Tampilkan postingan dengan label wisata budaya dan pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata budaya dan pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 April 2016






.. " Java Batik , boyong ke mBuring " ..

dulunya Java Batik ini ada di jalan Pahlawan Trip yang entah dengan alasan apa saat ini sudah
 boyongan ke Jalan (m)Buring , Malang .
 tetapi tidak ada yang mengurangi kecantikannya , 
sebab berkutat di area Batik Klasik rasanya sulit dicari tandingnya .
 dari halaman luarnya saja , kita sudah akan terpikat oleh beberapa corak batik klasik yang 
dicetak gede gede secara berderet , sehingga siapapun akan langsung tahu bahwa 
ditempat inilah kita akan lebih banyak bersentuhan dengan Akar Perbatikan Jawa yang anggun .
sangat beda dan kontras dengan tempat tempat lain yang lebih bergerak di perbatikan modern ,
 maka di Java Batik ini semestinya bisa menjadi salah satu sumber informasi sekaligus 
pelatihan mengenal batik klasik tanah air khususnya Jawa .
 Parang Garudo , Parang Kusumo , Sido Mukti , Sido Luhur , Truntum , Udan Liris , Parang Rusak Narong dll 
yang serba klasik dapat dijumpai disini . 
tanah air sangat kaya dengan bermacam jenis batik mulai
 Batik Pekalongan , Batik Yogyakarta , Batik Solo , Batik Indramayu , Batik Tasikmalaya , Batik Palembang , 
Batik Sidoharjo , Batik Garut , Batik Cirebon , Batik Madura dll .
 mereka memiliki ciri khas masing masing sesuai dengan tatanan nilai dan konsep simbol serta budaya di
 masing masing daerah , maka corak dan makna desain batiknyapun berbeda beda .
 Contoh : perbedaan antara batik Solo dan Yogya
dimana Solo lebih banyak memakai warna warna coklat ke gelap ,
 sedang Yogyakarta lebih cenderung memakai warna warna terang dan bersih dan
 warna gelapnya atau hitam lebih cenderung kebiruan .

pemakaian jenis batik klasikpun sangat tertentu karena ditentukan oleh " event " nya , 
misal untuk pernikahan beda dengan kematian dll sehingga batik klasik tidak dapat sembarangan dipakai pada 
segala peristiwa sebagaimana batik modern . 
harapan saya sebagai pecandu dan pelaku atau pembuat batik sejak remaja ,
 adalah bahwa tempat tempat seperti Java Batik ini tidak sekedar menjual produk batik klasik tetapi sekaligus 
dapat menjadi sumber informasi dan pelatihan dari batik klasik tanah air di Malang , 
terutama bagi turis turis manca yang tidak sempat datang di Yogya ataupun Solo 
untuk menggali pengetahuan tentang Batik Klasik .
kehadiran tempat semacam Java Batik sangat melegakan karena ia turut serta merawat dan memelihara warisan budaya moyang kita yang sudah diakui dunia dan melestarikan nilai nilai asli dari batik .
 tinggal sekarang kita berharap bahwa kedepannya Java Batik dapat berbuat lebih dari
hanya sekedar menjual produk batik klasik . 
semoga . 
( th ) 
( photos by : th , Java Batik , Jl . Buring , Malang , April 2016 )

01 . Java Batik
02 . 5 / lima perwajahan batik klasik yang anggun dihalaman luarnya 
03 . kemeja bercorak klasik
04 . kaya warna tapi tetap anggun
05 . ceria tapi anggun
06 . ucapan selamat 




Jumat, 05 Februari 2016






 

.. " Sasaku , Oleh Oleh ( mu / ku ) " ..
( 12 of 15 ) 
 dinegeri kita , budaya oleh oleh nampaknya masih sangat kental . 
rombongan kecil saya juga terkena virus oleh oleh . maka oleh pak sopir kami dibawa kesebuah pusat
 souvenir dekat Mataram , SASAKU . 
na , silahkan saja memilih oleh oleh yang sesuai selera dan kantong , 
mulai kaos kaos , gerabah , tenun ikat , ukiran kayu , patung dll yang khas Lombok . 
kaos kaosnya lumayan menarik dari sisi desain dan bahan . 
dan buat yang ingin membawa oleh oleh " eksklusif " silahkan kebagian penjualan tenun ikat khas Lombok yang memang cuantik2 itu . disitu bisa menemukan tenun ikat yang seharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah !
 oya ada yang menarik dan bisa dicatat di Mataram ini bahwa setiap tukang parkir mempunyai
 semacam Keplek / Kartu Identitas Jukir yang memuat data jukir secara jelas serta
 nomor keanggotaannya yang legal 
mereka terbagi atas dua bagian yaitu Juru Parkir Utama dan Juru Parkir Pembantu .

 hal yang tampaknya sederhana ini barangkali bisa ditiru didaerah lain untuk menghindari jukir abal abal ataupun pertikaian akibat perebutan lahan parkir seperti yang sering terjadi .
 disebuah kedai bambu berjuluk " Fullmoon " kami berhenti sejenak untuk istirahat sambil menikmati 
panorama pantai tepat didepan kedai . 
disini sangat banyak pemberhentian yang menarik disepanjanggaris pantai setelah tadi 
melewati banyak daerah pegunungan . 


 kami juga sempat melewati serombongan keluarga pengantin yang mengawal mempelai wanitanya dan 
rombongan lain mengawal mempelai prianya .
 pak sopir sangat fasih menceritakan detil dari adat perkawinan Sasak yang konon harus " melarikan "
 calon pengantin wanitanya . 
saya secara berkelakar bertanya 
" waa , bapak sangat menguasai sekali tata cara adat disini ya , padahal kan asli Solo ? " . 
ybs tertawa dan menjawab
 " yah bagaimana lagi bu wong sudah sangat lama disini dan sayapun dulu harus mencuri calon istri saya
 dari keluarganya hahaha ... " oalaaaa ...
( th )
 

( photos by : th , SASAKU and Fullmoon , Mataram , Ausgust 2015 )

01 . pusat oleh oleh khas Lombok
02 . souvenir ( 01 )
03 . souvenir ( 02 )
04 . mas Darwis dalam poster di Sasaku
05 . rombongan pengantin wanita khas Lombok
06 . contoh kartu Jukir Utama dan Jukir Pembantu
07 . kedai " Fullmoon " depan pantai









 

Minggu, 31 Januari 2016








.. " Katak Katak Cantik " ..
( 05 of 15 )

 saya memang tidak melihat katak hidup yang cantik , tapi katak dalam bentuk gerabah .
 perjalanan kali ini kesebuah pusat balai pelatihan untuk handy - craft seperti tenun ikat , batik ,maupun gerabah dan meubel serta patung2 kayu yang semuanya khas Lombok .
 disitu kita dapat melihat langsung bagaimana karya karya hand-made itu dibuat dan bahkan kita juga
 boleh mencobanya sendiri . tenun tenun ikat Lombok ini memang luar biasa magnetnya buat saya .
 selain warna2nya yang khas juga untuk bahan pakaian, bed cover , dll cukup nyaman karena asli katun .
 Lombok juga menghasilkan batik dengan desain yang khas . 
 disamping itu kerajinan terkenal lainnya disini adalah Gerabah . 
  
 berbagai bentuk gerabah unik dan sangat menarik dipajang , baik untuk dekorasi maupun peralatan rumah tangga
disebuah ruangan kita dapat menyaksikan proses pembuatan gerabah ini bahkan kita juga boleh mencobanya 
( silahkan kalau ada yang mau ber selfie atau groufie ala film GHOST yang populer dengan
 adegan mesranya disaat membuat sebuah vas bunga dari keramik hehehe ... ) .
 lalu disebuah ruangan lain yang luas kita dapat saksikan meubel meubel dan patung patung kayu khas 
Lombok yang tak kalah unik dan cantiknya ! 
maka bagi yang tidak sempat berkeliling Lombok untuk mencari souvenir tertentu dari 
berbagai kerajinan tangan khas cukup datang ke Balai ini dan mencari oleh olehnya .
 saya lihat pengunjung balai ini juga banyak wisman nya terutama Jepang sebagai
 wisman yg dikenal cinta budaya dan bukan cinta belanja .
masing2 wisman memang punya karakteristik sendiri2 dalam melakukan perjalanan overseasnya.
 btw kalau orang kita kira kira terkenalnya apa ya kalau sedang melancong diluar negeri  ?
 yang jelas kita juga dikenal sebagai turis yang pinter tawar menawar harga hehehe ..
 ( th )


( photos by : th , Balai Kerajinan Mataram , Lombok Island , August 2015 )

01 . katak katak cantik
02 . tenun ikat yang sangat memikat
03 .  " menunggui ibunda bekerja " ..
04 .meubel khas Lombok
05 . yang tak tergeser jaman ..
06 . salah satu sudut
07 . batik khas Lombok

Sabtu, 30 Januari 2016







.. " Melantai di Tahi Kerbau Desa Sade " ..
( 03 of 15 ) 

mengepel lantai dengan kotoran kerbau sudah tentu hanya kita temukan di perkampungan Sasak yakni di SADE ,
 yang juga merupakan kebiasaan penduduk asli diluar Sade .
 Sade adalah sebuah kawasan khusus yang dipersiapkan untuk wisata budaya yang ada didekat Mataram .
 disana kita dapat melihat bagaimana penduduk asli dalam kehidupannya sehari hari ,
 baik generasi tua maupun yang muda . 
rumah rumah penduduk masih memakai tradisi asli yakni bangunan yang mengutamakan atap sirap serta
 memiliki lumbung lumbung yang berbentuk sangat khas . 
dan sebuah bale atau balai yang menjadi ciri khas sebuah desa dimana segala
 permusyawaratan warga dilakukan disana.

  selain bercocok tanam , para wanitanya umumnya adalah menenun sebagai penopang ekonomi keluarga.
 mereka juga  membuat dan menjual berbagai souvenir .
 dibeberapa sudut kampung saya melihat para wanita tua maupun muda, berkumpul dan becanda dengan 
anak anak mereka , sebuah perintang waktu yang khas dikampung ini . 
saya sadar bahwa kampung semacam ini memang " sengaja " dikedepankan sebagai atraksi turis ,
 tetapi saya yakin bahwa tradisi dan budaya asli yang ada di pulau ini ( semoga juga ) masih dijaga sangat kental .
 seperti kata guide dikampung Sade ini 
" Jadi kalau mau mengawini gadis yang diincar , memang harus bisa mencurinya ! 
nanti setelah beberapa hari baru dikembalikan pada orangtuanya ! "  . 

 pada sebuah rumah penduduk , saya diberi penjelasan bahwa letak kamar si gadis biasanya disebelah
 kamar ortunya jadi si " pencuri " harus cukup lihai untuk mencurinya .
 naa , jangan saya didesak bagaimana caranya , sebab saya sendiri bingung memikirkannya hehehe .. 
dan soal kotoran kerbau untuk mengepel lantai rumah2 dikampung ini  juga jangan bertanya lebih lanjut pada saya ,
 sebab kalau tidak tahu caranya janganlah menirunya daripada nanti malah rumah dikerubuti lalat ! 
inilah kekayaan budaya Indonesia yang unik dan khas ! 
beberapa jam dihabiskan di kampung SADE ini membuat saya betah sebab penduduknya
 sangat ramah dan terbuka. tenunan yang dihasilkan sangatlah beragam dan indah2 , sulit buat saya menahan diri untuk tidak membelinya meski hanya sepotong . 
siapa bilang Armani lebih indah dari tenun tenun ikat ini?
( th )


 ( photos by : th , Desa SADE suku Sasak , dekat Mataram , Lombok , August 2015 )
 01 . suasana di halaman dalam kampung Sasak
02 . tenun khas 
03 . lumbung padi
04 . gerbang masuk kampung wisata SADE
05 . mengobrol , para wanita kampung Sade
06 . gadis kecil yang lucu 









Kamis, 28 Januari 2016










.. " Berlian2 Tersembunyi Di Lawang " ..

dibandingkan Malang , diam diam Lawang , yang hanya berjarak sekitar 20km dari pusat kota Malang arah Surabaya , ternyata masih menyimpan banyak " harta karun " yang luar biasa !
 di Malang telah dan sedang terjadi penggerusan besar besaran terhadap permata permata sejarahnya dan 
lebih memilih secara kemayu yang tidak ayu yaitu lipstick lipstick modern yang berupa Ruko Ruko 
bahkan diarea area elit yang dulunya tabu untuk dijamah dunia usaha .
 permata permata itu adalah bangunan bangunan kuno bersejarah yang masih kokoh dan tegak berdiri meskipun beberapa diantaranya ada yang mulai termakan jamur karena kurang terawat .
 penggempuran tanpa ampun di Malang ini seolah tak peduli pada kepentingan anak cucu untuk kelak dapat 
tahu sejarah perjalanan bangsanya karena sebagian dari bangunan bangunan tadi turut andil dalam
 mencetak sejarah bangsa Indonesia sebelum dan sesudah kemerdekaan .
lucunya , kelak anak cucu kita akan mengenal kawasan Ijen Boulevard sebagai kawasan industri dan ruko ruko ,
 dan siapa tahu bahkan Bank Indonesia yang masih anggun berdiri di Alun Alun Malang itu nantinya
 juga jadi mall atau ruko ?? 
maka dengan sengaja , saya mencari beberapa daerah disekitar Malang Raya yang kira kira masih menyimpan  permata permata sejarah , dan perjalanan awal saya mulai di Lawang dengan pertimbangan bahwa
 dimasa lampau Lawang juga menjadi area peristirahatan bangsa Belanda mengingat hawanya
 yang sejuk seperti halnya Malang dan Batu .

  ternyata bukan hanya permata , bahkan berlian berlian masih bisa saya jumpai di Lawang . 
saya sangat bersyukur bahwa Lawang " belum " melakukan penggerusan sejarah se brutal Malang , dan bahkan penghuni penghuni dari berlian berlian sejarah ini masih merawatnya dengan penuh cinta ! 
secara khusus saya ingin berterima kasih kepada enam penghuni dari 11 bangunan bersejarah yang saya datangi ,
 yang telah sedemikian terbuka dan ramah mengijinkan saya menjepret berlian berlian ini 
bahkan mempersilahkan untuk masuk melihat beberapa bagian yang masih asli dari bangunan tersebut .
ada dua bangunan yang masih melestarikan nama asli dari bangunannya yaitu
 " Rozengaard " dan " Bezichtberg " yang sesuai tradisi pada jamannya bahwa setiap bangunan selalu memiliki 
nama nama yang terukir / tercetak disebelah depan dari bangunannya.
 dengan halaman halaman yang rata rata luar biasa luas dan lapang serta arsitektur bangunan yang 
mewakili jamannya , seolah kita ditarik mesin waktu kejaman Indonesia masih 
dibawah pendudukan Belanda dan Jepang . 
bangunan2 yang masih kokoh ini  sesungguhnya adalah representatif moral jamannya dimana 
model model MarkUp dan Korupsi belum membudaya ,
 sehingga bangunan2 ini bisa bertahan diterpa jaman dan cuaca karena
 kejujuran para pekerjanya yang " tidak menjadi tikus dari bahan bahan bangunannya "!

 sangat kontras dengan masa kini yang seringkali bangunan ambrol meski belum sebulan karena
 semennya lebih banyak masuk ke kantong2 pribadi ! 
maka berlian berlian yang tersisa hanya beberapa gelintir ini sesungguhnya adalah sebuah Rekaman Jaman sekaligus cermin bagi kita semua betapa secara perlahan tapi pasti bukan hanya bangunan bangunan yang tergerus
 tetapi juga nilai nilai dimana pengagungan pada materi saat ini telah melesat jauh diatas
 pengagungan pada nilai nilai luhur bangsa Indonesia dimasa lampau .
semoga berlian berlian ini masih bisa bertahan beberapa waktu lagi sebelum nanti datang investor2 yang melirik sisi sisi komersiil  dari padanya , berapa lama lagi ? 
( th )


( photos by : th , Berlian Berlian Sejarah di Lawang , Malang , January 2016 )

01 . berpenghuni dan terawat
02 . sekarang menjadi Balai Pertemuan
03 . masih seperti aslinya 
04 . luas namun kurang terawat
05 . andai lebih terawat akan sangat cantik
06 . berpenghuni meski " kusam " 
07 . ini bukan untuk shooting film horor lho ..
08 . pohon pohon langka dihalaman yang luas