Rabu, 20 Oktober 2021

 
 
.. " Jakarta 88 " , No Price List  ? ..
beberapa kali " kejebak harga " didaerah
 jajanan Malioboro , maka saya memang lebih suka 
kalau tempat cangkruk itu secara fair 
mencantumkan harganya didaftar menu .
 alasan kedua , saya tidak berpenghasilan dari
 Youtube , Tiktok dll yang sedang in , 
sehingga saya tidak bisa sembrono untuk masalah
 cangkruk meskipun saya suka .
 naa .. satu siang sekitar seminggu yl ,
saya lewat di Jalan Rajekwesi  Malang , 
dan melihat warung yang tergolong jadul karena
 sudah cukup lama eksis di jagad kuliner Malang Raya . 
 warungnya juga tidak butuh di poles poles , 
sebuah rumah bergaya kolonial kalaupun disebut
 bekas rumah rumah jaman Belanda tentu 
juga tak salah .
  berjuluk " Jakarta 88 " tentu saja punya 
ke khas an sendiri sebab yang menjadi ikonnya 
adalah Ketoprak sebagai salah satu makanan 
khas Betawi ( kalau ketoprak di jawa timur 
lain lagi karena tontonan ketoprak ini semakin 
langka dan menghilang perlahan
 padahal saya suka nontonnya ! ) . 
anehnya saya ke warung ini  malah tidak memesan
 ketoprak tetapi ingin menjajal yang diluar ketoprak .
 " boleh lihat price list mbak ? " ,
 saya bertanya langsung kepada owner nya yang
 ramah dan cantik . 
" maaf , belum saya buat tetapi percayalah 
kami tidak mempermainkan harga kok .. " .
 pesanan saya jatuh pada 
Asem Asem Bandeng Cabut Duri dan 
Tongseng Kambing dan segelas jeruk panas ! 
 lho lho lho .. kok tidak pesan yang menjadi ikonnya ?
 naa .. ini yang namanya Lapar Mata , 
karena tiba tiba melihat dua menu yang 
 sudah cukup lama saya  ( sejak pendemi ini ) 
tidak menemu . 
saya berani makan ditempat karena siang itu
 yang ramai sebetulnya adalah 
mas mas Gofood dan hanya beberapa pengunjung
yang makan ditempat . 
skala 0 - 10 , untuk Rasa , Atmosfer dan Layanan
 saya iklaskan 6 . tentang harga ? no comment ,
 yang jelas untuk ke tiganya saya 
membayar 105 ribu . 
sekitar 8 tahun warung ini konon sudah berdiri ,
 saya pikir sudah saatnya memiliki selembar
 price list yang itu penting agar pengunjung
 sekaligus dapat mempertimbangkan mana mana
 yang diprioritaskan .. 
( saya tahu bahwa para Selebgram atau SelebTok
 dan seleb2 lain atau bahkan 
anak anak kos jaman now pasti tertawa 
dengan angka 105 ini ,
 tetapi  ini sesungguhnya lebih pada 
masalah fairness )
 saya kewarung " Jakarta 88 " ini sekitar seminggu
 yang lalu yang semoga saja saat ini
 sudah memiliki price list !
 naa .. buat pecinta ketoprak atau soto betawi dll yang
 berbau bau Betawi , silahkan mencoba warung jadul
 ini . dan yang ingin men cek harga menu menunya
 bolehlah membuka lewat aplikasi 
pemesanan makanan online meskipun mungkin saja
 untuk dimakan ditempat lebih murah ?
 saya tidak tahu, dan darimana saya bisa tahu " wong "
  tidak tersedia pricelist diwarungnya hehe ..
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 21 .10 .21 )
keterangan foto :
01 . tanpa harga ..
02 . atmosfer
03 . asem asem bandeng cabut duri
04 . tongseng kambing
 

Senin, 18 Oktober 2021

 
 
 
 
  .. " Telkom .. Sudah Kendur , Me atau
 Di  Kendur kan ? " ..
kejadiannya siang tadi sekitar jam 10 lebih,
 Senin 18 Oktober 21 di Telkom Blimbing Malang .
 saya sudah menyiapkan barcode di HP 
karena kemarin saat masuk supermarket yang
 baru dibuka di Dinoyo ,
 Farmers Family Supermarket , 
sayapun harus men scan dipintu masuknya
 demikian juga pada saat keluar .   
 saya senang karena dengan begitu saya merasa
 aman dan nyaman karena saya tahu bahwa
 seisi supermarket
pengunjungnya  minimal sudah tervaksin dua kali .
 nah .. siang tadi di kantor Telkom yang megah
 di Blimbing ini , sesaat sebelum saya buka
 applikasi pedulilindungi , 
saya kaget melihat betapa pengunjung kantor ini
 ternyata " bludas bludus "
 saja tanpa men scan barcode .
didepan saya , sekitar 6 -8 orang lebih yang masuk
  setelah cuci tangan dan ukur suhu . 
maka sayapun bertanya kepada petugas atau
 satpam dipintu masuk kantor telkom 
sebelah depan yang bertetangga dengan
 masjid dan sekolah Sabilillah ini 
" lho kok pengunjung2 tadi anda biarkan masuk
 begitu saja tanpa men scan barcode
 padahal disini kan ada banner untuk di scan ? " . 
dengan santai satpan atau entah apa " jabatan " nya
 ( saya mencatat inisial namanya ) menjawab
 " o .. silahkan kalau mau men scan ? "
 saya kaget , kok gini ? saya menolak dan masih
 mempertanyakan lagi soal 
kebebasan orang2 yang sudah dia ijinkan masuk
 tanpa men scan tadi . pada pertanyaan saya
 yang kedua kali , dijawab santai 
" disini memang diijinkan tanpa men scan
 asalkan sudah cuci tangan dan suhu tubuh normal "
  what ? " siapa yang membuat kebijakan , 
anda sendiri atau siapa ? " . petugas tersebut
 menyebut sesuatu ( yang saya kurang jelas
 yang dia maksud ) yang intinya adalah bahwa itu
adalah  kebijakan dari pihak lain . 
saya sesali hal ini sebab kalau supermarket saja
 masih patuh prokes , mengapa Telkom yang notabene
 adalah kantornya pemerintah 
malah begitu kendurnya !
 didalam hall tentu saja saya merasa sangat tidak
 nyaman karena saya tahu banyak pengunjung
 yang mungkin saja belum tervaksin bahkan
 mungkin saja OTG .
 rasanya hampir mustahil bahwa ini adalah 
kebijakan dari ( pusat ) Telkom sendiri dan 
saya pun tidak habis pikir kira2 dimana 
" beratnya menjadi petugas yang harus mengawasi
 pengunjung yang melakukan scanning ? "
 ataukah petugasnya yang tidak mau
 ribet atau bagaimana ?
 memang data pandemi saat ini grafiknya terlihat 
melandai bahkan seolah tiarap .
 tetapi siapakah
 yang dapat menjamin bahwa virus 
sudah betul2 " minggat " dan sudah jenuh
 dengan kita kita ? tidak ada jaminan!
 mengapa mendahulukan euphoria dibanding kesehatan ? kalaupun sebagian pembaca menuduh saya paranoid ,
 silahkan saja sebab masing2 kita berhak memilih
 cara hidup yang sehat yang sesuai dengan
 ukuran sehat masing masing . 
jika ada yang suka dilayani penjual mamin tanpa
 masker dan tanpa sarungtangan dan disaat yang sama
 dia juga menerima dan memberikan 
uang kembalian serta tidak mencuci tangannya
 terlebih dahulu setelahnya ,
 itu juga pilihan karena saya tidak sekebal anda
 dalam urusan covid19 karenanya saya harus
 menjaga diri baik baik . 
dan kalaupun pembaca sudah melakukan kerumunan ,
 ngruwel bahasa jermannya , 
serta reunian disana sini tanpa hambatan 
dan gangguan kesehatan , maka syukurilah
 karena berarti pembaca memang hebat ! 
sementara saya belum seberani anda ,
 saya masih harus bermasker serta selalu membawa
 handsanitizer dalam tas saya serta
 sarungtangan untuk hal2 darurat plus sebotol
 besar air dan sabun dalam gerobag saya 
untuk ber jaga2 saja .
 saya ingin meniru anda2 yang sudah hebat 
karena berani " ngrumpel dan berkerumun disana sini "
 tetapi keberanian itu belum muncul2
 karenanya saya masih pilih2 tempat mana
 yang patuh prokes dan tidak patuh seperti 
Telkom diatas . 
tetapi karena siang tadi saya tadi  sudah terlanjur
 masuk , urusan saya selesaikan dengan cepat dan 
saya keluar dari hall Telkom setelah 
komplain saya titipkan pada kastamer servis
 yang melayani saya ( nama juga saya catat ) .
 sangat tidak enak jika ada kastamer cerewet
 seperti saya , apalagi jika petugas2nya sudah 
abai prokes rasanya menghadapi kastamer seperti saya
 pastilah menyebalkan !
saran kecil untuk Telkom Blimbing Malang :
 sebaiknya banner untuk scanning itu disingkirkan
 saja sebab itu hanyalah untuk basa basi ..! 
( Titiek Hariati , Malang , 18 . 10 .21 )

Minggu, 17 Oktober 2021

 
.. " Sopo Presidenmu , Sopo Presidenku " ..
2024  memang masih lama , 
atau sudah dekat , itu memang relatif . 
tapi gonjang ganjingnya capres sudah dimulai 
sekarang , bahkan tidak menunggu pandemi berakhir .
 mungkin juga benar karena tak ada 
yang tahu kapan pandemi pergi . 
naa .. sekian waktu yang lalu di Malangpun terjadi
 perang baliho . tokoh tokoh yang 
" merasa layak diingat dan dipilih " bermunculan
wajahnya  menghiasi jalan jalan kota Malang
 yang padat lalinnya yang terasa makin sesak
 dengan munculnya baliho2 berukuran " nggedablah " ..
  jangan bertanya pada saya bagaimana 
pendapat saya atau pendapat orang lain tentang
 baliho2 ini sebab tokoh2 ini mewakili 
warna partainya masing masing sehingga sudah pasti
 pendapatpun akan sesuai dengan
 kepentingan partai masing2 .
 tapi benarkah semua tokoh tokoh yang sedang 
dijagokan maupun yang belum itu
 sudah memasang balihonya di seantero tanah air ?
 ternyata hanya sebagian tokoh saja yang 
sudah mulai sibuk memajangkan wajah ke publik
 sementara sebagian tokoh lainnya 
" adem ayem saja " bahkan masih dipusingkan
 oleh masalah pandemi didaerahnya . 
tentu wajar jika kemudian muncul pertanyaan :
 " perlukah terjadi yang demikian sementara 
sesungguhnya rakyat cukup mengenal tokoh tokoh
mana  yang dianggap layak dan kurang layak 
mencapreskan diri ? "
 dan mengapa seolah terjadi " perang dingin " 
diantara beberapa bacapres bahkan berasal 
dari panji panji partai yang sama ? 
sebagai rakyat jelata yang awam politik politikan ,
 saya hanya bisa geleng geleng leher seperti
 penari Bollywood . 
 
" mbok yao , ojok eker2an ae tah , 
rakyat isik ngelu ndhas-e mikir akibat pendemi ,
 sing podo tutup , bangkrut usahane , utowo kenek
 PHK sampek kudu cerai barang ,
 lha kok iki wes onok sing bingung mikirno 
dadi presiden ? opo yo ngono iku apik ? 
iku nggarahi sing liya2ne melok kemrungsung
 terus melok2 masang baliho malahan
 onok sing wes mbentuk barisan dukungan pisan ..
 waduh lucune maneh ,
 saiki muncul barisan lucu lucu ..
misale : onok barisan celeng , 
kiro2 ate onok barisan opo maneh yo ? 
ojok2 besuk2 muncul barisan tuyul utowo 
barisan kolor ijo , matik aku hehehe .. " .
 ( inginnya saya terjemahkan ke 3 bahasa  asing ,
 tapi nanti kalau saya jermankan 
pasti ada yg protes , jadi saya biarkan saja
 aslinya sesuai kata bathin saya hehehe .. 
lho jujur kok malah dilarang se ? ) . 
naaa ... sekali lagi , saya ingat betapa dalam 
perjalanan republik tercinta ini beberapa kali
 Allah Berbicara lewat jari jari pemilih presiden kita .
 
suka tak suka , adalah 
Allah Yang Maha ( Lebih ) Tahu bahwa
 republik ini dari masa ke masa memerlukan 
pimpinan yang 
Sesuai Dengan Kebutuhan Jamannya 
dan bukan kebutuhan partainya ! 
mustahil jika seorang Soekarno ditukar jamannya
 dengan Gus Dur atau seorang Habibie 
dibalik jamannya dengan SBY atau lebih nyata 
misalnya saja Jokowi ini ditukar dengan 
jaman Megawati dst dst.. orang jerman bilang :
 " gak gathuk ! "
 maka bagaimanapun " ngototnya " kita pada
 sebuah sosok ataupun sebuah sosok dipaksakan
 kepada kita , akan sama hasilnya : 
Kun Fayakun , 
hanya kehendakNYA lah yang akan jadi ! 
bahkan ketika hasil pemilu semisal hanya 
berselisih satu suarapun , 
maka pemenangnya adalah memang 
pilihan jaman , pilihanNYA untuk membawa
 republik tercinta ini kearah yang benar !
 lho pasti saya diprotes 
" apa kalu gitu nggak perlu baliho2 atau kampanye
 kampanye dini ataupun image building 
dari para capres ? ooo .. ya perlu to !
tapi ada dua macam PERLU :
 01 ) antara perlu sebagai sebuah " selling point " 
dan membangun image positif pada publik , 
dengan  
02 ) perlu yang menghalalkan segala cara 
bahkan cara cara unfair untuk mencapai keinginan ! 
publik saat ini sudah makin cerdas ,
 apalagi milenialnya yang sudah begitu pinter
 mengkritisi hal hal yang dirasa kurang bener ,
 maka saatnyalah para bapak dan ibu bangsa
 memberikan suri tauladan bagi 
kaum milenial ini dengan " Wise Attitude "
 dalam segala aspeknya . 
bersaing antar capres itu hal yang biasa , 
kebetulan negara kita ini memberikan peluangnya
 lewat bermacam UU nya . 
tetapi bersaing harus tetap memiliki tata kramanya
 sehingga publik
 tidak ikut2an terjebak dalam pergesekan yang
 berpotensi perpecahan .
 senyampang masih ada 2222, 2223 dan beberapa 
bulan diawal 2224 , publik sesungguhnya
 memiliki lebih dari cukup waktu untuk
 melihat dan menilai siapa2 calon pemimpin bangsa
 yang memang benar2 bekerja dan berjuang 
serta mencurahkan tenaga dan pikirannya
 untuk kemajuan & kesejahteraan rakyat 
dan atau :
siapa siapa calon pemimpin yang hanya 
berambisi sebagai pemimpin tetapi 
miskin perjuangan , kerja keras serta pemikiran2 
untuk memajukan dan mensejahterakan rakyat 
alias hanya sekedar ingin nangkring
 untuk sebuah prestise !
 saya rakyat jelata yang tidak gableg pemikiran2 
gede atau hebat , kebisaan saya hanyalah menitip
 harapan semoga nasib bangsa ini 
dipilihkan Allah ditangan pemimpin yang 
Amanah , Jujur Dan Berdedikasi Penuh Tanpa
 Pamrih untuk Kesejahteraan 
Bangsa dan Rakyatnya ! 
 baliho raksasa tidak dapat bicara banyak ,
tetapi kerja keras yang nyata untuk rakyat
 adalah baliho besar yang tertanam dibenak rakyat
 yang tak dapat dipesan di toko toko printing !
(  Titiek Hariati , 17.10.21 )
gambar2 dari google

Sabtu, 16 Oktober 2021

 
 
 
 
 
  .. " Suka Tongseng ? Ke Mundu lah ! " ..
bermula dari kerinduan pada tongseng kambing 
maka  setelah buka buka internet ,
 malah ketemunya  dengan tongseng sapi ! 
kambing dan sapi tentu saja pada umumnya orang 
( terutama saya )
 lebih milih kambing dari segi rasa .
  tetapi karena saya termasuk yang belum pernah
 mencicipi tongseng sapi maka saya perlukan
 menengok ke Warung Mundu yang 
berlokasi di Jalan Mundu , Malang 
( dari Kawi Atas sebelum Dieng ada belokan kekiri ) . 
bayangan tentang sebuah warung yang nyaman 
segera buyar karena ternyata ini jauh 
lebih sederhana dari itu . 
diawaki oleh sekitar 5 milenial , warung ini ternyata
 tidak pernah sepi meskipun harus duduk agak berjejal .
 tentu saja saya memilih mbungkus
 sebab saya tidak mau pulang dengan 
tongseng corona hehehe .. 
tertera di daftar menunya ada Tongseng Sapi , 
Sate Sapi , Tengkleng , Nasgor , Sate Paru , Sate Usus ,
 bahkan ada juga Tongseng Ayam , Sate Ayam ,
 Sate Ati Ampela dan wedhang uwuh , es beras kencur dll
 sebagai minumannya .
 berhubung belum pernah kesitu saya hanya memesan
 Tongseng Sapi , Sate Ati Ampela dan Sate Sapi .
 kok banyak ?
  tidak juga sebab sebelumnya saya sempat 
mengintip ke meja sebelah , saya lihat kok porsinya
 " biasa biasa saja " bahkan untuk ukuran wanita . 
dugaan tak meleset , setelah dirumah ,
 saya lihat ke 3 menu pesanan saya itu cukup 
untuk makan siang dan malam 
( bahkan kalau pria mungkin cukup untuk 
sekali makan saja hehehe .. ) .
 lha yang unik apanya ya ? pertama karena ini 
sate sapi dan tongseng sapi ( alasan si penjual 
menjawab pertanyaan saya kok ngga kambing to mas ? 
dijawab " kambing harus beli seekor bu ,
 jadi ya sapi saja .. " . 
oalaa.. iya sih beli kambing separuh ekor juga 
ngga bisa ya mas hihihi .. ) . 
yang kedua yaitu awak kapal e ..  awak warung ini 
semuanya milenial yang biasanya lebih suka 
kerja di cafe cafe . naa .. pelestarian dan ketertarikan
 mereka pada kuliner tradisionil seperti ini patut
 diacungi jempol ( kaki ? ya enggaklah .. ) . 
 harga termahal disitu adalah 35 ribu untuk Tengkleng , 
lainnya dibawah itu . dan melihat antrian pembelinya
serta  mobil2 luar Malang , 
saya merasa " tertinggal " sebagai Arema
 kok malah keduluan hehehe .. 
ya sudah yang penasaran segera saja ke 
Jalan Mundu yaa ..
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 
diposting pada 16 .10 .21 )
keterangan foto :
01 . mendapat baunya tongseng saja sudah seneng 
02 . jaman serba setan ?
03 . sate gajah yang untung bukan daging gajah 
04 . ayam ayaman juga ada
05 .  masih harga anak kos ..

Jumat, 15 Oktober 2021

 
 
 .. " Pinjol Bikin Nyawa Mbrojol " ..
maraknya korban Pinjol Ilegal semakin 
menjadi jadi terutama disaat pandemi yang mendera
 berlarut larut hingga saat ini . 
bahkan lebih tragis bahwa beberapa korbannya
 memilih mengakhiri hidupnya karena tidak tahan
 dengan teror dan intimidasi lainnya
 hingga kearah pornografi yang mencemarkan
 nama si peminjam .
 praktek yang sudah lama terjadi ini akhirnya 
mendapat perhatian RI-1 meskipun kasus kasus 
sudah terlanjur merebak dimana mana .
 tentu pertanyaannya antara lain adalah 
" mengapa sih kok berani berurusan dengan 
pinjol apalagi yang illegal ? " . 
nah .. saya yakin hampir semua dari kita atau 
pembaca tulisan ini pernah mendapatkan sms
 atau pesan gelap dari berbagai nomor bahkan
  sayapun hari ini masih menerima , 
yaitu tawaran peminjaman dengan syarat sangat
 sangat mudah alias tidak ribet .
 bandingkanlah dengan peminjaman lewat 
bank resmi , yang menetapkan bermacam syarat
 dengan jaminan ini itu yang sangat 
tidak mudah . 
disisi lain rayuan pulau kelapa pinjol ini sangat
 memikat yaitu : cukup ktp dan foto diri saja
 plus nomor hp serta diberikannya ijin untuk 
akses disemua kontak pribadi kita . 
 naa .. bagi yang sudah kepepet , 
ini semacam angin segar bahwa kemudahan dapat
 pinjaman duit disaat sulit seperti sekarang itu
 seolah sebuah jalan keluar yang menjanjikan .
 dimulai dengan pinjaman ringan atau kecil
 yang " tidak berarti " dan " akan mudah 
dikembalikan meski dengan sedikit keterlambatan 
atau denda " , maka sesungguhnya sebuah 
drama yang bisa berakhir tragedi sudah dimulai !
 kasus terakhir misalnya , 
dari sebuah pinjaman 2,5 juta rupiah bisa 
membengkak menjadi 104 juta rupiah ! 
lha lha lha .. kok bisa ? 
 pertama tentu dari adanya keterlambatan 
pengembalian hutang
yang beresiko datangnya tagihan yang
 berbunga bunga fantastis angkanya !
 konon bahkan ada yang 100 ribu per hari 
jika terlambat !
 maka jika keterlambatan ber larut2,
 mulailah rentetan tagihan disertai ancaman muncul !
 masih juga terlambat mengembalikan ? 
maka muncullah kengerian lain yaitu adanya 
" pemerasan " lewat berbagai trik trik berbau
 pornografi misalnya foto nude si peminjam
 ( maaf .. ) yang meskipun si peminjam tidak pernah
 membuat foto tersebut tetapi
 lewat editing macam2 maka muncullah 
ancaman2 untuk mempublikasikan foto 
tersebut dst dst yang membuat panik si korban .
bagaimana sebetulnya mengenali ciri
 dari Pinjol Illegal yang jahat ini ?
 menurut Ketua Satgas Waspada Investasi ( SWI ),
 Tongam L . Tobing ada 3 ciri khas yaitu :
 01 . tidak terdaftar di OJK ( Otoritas Jasa Keuangan )
02 . syarat pinjam cukup hanya KTP dan Foto Diri .
03 . si peminjam harus mengijinkan 
pihak Pinjol untuk mengakses semua data
 dan kontaknya di HP . 
naa .. sebaliknya , bagaimana jika tiba2 saja 
kita " ketiban rizki " ada transferan misterius 
di tabungan kita ?
 eittt .. jangan hepi2 dulu sebab salah satu trik
 Pinjol Illegal adalah lewat cara ini disamping juga
trik dari para pencuci uang ( money laundry ) . 
bagaimana mengatasinya agar kita tetap aman ?
 ini ada tips dari pakar / peneliti 
" duit duit gelap " yang perlu diperhatikan yaitu :
 01 . duit tersebut Jangan Sekali kali Dipakai , 
alias diamkan saja .
02 . simpan dan saat ditagih katakan bahwa
 anda tidak pernah merasa meminjam . 
jika diancam , maka blokir saja semua kontaknya .
03 . beritahukan kepada semua kontak kontak 
nomor kita bahwa anda tidak pernah pinjam
 dana apapun dari pinjol dan kalau sampai 
ada pesan yang mengatas namakan nama anda ,
 supaya diabaikan saja .
04 . segera laporkan pada polisi dan jangan lupa
 lampirkan kontak penagih yang masih muncul .
 munculnya penawaran2 lewat sms atau WA kita , 
langkah awal tercepat adalah
 segera blokir nomor mereka ! tidak perlu 
diberi jawaban atau direspon karena dengan
 berbagai kalimat yang menarik sesungguhnya 
mereka adalah pemasang jaring laba laba 
yang akan menelan mangsanya disaat kita
 terpancing atau lengah ! 
tips untuk menghindari hutang atau meminjam uang
 memang mudah2 sulit , atau sulit2 gampang ,
 butuh disiplin diri yang tinggi untuk selalu
 mengutamakan prioritas diatas keinginan2 yang 
tanpa batas . 
setidaknya , amankan aset2 yang sekiranya dapat
 segera dicairkan disaat sulit seperti 
perhiasan emas atau kendaraan yang jika tidak
 untuk dijual dapat sementara digadaikan . 
 marilah ber sama2 kita perangi cara2 kotor 
Pinjol Ilegal ini karena sesungguhnya menyengsarakan
 orang yang sedang terbelit kesulitan adalah
 sebuah kezoliman dan riba adalah sesuatu yang sangat dimurkaiNya sebagaimana kalimatNya dalam
 surat " Al Baqarah ayat 275  " : 
" Orang orang yang makan ( mengambil ) riba 
tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya 
orang yang kemasukan syaitan lantaran 
( tekanan ) penyakit gila . 
Keadaan mereka yang demikian itu adalah
 disebabkan mereka berkata ( berpendapat ):  
" sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba " ,
 padahal Allah telah menghalalkan jual beli
 dan mengharamkan riba . 
Orang2 yang telah sampai kepadanya larangan 
dari Tuhannya , lalu terus berhenti 
( dari mengambil riba ) maka baginya apa yang
 telah diambilnya dahulu ( sebelum datang larangan ) 
dan urusannya ( berserah ) kepada Allah .
 Orang yang kembali ( mengambil riba )
 maka orang itu adalah penghuni neraka ,
 mereka kekal didalamnya " .
semoga kita sekalian dijauhkan dari urusan2
 yang dimurkaiNYA ,aamiin ..
 ( Titiek Hariati , 14 . 10 .21 )
gambar2 diambil dari google dan 
sumber lain : CNN Indonesia .