Sabtu, 30 Maret 2013




never take someone for granted ..
 hold every person close to your heart ..
because you might  wake up one day ..
and realize  ..
that you've lost a diamond while you were too busy collecting stones ..

( taken from google, photo by : th, bajulmati )
 

Senin, 25 Maret 2013



 Berkubang Coklat Di HARVEST ..

Pertama kali saya mengenal Harvest jujur saja, adalah ketika 2011, dalam setahun itu saya harus berhajat dua kali, menikahkan dua anak dan dua kali dalam setahun dengan jarak hanya empat bulan yang  kebetulan lokasinya  di Jakarta semua! Dalam salah satu tradisinya ( karena anak anak saya cowok semua ) ada yang disebut Seserahan dan merupakan salah satu bagian  prosesi lamaran dengan segala tetek bengeknya. 

Diantara hantaran hantaran dalam prosesi lamaran itu, alkisah ada beberapa nampan yang " harus " terisi makanan atau lebih tepatnya kue kue baik basah maupun kering atau setengah basah kering hehe .. 

Seorang kerabat membaca kebingungan saya dan berbisik : " Wes nggak usah stres mikir opo isi ne nampan, ayo nang Harvest ae, akeh pilihane ... " , saya manut. ( terjemahannya " Sudahlah tidak perlu terlampau dipikirkan, kita ke Harvest saja karena banyak pilihan disana .. " ) . 

Setelah berada didalam nya, ternyata memang saya " stres " karena kelewat banyaknya pilihan hehe .. Dan setelah berunding dengan calon calon mempelainya ( demikianlah jaman kini, tidak ada lagi rahasia tentang isi hantaran saat lamaran , karena para calon calon mempelai dan mertua saling kompak mencari isi hantaran bersama sama hehe ... kalau jaman saya dulu semuanya serba dirahasiakan ... wolak walik jaman ... ). 

Dengan kemasan dan tampilan produknya yang begitu sophisticated, simpel namun classy, akhirnya nampan nampan hantaran mendapat isinya yang pas dan tidak nampak berlebihan. Calon calon menantupun senang karena nampaknya dikalangan anak muda, selera Harvest pas dengan yang mereka cari, orang Jawa bilang " tumbu oleh tutup " hehe ... 

Maka hanya dalam tempo kurang dari 30 menit semuanya rampung dan warna dominan dari kemasan Harvest, yakni hijau gelap kearah coklat gelap dan hitam, membuat nuansa hantaran sangat anggun oleh kesederhanaan warnanya .. Itu perkenalan sekaligus cinta pertama saya kepada Harvest hehe ...

Dan ketika akhirnya di Malang, tepatnya di Jalan Pahlawan Trip no A-8 ternyata adalah Harvest , sayapun ingin sedikit " bernostalgia " dengan  
" dewa penyelamat " yang satu ini. 

Kesan I yang jelas adalah bahwa di Malang lahan parkirnya jauh lebih luas sehingga sangat nyaman tidak harus berebut lahan. Dan ini adalah cabang yang ke lima belas kalau tak salah, setelah Jakarta, Cibubur, Bandung, dan Surabaya. 

Bagi penggemar berbagai kue dari bahan dasar coklat, disini imajinasi kita mendapat jawabannya. Ada misal Chocolate Devil ( coklat setan ini apa masih sepupu dari mie setan ya hehe ... ), Chocolate Cheese Cake, Chocolate Tiramisu, Chocolate Decadence dll . 

Bermacam pastries termasuk French Pastries semuanya ada. Juga yang sedang bingung menghadapi event keluarga seperti yang pernah saya alami, atau juga wedding, birthday dll ( tapi semoga tidak pernah ada " kue perceraian " ...  ) bolehlah mencari nya disini

Deretan dessert dan bermacam sandwich dan quiche menambah " bingung " pelanggan Harvest. Dan penggemar bermacam Cup Cakes bersiaplah dengan koleksi cup cakes Harvest yang beragam ! 

Bagi yang ingin mencari kado atau bingkisan buat atasan, kolega atau kerabat, Harvest juga siap tidak saja produknya tapi sekaligus pengemasannya yang simpel namun sangat chic !

Sekedar ngobrol2 dengan kerabat di cafenya? Boleh. Tapi bersiaplah untuk sulit menghentikan order, karena deretan koleksi Harvest yang memuaskan mata ini juga mengundang perut untuk mencicipinya, bahayaaaa ....

Naaa .... penyuka segala jenis coklat maupun pastries dan boneka boneka lucu pembawa coklat coklat yang cantik, bergegas sajalah  ke Harvest ... Yukk .. !! ( th )


 Keterangan foto ( all taken by : th )

01. Merah Putih di Harvest.
02. Coklat, Coklat.
03. Setan Coklat.
04. A cup of coffee ..
05. Menu Card.
06. Salah satu sudut cafe.
07. The Managers.
08. Kasir.  






 Dreams Cafe, tempat penantian ..

Jangan salah tafsir, cafe yang satu ini memang tempatnya tidak menawarkan privasi sama sekali karena letaknya yang persis dititik lalulintas sebuah mall, tepatnya di tengah lantai bawah MATOS, persis disebelah kanan bawah dari elevator . 

Maka sangatlah kurang tepat untuk dijadikan lokasi ngobrol yang bersifat pribadi dan  cafe tidak berdinding ini agaknya lebih pas untuk tempat menunggu.

Lho, menunggu apa? Contoh : suami suami yang malas mengikuti hobi istri belanja, bisa menunggu mereka disini sambil melihat " pemandangan indah " yang bersliweran disitu alias cuci mata hehe ... Terus juga untuk menunggu teman/kerabat yang entah sedang ada dimana, dan titik pertemuannya adalah disini .. Atau untuk melepas lelah setelah muter muter di mall dan secangkir kopi mungkin bisa mengurangi pegel linu kaki .. 

Pokoknya cafe yang satu ini memang lebih ini mirip ruang tunggu dokter, jadi take it easy, se easy menu menu yang disediakan disana.. Belum terlalu lapar tapi butuh light-meal? Atau cuma sekedar duduk duduk tanpa tujuan tertentu dan menghilangkan stres ditempat kerja saat istirahat siang? Juga boleh mencobanya disitu ! ... ( th)

Keterangan foto ( all taken by : th ) :

01. Menu standar.
02. Dreams cafe. 
  

Minggu, 24 Maret 2013








( Thursday, March 07, 2013 ..... The Great Liar ....... )




      Oxygen Pantai Selatan ( 09/ 09 )


Sebagai kelanjutan dari 08/09, masih diarea yang sama, yakni sepanjang garis pantai arah Bajul Mati, sekitar 85km selatan Malang, dimana  perjalanan harus berakhir ketika aspal jalan raya yang mulus itu tiba dijalan buntu.

Tidak seperti biasanya saya mengejar ombak, maka pada 08/09 dan 09/09 ini saya mengejar view garis pantai yang spektakuler. Saya bukannya gembira, tapi justru dilanda kecemasan disepanjang jam jam berada disana. 






Berapa lama lagi saya bisa menikmati kecantikan alami ini tanpa diusik bermacam aktivitas bisnis seperti hotel, cafe dll yang hampir dapat dipastikan bakal bermunculan andai saja jalan lingkar selatan ini nanti rampung 100% ... !!

Untuk dapat menikmati secara leluasa seperti saat ini, Maret 2013, saya nantinya harus menjadi tamu dari hotel hotel yang bertebaran dikawasan itu atau minimal harus masuk ke cafe cafe yang pasti akan berbaris sepanjang garis pantai yang cantik ini, bak Kuta atau Nusa Dua Bali yang sudah terampas kecantikannya oleh deretan hotel dan cafe. 





Tidak akan saya jumpai lagi petani yang menjemur jagungnya di jalan raya ini, atau yang mempanen pisang atau ubi kayunya seperti yang sering saya jumpai saat ini. Investor investor besar tidak akan membiarkan kecantikan ini lewat begitu saja, karena mereka melihat peluang untuk menjualnya dengan sangat mahal. Saya sangat sedih. 

Entah berapa lama lagi tulisan saya diblog yang sama sudah akan berubah mengenai kawasan ini. Dan senyampang saya masih diberikan kesempatan membagi kecantikan kawasan ini dengan pembaca blog saya, akan saya upayakan sebisanya untuk membaginya dengan dunia. 

Siapa tahu ada yang tergerak hatinya untuk " menyelamatkan " kawasan ini dari keruntuhannya dan membeli hak miliknya serta membiarkannya alami seperti saat ini ! Sungguh sebuah hal yang hampir mustahil bahwa ada investor yang memborong sepanjang garis pantai yang cantik ini serta membiarkannya tanpa sentuhan teknologi apapun .... tapi siapakah ???

Andai saja ada yang   dapat memahami betapa mahal nilai sebuah kecantikan alami yang berhak dinikmati oleh siapapun tanpa pandang bulu! Adakah investor yang bermurah hati seperti ini atau pemkab mungkin tergugah untuk tidak pernah " menjualnya " kepada siapapun dan betapapun tingginya nilai yang ditawarkan serta menggiurkannya imbalan yang di " iming iming " kan ? .......... ( th )

Keterangan foto ( all taken by : th ) :

01.  Hutan disalah satu sudut garis pantai.
02. Sungai kecil yang membelah kanvas.
03. View laut selatan dilihat dari jalan raya, a breath-taking panorama!
04. Ceruk yang berjarak hanya sekitar 40 cm dari jalan raya.
05. End of the road, buntu ... !
06. Sepanjang garis pantai, bukit, kebun, langit dan laut biru ... !
    

  



      
    
 Oxygen  Pantai  Selatan ( 08/ 09 )


Selain karena paru paru sudah semakin pengab terkena udara kota Malang yang  makin tidak keruan, juga beberapa minggu ini saya " gelisah " karena lama tidak melihat laut. Maka hari Rabo tanggal 20 Maret 2013 kemarin, hari biasa, hari kerja, saya putuskan untuk " melaut " . 

Harapan saya terpenuhi, sepanjang jalan sepi sehingga perjalanan sekitar 80 km bisa saya selesaikan sekitar 1,5 jam dengan catatan 25km terakhir kearah pantai adalah rute " naga air " yang meliuk liuk dengan kiri kanan banyak " mulut naga menganga " menunggu mangsa lengah.  

BBM ternyata tidak cukup, berhenti di Sumawe dan harus menunggu 30 menit karena masih didalam perut truk pertamina. Didepan SPBU Sumawe saya menyeberang jalan kearah kedai " Sempu " , dan saya habiskan ngobrol 30 menit disitu ( biasanya saya singgah saat pulang ) . Keponakan saya bertanya : " Cari ikan ya kok bawa box?" .... saya jawab : " Iya, sudah luamaa freezer kosong dan minggu minggu ini sudah kebanyakan makan yang tidak sehat, saatnya cari yang agak sehat hehe ... "   



Meski jam sudah memasuki ranah makan siang, saya tahan sebab saya ingin menikmati masakan tuna bumbu kuning dikedai langganan saya di pantai. Perjalanan lanjut dan selepas mengisi box ikan di TPI Sendang Biru dan makan siang, saya lanjutkan kearah Bajul Mati tetapi saya ingin menyusuri jalanan aspal yang mulus disitu hingga akhir jalan alias jalanan habis dan buntu ! 

Jadi urutan pantai nya kalau dilihat dari pantai Sendang Biru kearah Bajul Mati adalah sebagai berikut :
dari pantai Sendang Biru, sekitar 4km dari situ arah Bajul Mati kita akan bertemu dengan Pantai Gua Cina. Lalu dari pantai ini masih kearah Bajul Mati, sekitar 4km juga, kita akan bersua dengan pantai Ungapan, dan setelahnya, sekitar 1km, barulah kita sampai di pantai Bajul Mati. Dari Bajul Mati, kalau kita telusuri hingga jalanan aspal mulus itu berakhir buntu, kita akan menjumpai deretan view yang spektakuler !! 

Kesanalah saya kali ini berjalan, karena ingin mendapatkan jepretan yang lain, diluar ombak. Lho, biasanya mengejar ombak, kok kali ini ingin yang lain? Jenuh ? Tidak. Tetapi pemandangan spektakuler yang ada disepanjang garis pantai hingga jalanan berakhir buntu, sangatlah sayang 

kalau tidak diabadikan dan dibagi di blog ini. 

Saya bersyukur bahwa sampai saya menulis ini, belum ada ( bukan tidak ada lho! ) bangunan atau hotel atau tempat tempat kuliner yang bisa menghalangi view luar biasa sepanjang garis pantai ini. Saya sangat khawatir dan sedih membayangkan bila satu saat para investor berebut garis pantai ini untuk bersaing mendirikan hotel, cafe dll .
Saya doakan itu tidak terjadi, sungguh !

Maka kalau biasanya saya mencari tempat untuk santai dan tidur dipinggir laut dan mencoba menikmati simponi ombak, kali ini saya pindahkan ke tepian jalan aspal yang mulus disepanjang garis pantai, saya parkir disana dan menikmati  laut selatan dari kejauhan dengan   view nya yang spektakuler ..... !!! ( saya menahan napas saat menikmatinya, demikian luar biasanya ciptaanNYA , seolah sebuah kanvas raksasa terbentang didepan mata dan mau rasanya menghabiskan seminggu penuh disana !  ) 

Saat jeprat jepret, tiba tiba ada seekor burung cantik berwarna biru gelap dan mengkilap, sayang sekali saya terlambat menjepretnya dan hanya bisa menikmati kicauannya yang luar biasa .. 



Satwa disini masih terpelihara habitatnya  dan saya tidak akan rela bila kelak mereka tersingkir oleh hotel, cafe dll ... Saya tidak butuhkan suara apapun disana, saya matikan semua sumber bunyi, saya mendengarkan simponi alam : ombak, suara burung, angin dan gesekan daun dan ranting hutan. Adakah yang lebih indah dari ini? 

Saya juga menjepret sebuah rumah sederhana yang tampak begitu adem ayem dan dihalamannya penuh butiran jagung yang terjemur matahari . Ini adalah satu satunya rumah yang saya temui disitu, dan saya ingin akan tetap seperti itu ! ( Sangatlah ngeri membayangkan satu saat kawasan indah ini akan dipenuhi rumah rumah, warung, toko toko dll yang semuanya akan merampas keindahan yang ada ! ) .. 

Persinggahan saya di pantai Ungapan dan Bajul Mati kali ini hanyalah sesaat sesaat tepatnya ( maaf ... ) hanya untuk keperluan alami, yakni ke toilet. Selebihnya, saya habiskan waktu terbesar dijalanan aspal disepanjang garis pantai hingga jalanan habis dan buntu.
Ternyata saya memperoleh oxygen lebih banyak .... 

Tolong jangan pernah ada aktivitas bisnis apapun dikawasan ini yang dapat melenyapkan kecantikannya .....  ( th  )

Keterangan foto ( all taken by : th ) :

01. Sepanjang garis pantai yang terlihat hanya biru dan hijau.
02. Sungai kecil kearah muara.
03. Hanya berjarak sekitar 50cm dari aspal jalan raya.
04. End of the road, buntu, habis, bagian dari lingkar selatan.
05. Jagung, Jagung.
06. Disela sela kebun pisang, tampak laut selatan !
07. Ayem Adem.
08. Tampak laut membiru disepanjang garis pantai. 
 

  













Sejam bersama Nino..
( nama diganti, untuk alasan keamanan )

di lingkungan perumahan dimana saya tinggal, nama Nino dikenal mulai dikalangan balita sampai manula. bocah balita ini sejak lahir sampai sekarang menjadi " kesayangan " semua orang sebab balita satu ini " easy going " alias sangat mudah berinteraksi dengan siapapun. 



bila kebetulan mamanya sibuk atau harus ke kampus dll , maka banyak tangan tangan hangat yang siap menjaganya, bahkan saat ortunya tidak sibukpun banyak yang meminta pada mamanya untuk diajak jalan jalan atau bermain. Nino pun okay okay saja ...

saya bahkan sering berharap Nino  akan lebih sering dititipkan dirumah karena ada saja yang membuat saya terbahak ... kemarin Nino lewat bersama mamanya " hai .. Nino , wuiii ... sudah lupa ya ?" .... dijawab dengan bahasa balita yang tidak jelas " wewe waa wooo ...na nu.. nee ..oo .. " tapi Nino langsung masuk ke dalam pagar dan rumah saya dan nyelonong kebelakang ... 

begitulah Nino , selalu feeling at home hehe ... mamanya bilang " sudah yaa tak tinggal disini, nanti tak jemput ... " .... Nino tidak menjawab tapi memberi lambaian tangan hihi ... saya tahu kesukaannya, yaitu mie, tanpa apa apa .. " mau mie?" .. mengangguk .. saya masakkan sebentar dan Nino pun melahapnya .. 

saya tinggalkan laptop saya dan " mengobrol " dengan Nino dalam bahasa alien hehe .. lucunya, kami nyambung dan Nino bertambah semangat bercerita .. mungkin sudah saatnya rumah ini kembali diramaikan suara balita, tapi lha wong belum ada " tanda tanda " kearah sana apalagi anak anak dan menantu menantu kesemuanya sudah terkena virus kesibukan kota besar, saya hanya bisa berharap dan berdoa hehe ...

sejam lewat, Nino mulai " ucek ucek " matanya, mengantuk? tiba tiba "  ang .. ang ... " saya bantu terjemahkan " pulang? " dia mengangguk, dan saya antarkan Nino  ke mamanya .. sebuah tradisi menjelang tidur yang nampaknya resep rahasia hanya diketahui mamanya , entah itu yang di sebut  " dikusuk " atau " di puk puk " atau apapun, Nino tidak dapat menjelaskannya kepada saya hehe ... apa yang istimewa dari cerita ini? sesungguhnya tidak ada, kecuali sebuah catatan kecil :  

untuk para  ortu yang kebetulan memiliki " Nino Nino " dan mereka adalah balita balita yang less-complicated dan menyenangkan, tetaplah harus diwaspadai bahwa tidak semua " oom dan tante " diluar sana itu beritikad baik, sebab setiap kelengahan ortu dapat berakibat fatal pada si anak yang tidak dapat membedakan orang dewasa.

apalagi balita sangat mudah terbujuk hal hal yang menarik perhatiannya seperti mamin, mainan dll maka sudah selayaknya " Nino Nino " dibekali dengan sedikit " tips " agar si anak tidak terlalu mudah mengikut kepada setiap orang yang mengajaknya.   

naa .. siapa yang kebetulan memiliki kerabat, tetangga atau bahkan anak cucu yang menyenangkan seperti Nino , bolehlah mulai memberikan " training " kepada balita balita imut ini agar tidak mudah terbujuk " oom dan tante gadungan " diluar sana ....  
( th ) 

Keterangan foto  ( all taken by : th )

01, 02, 03, 04 :  Nino yang segala aktivitasnya lebih suka melantai   
                               e .. dilantai ..
  


Selasa, 19 Maret 2013



 My Sandal, My Inspiration ..

bak pepatah " latfs " ( love at the first sight ) karena saat saya melihatnya
pertama kali disebuah rak distro di bandung sekian tahun lewat , saya langsung suka. unik. maka terinspirasi sandal inilah tulisan malam ini saya buat.

sepasang itu tidak harus sama. sandal kiri hitam, yang kanan merah. tulisan keduanya juga beda, kiri love yang kanan peace. digabung jadi indah, love and peace. dan merah hitam adalah kombinasi yang pekat kedalamannya.

bagaimana dengan manusia? menurut saya, juga tak jauh beda. banyaknya persamaan mungkin juga akan lebih mendekatkan sebuah pasangan, tetapi juga bisa sebaliknya, sebab lalu tidak ada " space " antara keduanya. 

bila berbeda, akan lebih saling mengisi dan melengkapi bak tulisan love and peace tadi. andai tulisannya sama, tentu akan terbaca biasa biasa. andai warnanya sama, juga akan terlihat biasa biasa. 

saya sering mengagumi mereka mereka yang memiliki ide ide luar biasa, meski dalam wujud nya yang terkecil semacam sandal ini. saya pernah menjumpai gantungan kunci, pembuka botol, tempat pensil, tempat tisu dll yang " sederhana namun luar biasa unik " dari sisi ide. 

maka kembali ke sandal saya,  masih berlakukah kalimat lama :
" saya dan dia memiliki banyak persamaan, karenanya kami cocok " .... ?
mungkin ya, mungkin tidak, atau tengah tengah. 

saya membayangkan bila keduanya memiliki banyak perbedaan namun bersepakat untuk saling mendukung dan mengisi, misal begini :
satu suka olahraga, yang lain lebih suka jalan jalan ke mall. mengapa tidak disatukan? ada mall yang memiliki fitnesscentre dan keduanya dapat menikmati hobi masing2 ditempat yang sama tanpa harus ribut?

seorang teman dan suaminya pernah berkata kepada saya " waa .. mbak, diawalnya dulu ya ter kaget kaget sebab perbedaannya mencolok, contoh dalam gaya menata rumah .. saya suka etnik, suami minimalis ... tapi sekarang malah suami yang sering mengkritik saya cara menata etniknya hehe dan gaya minimalisnya luntur ... " .... si suami hanya senyum senyum ( tentu harapan saya tidak perlu sampai luntur, tapi kalaupun ini yang terjadi maka sejauh keduanya hepi ya tidak apa apa .. ) .. 

maka, andaipun saya bertemu dengan pemilik sandal yang berlawanan warna dengan saya, dia memiliki kiri merah dan kanan hitam, dalam ukuran dan desain yang sama, saya menjamin tidak akan pernah bersedia menukarnya dan biar saja masing masing tetap merah dan hitam ... perbedaan itu indah, yang semisal taman, ia indah karena bermacam warna ada disana .... ( th )

Keterangan foto ( all taken by : th )

01, 02, 03 : my sandal.  

 

 

Minggu, 17 Maret 2013






Onde Onde di Selatan ..



Kalau biasanya yang akan melakukan perjalanan kearah Surabaya, melewati HTS Lawang dan mencari onde onde sebagai oleh oleh, maka diarah yang berlawanan yakni kearah selatan Malang, kitapun bisa menemukan tempat mencari onde onde yang uempukkkk ....

Kedai ini berukuran mini, tetapi mobil mobil dan motor menyesaki halaman parkirnya yang sempit silih berganti. Ternyata tidak cuma onde onde. Dengan sistim prasmanan orang dapat menikmati bermacam masakan khas, mulai belut goreng, rawon, lodeh, orem orem, bayam, sup, dan lain lain berikut lauknya. 

Letak kedai ini tepatnya didesa Tangkilsari, berdekatan dengan Bululawang dan dari arah Malang ada disebelah kiri jalan. Memang onde onde adalah ikonnya, meski banyak yang kekedai ini dengan tujuan untuk makan.

Naa .. buat yang tidak sempat membeli oleh oleh saat akan berkunjung ke kerabat di Malang Selatan, bolehlah melongok kedai mini ini yang ada disebelah kiri jalan dari arah Malang  ... ! ( th )

Keterangan foto ( all taken by : th )

01. Onde Onde Tangkilsari.
02. Kedai Onde Onde.  


 Bebek Bebek Pak H. Slamet ..

diantara cabang cabang yang ada di kota Malang, salah satunya ada di jalan Ciliwung dengan nama " bebek goreng h. slamet ( asli ), asli kartosuro "dan dibawah nama warungnya yaitu " lezat " ada tambahan " spesial sambal korek " . 

naa ... dengan melupakan sejenak masalah kolesterol, maka kali ini saya ingin mencoba warung bebek goreng yang ada dijalan ciliwung. kedai ini memang tidak besar, sehingga pada jam jam istirahat kantor tampak penuh sesak . tapi siang itu agaknya saya beruntung masih mendapat tempat duduk pada jam jam sibuk pak slamet.

menu utama sudah jelas bebek goreng dan tidak ada yang harus dipanjang lebarkan. singkatnya : bebek pak slamet ini memang gurihhh ... sambalnya? yahh begitulah, sedap dan puedass meski terlihatnya cuma sedikit di cobek mini nya ...

harga? relatip. contoh : paha goreng bebek per potong Rp. 16.000,- . maka bagi penggemar bebek, mungkin ditempat pak slamet ini akan ditemukan selera bebek yang pas! selamat menelusuri jalan ciliwung yang apabila dari arah jalan bengawan solo adalah langsung belok kiri .... yukkkk ! ( th )

Keterangan foto :

01. Papan nama sebelah luar .
02. Paha bebek goreng.
03. Kepala, Ceker, bebek utuh.
   

 

Kamis, 14 Maret 2013







Kamis malam Jum'at, 14 Maret 2013.
( catatan kecil 3 remaja liburan di malang )

malam Jum'at, untuk sebagian orang adalah sebuah malam yang ' berbeda ' meski saya sampai sekarang belum menemukan bedanya kecuali acara TV yang saya paling suka dimalam Jum'at yaitu ' penampakan ' pada sekitar 23.30 hehe .. tapi akhir akhir ini acara yang satu ini juga mulai ' menjenuhkan ' berhubung sampai sekarang belum pernah ada yang benar benar ' tampak ' dan yang sering hanya suara suara .... jadi acara ' ghost hunting ' rasanya jadi lebih menarik sebab dengan mengandalkan peralatan tertentu pemirsa bisa melihat adanya perubahan enerji ditempat tertentu ...

lho kok jadi bicara soal penampakan? begini, sekian menit yl saya baru saja ' guyon guyon ' dengan 3 remaja yang malam ini menginap dirumah dan baru sampai dari Bromo, Batu dll selama tiga hari ini. mereka adalah teman teman seprofesi sulung saya yang sayangnya tidak bisa ikut ke malang. 


dua cewek satu cowok ini adalah remaja remaja yang ' berlumur minyak ' karena bukan saja mereka lulusan teknik perminyakan tapi juga bidang kerjanya didunia yang sama.  sebagai seorang ibu yang kebetulan tidak mempunyai anak gadis kecuali dua anak cowok, sering saya membayangkan betapa kalau saja Kartini menyaksikan bagaimana kiprah wanita wanita Indonesia saat ini, pasti akan sangat bahagia. wanita telah meraih kesetaraan disegala bidang, termasuk di pengeboran minyak dll seperti dua remaja diatas. dengan ukuran tubuh keduanya yang mungil, imut, tidak akan ada yang mengira bahwa keduanya adalah insinyur tangguh dan pekerja keras dilapangan ... 

btw dalam sebulan ini, dua rombongan kerabat berurutan datang di Malang dan keduanya ber agenda seragam : Bromo ... ! nampaknya memang Bromo masih menjadi primadona bagi tamu tamu luar Malang bahkan negeri. tapi saya senang mendengar bahwa mereka pagi tadi mendapat fajar dengan view saat sunrise yang luar biasa ! ( tujuan wisata melihat sunrise adalah selalu gambling, alam tidak dapat diramalkan .... ) .

saat saya mengetik ini, ketiga remaja lajang itu lesehan di musholla rumah dan masih sibuk mencari tiket online untuk pulang ke jakarta dan seterusnya kembali ke base masing masing dimana satu diantaranya harus kembali ke timur tengah. demikian dunia sudah menyempit, jarak tak lagi menjadi masalah .. dan melihat  remaja remaja masa kini sudah sebegitu mandiri, saya diam diam merasa sangat bersyukur .. 

" bikin dan ambil sendiri ya apa apa yang kalian mau, itu teh, kopi, aqua trus kue sama coklat nya .. " serentak " iya tanteee .... " hehe tiba tiba saya merasa rumah saya " berpenghuni " yang biasanya sunyi senyap .... dua kamar dibelakang rumah yang terpisah ruang musholla itu pun biasanya  kosong dan saat ini penuh kopor kopor .. besok saya akan mengantar mereka ke bandara abdurahmansaleh jam 11.00 .. ah ya, rumah akan sepi lagi ... ups ... maaf, sebentar lagi acara ' penampakan ' sudah mulai, saya harus break disini dulu ya hehe ..... ( th )

Keterangan foto :

( 01, 02, 03, 04, suasana dirumah saat 3 remaja berlibur di malang ) 



Dari bukit Tidar sampai ayam Yogya
( catatan kecil Rabu, 13 Maret 2013 siang hari )

( " Mencobalah Mengerti Sebelum Menuntut Untuk Dimengerti  " )




siang tadi, berkumpul sekitar 10 orang yang sebenarnya hanyalah pengurus dari salah satu angkatan dari almamater kami. yang dibahas antara lain rencana reuni angkatan kami plus halal bihalal. lho kan masih luamaaa? memang. tapi namanya saja manula, ada saja alasannya untuk sebuah ketidak hadiran. mulai momong cucu, alasan kesehatan dst dst sehingga kalau tidak jauh jauh hari biasanya alasan " undangannya mendadak sih ... " akan dijadikan senjata ampuh !

bagi yang belum bercucu seperti saya hehe ( jadi belum bisa disebuat eyang lho! ) maka alasan sebuah ketidak hadiran biasanya agak dicari cari seperti misal: ke dokter, keluar kota dll .. tapi untuk apa tidak hadir? karena frekwensi bertemunya saja sudah sangat jarang, jadi alangkah sayangnya bila absen , sebab pada setiap pertemuan banyak hal yang bisa di share.

" reuni itu ajang pameran kesuksesan " , lha ini juga salah satu alasan mengapa kemudian banyak yang tidak hadir dengan beragam alasan. mungkin yang merasa kurang atau tidak sukses atau setengah sukses atau bahkan gagal dalam kehidupannya, lebih memilih surut dari pertemuan pertemuan semacam reuni.


apa benar demikian? memang sulit dipungkiri bahwa rasa percaya diri/ PD itu ber kolerasi dengan " sesuatu kekurangan atau kelebihan " dalam diri kita. bisa secara fisik, psikis, moril maupun materiil. seorang teman yang sedang tenggelam dalam masalah rt nya, hampir selalu absen dengan bermacam alasan. teman yang lain, dengan alasan kesehatan, juga sangat langka hadir yang sebenarnya sedang dirundung krisis dengan diri sendiri akibat post-power-syndrome ..

disinilah bedanya acara reuni dikalangan remaja atau kaum muda dengan manula. banyak hal telah dilalui oleh  generasi saya, sehingga sebuah reuni tidak hanya bermakna sederhana sebagai ajang bertukar cerita ataupun berhahahihi tetapi sekaligus merupakan sebuah ajang " pengakuan diri " ( yang dalam segitiga Maslow ada di puncak piramid ) . dan apabila seseorang merasa belum mencapai puncak piramid ini, maka kecenderungannya adalah menarik diri.

demikian sisi lain dari sebuah reuni yang dapat saya pahami dan amati dan yang siang tadi kami bahas bersama di vila bukit tidar. tetapi berhubung tuan rumah sengaja tidak menyiapkan makan siang karena ingin mentraktir di Ayam Yogya Soekarno Hatta, maka pertemuan atau rapat ditutup jam 11.30 dan setelah sholat berjamaah rombongan kecil meluncur ke Soehatt. 

ketidak hadiran yang " permanen maupun semi permanen " dari seorang teman pada akhirnya akan lebih mampu terpahami ketika kita tidak " memaksakan " kacamata yang kita pakai kepada orang lain, tetapi kitalah yang mencoba memakai kacamata orang lain.

demikian itu sisi lain kehidupan, dimengerti setelah terlebih dulu  mencoba untuk mengerti orang lain ....  ( th )  

Keterangan foto ( all taken by : th )
 01. RM Ayam Yogya, Soehatt.
02.  Rapat , Vila Bukit Tidar.
03. Rapat, Vila Bukit Tidar.