Rabu, 12 Februari 2020



.. " Bandung Beribu Wajah " ..
awal Januari 2020 yang lalu ,
 saya membayar kekangenan saya dengan Bandung
 selama beberapa hari . bermacam adukan emosi
 kalau sudah bicara Bandung . 
mulai jaman kuliah di Yogya dan melakukan kunjungan
 ke kampus UNPAD , hingga saat bekerja di 
Jakarta dan mondar mandir ke Bandung
 untuk mengurusi berita dan pemotretan dll
  untuk sebuah majalah remaja berjuluk " Q " 
pada masa itu
( jaman belum ada HP apalagi internet ! ) . 
 lalu beberapa kali liburan ke Bandung dan terakhir 
adalah saat masih musimnya BB dan 
belum munculnya WA .
 maka awal Januari 2020 yl, saya merasa " kurang "
 untuk tinggal beberapa hari saja ,
 rasanya ingin sebulan hehehe ..
 cuaca yang kurang menentu , membuat saya lebih 
memilih jalan darat dengan KA Malabar dari 
Malang ke Bandung yang memakan waktu sekitar
 14 jam lebih ! ( bandingkan dengan pesawat yang
 hanya sekitar sejam lebih ! ) .
tetapi saya sungguh menikmatinya karena sudah
 beberapa tahun saya tidak merasakan kereta api .
 berangkat tanggal 2 Januari adalah seolah saya
 termasuk mereka yang 
" terlambat dan mbolos ngantor " sebab gerbong2 KA
 tampak lengang dan disetiap pemberhentian 
baik kota kecil maupun besar ,
 arus penumpang nyaris hanya beberapa gelintir !
 saya nikmati kesendirian perjalanan ini dengan
 antara lain menikmati nasi goreng 
dan kopi panas
sambil menikmati pemandangan luar cendela .
 .. " BANDUNG HERE I'M " ..
sekitar jam 8 pagi KA Malabar memasuki stasiun 
Bandung dan saudara yang menjemput saya sudah 
berdiri di pintu penjemputan ... halllooooo... 
cipika cipiki ... kami langsung menuju Hotel yang
 tidak jauh dari stasiun KA untuk menemui 
anak bungsu saya yang sudah sejak semalam
 menunggu saya .
sarapan di Hotel dan check-in . 
setelahnya , seolah tidak ingin membuang waktu ,
 bertiga kami langsung ngegas kearah Lembang .... !!
 yah ... Lembang , yang menjadi " Batu nya Malang "
 ini memang menjadi tempat jujugan para
 visitor dari luar Bandung ! 
 " wes mbak , kita nggak buang waktu ya ,
 kita nanti muter2 di Lembang aja ,
 banyak yang baru2 .. " , 
kata mbak Diah kerabat saya .
saya hanya mengangguk saja wong yang lama saja
 belum tentu pernah saya kunjungi apalagi 
yang baru baru hehehe ...
 .. " TAMAN ASIA AFRICA " ..
dan .. ups ! sudah terlanjur arah Lembang , 
ternyata pagi itu jalanan macet total ! aduh ..
 sambutan yang kurang menyenangkan di Bandung ,
batin saya ! saya saran untuk balik arah saja 
mencari venue lain .
tetapi arah balik ternyata sama macetnya dan mustahil
 untuk balik arah ! jarak yang biasanya ditempuh
 hanya kurang dari setengah jam menuju 
Taman Asia Africa ini menjadi hampir 2,5 jam !! 
 huh .. tapi apa boleh buat melihat semangat dari
tuan rumah yang begitu antusias mengantar kami ,
 rasanya tidak fair kalau saya mengeluh ! 
dengan sedikit pegal2 badan akibat 14 jam di KA
plus 2,5 jam macet , kami sampai di 
Taman Asia Africa / TAA yang konon baru 
sebulan dibuka untuk umum ini . 
 ini adalah sebuah miniatur dari beberapa negara
 di Asia dan Africa dan  bertujuan untuk mengenalkan
 sekeping budaya mereka .
 tercatat ada miniatur Jepang , Korea , India , Africa , dll
 yang sedang dalam pembangunan . 
selain mamin dari negara2 itu , juga  
 ada persewaan kostum sehingga pengunjung bisa
 berganti " kebangsaan " dan berselfie ria ! 
 lahan yang ditempati TAA sangat luas dan berlembah
 dengan ketinggian yang lumayan . 
maka telah disediakan semacam " kereta luncur "
 untuk mengangkut pengunjung turun dan naik 
dilembah setinggi sekitar 50 meter ini ! 
( tetapi bagi yang lututnya masih kuat , ada 
jalan darat manual untuk naik dan turun yang
 sudah pasti bukan  untuk saya hehehe .. ! )
di beberapa tempat yang sarat kehijauan dan semilir
 angin serta percik air , saya tidak bisa menahan 
untuk " leyeh leyeh " yang bukan saja karena capek
 tapi lebih karena ingin menikmati Oxigen
 yang makin mahal dijaman plastik ini ...
 .. "BANDUNG DIWAKTU MALAM " ..
kemacetan Bandung yang saya alami tadi sungguh 
melelahkan dan dari Lembang langsung 
brukk di hotel untuk mengumpulkan tenaga malam hari .
 tetapi sebetulnya dibeberapa bagian kota Bandung
sempat membuat saya miris bahwa masih ada
 yang parah jorok dan kumuhnya .. !
bila dibandingkan dengan Malang sangat jauh . 
ingat saja bahwa dulu di Malang ada Embong Arab
 yang dipenuhi pedagang2 baju bekas yang membuat
kawasan ini terlihat jorok , 
juga di Kebalen ,
Pecinan Besar dan Kecil dll . 
 saat ini area2 di Malang tersebut sudah terlihat lebih
 bersih meski belum 100% . tetapi yang terlihat di
 Bandung  sangat jauh ketinggalan dari Malang
 dalam soal kebersihan .
 oya .. malam ini saya hanya berdua dengan bungsu
saya Oliver dan kami sepakat untuk menikmati
Bandung lewat kulinernya . 
sekaligus kami ke komplek mall yang terbesar
 untuk melihat 
Apa Yang Terbaru di Bandung ,
yaitu ke PVJ Mall !
 usai ngopi kami mampir belanja camilan untuk di hotel .
 ( padahal sebenarnya ada keinginan untuk
 menikmati panorama Bandung diwaktu malam
 di Lembang sambil nyamil tetapi kami tidak berani 
sebab pengalaman siang tadi 
sudah cukup melelahkan apalagi ini weekend .. ! )
 ( oya , si bungsu ternyata membagi kegembiraan
pada saya dengan memanjakan saya lewat
beberapa hadiah spontannya
 selama di mall tadi , surprise ... makacih yaa .... )
.. "BAHAGIA HINGGA KAKI NINI YAA .. " ..
sabtu pagi tanggal 04 Januari adalah
 Hari Bahagia buat seorang keponakan saya
 Dwiky yang menikah dengan Ririn di Bandung .
sambil menyelam minum kopi kata pepatah , 
maka sekaligus liburan ke Bandung ini dijadikan momen
 menghadiri pernikahan yang biasanya menjadi
 ajang reuni keluarga besar .
 maka pagi itu berkumpullah segenap kerabat dari
 Jakarta , Yogya , Surabaya , Malang , Denpasar
 bahkan luar Jawa lainnya, 
 tumplek-bleg di gedung pertemuan . 
saya harus mengenakan " seragam " Among Tamu " 
( penerima tamu dari pihak pengantin yang
 terdekat seperti oom , tante , dll )
dimeriahkan oleh grup jazz terkenal Bandung yang
 terdiri dari 8 musisi , suasana semakin meriah .
 tetapi untunglah " siksaan " berakhir pada jam 12 
dan sayapun bergegas berganti dengan baju yang
 lebih casual .... plonggg ... lega !!
maka petualanganpun dimulai karena sulung saya
 juga tiba dari Jakarta ...
 .. " CANGKRUK DI WARKOP " ..
kami memulai petualangan di Bandung dengan 
" ngopi " sebagai lagu wajib dibeberapa cafe karena
 sulung saya termasuk  penggila budaya ngopi
 ( mesin kopi yang dibawanya dari benua Kanguru
 ternyata malah diletakkan di kantornya dan
 pada jam jam istirahat atau coffee-break
dia berganti " profesi " dari duduk dibelakang meja
 menjadi " barista dadakan " yang tentu saja
 mengenakkan kolega2 nya yang dapat
 secangkir kopi gratisan hehehe .. ) 
( gratis sih gratis asal jangan protes soal rasa kopinya 
karena ini sebetulnya adalah 
" eksperimen " nya sebagai "  barista dadakan " hehehe ... )
petualangan ini berlangsung kembali pada 
malam hari setelah siangnya kami ber 4 sejenak  
kembali ke hotel untuk mandi dll
 .. " ANTRI SI JANGKUNG " ..
malam hari , rame2 mencari warung tersohor 
Iga Bakar " Si Jangkung "  . 
tetapi alamakkk ... melihat padatnya pengunjung dan
 antriannya , hampir saja kami " menyerah " sebab 
datang pada saat perut memang sedang kriuk kriuk ..
 tetapi karena sudah sejak awal ingin menjajal
 Iga Bakar disitu , maka kamipun berpura pura bersabar
 sekitar sejam menunggu matangnya Iga
 dan mengantri tempat duduk ! 
 yang unik karena semua tempat2 masakannya dari
 tembikar sehingga terkesan amat " tradisionil " ..
soal rasa itu memang selera ! 
 hanya saran saya : JANGAN ke Si Jangkung 
disaat sudah lapar , 
datanglah sekitardua jam sebelum lapar
 .. hehehe .. serius!   
.. " NGOPI DAN NGOPI LAGI .. " ..
selesai makan , kami ingin bersantai dan ngobrol2
 mumpung kumpul2 yang sudah makin sulit
 ditemukan kesempatannya .
sayangnya cafe yang dituju ( " WHEELS " ) ternyata
 jam 9 malam sudah tutup , lucu bukan , 
padahal masih ada beberapa mobil yang akan parkir 
dan harus  keluar lagi dengan kecewa !
akhirnya kami menemu cafe lain dan kami disitu hingga
 cukup larut ..
 .. " KE JAKARTA AKU KAN KEMBALI " ..
rasanya jam berlalu kelewat cepat .
 pada subuh tanggal 5 Januari 2020 , bungsu saya lebih
 dulu berpamitan untuk kembali ke Jakarta karena
 tugas sudah menunggu lagi . 
tinggallah saya dengan sulung dan istrinya yang 
melanjutkan petualangan kecil di Bandung hingga
 sekitar jam 13 siang . ada sebuah tempat yang 
sangat nyaman yang pagi itu masih lengang
 sehingga kami merasa seolah " dirumah sendiri "..
.. " KALPA TREE " ..
  ( harap jangan salah baca " Kalpa " bukan " Klapa "
 walaupun maksudnya mungkin memang itu hehehe .. ) 
 tempatnya sangat luas dan punya beberapa
 ruangan terpisah sehingga kastamer punya pilihan untuk
 " cangkruk " berlama lama ... 
ada kolam renang , saya duga mereka juga punya
 guesthouse sebab sulit membayangkan kita cangkruk
 sambil renang2 ... hehehe ...
.. " PVJ MALL " ..
  PVJ Mall , Paris van Java Mall , adalah jujugan
 kami yang selanjutnya . sekedar melihat lihat dan
 juga mencicipi kopi ( lagi ) ..
mengejar jam sebelum macet akhirnya kami harus berpisah
 pada jam 13 .00 setelah terjadi 
" serah terima " yaitu 
" saya diserah terimakan kepada kerabat yang
 tinggal di Bandung " hehehe ...  
 yo wes , selamat jalan ke Jakarta ya .. 
semoga tidak kena macet dan sampai ketemu lagi ... ! 
 .. " KEMBALI LAGI KE PVJ " ..
bersama kerabat Bandung , kami ber 5 , 
kembali ke PVJ ,
 Paris van Java Mall . lucu bukan ?
 ( saya membatin " wong  Bandung iki rupane
 gak duwe liyane sing iso dipamerno hehehe .. " .. )  
dan  yang ingin dipamerkan pada saya kali ini
 adalah Air Terjun yang konon ada dilantainya yang
 teratas . naa .. mendengar kata air terjun
 langsung saya membayangkan Coban Rondo 
di Malang , dan berharap yang sama .
 tetapi yang saya lihat memang bukan alami alias
Air Terjun Buatan , 
sehingga tidak perlu kecewa 
ketika saya hanya mendapat percikan2 kecil dari
 " grojogan " air diketinggian lantai atas PVJ . 
 tetapi percayalah , 
saya berterimakasih untuk 
kesempatan ini , sebuah ide yang menyegarkan
 meski tidak alami ..
.. " MULAI NASGOR HINGGA CHEF " ..
 makan siang disebuah kedai di PVJ yang
 terkesan sangat " klasik " karena kesan jadulnya 
yang pasti sudah menjadi salah satu ikon Bandung .
 ada nasgor , capcay , fuyunghai dll memadati
  meja kami sehingga  siang itu seolah kami sedang
 berada di Shanghai hehehe .. 
( tetapi saya mendapat jaminan bahwa disitu 
" halal " dan saya juga melihat beberapa 
wanita berjilbab sedang menikmati makan siangnya ) .
.. " TSM " ..
malam harinya , saya kembali diajak berpetualang
 ke Trans Studio Mall / TSM nya Bandung
 yang kalau dibandingkan dengan Trans Mart di Malang , 
ini jauh lebih luas dan lengkap karena ada masjid dsb
 dikomplek yang sama .
 saya menyempatkan diri untuk sholat didalamnya
 sebelum melanjutkan " petualangan " 
kelantai teratas dari TSM .
wow .. pemandangan kota Bandung diwaktu malam 
sungguh cantik dan mengingatkan pada panorama 
yang sama di Batu saat malam tiba ! 
dan tentu saja saya dipameri hal lain dari venue ini yaitu
 hidangan top ikoniknya : Steak Iga Bakar !
 tidak tanggung2 , Chef nya sendiri yang membakarnya
 didepan kita  ( meski sebelumnya sudah minta waktu
 15 mrnit membakarnya didapur 
sebelah dalam hehehe .. ) 
plus me motong2nya sambil berkomentar : 
" Ini potongan Iga terakhir , paling gede , dan sehari
 kami hanya menyediakan dua potong sekelas ini ! " ..
 wow .. naa , hari pertama bersama kerabat 
sangat berkesan karena tidak ada menit menit yang 
tersisa tanpa acara ..
 eee... ternyata steak saja tidak cukup , saya malah 
didaulat untuk ikut mengisi live musik yang
 ada disitu hehehe ..
 ya sudah hitung2 sebagai rasa terimakasih saya 
pada para kerabat ini , saya lantunkan lagu abadi 
saya " Misty " hehehe .. ( daripada lagu lain
 yang saya belum tentu hafal hehehe ... 
kebetulan mereka jazz group , jadi klop klop saja )
atraksi lain dilantai ini adalah 
Panorama Bawah Yang Dilihat Dari
 Lantai Kaca Hotel . ternyata lumayan mengalirkan
 adrenalin .. sulit membayangkan bagaimana 
dengan lantai kaca di China yang 
konon diatas ketinggian lebih dari 1000 meter? hiiii ... )    
 .. " Jepang dan Korea di Floating Market ? " ..
hari kedua dikediaman kerabat Bandung ,
 saya langsung diajak kembali ke Lembang ,
 arah Pasar Apung ! 
 sebuah tujuan wisata yang menarik ,
 tetapi jangan membayangkan seperti 
Pasar Apung Banjarmasin yang hiruk pikuk dan 
berbelanjanya diatas sungai . 
 di sini para penjualnya hanya ada di tepi tepi danau 
( buatan ? ) dan terkesannya " dekoratif " . 
mungkin memang hanya idenya saja yang 
dicomot yaitu berjualan diatas sungai meski 
ternyata hanya di tepi2nya hehehe .. 
tetapi yang mengherankan adalah adanya 
Jepang dan Korea booth yang bahkan
 menyewakan kostum kedua negara ini untuk dibuat
 selfie atau jalan jalan disitu . 
 saya tidak habis pikir mengapa kok mempromosikan
 negara lain , lha wong Indonesia itu kaya budaya , 
bukankah lebih pas kalau memperkenalkan
 budaya dan kostum2 dari 
Aceh , Kalimantan , Papua dll ?? 
 entahlah , saya hanya merasa bahwa disini ada
 semacam " mis " ...
Kami sempat menikmati Soto Bandung ditepian 
" danau " disitu , dan surprise bahwa saya 
menemukan rasa sotonya yang sangat sedap
 meski bening ( tidak kuning atau pekat seperti
 soto2 Jawa Timur pada umumnya )  
  .. " RUMAH MODE BANDUNG " ..
dari Floating Market saya dibawa ke 
Rumah Mode Bandung yang terkenal itu . 
Bandung memang Parisnya Indonesia , fashionable .
 maka dua jam lebih pun tidak terasa karena muter2
 kesana sini hingga diakhiri dengan minum
 es dawet yang segar disitu .. 
 

tidak banyak yang dibeli sebab kemiripan barang2nya
 seperti yang ada di Malang membuat saya masih
 bertahan tidak " mborong " hehehe .. 
setelahnya , petualangan masih berlanjut yaitu ke :
.. " Liwet Asep Stroberi " ..
 melewati banyak tempat2 wisata yang menarik dan 
unik sudah tentu sayang untuk dilewatkan
 disepanjang jalan raya Lembang ini . 
salah satunya adalah Rumah Stroberi yang diberi nama
 " Liwet Asep Stroberi " . 
sudah tentu Nasi Liwet nya yang terkenal .
mengitari resto unik ini memang beda , sebab 
dimana mana dan hampir tiap sudutnya penuh 
dengan pernik khas stroberi , 
mulai dinding2nya , lukisan2 , pahatan2nya , dll .
 penasaran saya bertanya apakah ownernya pemilik 
kebun stroberi , ternyata tidak .
 
tetapi pak Asep pernah lama bekerja dikebun stroberi,
 ooo ... dan pertanyaan lain saya adalah
 apakah mamin di resto ini semua berbahan
 dasar stroberi ? ternyata juga tidak , 
berarti hanya namanya saja stroberi 
 ( bandingkan dengan Republik Telo di Lawang 
Malang yang 95% semuanya berbahan dasar telo ! ) .
ya sudah , yang penting saya sudah dapat 
beberapa jepretan menarik hihihi ..  
.. " PASAR RAYA BANDUNG " ..
salah satu ikon lain yang merupakan pusat
 busana ( muslim ) di Bandung adalah Pasar Raya . 
kami hanya berputar putar saja melihat lihat koleksi
 yang ada yang sepintas memang terkesan 
lebih murah dibanding di toko toko dan 
perlu keberanian menawar .
  padatnya kios kios para penjual membuat seolah
 saya kekurangan oxygen hehehe .. 
maka kami lanjutkan petualangan kecil ini ke
 pusat oleh oleh Bandung :  
  .. " PRIMA RASA " ..
dihadang bermacam oleh oleh khas Bandung yang 
" sak ketapruk " , saya malah mencari yang 
tidak ada disitu yaitu Oncom Bandung yang
 merupakan pesanan beberapa teman di Malang .
 menyesal bahwa tadi di Pasar tidak membeli Oncom ,
 karena di Prima Rasa ini hanya ada
 jenis jenis pisang dalam berbagai olahan 
dan bermacam jenis pie . 
puas membawa beberapa oleh oleh , saya harus 
segera pulang untuk packing !
 tiket KA Malabar menunjuk angka 19'50 saat
 berangkat menuju Malang nanti malam ! 
.. " SELAMAT TINGGAL BANDUNG " ..
 jam 19'50 KA Malabar bergerak kearah Malang .
 saya mendapat tempat duduk sendiri 
( tidak bergandeng dua ) , 
sehingga privasi terjaga hehehe .. 
tidak banyak yang saya dapat lihat , 
cendela luar menawarkan kegelapan kecuali 
beberapa lampu2 bangunan dan jalanan 
disepanjang jalan . 
 berbeda dengan saat berangkat dari Malang pada
 jam 16.00 sehingga masih banyak 
kesempatan menikmati pemandangan diluar 
cendela KA Malabar arah Bandung saat itu  .
 kota demi kota terlewati , tetapi sebagian besar 
malam hari, jadi gelap gulita .
 .. " HALLO NGALAM " ..
 matahari mulai terlihat lagi saat memasuki 
Jawa Timur . dan kota Malang menunjuk hampir 
jam 11 siang ketika saya keluar dari gerbong KA .
 tas kecil berisi oleh oleh dan HP penuh dengan foto foto .
 tetapi hampir sebulan saya baru sempat
 menulis ini di blog .
pulang kerumah berarti kembali pada rutinitas ,
 nyapu , ngepel , menggarap PR Ustaz, pengajian ,
 berkumpul dengan komunitas2 saya ,
 kegiatan dengan ibu2 pkk , setor artikel dll " sak ketapruk " . 
sebuah pertanda bahwa
 tidaklah mudah menemukan waktu yang tepat
 untuk menuangkan pengalaman dalam 
bentuk tulisan . kembali pada rutinitas di 
Malang ternyata merampas waktu waktu yang
 nyaman untuk menulis . 
semoga pembaca blog ini tidak jenuh karenanya .
( Writing & Photos by : Titiek Hariati , January 2020 )  
keterangan foto : 
01 . saya didepan patung India , TAA
02 . layanan KA Mlg - Bdg
03 . taman di Floating Market
04 . gerbong saya nyaris kosong
05 . persawahan Jawa Barat yang cantik
06 . menu nasgor yang ditawarkan
07 . stasiun Bandung
08 . atmosfer stasiun Bandung 
09 . di area Korea , Asia Africa Bandung
10 . kampung Jepang di Asia Africa Bandung
11 . bersama rombongan ibu ibu Jateng di AA
12 . naik turun lembah AA dengan " box " ini
13 . taman asia africa dilihat dari atas
14 . kakatua biru yang anggun
15 . didepan sebuah rumah ala Jepang
16 . Oliver didepan Red Door
17 . bersama Oliver menikmati taman AA
18 . camilan di AA 
19 . Oliver dirumah  ala Korea
20 . iseng , menjepret sandi koper 
21 . nasgor di cafe
22 . seingat saya namanya Toby Cafe
23 . sebuah lukisan pasar besar Bandung di Toby
24 . tempat cangkruk bersama Oliver
25 . para penari di resepsi 
26 . pengantin2 lawas hehe ..
27 . yang sepuh dan yang muda sulit dibedakan
28 . ber 4 cangkruk dicafe ini
29 . ngopi terus .. 
30 . menunggu masaknya Iga ..
31 . atmosfer Iga Jangkung yang selalu padat
32 . sudah lupa nama menunya ..
33 . fajar , selamat jalan Oliver ..
34 . ngopi lagi ..
35 . kebersamaan seperti ini harus dinikmati .
36 . pizza perintang waktu
37 . kalpa tree yang cantik
38 . pilar pilar di terasnya
39 . barista yang sedang sibuk
40 . merah hijau warna khas dekorasi mall2
 saat natalan 
41 . taman di PVJ yang sejuk
42 . elevator kearah " air terjun " di PVJ
43 . " air terjun " tempat foto2
44 . rame2 dibawah " air terjun " .. 
45 . lampion di lorong2 PVJ
46 . atmosfer PVJ
47 .  dining rame2 di PVJ
48 . salah satu es favorit disitu 
49 . masjid di TSM
50 . TSM Bandung
51 . didepan patung ninja TSM
52 . gerbang TSM
53 . Bandung diwaktu malam dari lantai atas TSM 
54 . masih Bandung diwaktu malam yang cantik 
55 . sholat jangan dilupakan ..
56 . Chef sedang beraksi dimeja kami
57 . yummy .. Iga Bakar Hotel TSM .. !
58 . rame2 menikmati Iga Bakar 
59 . dari ketinggian lantai teratas Hotel TSM ,
 agak ngeri2 juga lihat lalin dibawah kaca ..
60 . di pintu masuk Pasar Apung Lembang 
61 . mengapung ditengah " danau " 
62 . secuil view ala Korea
63 . dipagar taman Floating Market
64 . hijau , segar , sejuk ..
65 . berjualan diatas perahu2 ..
66 . serasa di Jepang .. 
67 . lampion2 penuh semarak 
68 . rasanya mau duduk seharian disitu
69 . rainbow day .. !
70 .  menikmati joglo Floating Market !
71 . soto Bandung yang segar .. !
72 . menu menu khas Bandung ..
73 . danau dan soto , what a day .. !
74 . narsis di Rumah Mode Bandung 
75 . atmosfer toko Rumah Mode
76 . patung cantik Rumah Mode
77 . petunjuk arah di RM
78 . toko anggrek cantik di RM
79 . halaman parkir yang sejuk
80 . pos sekuriti di  Liwet Asep Stroberi
81 . tampak depan dari LAS
82 . inilah wajah ownernya LAS !
83 . dinding2 stroberi yang manis !
84 . masih sama ..
85 . rasanya pengen leyeh2 disitu ..
86 . area bermain anak anak di LAS
87 . lesehan juga ada 
88 . salah satu sudut Braga ..
89 . gedung2 tua yang masih terawat baik !
90 . buah berkhasiat di Pasar Raya
91 . pusat oleh2 yang terkenal
92 . halaman parkir yang selalu padat
93 . kue2 khas Bandung yang dijual 
diteras luar Prima Rasa
94 . gitarist dengan vocalnya yang keren di
 stasiun KA Bandung menjelang 
saya balik ke Malang 
95 . suasana stasiun Bandung menjelang 
saya pulang dengan KA Malabar 
pada jam 19'50 ! 
96 . gerbong saya saat balik ke Malang
97 . kursi tunggal , santeee ...
98 . melewati stasiun Solo dengan
 gerbong batiknya yang ayu ! 
99 . stasiun Ngawi yang resik ..
100 . atmosfer stasiun Malang Kota 
101 . stasiun Kota Malang dari depan
 ( ini saya ambil dari google ) 
102 . .... green green grass of home ... !