Tampilkan postingan dengan label The Lost Poems. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Lost Poems. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 April 2020






The Lost Poem
 .. " Sampai Kapan ? " ..
( artikel ke 1224 )

semua tanya membeku
pada satu yang sama ,
" hingga kapan ia pergi ? "
ketika jasad jasad terbujur tanpa doa ,
ketika jasad jasad terbungkus tanpa sapa ,
dan ketika jasad jasad tertolak pulang ,
hingga bumi  menangisi ,
manusia manusia penakut mati,
 membiarkan jasad jasad tak berteman ,
------------------------------------------
IA menunggu ,
dalam sunyi bumi ,
dalam sepi rumah rumahNYA ,
berubahkah manusia ?
setelah segala bencana ?
------------------------------------------- 
( Titiek Hariati , Malang , 18 . 04 . 20 )
( gambar2 dari google )





 

Kamis, 22 Agustus 2019





( The Lost Poems )
.. " Ist Das Alles Was Du Willst ? " ..


dunkel und still ..
nur der Klang der Wanduhr
keine Worte ..
auch ein abschied ,
an dieser Kreuzung , 
Ich stehe immer noch ..
( Malang , 23 . 08 . 19 )




Rabu, 26 Juni 2019

( The Lost Poem )
.. " The Long and Winding Road " .. 
..............

Jumat, 22 Maret 2019



.. " Ki Dalang Golek Tak Berpupur " ..
telah beratus purnama ..
ia bermain dengan para golek
golek golek bergincu ,
atau berpupur kapur dinding , 
suka cita ,
 ia dalang pesohor penyihir kisah
ada golek yang harus menangis ,
ada golek yang musti tertawa ,
hingga datang sebungkah takdir ,
 disebuah siang yang terpanggang ,
ia terperangah ,
kaku lidah dan canggung tubuh,
ada golek bersahaja di kotak tua ,
tiada berpupur dan bergincu ,
 " milik siapa .. " ? hatinya bertanya
duhai ,
 ia jatuh cinta
golek dipeluk sarat kasih
.....
sewindu golek tak bergincu ia simpan ,
dalam kotak tua disisi ranjang ,
menemani malam malamnya yang beku ,
garwa  sang pelipur lara ,
karna cintanya yang  terjaga di kotak tua,
.....
 suatu pagi ,
gemeletak kotak menyentak ..
terkejut,
golek tak berpupur terbelah .. ,
sungguh ia lupa ,
cintanya tiada pernah tersapa ..
terkepung dalam kotak tua ,
hingga tiada udara ,
yang menyesak dada ..
.............
ki dalang berduka ,
namun tak hendak berpisah ,
golek terbelah dalam pelukan,
cuma masa yang tahu,
hingga kapan cinta terbeku ..
...... 
( TH , Maret 2019 )












( The Lost Poem )
 .. " If There Is Only One Minute " ..
years passing by ..
million words in silence
wishing and hoping ..
arguing and debating ..
loving and hating ..
but no way to say the truth ..
not even one minute ..
and now ,
in deep mourning ,
this has to be ended .. 
as its wished ..
( TH , Malang , 23 .03 . 19 )







 

Sabtu, 16 Maret 2019




( The Lost Poem )
 .. " Wangi Di Lantai Al Noor " ..
sesaat , 
kami tersentak ..
ketika kabar tiba dicerah siang ,
adakah ia manusia yang haus darah sesama ?
atau ..
 iblis yang meraga sukma ditubuh kasat mata ?
hanya iblis yang bangga dengan kejahatannya , 
dan memamerkannya pada dunia ..
cuma iblis yang tertawa diatas genangan darah ,
yang tertumpah atas jiwa jiwa tak berdosa ,
dan hanya iblis yang tidak punya rasa bersalah , 
ketika 17 menit berlaku seolah Tuhan 
yang punya hak  melepas nyawa puluhan manusia ..
............
 semerbak wangi tercium di Al Noor ..
ketika malaikat malaikat menyambut para syuhada ..
" terimalah mereka dengan suka cita Ya Allah ,
karena mereka gugur dirumahMU ,
 saat mereka sedang mengingatMU ,
kami iringi dengan doa dan kepedihan
 namun penuh keikhlasan ,
semoga saudara saudara kami tersenyum disisiMU ,
aamiin .. 
.............
disisi lain yang kelam dari akheratMU,
gelegak suara bara api yang menjilat panas ,
memanggil dan menyeru nama nama iblis ,
yang tidak akan pernah mati karena timah panas 
kecuali terkelupas dan utuh kembali dan 
yang demikian itu terulang abadi ..
sungguh Engkau tidak akan ingkari ,
janji azabMU yang kekal di jahannam ..
atas darah yang menggenang di lantai Al Noor ,
yang tersebab iblis iblis itu ..
........
( Titiek Hariati , Malang , 16 Maret 2019 ) 
( all pictures are taken from google )
  

Jumat, 14 Desember 2018






( The Lost Poem )
.." The Fully Booked Hell " .. 
peak season ?
ask the guards of hell ..
which room is still free ?
" sorry , we are fully booked ..
see .. all beautiful things are here ,
drunkards , porn - stars , gamblers ,
 killers , slanderes , unbelievers etc etc ..
or ..
you want to meet your idol in music , film etc ?
some of them are suicide heros ..
but if you insist on me to give you free-room,
I will make the basement free for you ,
and of course also free for billions and billions of you 
so , welcome .... "
...... 
only the wind answered ..
( Titiek Hariati , December 2018 )
gambar diambil dari google 






Minggu, 09 Desember 2018






( The Lost Poem )
 .. " Fajar Tengah Malam " ..
( catatan kecil buat  sahabat )
pada setiap persimpangan ,
masih menyisakan pilihan , 
pada setiap jalan ,
masih miliki kemungkinan ,
bagaimana bisa bicara ,
ketika tersekat awan prasangka
dan segala cara nampak binasa ?
andai saja cukup percaya,
 masih ada kebenaran tersisa
dirimba abad dusta,
dan kita miliki cerita
semirip dongeng berantah,
agar masa terlewat tak sia sia ..
melewati senja bersama
hingga perjanjianNYA tiba ..
( Titiek Hariati , Malang , 10 Des. 2018 ) 
( gambar diambil dari google )


Sabtu, 08 Desember 2018







 ( The Lost Poem )
.. " Selamat Jalan Pak Bas .. " ..
hari ini
tuntas sudah perjalanan panjangmu
mengisi peran dan lakon
seperti selalu nasehatmu
" kita adalah sekotak wayang "
dengan naskah yang beragam ..
---------
masa masa penuh perdebatan
antara bermacam kepentingan
akulah saksi itu,
ditanah perjuangan
surabaya ..
______

kini engkau telah terbaring damai ,
senyap dalam pembaringanNYA yang maha luas ,
bumi menjadi peraduan ,
amalan menjadi selimut ,
dan doa anak anakmu menjadi cahaya , 
semoga Engkau lapangkan jalannya
menuju tempat yang Engkau telah janjikan
amin ..
( Malang , 08 Desember 2018 )

Senin, 03 Desember 2018






( The Lost Poem )
.. " Komedi 3 Dara " ..
( dara 1 ) : aku cinta dia setengah mampus
( dara 2 ) : kamu baru setengah , aku sudah bener2 mampus 
( dara 3 ) : hihihi ... kok mau2nya sampek mampus.. ?
( dara 1 ) : kamu nggak paham dia , akulah yang terpaham
( dara 2 ) : ngaco , aku yang lebih ngerti dia 
( dara 3 ) : paham dan ngerti kalo dia ngentutan ? hihihi ..
( dara 1 ) : pokoknya , dia itu cuma ke aku hatinya !
( dara 2 ) : kamu hatinya , lha aku jantungnya yang bikin dia
 masih kempis2 nafasnya ,
 detaknya itu adalah detakku , kami satu !
( dara 3 ) : lo .. , mereka ini ngomongin soal transplantasi organ ta ?
( dara 1 ) : aku siang malam ngejagain dia , ngerawat , dll
( dara 2 ) : hei .. akulah yang bikin dia ginuk2 5 sehat 10 sempurna !
( dara 3 ) : weleh2 .. balita yang direbutin ini umur berapa to ?
( dara 1 ) : pokoknya , lahirbatin dia dalam kuasaku !
( dara 2 ) : percuma menguasai cuma fisik , 
 detak jantungnya itu milikku !
( dara 3 ) : waduhh .. wes gendheng kabeh iki ..
 wong jantung , hati , babat , usus , dll yang bikin
 kolesterol tinggi dan stroke kok malah buat rebutan , 
weleh 2 ... parah !
--------------
 dara 1 & 2 masih " eker2an " seperti tidak waras , 
sementara dara 3 selonjor menikmati kopi sore dan
 pisang goreng sambil nonton " The Voice " ..
 nikmatnya hidup yang tenteram ..
 ( Malang , Desember 2018 , by : TH )
gambar2 dari google 
 

   







 

Rabu, 28 November 2018





( The Lost Poem )

.. " Lelaki Tanpa Hati " ..
masih ,
lelaki itu berdiri ditempat yang sama ,
seperti percikan awal , 
" demi masa , aku cinta
demi masa , aku tunggu " ..
dan
tahun tahun meninggalkannya
 ia masih tegak disana ..
sementara ,
diseberang lautan waktu ,
wanitanya berdiri diujung jembatan
" ia pasti datang ,
demikian sumpahnya , 
dan demi masa , aku tunggu " ..
( wanita menghibur hatinya ) 
......
musim musim lewat tanpa iba ,
fajar mengatup tersapu senja ,
lelaki itu bahkan telah lupa 
ia berjanji  menjemput cinta ,
diujung jembatan yang menantinya , 
" ia khianat , ia bangsat ! "
( lelaki itu mengumpat )
...
sungguh ,
keduanya terbeku digulung waktu
yang menyapa sisa usia
sia sia ,
tersebab lelaki yang tanpa hati
dan nyali .. 
( Malang , Nopember 2018 )
 

Rabu, 06 Desember 2017



( The Lost Poems )

( cukup lama saya tidak berkesempatan menulis nulis puisi ,
 selain kesempitan waktu juga inspirasi sebab itu tidak bisa dipaksakan
 seperti halnya BAB ( maaf ) yang harus secara natural " kebelet " nya , 
demikian kira kira . dan ini tiba tiba nyrundhul dikepala ) :

 .. " Sayapku , Sayapmu " ..
( 01 )

entah sudah dijilid  keberapa ,
ketika buku dustamu menebal dan cetak ulang , 
aku baca per chapter ,
 aku bahkan terperosok hingga ke halaman akhir ,
 pemutar balikan kebenaranmu teramat cantik,
seolah aku puding tipu daya yang lembek ,
aku diam , 
aku telan ,
aku menyala dibawah lapis salju beku tebal ,
maka , 
lanjut saja hingga kamu terjungkal puas ,
sementara wanita dengan senyum setan itu tertawa ,
ia bahagia aku tidak merobek kutangnya yang najis ,
dan semoga ,
kalian langgeng dalam kemurkaanNya ..
( Malang , Desember 2017 , TH )
note:
terserah pembaca menafsirkannya , 
inspirasi tidak bisa dikejar dan ditolak, 
bahkan ketika ia lahir saat BAB . 

Malang , 11 Des. 2017 :
terima kasih buat DH atas kuenya , iya , saya memang mendapat
 inspirasi dari kisah kamu , yang seolah mewakili rasa wanita manapun ,
semoga satu saat bukan hanya kutangnya yang bisa kamu robek ..!
salam buat malaikat2 kecilmu yang cantik2 .