
amiin yaa rabbal'alamiin ..
( Titiek Hariati , 26.11.23 )
keterangan foto :
saya dalam balutan doa .

 








.. " HONGKONG BOYONG KE MALANG ? " ..
( CHI LING YANG ANYAR )
bagaikan virus covid , tiba tiba saja Malang Raya 
dikepung puluhan resto atau kedai atau warung ala China
atau Jepang atau Korea . 
tetapi yang lebih mencolok memang China ! 
bukan hanya kopitiam nya tapi juga bermunculannya 
depot depot berinterior China dengan huruf huruf dan
iklan iklan jadul China yang menghiasi dinding
dindingnya seolah kita sedang berada di Hongkong 
atau Shanghai ! 




di daerah Kayutangan atau Basuki Rahmat itu 
semakin banyak hadirnya depot depot bergaya China , 
dan yang paling gres karena baru semingguan ini buka
 adalah CHI LING yang berlokasi dideretan Bank Niaga .
 uniknya jalan masuknya adalah lorong kecil yang
 bersebelahan dengan dapurnya dengan dominasi 
warna merah dimana mana . 





keunikan lain adalah adanya basement yang ternyata 
punya view cantik diteras luarnya karena berada 
disebelah atas dari 
 sungai Brantas dengan pepohonan gede gede yang 
rindang dan seolah kita berada bukan di Kayutangan ! 
saat saya berada di sana , 
udara kebetulan cerah dan pengunjung ternyata sudah
 memadati sudut sudutnya hingga teras luarnya . 
saya harus bersabar menunggu tiga macam menu 
yang siang itu ternyata harus mengantri ! 
banyak menu dalam daftar yang ternyata belum siap 
dengan alasan karena  baru buka , maka sayapun 
harus pasrah menerima yang sudah ada yaitu 
Minced Chicken Dry Noodle dan 
Mala Chicken Dry Noodle plus Milk Pudding ,
lumpia  dan teh .
 view diteras luarnya viewnya lumayan tetapi sayang
udara cukup panas untuk duduk disitu , mungkin pada
 sore hari akan berbeda . 



usai makan saya harus jujur memberikan nilai untuk 
LHAR nya ( Layanan , Harga , Atmosfer dan Rasa ) 
skala 1-10 hanya bisa memberi angka 5,5 ! 
mengapa sepelit itu angka saya untuk Chi Ling ? 
pertama cukup lamanya ( sekitar hampir 25 menit ! )
pesanan datang di meja saya 
dengan alasan banyak pengunjung 
( bandingkan dengan Mie Gacoan yang juga 
pengunjungnya membludhak tapi bisa relatif cepat ) , 
dan Atmosfernya yang menurut saya juga biasa saja
 mungkin karena padatnya pengunjung jadi 
cukup gerah , lalu Harga yang juga lumayan tinggi 
meski hari itu ada diskon karena promo dan 
merupakan hari terakhir diskonan . 
lalu Rasa , saya cukup kecewa yang bahkan masih
 lebih enak dari warung warung kecil jalanan . 
ini aneh sebab semula saya pikir mereka lebih ahli . 





 
selain kelewat asin juga tidak ada rasa yang
 menonjol sebagai khasnya .
akhirnya saya tinggalkan Chi Ling dengan separuh
 kecewa dan tentu saja tidak masuk dalam daftar 
LUDL ( Layak Untuk Dikunjungi Lagi ) , 
apa boleh buat ..
( Artikel & Foto : Titiek Hariati , diposting 
pada 26.11.23 )
keterangan foto :
01 . view diteras belakang dengan sungai dibawahnya
02 . saya duduk dipintu masuk
03 . lumpia ..
*** 
04 . atmosfer
05 . tangga naik turun arah basement
***
06 . saya menikmati menu yang asin ..
07 . teras luar 
***
08 . menikmati atmosfer teras luar yang panas
09 . sudut teras dengan view sungai dan pepohonan
***
10 .  pintu masuk Chi Ling dari arah Pujasera sebelahnya
11 . menu saya 
***

Kamis, 16 November 2023




.. " Lomba Logo Krempyeng Milenial " ..
menjadi " sesepuh " dari sekumpulan milenial keluarga
 yang dari garis leluhur Ahmad bin Danikah 
sungguh gampang gampang susah ! 
betapa tidak , ketika mengurusi sekitar 50/lima puluh
 generasi mudanya antara usia balita hingga yang 
kisaran 35 tahun , ternyata ada saja masalahnya .
 sebagai penggagas awal tentu saya tidak bisa
 berlepas tangan ketika Ketuanya yang saya pilih untuk menggantikan fungsi saya belum dapat sepenuhnya dilepas !

nama Krempyeng Milenial sengaja saya pilih
 karena kumpulan milenial keluarga ini lebih 
dititik beratkan pada Kerja Sama Usaha disamping
 silaturahmi seperti umumnya pertemuan keluarga . 
( Krempyeng dalam bahasa Jawa itu dipakai untuk menggambarkan suasana pasar pagi atau pasar kaget
 yang setelah ada aktivitas berjualan 
lalu bubar untuk kemudian esok paginya ada lagi
 untuk beberapa jam saja guna memenuhi kebutuhan
 ibu ibu yang pada pagi hari harus 
menyiapkan sarapan dll )

pemanfaatan teknologi  digital memungkinkan adanya
potensi kerjasama antar kota bahkan provinsi karena
 mereka tersebar di 6/ enam provinsi ! 
jaman berubah , kalau dulu perkumpulan keluarga itu
 umumnya arisan agar memancing minat berkumpul , 
saat ini lebih kearah kerjasama usaha meskipun 
diantara mereka ada yang sudah ASN , karyawan swasta ,
 dosen , dokter , hakim , notaris , seniman , fotografer , 
PH owner , arsitek , insinyur sipil , lulusan SMK , 
barista , siswa SMA /SMP/SD , ibu rumah tangga ,
 guru SMP/SMA , ustadz dll .

melihat ragam profesi yang ada tentu saja saya harus 
mampu mencari benang merah diantara mereka
dalam sebuah Visi Misi yang kedepannya menarik
 bagi semuanya !
 maka disamping silaturahmi per dua bulanan , 
juga himbauan untuk saling sharing pengalaman , ilmu ,
 hard and soft skill , konsultasi gratis antar anggota , 
dst dst yang bermanfaat ! 
maka ketika para anggota yang notebene adalah 
segaris darah dari ayah , timbul kelucuan2 karena ternyata
 cukup banyak yang kurang faham apa sebaiknya
 Nama Panggilan untuk dan dari masing masing 
 mulai tante , bulik ,om ,paklik , budhe , pakdhe , eyang , keponakan dst dst karena selama ini yang rutin 
bertemu hanya yang sepuh sepuh dan yang milenial 
justru baru kali ini diperkenalkan !
ketika buyut kita memiliki 12 anak yaitu para eyang 
 kita dan para eyang juga menurunkan putra/putrinya 
yang tak kalah banyaknya maka bersiaplah untuk
 kebingungan dengan predikat sebutan masing masing sesuai silsislah dalam keluarga besar ! 


tetapi akhirnya kami semua sepakat bahwa kalaupun 
terjadi kekeliruan penyebutan maka akan sangat 
dimaaafkan karena yang lebih penting adalah 
kesediaan untuk saling berkomunikasi minimal 
via WA agar kekerabatan tidak putus ! 
apalagi umumnya sekarang suami isteri masing2 
sibuk bekerja , bisa dibayangkan jika anak anak tidak diperkenalkan pada kerabat,  mereka pasti
 kehilangan hubngan dengan keponakan , eyang , 
paman , tante , pakdhe , budhe , dll .
maka sejak berdirinya kelompok milenial ini bulan 
Maret yl telah terhimpun sekitar 50/lima puluh 
keponakan , dll dari garis ayah dan telah terjalin beberapa kerjasama terutama yang punya usaha dibidang kulinari .

tentu kami punya Mimpi Besar bahwa satu saat nanti 
kami semua dapat berhimpun dalam sebuah 
usaha keluarga besar dimana para pakar dibidang
masing masing akan saling support untuk bersama sama menjalankan sebuah bisnis keluarga sekaligus
 menepis mitos bahwa bekerjasama dengan kerabat 
adalah negatif ! 
saatnya berpikiran terbuka dan skeptis pada 
mitos mitos negatif , serta menyatukan keahlian , 
membagi ilmu & pengalaman untuk kemajuan bersama !
 maka sayapun tergerak untuk membuat lomba logo agar kelompok ini dalam kegiatan luarnya nanti memiliki
 identitas yang jelas . 


dari 6/enam pserta lomba logo , muncul 3 juara yaitu 
Rifky Juara Pertama mendapat 1/satu juta rupiah , 
Juara 2/dua adalah Zsazsa mendapat 800 ribu rupiah 
dan Kiky pemenang ke 3/tiga mendapat 700 ribu rupiah . selanjuntya logo akan dipakai secara resmi 
sebagai identitas kelompok di berbagai atribut 
Krempyeng Milenial al di Kaos , Banner , 
Produk Produk atau Jasa dari kelompok KM ini .
 semoga para milenial kami terus bergerak maju mengikuti tuntutan jaman dan memenuhi kebutuhan 
dari perkembangan lokal , nasional dan global !

Semangat anak anakku , 
jangan pernah menyerah pada kesulitan dan kegagalan
karena kebangkita dari kegagalan adalah kekuatan ! 
selamat pada para Juara Lomba Logo KM !
( Artikel & Foto : Titiek Hariati , 18.11.23 )
keterangan foto :
01 . Logo Juara Pertama , Karya Rifky
( kelak dalam penggunaannya tulisan yang
 berbahasa Inggris dibawah logo itu akan dihapus ) 
***
02 . saat penyerahan hadiah pada para juara 
tanggal 01 Nopember 2023 yang lalu 
disebuah resto di Malang
***
03 . kenangan pertemuan dan bazar kecil KM 
bulan Mei 2023 yl
***
04 . pertemuan Mei 2023 yl
***
05 . pertemuan Mei 2023 dimana saat itu 
anggotanya masih sedikit ( saat ini sudah 50 orang )
***
06 . beberapa produk anggota KM
***
07 . juara ke 2/dua lomba logo KM yl , karya Kiky
***
08 . bazar kecil yang diadakan disetiap pertemuan KM
***