Selasa, 03 Desember 2013






... " Rp. 30 juta ongkos kesembronoan "..

hari ini disebuah harian nasional, yang jadi HL nya adalah operasi pengembalian keperawanan dengan ongkos 30 juta rupiah. disitu dikisahkan seorang remaja cewek meratap tangis didepan dokter ahli, untuk dikembalikan keperawanannya yang terlanjur diberikan dan dirampas sang pacar yang akhirnya " nggenjrit " !

fenomena ini sudah bukan hal baru dijaman serba instan ini. 
mungkin ukuran " cinta " saat ini adalah " kalau engkau benar benar sayang, berikan kegadisanmu padaku" lhaaa ... kojurrr, sebab kegadisan itu bukan tas kresek yang bisa digonta ganti bila robek. 

lalu kalaupun ada pengaduan pihak cewek ke polisi karena merasa dipaksa bahkan diperkosa, dengan enteng si pria menjawab : " lho pak pol, kami ini suka sama suka, jadi bukan perkosaan tapi pendekatan " ( hehehe, ini sih terlalu dekat namanya sampai lupa daratan ingat lautan ... )

maka, mengingat tidak setiap pria dapat menerima Ketidak Perawanan Pada Malam Pertama terutama pria pria tipe konservatif yang masih sangat menjunjung tinggi etika, bersiaplah bahwa Malam Pertama Tanpa Keperawanan akan menjadi bencana!

kejujuran akan Ketidak Perawanan pada calon suami yang serius, memang mengundang dua kemungkinan, dapat diterima atau di " pecat dengan tidak hormat " sebagai calon istri. mungkin para cewek protes 
" enak aja kita dituntut perawan, lha cowok gimana buktinya dia masih ting ting ... ?" . 
memang tak semudah itu melihatnya kecuali yang mau masuk Akademi Militer atau cewek bisa meminta calonnya mengikuti tes masuk Ak.Mil hehe .. 
tetapi tetap saja bisa terbaca dari Bahasa Tubuh seorang pria remaja maupun dewasa terutama dalam masa pacaran bahwa mereka termasuk yang
 sudah " sophisticated " atau masih " beginner " !

maka untuk keselamatan lahir batin para Remaja Cewek utamanya yang memang masih ting ting, ada beberapa tips yang semoga bermanfaat yaaa :

01. bedakan teman cowok antara yang menghormati dan yang berpotensi melecehkan. yang menghormati biasanya kurang menarik karena mereka tidak pandai " nggombal " dan menebar pesona, tetapi cenderung mengambil jarak dan berhati hati  serta kurang populer dalam pergaulan.

sebaliknya, yang sudah " jawara " dalam pergaulan dengan lawan jenis, mereka sangat atraktif, pandai bergaul, apalagi menggombal, dan suka memuji sehingga lawan jenis lebih mudah terpikat oleh tipe ini.

02. bila sudah terlanjur jadian atau mengikrarkan diri sebagai pasangan dan belum mengarah kejenjang lebih serius dengan tipe yang manapun,
HINDARI SEBISANYA untuk berada ditempat terisolir, terpencil, terkucil, terasing, secara berdua ( konon yang ketiga diantara mereka adalah syahwat ! ) .

ajak saja keponakan atau teman atau siapapun yang dipercayai, sehingga Tidak Ada Kesempatan bagi syahwat untuk muncul ! bila saja karena terpaksa berdua ditempat tempat yang mengundang sitanduk merah, maka batasi sentuhan fisik hingga ke yang paling minimal ( ingat saja bahwa :
' kebakaran besar berawal dari percik api yang kecil' )

03. kembalikan selalu pada definisi ' pacaran ' yang aman yaitu : 
" masa saling mengenali karakter dan visi misi kedepan " .  
lho kok seperti caleg saja pakai visi misi? 
ya iya lah, masak pacaran tidak punya tujuan kedepan? kalau tidak bertujuan apa apa ya sebaiknya tidak perlu berhubungan sebab selain hanya buang buang waktu juga berpotensi merugikan moril materiil.

masa pengenalan karakter itu Bukan Pengenalan Fisik lho, dimana masing masing harus jujur dengan kelemahan kekurangannya, dan Bukan kelemahan kekurangan secara fisik yang harus dibukakan di bilik bilik tersembunyi dan terkunci, ini sudah melenceng amat jauh dan salah dari pemahaman Saling Mengenali.

04. jangan pernah, sekali lagi, " Jangan Sekali Kali Pernah " terjebak dalam sebuah Pembuktian Yang Sesat dalam masa pacaran yaitu Cinta Identik Dengan Penyerahan Fisik Secara Total, karena Tidak Ada Jaminan bahwa hari esok matahari masih akan tetap bersinar setelah Permata Paling Berharga Terenggut !

apabila engkau beruntung menemui Cinta Yang Ber Visi Misi 
( ini bukan slogan caleg lho .. ) maka yang akan ditemui adalah Rasa Saling Menghormati dan Menghargai , Melindungi dan Menjaga dan tidak sebaliknya yaitu : merusak !

( " disaat hujan deras mengguyur engkau akan dipayungi, diberikan jaketnya meski dia yang harus kedinginan, dan bukan mengajakmu berteduh disebuah pondok terasing untuk kemudian bisa menguasaimu secara fisik " ) 

05. dapatkan Cinta Sejati mu melalui Rasa Hormat dan Saling Menghargai dan bukan engkau peroleh dengan memberikan jasmani mu karena yang engkau peroleh diujungnya hanyalah penyesalan panjang !
 ( ingat : bara apinya yang berkobar kobar dan engkau sangka itu adalah cinta, hanyalah bernyala nyala hingga engkau berikan segalanya diatas ranjang, setelahnya ia akan padam dan dingin membeku )

banyaknya kasus pernikahan seumur jamur ( tak sampai seminggu! ), adalah cermin yang terbaik bahwa pernikahan yang didahului kehamilan hanya menyisakan kehampaan dan ke sia sia an, " greget " itu sudah tidak ada dan masing masing saling menyalahkan sebagai pihak yang lebih bersalah.

06. dalam memilih busana baik itu seragam sekolah, jalan jalan, pesta ataupun wisata dll, pilihlah material, mode maupun ukuran yang Tidak Mengundang Syahwat, karena syahwat pria bisa muncul dari celah blusmu yang tipis, atau rok mu yang pendek, atau celanamu yang super ketat, atau sepatu high-heels mu dll ! 

akan ada saat terindah ketika kamu akan " memamerkan segala keindahan yang dianugerahkan kepadamu secara total " kepada yang paling Berhak: suami mu!






apabila telah kau berikan sebelum saatnya kepadanya terlebih kepada Orang Yang Salah, maka Jangan Pernah Salahkan Siapapun bahwa engkau akan mengalami Sunset sebelum waktunya !

07. segala bentuk operasi pengembalian keperawanan, hanyalah secara fisik.
 rasa bersalah mu akan tetap mengikutimu hingga akhir hayat,
 karena engkau telah memanipulasi  orang yang mencintaimu dan engkau tahu bahwa engkau telah menipunya sepanjang hidupnya ! 

bukankah sebuah kejujuran diawalnya akan meringankan hatimu meski ( mungkin ) akan berakibat sebuah kehilangan daripada engkau lakukan kebohongan abadi dihadapannya?

lihat saja berapa banyak bayi bayi tak berdosa yang dibuang karena rasa malu, bukankah membuang jiwa jiwa tak berdosa ini tak terampunkan? juga berapa banyak kematian dari upaya upaya pengguguran kandungan secara ilegal yang berakhir dengan perdarahan hebat dan maut ?




maka,
mari anak anakku yang cantik lahir batin, hanya engkau sendirilah yang bisa menjadi Perisai dari Mahkota Berharga mu, yang itu tidak tertukar apapun karena Allah SWT menciptakan selaput yang indah itu Untuk Menandai Kemenanganmu Dalam Menjaganya Hingga Saat Paling Tepat dan bukan untuk kamu tukar dengan tiruannya yang nampak serupa namun tidak memiliki nilai apa apa dihadapanNYA !

nasehat sangat kuno ini silahkan kamu tertawakan, tetapi Insya Allah akan membantumu menjadi perisai perisai tangguh dan kamu akan 
tetap harum dan indah abadi, amin. 
( th ) 

( gambar gambar diambil dari google dan wakakapedia )

2 komentar:

Mas Maoe mengatakan...

wah tips-tipsnya sagat inspiratif, salam kenal ya :D

krepektempe mengatakan...

matur nuwun, cuma tips yg bisa saya berikan sebagai seorang ibu meski tak punya anak gadis. model pacaran masa kini sangat rentan dg resiko2 hamil, pengguguran,kdrt dll, dan saya ingin remaja2 putri ini "selamat" hingga saat yang terindah, dan ditangan yang paling tepat, sesederhana itu saja.
skl lg, terima kasih.