Rabu, 28 Januari 2015





.. " Gonjang Ganjing Buat Jokowi " ..

saya yakin, hanya ada di Indonesia ini terjadinya, dimana dua institusi saling tarik menarik untuk ' lebih menampilkan powernya ' pada saat yang bersamaan, KPK dan POLRI.
 apapun motivnya, ini memang sebuah suguhan untuk rakyat Indonesia, bahwa Mainan Level Atas itu bukan sembarang dolanan seperti dolanannya rakyat kecil seperti saya yang paling paling adalah ke Car Free Day waktu weekend untuk jalan jalan sambil 
cangkruk menghadap pecel pincuk.
Jokowi pusing ? mungkin .
niat Jokowi menjadi sebuah bandul - penyeimbang ternyata juga tak mudah sebab rakyat kecil seperti saya ini sudah kadung lebih pro lembaga yang tugasnya
 memberantas tikus tikus negara, betapapun nantinya didapati adanya pejabat pejabat dari lembaga ini yang mungkin saja  dimasa lalunya tersandung kasus kasus tertentu.
orangnya boleh kesandung, tetapi lembaganya harus jalan dan hidup terus meskipun terjadi pergantian dari pejabat pejabatnya.
 inilah yang harus dicermati bahwa antara lembaga dan orangnya harus dibedakan.
 kalau motiv pembeberan dosa para pejabat KPK itu ternyata baru sekarang diumbar dipermukaan dan tidak pada saat proses perekrutannya yang konon juga sudah 
melibatkan pihak polri untuk melacak track - record calon calon pejabat KPK, maka amat sulit untuk mengelak opini publik tentang politisasi dari penangkapan dan pengaduan
 pejabat pejabat KPK yl dan yad.
apakah ini sebuah simalakama buat RI-1 ? 
entah, sebagai rakyat kecil darimana saya tahu apakah pak Jokowi hari hari masih bisa tertidur nyenyak atau bahkan bisa saja justru sangat lelap ?
andaipun saya adalah seorang pegawai rumah tangga istana kepresidenan, sayapun tak akan mengetahuinya karena tidak mungkin saya mengintip kamar beliau, kecuali kalau beliau berada diluar kamarnya, ber angin angin diteras istana sambil 
mencari inspirasi dari kemelut yang ada. 
 saya mungkin akan menghadap beliau dan menawarkan begini :
 " Selamat Malam bapak Presiden, apakah kami boleh membawakan secangkir teh hangat untuk Bapak sebab udara diteras istana ini cukup dingin ? " .
naaa ... kalau beliau ternyata berkenan, saya kan lalu bisa mengintip bagaimana dan apa yang beliau lakukan malam malam diteras istana sambil minum teh hangat? 
mungkin saja beliau membayangkan 
" kira kira apa yang dulu dilakukan oleh RI-1 yang pertama, Soekarno,  diteras yang sama,
ketika Soekarno menghadapi saat saat sulit dalam pemerintahannya ? " . 
lamunan yang serba nggladrah ini buyar ketika di TV net ada banyolan Sule yang mampir ditelinga saya meskipun saya tidak melihat gambarnya karena jaraknya cukup jauh, 
begini 
" duluuuu, isteri saya bertato lho, sungguh, 
diperutnya dia membuat gambar Cicak. lha setelah perutnya makin membesar pada kehamilan 9 bulan, gambar Cicaknya berubah jadi gambar Buaya ..... " ...
saya cekikikan sendirian ... 
ya sudah, mari kita saksikan bagaimana drama lakon Srimulat di jaman kerajaan Jokowi ini akan berakhir nantinya, sebab sebagai rakyat kecil saya ya ndak bisa berbuat apa apa selain
 menunggu hingga satu saat mungkin kekuasaan tertinggi di negeri inilah yang akan berbicara. kekuasaan tertinggi itu memang bukan siapa siapa, melainkan Anda, saya dan semuanya yang merasa sebagai rakyat, rakyat kecil dari negeri tercinta ini  ....
( th )

( gambar kartun dari google )

Jumat, 23 Januari 2015







.. " Pecel Pincuk , Level 1 Sampai 4 "..

dijaman yang serba ' level2an ' ini, pecel pun di level2kan. yang terpedas ada di level 4. dan saya yang tidak ingin beresiko ke toilet berkali kali, memilih aman di level 1. 
sebuah kedai berbendera " Pecel Pincuk  Level 4 Super Pedas " telah hadir menambah serunya jagad kuliner Malang yang dalam 3 tahun terakhir ini booming. berlokasi di daerah nDau, 
yang  kalau dari Malang kearah Batu ada disebelah kiri jalan, sehalaman  dengan Mama's Kitchen, dan kantor BPJS serta BRI dengan halaman parkirnya yang sangat luas.


pemilihan warna kedai Hijau Putih, 
membuat kedai yang satu ini nampak sangat resik dan' higinis '  . atmosfer disitu sangat nyaman karena pandangan leluasa kearah jalan raya Malang - Batu. 
kedai yang terbilang masih cukup ' gres ' ini tidak hanya menawarkan pecel meski nama pecel menjadi brandnya. disitu bahkan juga ada Rawon Iga Pincuk, nasi campur dll.
jadi tidak usah khawatir bagi yang bukan pecel-lover, masih tersedia pilihan lainnya.
dan sesuai namanya yang mengandung kata ' pincuk ' , kita memang  akan menikmati nasi pecel 
dalam sebuah pincuk.


 kata ' pincuk ' ini sebenarnya sangat khas Jawa yaitu sebuah teknis mengemas makanan yang asalnya memakai Daun Pisang dengan ditusuk lidi
dimana  pada jaman dulu orang menyuguhkan makanan/ jualannya memakai  pincuk 
ini sebagai pengganti piring.


 praktis karena biasanya setelah makan, pincuk ini bisa langsung dibuang. tetapi dengan bergesernya waktu dan Daun Pisang semakin langka atau jarang dipakai lagi, maka saat ini sebagai gantinya adalah kertas pembungkus makanan yang berwarna coklat,


apa boleh buat, padahal aroma daun pisang itu sangat khas dan tak tergantikan oleh kertas.
naa ... buat yang jenuh makan pecel dalam kota, bolehlah mencari suasana baru disini dan dijamin akan merasa nyaman.
penasaran ? 
silahkan menemukannya dalam perjalanan dari Malang ke Batu atau sebaliknya !
yukkkk ... 
( th ) 


( photos by : th, Pecel PincukLevel 4 Super Pedas, Ndau, Malang, Jan. 2015 )

01. Think Green ..
02. level terendah, aman ..
03. mau sehat ? ini dia !
04. atmosfer yang nyaman ( maaf kepada bpk ibu yang terjepret )
05. lapang, lega, bersih ....
06. kedai super pedas
07. dipincuk ..
08.penasaran  rawon pincuk iga ?
09.  atau nasi rames ?
10. level 1 sd 4  silahkan pilih
11. serba hijau, segar, sejuk
12. menu menu diluar pecel ..








Rabu, 21 Januari 2015





  
.. " Selamat Ulang Tahun .... " ..

22 Januari selalu melahirkan catatan. Happy Birthday, si bungsu !
 tetapi saya juga ingin mengucap salam yang sama kepada seorang sahabat, Happy Birthday, old friend ! jelas tidak hanya dua orang ini yang merayakan ultah hari ini,
tetapi kebetulan saya hanya mengenal keduanya.
Ulang Tahun memang bisa  dirayakan dengan bermacam cara.
 mungkin nanti siang pada jam istirahat kantor, kalian akan hepi2 bersama kolega untuk makan siang bersama. atau malam nanti akan berkumpul dengan orang orang tercinta dan khusus, untuk menikmati kebersamaan makan malam yang sangat istimewa. 
sementara itu , sebagian lain, akan mencari tempat terpencil dan sendiri, untuk merenungi makna usianya yang semakin bertambah. maka percayalah, apapun cara merayakannya, 
bertambahnya usia adalah sebuah anugerah disamping sebuah " pesan " kepada kita untuk meningkatkan segala sesuatunya kearah yang lebih baik, positip dan bermanfaat bagi
diri sendiri dan sesama.
pesan sederhana, namun  kadang terhadang macam2 hal yang membuatnya menjadi tidak sederhana, terlebih ditengah hiruk pikuk kesibukan kerja, pergaulan dan rutinitas.
kalender hanyalah sekedar penunjuk perjalanan waktu, pengingat pada kita akan semakin dekatnya kita pada perjalanan akhir yang tak seorangpun tahu Kapan dan Bagaimana nya. 


ia bisa saja masih balita, remaja, anak muda, dewasa, paruh baya atau manula, yang tidak pernah menduga saat Maut Menjemput.  maka selagi masih diberikanNYA anugrah usia dan kesehatan,
" Jaga Baik Baik Apa yang sudah Ada dan Jangan Sia Sia kan waktu kecuali untuk hal hal yang memang bermanfaat saja ! "
Anakku,
pada udara  minus yang mencekam kamu lahir dan di cendela RS tempat aku berbaring, kapas putih itu turun dengan lembut dan membentuk sebuah tirai berkilauan di langit,
 luar biasa indah !
 kakakmu yang saat itu masih berusia 11 bulan dalam gendongan ayahmu yang berbinar wajahnya menanti anak keduanya ! andai saja aku pandai membuat lagu,
mungkin aku sudah menciptakannya sebuah untuk kamu dengan judul " Little White Gem " ... akhirnya, kami kembali kerumah membawa dua malaikat kecil dipelukan, 
dan kamar kalian menjadi lebih ceria karena ada dua tangis bayi yang kadang bersahutan hehe .... the two winter kids .. 
 tetapi percayalah bahwa hingga kini, aku masih menyimpan dengan baik kado kado ultahmu semasa kecil yang masih sering engkau tanyakan saat mudik ke Malang seperti Lego yang beraneka ragam itu ( kamu dan kakakmu memang termasuk Llego - Mania hehe .. )
Semoga ALLAH SWT mengabulkan setiap impian2 yang masih belum terwujud, hari ini, esok dan selamanya, serta memberkahi hari hari kalian dengan siraman Rahmat dan Rizki NYA, amin.
Selamat Ulang Tahun .. anakku dan juga kepada seorang sahabatku ! 
( th )


( gambar2 dari google, Kue2 Ultah Unik )

















Senin, 19 Januari 2015







.. " BBM Naik, Turun, Protas Protes " ..

hehehe .. adalah sebuah rahasia umum, bahwa " tidaklah mungkin kita dapat memuaskan semua orang " hampir dalam hal apapun. contoh : memilih pacar atau pasangan hidup.
 ada saja yang kontra disamping yang pro . contoh yang pro " kalian adalah pasangan ideal, soal kekurangan itu sih tak ada manusia yang sempurna, tapi kalian saling melengkapi " . yang kontra
 " waa, kalian itu timpang, ngga metcing,mending yang lain ah ... " ...
 naaa, dua sisi mata uang ?
begitupun kenaikan harga BBM dan penurunannya
saat naik, rakyat mendemo, terutama yang bersentuhan dengan pengguna dan penyedia  transpotasi umum , sembako dll .lha  saat BBM turun, yang protes justru para pengusahanya terutama pemilik SPBU. konon " dulu dikulak dengan harga lebih tinggi sehingga saat harga BBM diturunkan, otomatis merugi karena stok yang ada itu dibelinya dengan harga
 sebelum BBM turun "  ... bergantian yang pusing ?


 ada juga yang protes dengan turunnya BBM ini karena ternyata harga harga kebutuhan pokok tidak ikut turun. seorang ibu yang adalah tetangga saya dan sering " nimbrung " belanja sayur
 pada pagi hari didepan pagar rumah saya hampir setiap pagi jam 05.30
berkomentar pada ibu sayur 
" waa, BBM sudah turun koq harga ikan dan sayur ngga ikut turun yaaa ? " ,
sipenjual dengan nada agak " ketus " menjawab 
" mana bisa saya turunkan bu , kalau dari sananya masih tetep ? saya kan bangkrut ! "
hehehe, saya tertawa dalam hati bahwa ternyata dampak turunnya harga BBM lebih seru daripada naiknya . bukan karena saya tidak ' terkena dampaknya ' tapi saya merasakan 
Ekspektasi Orang ( termasuk saya sendiri ) lebih Tinggi Disaat BBM Turun
dan berharap harga harga juga ikut turun semua seketika dan bersamaan dengan 
diumumkannya harga BBM yang turun !
inilah potret kita semua, saya dan ( mungkin ) Anda, bahwa semua hal memang memiliki dua sisinya yang saling berlawanan, positip negatip,  karena kalau tidak begitu maka " kurang asekk " sebab sikap yang seragam tidak membuat sebuah perubahan atau kemajuan.
soal berada dipihak mananya, itu terserah masing masing. kalau saya pribadi sederhana saja maunya yaitu " BBM murah, kebutuhan2 pokok termasuk  juga transpotasi dll ikut murah " hehehe
lha gimana lagi wong memang rakyat kecil ya paling2 itu harapan saya.
bagaimana dengan pembaca? 
( th ) 
( foto2 dari google, spbu dan kios bbm unik ) 












 

Minggu, 18 Januari 2015










.. " Eksekusi Mati, Harga Mati "..
  
semalam, 6/ enam napi dalam kasus narkoba, telah rampung dieksekusi. dua wanita dan empat pria dan salah satunya  adalah WNI. " cukup lama " kita tidak mendengar tentang ini, dan baru pada pemerintahan Jokowi ini pelaksanaan hukuman mati terdengar lagi. 
pro kontra itu biasa, karena tidak ada sesuatupun didunia ini yang mampu memuaskan semua
 pihak. maka Indonesia seolah olah Terlahir Kembali dengan berbagai gebrakan lokal,
 nasional dan internasional setelah Tertidur Cukup Lama .
seperti halnya kasus kasus kriminal lain ditanah air misalnya pencurian ikan diperairan kita yang diikuti dengan Pembakaran atau Penenggelaman Kapal Kapal  dari para pencurinya
 tanpa memandang bendera negaranya.


 lalu model model penentuan harga BBM seperti saat ini, 
juga mengundang Angin Segar bahwa " para petinggi perminyakan " kita saat ini  ternyata cukup rajin hitung menghitung pengaruh harga minyak dunia terhadap minyak nasional. 
yang juga seru misalnya adanya peraturan2 baru didunia penerbangan kita meskipun ini harus
 " didahului " dengan sebuah kecelakaan pesawat yang seolah mengawali kesadaran para pemimpin negeri ini akan perlunya sebuah pengawasan ketat dari dunia penerbangan kita
  dari sedikit contoh contoh tadi akan timbul pertanyaan wajar " Lha ngapain aja sih sebetulnya  pemimpin2 negeri ini selama ini koq ngga pernah ada gebrakan Ini Itu ? " 
( jawabannya silahkan pembaca sendiri yang menuliskan )


kembali pada judul diatas,
 pasti pembaca yang mengalami terbang diatas negara negara tertentu seperti Singapura misalnya, sudah sering mendengar peringatan serius dan keras 
diatas pesawat yang masih akan mendarat di  sana yang kalau diringkas kira kira  begini terjemahannya 
" Perhatian, bagi para penumpang yang membawa barang barang terlarang diharap perhatiannya karena dapat dikenakan Hukuman Mati " . 
dan sungguh ini bukan basa basi.
naa , penentuan Mati Tidaknya tergantung pada besarnya kenekadan para pelaku sindikasi narkoba yang memakai resep untung untungan saat melewati pemeriksaan pabean dimana kalau kejelian petugas melebihi besarnya kenekadan itu maka yang terjadi adalah yang
 seperti semalam menimpa ke 6 napi itu.


 menghukum mati seseorang yang membawa 20kg heroin misalnya, dibanding dengan kerusakan fisik mental dan spiritual dari sekian puluh ribu penggunanya andai saja heroin itu lolos,
 adalah timpang alias hukuman mati itu sebenarnya ' masih ringan '. 
mereka yang menjadi jadi korban bisa saja anak anak, cucu cucu, kerabat, saudara, teman, tetangga, murid, tokoh tokoh idola kita sendiri dll . kerusakan yang ditimbulkannya 
sangatlah mengerikan dan pada beberapa kasus bahkan " unrepairable " alias
sudah tidak tertolong lagi.
kita sering di kejut kejutkan oleh selebritis yang diluar dugaan tidak tertampak dalam
 kesehariannya. berbagai latar belakang psikologis turut andil, misalnya :
 stres, depresi dll atau bahkan ada yang hanya sekedar Menjawab Rasa Penasaran tentang
 narkoba itu sendiri.
apapun alasannya, zat zat yang dalam istilah jawanya itu Kapok Lombok, sudah terlanjur meracuni darah dan pelan atau lambat akan membuat kerusakan tubuh.
 penghancuran satu generasi bangsa melalui narkoba sangatlah potensial apabila kita semua tidak ikut menjaganya. apa susahnya menggerojok sebuah bangsa lewat narkoba yang bahkan diberikan secara gratis, agar bangsa ybs hancur lebur pada satu garis generasinya yang 
masih berusia produktif ? 
foto foto dihalaman ini diambil dari sebuah blog ( " GaBohong " )
disitu diperlihatkan detik detik akhir pelaksanaan eksekusi mati di China pada tahun 2003 bulan Juni, terhadap 4 napi wanita dalam kasus narkoba. cukup lama ini dirahasiakan, 
sebelum akhirnya dipublikasikan. terjadinya di Pusat Penahanan Wanita no 1 di kota industri Wuhan, China Tengah. 
ke 4 napi itu adalah  Ma Qingxiu, Li Juhua, Dai Donggui, Dia Xiuling.
 menit menit menjelang eksekusi itu nampak mereka masih bersenda gurau dengan petugas lapas, disuapi makanan, berganti baju terakhir sesuai permintaan dan 
berjalan menuju halaman eksekusi. sangat dramatis dan mencekam. 
fotografer yang beruntung diberikan akses mengabadikan mereka ini pastinya bisa saja memenangkan hadiah penghargaan sebagai foto paling dramatis, tetapi mungkin bagi sebagian yang lain justru bisa dianggap kurang etis.
 demikianlah segala sesuatunya memang memiliki dua sisi.
setuju tidak setuju dengan hukuman mati, satu hal yang nampaknya Harus Kita Setujui Bersama yaitu Bahaya daripada penggunaan narkoba bagi kesehatan Fisik , Mental dan  Spiritual .


pengawal kesehatan mental dan fisik keluarga adalah masing masing kita, dan jangan pernah menyalahkan anak anak yang terlibat narkoba karena sebenarnya itu merupakan
 indikasi dari kelalaian orangtuanya dalam memberikan perhatian yang cukup secara psikologis kepada anak anaknya dan bukan perhatian secara materiil semata.
anak anak adalah teman dan sahabat, dan bukan tempat dimana ortu dapat meng indoktrinasi dan meng intimidasi mereka . sebagai teman dan sahabat, kita adalah pendengar2 terbaik bagi setiap permasalahan yang mereka hadapi disekolah, pergaulan dll. 
ini dapat menjadi salah satu perisai terhadap penggunaan narkoba dikalangan remaja disamping kedekatan kepadaNYA agar tidak ada peluang untuk hal hal yang kurang/ tidak bermanfaat disepanjang rentang kehidupan mereka.
naa .. siapkah kita menjadi teman dan sahabat anak anak kita ( kelak atau saat ini ) ?
 ( th )
 (  foto2 diambil dari "GABOHONG" blog, disebuah rumah tahanan wanita no 1 di kota industri Wuhan, Cina Tengah, pada bulan Juni 2003.
 sang fotografer mendapat akses untuk mengabadikan menit menit akhir sebelum 4 napi wanita menjalankan hukuman matinya dalam kasus narkoba.

01. menuju halaman penembakan dengan baju pilihannya berwarna hitam
02. dua napi wanita bersendagurau dengan petugas menjelang eksekusi 
03. memilih warna baju yang dipakai saat penembakan dirinya
04. hitam menjadi warna baju pilihannya
05. dipapah dua petugas menuju halaman eksekusi mati



Rabu, 14 Januari 2015











 .. " Soto Pak Amir , ' Memaksa ' Mampir " ..

sulit untuk melewatkan Pak Amir begitu saja. lho ?
 ya, meskipun belum pernah bertemu langsung, tapi setiap kali melewatinya ternyata saya cukup kesulitan untuk tidak singgah. naa, kemarin dulu siang, untuk
 menghindari kemacetan didaerah Blimbing dan Dinoyo, saya mengambil arah Karangploso untuk pulang kerumah meskipun ada tambahan sekitar 4km lewat jalan ini. 
maka sekali lagi saya harus melewati pak Amir  tetapi kali ini saya menyerah dan 


 ternyata pak Amir memang cukup sukses , terbukti dengan kedai Soto Daging nya yang meski kecil tetapi pengunjungnya silih berganti mengisi meja kursi diwarungnya.
saya tidak perlu repot memesan, lha wong memang tujuannya Soto Daging dan hanya selang beberapa menit sayapun sudah berhadapan dengan pak Amir e... sotonya. 
komentar tidak akan saya perpanjang, " wong " pak Amir memang salah satu suhu Soto Daging di Malang Raya, nilai 7rela  saya berikan.
naa ... buat yang kebetulan dari arah Surabaya akan menuju Batu lewat samping pabrik Bentoel, boleh menemukan pak Amir ini di Jalan Raya Ngijo, Karangploso, sebelum kampus ITN.
warung kecil pak Amir yang sederhana ini jangan dilihat ukurannya, 
sebab melihat omsetnya,  hanya ada satu kata : " wow .." !
pastikan mendapat meja untuk duduk ya .. ! 
( th )


( photos by : th, Soto Pak Amir, Karangploso, Malang, Januari 2015 )

01. warung pak Amir
02. soto daging pak Amir
03. atmosfer ( maaf ya mbak, kejepret )
04. yummyyyy .... 
05. mini 






























Senin, 12 Januari 2015






.. " Selamat Ultah, mas Ruh .. " ..

13 Januari selalu mengingatkan saya pada dua hal. 
Ulang Tahun mas Ruh, dan obrolan panjang itu. saya mengambil foto diatas di Sriwijaya 26, disebuah ruang yang ber meubel serba rotan. saat itu saya memang sudah dikejar deadline, apalagi majalah musik remaja yang satu ini memang sering mas Ruh manjakan dengan ijin ijin liputan khusus yang masih ' tabu ' bagi media lain kala itu.
hanya berjarak sekian ratus meter dari Kartanegara, saya cukup berjalan kaki ke kediaman mas Ruh, dan pagi itu saya menunggu diruang tamu sesuai kesepakatan jam, meski akhirnya 
agak ' molor ' sedikit karena menurut staf mas Ruh saat itu mas Ruh masih mengaji.
 mengaji, 
alangkah indahnya ditelinga saya kata kata ini,
 apalagi saat itu mas Ruh sedang mempersiapkan latihan teman teman SM menghadapi pentas perdana SM spektakuler itu.
akhirnya mas Ruh muncul dengan wajah cerah, bersih dan bersahabat.
 mungkin pancaran bacaan ayat ayat suci tadi menyisakan Nur diwajah mas Ruh .
 tidak banyak pertanyaan saya karena mas Ruh lebih banyak sharing tentang hal hal ' diluar SM ' seperti krisis Nasionalisme Patriotisme dikalangan generasi muda.
saya tak berselera bertanya, saya hanya sangat antusias mendengar.
hari ini, 
13 Januari 2015, betapa waktu memang tak terhentikan. 
Selamat Ulang Tahun, Selamat Menggapai Segala Cita Cita Yang Masih Ada Dalam Khasanah dan Perbendaharaan Ide dan Kreatifitas dan semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan kemudahan dalam menggapainya, amin.
hanya satu yang saya sesali, jaket SM pemberian mas Ruh itu tertinggal sekian ribukilometer jauhnya, tetapi foto foto lama yang masih terawat baik di file saya seolah mampu menggantikannya.
terima kasih atas semua ' ijin ijin khusus ' buat saya dan tim kala itu,
 dan bila majalah musik yang satu ini hingga kini masih eksis, itu juga karena orang orang seperti mas Ruh yang membuat berita berita kami selalu tampak eksklusif dan berbeda.
 terima kasih mas Ruh,
Selamat dan Salam,
TG
( nama inilah yang mas Ruh sebut pada saya  )

Minggu, 11 Januari 2015





.. " Kebun Raya, Mengulang Tragedi ? " ..

miris, karena tragedi 2012 yang menewaskan 4 orang akibat robohnya sebuah pohon tropis Afrika di Kebun Raya Bogor ternyata harus terulang kembali kemarin.
minggu cerah kemarin, dimana sebuah kebersamaan keluarga yang semestinya indah harus berakhir pedih karena ( lagi lagi ) di kebun yang sama sebuah pohon Damar roboh dan
menewaskan 10/ sepuluh diantara puluhan lainnya yang terluka parah. 
mengapa harus terulang? 
tidak cukupkah tragedi 2012 mengajarkan kepada menejemen KRB untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap pohon pohon yang memang sudah tidak aman bagi pengunjungnya? 
segala sesuatu yang merupakan ciptaanNYA memang memiliki batasan usia. 
hanya satu yang tidak memilikinya, yaitu Sang Maha Pencipta itu sendiri. 
maka dengan rasa duka dan belasungkawa yang dalam
 semoga tragedi KBR ini sekaligus menjadi cermin dan pelajaran bagi KBR lainnya ditanah air, bahwa Preventif adalah yang Terbaik daripada Mengobati. 
kita boleh berbicara tentang takdir, namun kita juga diberikanNYA Akal agar manusia berupaya menggapai keselamatannya sekaligus keselamatan bagi orang/ pihak lain.  
pihak manajemen KBR sebagai yang paling bertanggungjawab seyogyanya menutup KBR hingga tuntas penelitiannya demi  keamanan pengunjung dan tidak semata memikirkan profit.
semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan, amien.
( th )

( gambar dari google, KBR, sebelum dan saat tragedi )
catatan : saat selesai mengetik ini, tampaknya korban masih terus bertambah, jadi mohon maklum bila  jumlah korban yang tertulis diatas tidak sesuai. terima kasih.

Jumat, 09 Januari 2015





  



.. " Rujak Sawo dibawah Sumpah Palapa " ..

" saya baru akan berhenti berpuasa makan palapa kalau seluruh nusantara bertakluk dibawah kekuasaan negara " ( 1331 - 1364 ) ,
 demikian antara lain isi Sumpah Palapa yang diikrarkan oleh Mahapatih Gajah Mada
 dijaman Majapahit. sumpah ini sangatlah terkenal sehingga nama buah Palapa ini diabadikan dalam berbagai proyek penting negara seperti misalnya Satelit Palapa dll. 
perjuangan dan pengabdian tanpa pamrih sang Mahapatih inilah yang disimbolkan dalam sebuah monumen yang terletak dihalaman samping dari komplek militer Kodam V Brawijaya di 
jalan Surapati atau didepan Balai Kota Malang. 
disebelah bawah dari patung profil Gajah Mada yang yang tampak tegar, tegas dan berwibawa itu lah bunyi sebagian Sumpah Palapa seperti diatas itu dituliskan.
tetapi saya memang tidak berniat memperpanjang penulisan Sumpah ini, karena menulis tentang Gajah Mada pastilah tidak sesederhana yang akan saya ' kisahkan ' disini yaitu tentang 
riwayat sebuah rujak e..  warung rujak. 


alkisah pada jaman dahulu kala , hiduplah seorang raja ( lhooo .. ini adalah gaya gaya penulisan jaman dulu yang sangat populer di buku buku sejarah anak SD ) , yang berjuluk Rujak Sawo .
 ok , saya harus mulai serius ya , begini ceritanya :
duluuuu, di Malang ada sebuah warung rujak terkenal yang ada di Jalan Sawo.
 ya sudah, orang kita memang terkenal tidak mau repot repot, jadi nama warungnya disamakan saja yaitu " Rujak Sawo " . saking terkenalnya, sampai sampai pada masa itu ada guyonan 
" lek gak eroh Rujak Sawo tandane duduk wong asli Malang " hehe .. 
dan dibelakang nama tersohor ini adalah Ibu Sis ( alm. ) yang menakodainya selama beberapa dekade. bak pepatah " buah jatuh tak jauh dari pohonnya " maka ketika ibu Sis wafat,
 keahliannya sudah diwarisi oleh putri tunggalnya
 ( maksudnya satu2nya anak perempuan dari 5 bersaudara ) . 


naaa ... putri inilah yang saat ini melanjutkan bendera Rujak Sawo  meskipun telah meninggalkan lokasi aslinya . lha hubungannya dengan Sumpah Palapa tadi  adalah karena lokasi 
warung Rujak Sawo ini satu kompleks dengan kerajaan e ... dengan monumen 
Mahapatih Gajah Mada . 
sebuah lokasi yang luar biasa, bukan saja karena sejarah dari area Alun Alun Bunder atau Tugu ini, tetapi juga view nya dan lokasinya yang  langsung berada di jantung kota Malang.
halaman samping dan persis di pojok dari komplek militer Kodam V Brawijaya ini amatlah strategis. kerindangan pohon pohon trembesi yang sudah sepuh sepuh diseputar Tugu 
plus Balai Kota  kemudian ada SMA Tugu dan Hotel Tugu, juga ada gedung DPRD dan keasrian taman bunga dikolam Tugu, semuanya terhidang gratis didepan mata sambil
 menyantap rujak cingur wow ... !



tapiii, ada tapinya, memang suasana sudah berbeda dengan puluhan tahun lewat dimana saat itu area ini betul betul asri dan nyaman dengan sangat minimnya kendaraan bermotor. 
saat ini memang suara brang breng brong cukup mengganggu. 
tapi apalah artinya dibanding dengan Rujak Cingur dan Es Dawet yang merupakan Duo Dahsyat melawan polusi telinga dan paru paru ini !
putri ibu Sis inilah yang sangat beruntung memperoleh lokasi cantik untuk nama besar kedainya, dan masuk kehalaman sebelah dalam dari gerbang kedainya yang berjuluk " Cafe Bhaswara " ini
 kita akan langsung disuguhi pemandangan menyejukkan. 
payung2 dan kehijauan, seolah menambah rasa lapar hehe .. 
kami mengobrol dalam bahasa Jawa " kromo inggil " yang maklum saja ini adalah Bahasa  Sisa Sisa Laskar Pajang hehe, dimana generasi yang sekarang sudah sangat alergi dengan
 yang beginian, dan sayapun merasa bersyukur masih ada teman berbincang
 dalam bahasa ibu yang sebenarnya sangat dikagumi orang2 asing ini 
( remaja masa kini lebih fasih dalam bahasa bule2, dan saya sungguh tidak menyalahkan siapa2 kecuali adalah ortunya ) ... ! 


angin semilir dibawah payung2 ini plus perut yang sudah terisi es dawet dan rujak membuat saya siat-siut dan bersiap siap mencari bantal, lhooo ...?
tetapi saya memang harus menempuh sekitar 8km menuju bantal, maka saya tinggalkan ibu yang masih cantik tadi dengan sebuah nostalgi bahwa 
" sedemikian tidak terhentikannya Sang Waktu, padahal seolah olah baru kemarin saya  yang kala itu masih remaja, mengantri rujak ibu Sis di Jalan Sawo " .... 
buat yang bukan asli Malang, jejak jejak ibu Sis masih sangat kentara di kedai yang satu ini, 
ayooo bawa temen2 yang banyakk ...... !
( th ) 


( photos by : th, Rujak Sawo, Malang, Jan. 2015 )

01. spanduk luar di pojok Jalan Surapati, malang
02. rujak sawo .... wow ...
03. nyesss ...
04. es dawet yang abadi ..
05. Sumpah Palapa Mahapatih Gajah Mada
06. balai kota tertutup kehijauan terlihat dari warung
07. sejuk .. 
08. Bhaswara Cafe
09. duo dahsyat
10 . penerus Ibu Sis, putri tunggalnya
11. hijau, hijau
12. balai kota Malang didepan warung

















Selasa, 06 Januari 2015






.. " nDokar yukkk .... " ..

beberapa kali melewati area Balai Kota Malang saya berpapasan dengan kereta kereta kuda cantik yang bersliweran mengangkut wisatawan. sebuah ide cantik,
meskipun ( anehnya ) saat saya konfirmasi ke Dinas Pariwisata Malang ternyata mereka sama sekali tidak tahu menahu tentang wisata dokar atau andhong ini. 
" iya, memang pernah lihat, tapi maaf kami juga tidak tahu siapa pengelolanya dll " ... ? 
saya surprise sebab kalau di Pemkot Batu pemilik dokar atau kusir justru secara teratur mendapat insentif Rp 1 juta/ bulan untuk melestarikan angkutan umum tradisional ini 
apalagi jumlah mereka sudah tinggal hitungan jari.


lha kalau tidak ada ' yang mengatur ' , semoga saja tidak ada hal hal yang nantinya bisa merugikan wisatawan terutama yang manca, berkaitan dengan  
standar ongkosnya, rutenya, kebersihannya dan keamanannya mengingat rute rute sekitar Balai Kota termasuk yang rentan kemacetan. 
ide cantik bagaimanapun tetap harus ditunjang oleh sebuah manajemen yang juga cantik.
 naa ... selamat nDokar dan menikmati kecantikan kota Malang sambil 
" tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak bunyi sepatu kuda ... ! "
( th )


( photos by : th, Dokar Wisata Malang , Januari 2015 )







 

Jumat, 02 Januari 2015





.. " Satu lagi, Heritage Steak and Bistro " ..

kota Malang dalam 3 tahun terakhir ini betul betul disulap menjadi Kota Wisata Kuliner ! 
hampir tiap minggu ada saja tempat tempat jajanan atau makan yang baru muncul dan berbeda dari yang sudah ada, baik di konsepnya, temanya, dll.
kemarin saat saya melewati Jalan Besar Ijen, 
saya sampai putar balik gara gara melihat sebuah rumah yang selama ini Adem Ayem saja tetapi tiba tiba saya melihat tenda tenda putih merah diseluruh halamannya dan ada tulisan
ditepi tepi tendanya " Heritage Steak and Bistro " .
naaa ... lahir satu lagi tempat hangout ? tepatnya di Jalan Besar Ijen 82, pojok, berseberangan dengan " UND " yang satu group dengan Hotel Tugu.
ya sudah, menjawab rasa penasaran, sayapun membelokkan diri ketempat parkirnya dan disambut satpam yang ramah diikuti oleh dua staf cewek yang juga ramah. 
" silahkan bu memilih tempat duduk, didalam atau diluar? " .... 
saya minta ijin berkeliling dulu lha wong belum pernah kesitu jadi belum bisa menentukan pilihan 
( sama halnya dengan memilih pasangan, lha kan harus mengenal  lebih dekat dulu sebelum 
memutuskan iya tidaknya hehe ... )


berhubung siang hari kemarin cukup cerah dan sedikit terik, saya memilih didalam saja meskipun merasa kurang nyaman dengan jumlah kursi dimeja saya yaitu 8/ delapan.
 satu2nya kursi yang bisa untuk dua orang terletak didepan dapur yang bising 
( banyak staf yang ' sliweran ' ) .
sebuah rumah antik yang saya perkirakan dibangun pada jaman Belanda seperti umumnya rumah2 Jalan Ijen lainnya, menjadi andalan Heritage and Bistro / HSaB ini untuk menciptakan atmosfer western yang ditunjang oleh menu menu bulenya.
" yang khas disini steaknya bu .. ", jelas mbak Indira, seorang mahasiswi tingkat 3 yang nyambi bekerja sambil kuliah. ya sudah karena nama ' warung ' nya sudah mengandung steak, 
sayapun mengalah memilih steak.
oya, disamping " steak2an " disini juga menyediakan menu " pasta2an " , " oriental2an " dan 
" sup2an " bagi yang tak begitu suka steak. 
sambil menunggu pesanan, saya minta ijin untuk jeprat jepret meskipun
 saya agak bingung dengan " maunya " HSaB ini yang menurut saya tidak jelas arahnya. atmosfer yang ingin ditampilkan itu apa ya? 
Tempo Doeloe, Western, atau mengenang jaman Belanda di Soerabaja ? lha saya lihat ada lukisan Jembatan Merah dan Kembang Jepun kalau tak salah, 
tapi juga ada dekorasi iklan iklan kuno yang berbau khas Jawa jaman lampau, dan selebihnya 95% adalah dinding dinding putih melompong sehingga saya harus menebak nebak
" maunya " HSaB ini hehe .. 
terasa beda saat saya masuk di tempat2 lain yang langsung terbaca temanya, 
sehingga saya langsung bisa tahu " maunya si owner " hehe .. 
tapi mungkin karena mereka masih baru atau belum 100% rampung ? entahlah .. 
oya .. dari dua menu yang berbeda, saya harus jujur memberi nilai 6.5 masing masing untuk steak dan nasgor ayamnya. pelit nilai ? 

 mungkin , tetapi apa boleh buat di kota Malang memang persaingan kuliner sangat ketat dan untuk steak sudah " terlanjur "  ada brand brand tertentu yang sudah kadung lekat karena memang steaknya " sangat steak " hehe ... 
masukan masukan kecil semoga dapat diterima dengan lapang hati " mumpung " masih baru buka jadi kesempatan berbenah sangat lebar dan percayalah bahwa warga Malang itu 
sesungguhnya sangat " pangerten " ( penuh pengertian ) hehe ..
masukan kecil kecil itu hanya sedikit, ini misalnya :
01. suara musik sebaiknya tidak terlampau keras agar tidak mengganggu, sebab ia hanya bersifat melatarbelakangi dan bukan menjadi hiburan utama, 
kecuali live-music yang kelihatannya sudah disediakan stagenya dihalaman depan.
02. jumlah staf yang melayani pengunjung itu sedikit " berlebihan " sehingga terkesan 
" pating sliwer " dan " aneh " .
03. secara bertahap untuk western menus ada baiknya disediakan juga makanan penutup dan juga layanan debet untuk mereka yang kebetulan pas2an cashnya.


pastinya, kehadiran HSaB ini bakal meramaikan wisata kuliner Malang yang sudah ramai ini,tetapi dengan ketatnya persaingan maka pembenahan yang terus menerus memang diperlukan .
 sebab bagaimanapun hal ini akan sangat menentukan bertahan tidaknya sebuah bisnis ditengah kompetitor2nya !
buat HSaB, selamat datang di jagad kuliner kota Malang semoga tetap survive .. !
( th )



( photos by : th, Heritage and Bistro, Jalan Besar Ijen 82, Malang, Januari 2015 )

01. tempat live music ?
02. tenderloin yang kelewat tender ..
03. mau duduk ditenda luar?
04. Heritage and Bistro
05. rumah yang mengundang memori Tempo Doeloe
06. duduk disebelah dalam?
07. pembuka ( tanpa ada penutup )
08. reklame kuno
09. nasgor ala HSaB
10. daftar steak
11. HSaB staffs
12. Jalan Besar Ijen 82, Malang