Minggu, 03 Januari 2021

 
 
 
 
 
 .. " Takdir Atau Bukan Takdir ? " ..
seorang teman bertanya 
" mbak , supaya kita tahu orang yang kita sukai itu
 memang takdir kita atau bukan , gimana ya ? " . 
waduh , pertanyaan mudah dengan jawaban sulit ini 
ya tidak mudah . mengapa ?
 karena pada jaman eyang eyang kita dulu ,
 jangankan pacaran atau saling suka , lha wong ketemu
 atau kenal saja nggak berkesempatan ,
 tahu2 saling dijodohkan dan eee.... kok ya bisa awet 
sampai bercucu cicit ..
 apakah itu karena mereka memang sudah takdir , 
atau karena patuh pada orang2 tua atau 
karena cinta datang setelah menikah atau apa ?
 saya juga nggak tau .. 
lha dijaman serba instan ini , ketemu , suka , bras bres 
e... tahu2 malah hamil sebelum nikah !
 waduh , super cepat ! apakah itu takdir ?
 kalau hamil duluan itu sih jelas bukan takdir sebab
 menurut saya lho ya , takdir itu pasti yang
 bagus bagus , yang bener , yang tidak 
melibatkan nafsu syahwat !
 selanjutnya saya harus sedikit mikir 
" gimana ya kira kira sebuah hubungan laki perempuan
 yang berdasar takdir itu ? " .
 setelah merenang renung sejenak dengan sambil 
mengingat ingat beberapa film yang box office yang 
sepertinya bicara tentang Takdir ini maka 
kesimpulan saya sementara ini kurang lebih begini :
" takdir " itu terjadi adalah ketika :
01 . terjadi pertemuan tak terduga / tak diskenario
 dan dalam sekilas pintas terjadi
 sengatan listrik 250 volt ! 
mau disebut percikan ? silahkan saja wong saya ini
 orang jadul yang kurang ngikuti
 istilah2 milenial ..
 02 . kalaupun pertemuan itu diatur misal seperti 
acara First Date yang kencan buta itu,
 bisa saja sengatan tadi terjadi meskipun
 tidak sehebat nomor 01 ) 
diatas ( hmm .. ) .
03 . kalau itu lewat sebuah perjodohan antar keluarga ,
 250volt ya bisa saja terjadi meskipun mungkin
 dimulai dari 100 - 150 - 200 volt sebab maklum
 disaksikan sanak keluarga hehe..
04 . juga bisa datang lewat tragedi ,
 misal putus nyambung tetapi akhirnya  ketemu
 dan berkumpul lagi setelah berpuluh tahun terpisah .
saya ternyata masih diuber pertanyaan lagi gini :
 " lha kalau itu takdir , kenapa setelah lama menikah 
kok mendingin bahkan ada yang
 isinya tengkar saja tapi nggak pisah2 ? " .
 waduh .. teman ini pertanyaannya macam2 saja
 tetapi itu memang kenyataan yang umum terjadi .
 maka " mosok takdir tapi kok nggak harmonis ? "
 padahal konon takdir itu bagus2 , rukun , harmonis, 
hingga akhir hayat ? 
maka dengan gaya seperti " ustadzah " yang sedang
 berceramah saya jawab begini : 
" sebuah pernikahan itu adalah kawinnya 
dua kepribadian, latar belakang , status sosial , 
budaya dll yang bisa saja saling bertolak belakang .
 istilahnya , kita mendapat 60% dari yang 
kita impikan saja itu sudah bagus .
 sisa yang 40% ya ... itulah UJIANNYA ! 
 
Tuhan juga ingin menguji kita dengan anugerahNYA
 yang berupa jodoh , yaitu agar kita menjadi 
manusia2 yang Sabar , Telaten , Momong ,
 Saling mengingatkan , menguatkan, 
melengkapi , memaafkan , melindungi , dan 
me .. me .. me .. yang lainnya sehingga pernikahan
 itu mewujudkan sebuah warna baru dari 
dua warna yang tadinya berbeda . 
contoh , dulu wanitanya Merah , prianya Biru , 
setelah menikah dan melewati masa masa penyesuaian
 maka warna " mereka " adalah UNGU ,
 bukan lagi Merah dan Biru .
 sebab kalau saling ngotot 
" Merah saja atau Biru saja " , maka yang muncul 
bukannya ungu tapi ambyarrrrr..
.buyarrrrr... !!
 jadi menurut saya , Takdir itu juga membutuhkan 
sebuah UPAYA untuk melestarikannya agar 
hingga akhir hayat Takdir terasa indah ! 
jangan mentang2 " ah .. dia kan memang takdirku "
 lalu kita seenaknya karena merasa pasangan
 kita tokh sudah menjadi takdir kita meski
 kita memperlakukannya semau gue .. 
 adapun soal percikan tadi , boleh2 saja kalau 
memang merasa kesetrum , meskipun ada juga yang
 kesetrumnya pelan pelan alias 
" karena kulino " 
( misal antar teman atau boss dan bawahan , 
hmmm .. ) .
 naa .. saya pikir jawaban sudah ketemu , 
semoga teman tadi bisa mengurai sendiri apakah
 dia memang merasakan kesetrum atau
 kesetrumnya dimulai dengan 5watt atau 
langsung 250volt , hanya dia yang tahu .. 
doa saya semoga yang dia sukai juga punya rasa
 yang sama , lha kalau tidak
 lhak tiwas merasa " takdir " tapi sebetulnya 
musibah ? 
naa .. siapa lagi yang masih belum puas dengan
 uraian awur2an ini ? 
hehehe .. selamat menemukan takdir ! 
( jangan lupa Takdir tidak hanya ditunggu tapi 
ia juga perlu diusahakan bahkan diperjuangkan.
 percikan menjadi sia sia ketika tidak ada upaya
 selanjutnya alias melempem hehehe .. )
( Titiek Hariati , 04.01.21 )
gambar2 diambil dari google

Tidak ada komentar: