Senin, 08 Juli 2019



 .. " Duet Djadoel Dan Jaman Now 
Di Pan Java " ..
satu lagi tempat untuk sante telah muncul 
di Malang Raya .
tepatnya di nDau , Batu , Desa Mulyoagung ,
 kabupaten Malang . 
buat yang sudah pernah ke Cafe Indigo , 
tinggal lurus saja beberapa ratus meter arah Batu .
nama tempatnya adalah Pan Java . 
mengapa tidak pakai " van " tapi " pan " , 
sungguh saya lupa menanyakannya . 
jalan masuknya membuat kita seolah masuk kesebuah
 taman . dan di gerbangnya , lebih mirip
 bentuk miniatur dari gerbang gerbang jaman Majapahit . 
 masuk kedalamnya lagi 
kita akan melihat beberapa bangunan yang letaknya
 terpisah pisah baik yang  berbentuk joglo maupun 
rumah rumah tradisionil . naaa ... jangan buru buru
 duduk dan memilih menu disitu sebelum
 kita pasti bahwa selera menu kita arahnya ke 
menumenu Djadoel atau Kekinian . 
  yang berselera Djadoel atau tradisionil , 
bisa masuk ke warung yang memang menyediakan
 menu menu Tempo Doeloe . 
adapun yang ingin menjajal menu menu kekinian bisa
 masuk ke cafe yang menyediakan menu menu 
generasi milenial . 
 jadi tepat rasanya kalau saya tulis 
" Old Meet New " disini . 
dengan lahan yang cukup luas  pengunjung bahkan
 bisa menyalurkan hobi mancingnya disitu . 
pokoknya mau jalan jalan , sekedar ngopi , arisan , 
meeting kantor , ultah dll rasanya semua bisa ditampung 
disitu bahkan wedding !
viewnya memang bukan Herjuno yang tampan , 
tapi ada kebun sayuran yang membuat mata sejuk
 dengan kehijauannya .
tentang rasa dan harga , silahkan
 membuktikannya sendiri sebab masalah
 selera tidak untuk diperdebatkan .
 layanan lumayan ramah meski saat itu saya harus 
menunggu  1/2 jam lebih dan 
penjelasan pramusajinya adalah :
 " maaf ya , kami kami tadi sedang istirahat makan "
 ( saya pikir " mosok se kalau istirahat bersamaan
 sampek tamunya yang harus kelaparan 
nunggu mereka makan ? " ... ) . 
tentang harga menu itu relatif sebab 
menjual suasana memang ' ada harganya ' tetapi
 tetap tidak kelewat mahal . 
naa .. para petualang kuliner mungkin penasaran
 dan ingin menjajalnya ?
 yukkk ...
 
( Writing & Photos by : Titiek Hariati , 
Malang , 09.07.19 ) 
keterangan foto :
01 . atmosfer disebelah dalam
02 . salah satu cafe disitu
03 . yang ini tempat menu2 semi djadoel
04 . gerbang Panj Java
05 . salah satu resto disitu
06 . petunjuk arah Kasemo 
07 . nasgor ala Kasemo
08 . kebun sayur
09 . dominasi bambu
10 . kolam mancing buat penghobinya .. !

Minggu, 07 Juli 2019



 .. " Digrojog HBH 1440H " ..
lebaran 1440H atau tahun 2019 ini memang luar biasa .
 selain suasana " anget anget panas " setelah pilpres ,
 juga gara gara tiket pesawat harganya melang
  akhirnya memilih jalan darat !
 seperti lazimnya yang sudah sudah , 
lebaran juga dimanfaatkan para mudikers untuk
 reunian dengan teman teman sesama mudikers
 selain bersilaturahmi dengan keluarga .
 maka tidak usah heran kalau dimana mana ada 
reuni ini itu , baik hotel , guest house , cafe , resto dll 
yang padat acara reunian sekaligus 
ber Halal bi Halal/ HBH . 
 saya sendiri kewalahan dengan padatnya 
undangan HBH , sebab kalau di pecah pecah 
maka terlihat adanya reuni/HBH ex temen
 SD , SMP , SMA hingga  kuliah . 
belum lagi yang diluar itu ada tetangga , kerabat , 
keluarga dekat ,  pengajian dll . perbedaan tanggal 
menjadikan undangan2 lebih mudah dipenuhi , 
meskipun ada pengecualiannya .
yang terjadi pada tanggal 30 Juni yang lalu 
membuat pusing ! 3 undangan yang bersamaan
 tanggal dan jamnya tentu saja memaksa saya 
untuk memilih prioritas ! teman dan keluarga,
 manakah yang lebih penting ?
 sulit , karena akhirnya  saya harus " mengorbankan "
 salah satu . untung karena lokasinya saling berdekatan
 ( satu Jalan Thamrin dan lainnya Jalan Trunojoyo ) 
maka saya menjadi kutuloncat ! 
usai dengan keduanya , saya masih harus mengejar 
undangan ke 3 yang berdekatan dengan rumah saya 
sehingga yang ke 3 ini datangnya terlambat dan
 terpaksa tanpa mandi ... ups !
 ( untung tidak ada yang " menyadari " karena
saya memang tidak pernah ber makeup sehingga 
mandi atau tidak rasanya wajah saya 
ya " gitu2 saja " tanpa makeup hehe .. ) .
 bagaimana dengan perut ? ternyata 3 undangan
 ini tidak membuat saya " kemlakaren " ( over kenyang ) , 
justru sebaliknya ,
saya malas menyantap ini itu karena sibuk 
dengan ini itu terutama yang di Jalan Trunojoyo 
( bagaimana mau makan lha wong ketiban sampur ! ) .
 bagaimanapun , 
lebaran 2019 memang penuh catatan , 
ada pengulangan hal lama tapi juga 
ada kehadiran hal baru . semoga lebaran tahun depan
 masih diberikanNYA kesempatan seperti 2019 ini , 
sungguh usia adalah rahasiaNYA .. 
 yang penting , kita sudah sempatkan bertemu dan
 berkumpul dengan orang2 terdekat 
maupun 1/2 dekat maupun tidak dekat alias teman2 baru
 untuk saling bermaafan menghapus salah , 
sebab saat usia kelak sudah habis kontraknya ,
 maka kesempatan bermaafan sungguh sudah tiada 
dan di akherat kelak akan menjadi beban tanpa dapat 
berpaling kembali untuk mengejar
 pemberian maaf dari orang2 yang mungkin
 pernah kita singgung , kecewakan , sakiti
 atau apapun itu . 
bagaimana dengan mereka yang menyakiti kita ?
 bila kesempatan bermaafan didunia tidak ada , 
maka berikan saja maaf dengan sepenuh keikhlasan
 agar langkah mereka di akherat tiada terhalang
 oleh hati kita yang terluka ..
 ( lho koq seperti judul lagu 
Hati Yang Luka dari Broery yaa ? hehehe ... ) 
marilah kita lalui Idul Fitri 1440H kali ini 
dengan jiwa besar untuk mendoakan mereka2
 yang bahkan tidak menyukai kita
 dalam alasan masing2 , 
sungguh hanya itu yang kita bisa miliki
 untuk meraih ridhoNYA .. 
aamiin ..
( Writing and Photos by : 
Titiek Hariati, 
07.07.19 ) 
keterangan foto : 
01 . HBH dg kerabat , 
ini satu2nya foto yg ada saya hehe .. 
02 .  HBH dg kerabat ( 01 ) di kedai bebek
03 . foto para kerabat Malang usai HBH
04 . HBH dg tetangga di Permata Hijau
05 . ibu ibu tetangga
06 . " pesta kebun " ? HBH dg tetangga PH

Jumat, 05 Juli 2019






 .. " Bata Merah Yang Nylempit " ..
mendapat mandat mencari tempat untuk ber HBH
 gampang2 susah sebab harus bisa menampung
banyak selera dan tingkatan usia .
berhubung sudah mendekati jam makan siang ,
 maka setelah Amarta Hills , saya bersama seorang 
teman memutuskan sekalian akan menjajal menu
 di Bata Merah  . 
Bata Merah atau BM ini memang tidak langsung
 bisa terlihat ditepi jalan antara Batu - Selecta .
 sebelum Hotel Purnama kalau dari Batu , 
ada belokan kekiri dan masuk terus sekitar 1,5 km  
atau tepatnya di Jl. Mawar Putih , Kapru , 
Desa Gunung Sari , Batu .
sesuai namanya , dinding dinding bangunanya 
didominasi warna merah dari batu batanya plus kayu
 yang memberikan kesan " country " . 
diantar staf BM yang ramah , mbak Merry ,
 kami diajak berkeliling menengok fasilitas yang ada . 
mulai dari Camping Ground , Kamar Kamar Kayu , 
Restaurant dll . kami menikmati atmosfernya di
 Resto nya yang terletak dilantai atas dan berhadapan 
dengan panorama cantik dari Batu dengan bukit 
dan gunungnya . dua nasgor menemani siang kami ,
 nasgor ikan asin dan nasgor kambing .
 ikon dari Resto ini sebetulnya Ayam Bakar ,
 tetapi hawa dingin siang itu mendorong selera
 kearah nasgor dan susu hangat ! 
 ngobrol ngalor ngidul sambil membayangkan HBH 
ditempat ini , saya hanya sedikit khawatir dengan
 sebagian undangan yang nantinya bakal mengeluh
 dengan lokasi restonya yang sedikit " nanjak " , 
maklum sebagian sudah diatas 50 hehehe ..
 tetapi yang remaja2 saya yakin bahkan akan memilih
 Camping Ground sebagai ajang petualangan kecil ! 
betul2 selera terbelah .. 
( di Amarta Hills untuk naik ke rooftop disediakan lift ,
 ini pasti jadi pilihan yang sepuh2 hehe .. ) .
 memang lokasi seperti BM ini memiliki sedikit " resiko "
 untuk dijadikan tempat jujugan ( sekedar ) 
makan makan tanpa menginap . 
dengan letaknya yang agak " nylempit " ( tersembunyi )
dan tidak langsung terlihat dari jalan besar ,
 maka hanya saat saat tertentu yang mungkin
 agak ramai . dan yang lebih pas sepertinya BM ini 
dijadikan spot pilihan liburan ,
baik keluarga maupun grup grup . 
apa boleh buat bahwa umumnya manusia ber
kecenderungan menikmati sesuatu yang lebih mudah
 dilihat atau dijangkau , 
sehingga bila dibandingkan dengan resto2
 yang langsung
terlihat ditepi jalan seperti Warung Wareg dll 
maka BM " seolah " tertinggal ! 
 untuk pilihan berlibur beberapa hari, 
BM boleh dipertimbangkan meski nampaknya 
perlu menambah beberapa " atraksi " lokalnya
untuk membuat tamu2nya lebih betah , 
misal : petik buah / sayur , kolam pancing dll . 
kami tinggalkan BM dengan catatan " ? " 
karena masih harus dibicarakan dengan yang lain . 
terimakasih atas keramahannya mbak Mery .
mungkin untuk sekedar ngopi dan menikmati 
tahu petis serta panorama cantiknya , 
saya ( mungkin ) masih akan kembali .... 
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 24 . 06 . 19 )
 keterangan foto :
01 . view ( 01 )
02 . salah satu sudut dilantai atas
03 . view ( 02 )
04 . salah satu pilihan nasgor
05 . dingin2 dihangatkan dengan 
susupanas dan tahu petis 
06 .  nyaman .. ( asal tidak sendirian ! )
07 . brosur