Selasa, 05 Januari 2021

 
 
 
  .. " Vaksin Ooo .. Vaksin  " ..
  dilayar TV dan WA WA beredar gambar dikawalnya
 vaksin vaksin gelombang pertama ke 
beberapa provinsi . 
saya di WA teman  yang ada di salah satu grup 
" keminggris " , begini : 
" mbak , untuk kita kita kapan ya kira kira ? " .
 " Ha .. Ha " bathin saya . lho ? 
iya pasti tertawa lha wong sudah jelas yang
diprioritaskan adalah para pahlawan 
garda depan 
kita yaitu NaKes dan segenap timnya .
 terus ke para pengawal negara yaitu kalangan militer .
 nantinya ASN juga didahulukan . 
( kalau para pejabatnya ya tidak usah dipertanyakan ) .
 naaa ... setelah nanti warga masyarakat yang
 berusia hingga 59 tahun mendapat jatah vaksin , 
maka barulah yang 59 keatas mendapat giliran
 yang ternyata juga tidak otomatis !
 konon akan ada semacam pemeriksaan teliti 
tentang riwayat kesehatannya karena tidak
 semua lansia begitu saja dapat di " jrus " vaksin ! 
bukan saja masalah alergi tetapi memang untuk 
riwayat kesehatan tertentu tidak harus
 atau lebih tepatnya tidak dianjurkan 
untuk di vaksin ! 
nah .. mumet bukan bahwa nampaknya semakin
 bertambah usia semakin tidak mudah dalam 
urusan per vaksinan. 
 maka kepada teman yang bertanya tadi saya hanya
 bisa menjawab " let's wait and see " 
lha wong saya sendiri ya nggak jelas kok !
 diluar dugaan teman tadi ganti tertawa
 " ngakak " ( ter bahak2 ) . 
saya heran , lho apa pasal ?
 sambil menahan air mata saking kekelnya tertawa 
teman tadi berkata 
 " o .. pancene wong tuwo tuwo iku entek enteki 
jatah vaksin ae .. bayangno Indonesia iki
 ono pirang juta wong tuwo , 
dadi sing umure wis diatas 60 kethok e
 gak perlu di vaksin ae , sebab percuma ,
 paling paling tanpa kena covid pun
 yo wes pasti dutttt .. hahaha ...
 mangkane dikarekno ! "
 aduh , saya merasa dosa kalau tidak menterjemahkan ,
 begini lho kira2 terjemahannya : 
" o .. memang para lansia itu ngabis2in vaksin saja .. 
bayangkan Indonesia ini berapa juta
jumlah lansianya , jadi yang sudah 
berusia 60 keatas kelihatannya nggak perlulah
 di vaksin , percuma , sebab
 tanpa terpapar covidpun mereka ya pasti bablas 
.. hahaha ..
 itu sebabnya mereka paling terakhir gilirannya "
 (  Masya Allah .. ! Allahu Akbar .. ! )
saya sungguh tidak ikut tertawa ,
 bahkan dalam hati diam diam
 seolah sependapat .. 
dengan rata rata penderita penyakit " berat "
 umumnya diderita mereka yang diatas usia 60
 ( jantung , kanker , koles , diabet , darah tinggi dll ) 
maka sudah tentu vaksin menjadi sebuah hal 
yang tidak sederhana dan tidak bisa asal jrus saja
seperti halnya kepada yang masih belia .
 tetapi kata siapa bahwa penyakit berat2 itu 
didominasi yang sepuh 2 ? jaman now ,
yang tersebab gaya hidup dan pola makan tidak sehat ,
 justru usia remaja hingga sekitar 30an banyak 
ditemukan menderita berbagai penyakit berat diatas .
stroke diusia dibawah 30 saat ini sudah
 terbiasa ditemui . naa .. sungguh saya tidak tahu
 bagaimana dengan mereka dalam
 per vaksinan nanti ..
 
sebagian pakar ( entah benar entah hoax ) 
ada yang berpendapat bahwa vaksin tidak menjamin
 kebal covid , apalagi saat ini covid sudah 
bermutasi lagi konon dengan lebih ganas ..
 saya tak ingin membebani diri sendiri dengan
 soal vaksin ini . divaksin atau tidak ,
 tokh saya masih harus tetap patuh dan ketat 
dalam prokes meski dirumah saja .
 apakah kalau sudah di vaksin berarti kita bisa 
bebas kumpul2 dll karena sudah punya " kekebalan " ?
 tentu ini salah besar! 
maka buat saya , di vaksin atau tidak ,
 benteng kita adalah patuh pada prokes baik 
dirumah atau dimana saja sebab kita tidak 
pernah tahu apakah orang2 yang berada dalam
 lingkaran kontak dengan kita itu sehat
 atau tidak atau bahkan kita sendiri yang 
berpotensi menularkannya tanpa 
kita sadari karena OTG ? 
 
sungguh Hidup Berdampingan dengan monster
 tak terlihat ini adalah sebuah
 Ujian Kedisiplinan Diri jika kita masih
 ingin selamat dengan atau tanpa vaksin !
( Titiek Hariati , 04. 01. 21 )
gambar2 diambil dari google 

Tidak ada komentar: