Selasa, 30 April 2013



" Kebetulan " .. 

sebenarnya, tidak ada yang namanya kebetulan, sebab semuanya telah diaturNYA, yang ada adalah bahwa pada setiap " kebetulan " itu mengandung sebuah pesan, entah itu kita kepada mereka atau sebaliknya, sehingga kebetulan kebetulan itu " seharusnya " punya makna, kecuali pada mereka yang tidak peka atau jeli.

hari ini, saya juga menjumpai sebuah " kebetulan "." lho .. pakabar, kok di Malang?" dan karena bertemunya tidak dinyana, maka tempat ngobrolnyapun tidak dinyana alias sekenanya .. " waa .. lama ndak  keliatan ya  ?" ...dijawabnya  " sebetulnya masi rutin kok, cuma loadingnya yang nambah, jadi waktu buat santainya yang kurang hehe ..., mbak e .. ibu sendiri gimana?" .. haha .. dari dulu teman yang satu ini selalu kebingungan antara " mbak " dan " bu " maka : " pilih saja yang lebih nyaman, keduanya sama kok, tapi sebetulnya saya lebih milih yang I " kami bareng bareng hahaha ..

dan 20 menit kedepannya, obrolan berganti topik ke yang paling saya hindari, tapi karena yang bertanya dari kalangan broadcast, saya tidak ingin mengelak, apalagi maksud pertanyaannya itu baik, bukan gosip. 

dalam usianya yang masih belia ( dibawah 30 ) , teman ini termasuk yang sukses didunianya meski studinya tidak berlatar belakang didunia yang digelutinya.otodidak.tidak hanya sebagai penyiar, tapi juga merangkap macam macam sampai sampai saya pikir dia akan sudah mampu mendirikan, memprogram dan menyiarkan sebuah radio sendirian ! wawasannya yang luas , inovatif dan kreatif, menjadikannya tokoh muda yang inspiratif dibidangnya.

" ngga lagi siaran ?" ... " hari ini lagi ada tugas luar .. jadi kebetulan ketemu, padahal saya pernah berencana menelpon untuk nanyakan sesuatu.." ... " sesuatu?" ... naa.. akhirnya " sesuatunya " itu diurai, dan saya tidak melihat alasan untuk tidak menjawabnya karena bila tidak bahkan akan semakin " misterius dan mengundang bermacam isu " .. 

kira kira begini tadi jawaban saya :

" ooo ... itu, tapi tidak untuk disiarkan di radio to? " kami tertawa bareng ..
" .. begini, dalam kehidupan itu ada hal hal yang logis dan tidak. tapi tolong jangan memaksa saya untuk menjawab pertanyaan " kok bisa?" sebab tolong percaya bahwa saya sendiri akan tidak punya jawabannya. dan juga jangan pernah mengatakan " tidak mungkin " karena didunia ini terlalu banyak " tidak mungkin yang mungkin ", tergantung seberapa Kuat Dan Besarnya mimpi seseorang dalam menggapai yang tidak mungkin agar menjadi mungkin... " ... 

saya disela :" waa .. berat nee, berfalsafah ... " ... " maaf, saya tidak pandai berfalsafah, tetapi melewati sekian banyak garam kehidupan mau tidak mau saya harus meyakininya karena saya juga sudah membuktikannya bahwa kekuatan mimpi itu mampu merobohkan kemustahilan " ... 

15 menit sisa dari obrolan kami, saya dominasi 70% nya, sisa 30% nya berupa rentetan pertanyaan yang seolah tanpa akhir .. " waa .. bisa terjadi ke saya juga ya hal seperti itu, terutama kalau saya kelewat melibatkan emosi dalam pekerjaan saya sebagai penyiar ... " katanya. 

tapi saya lalu mencoba mengkoreksinya " lho melibatkan emosi itu baik, supaya apa apa yang disajikan itu from the bottom of the heart, tapi memang sebaiknya tidak sampai terbawa bawa dalam emosi secara pribadi .. adapun yang terjadi kepada saya, sebagai listener, justru itu yang saya pakai sebagai jembatan berkomunikasi .. sekali lagi, jangan paksa saya menjawab : Why dan How .

andai saya sendiri punya jawabannya dan mengapa itu semua bisa terjadi meskipun Belum Pernah Ada komunikasi langsung apalagi secara fisik.... terserah orang menamakannya apa dan buat saya ini adalah sesuatu yang harus dilewati dalam riwayat kehidupan seorang saya yang sama sekali tidak pernah direncanakan sebelumnya .. " ..

lho, kok teman tadi terus diam, maka saya lanjutkan " ada saran ?" ... " waa .. saya surprise .. rasanya muskil terjadi dijaman yang sudah serba instan ini, tapi nyata, boleh saya membuatnya menjadi suatu skrip dan siapa tahu bisa di filmkan ?" ... ha ha ha .. saya tertawa " ndak usah, film itu telah lama terputar dalam benak saya, bahkan tiap menit dengan berganti lokasi dan naskah .. saya mencoba untuk jujur kepada diri sendiri dan orang lain, meskipun saya tahu kadang kejujuran ini menjadi bahan cemohan dan pelecehan, tetapi biar saja waktu yang menjawab bahwa saya Tidak Pernah Mengkhianati atau Melukai Siapapun , sekali lagi Siapapun, ini karena mereka hanya mengenal saya dipermukaan dan menyimpulkan dari yang sangat sedikit mereka ketahui 

" Waduhh .. sangat tidak seimbang ya? Harusnya mbak juga diberi kesempatan yang sama ... Boleh saya bantu? " ... " Maaf, bantu apanya?" .... " E .. mediasi antara mbak dengan ybs kan kami bidangnya sama, mungkin saya bisa sedikit mencairkannya ... " .... saya tertawa " Terima kasih perhatiannya .. tapi saat ini belum perlu .. karena kalau memang ybs menginginkan komunikasi secara langsung,pasti sudah dilakukannya di awal awal atau sekitar lebih dari 400 hari yl, dan saat ini buat saya sudah tidak ada bedanya, let it flow ..." ... 

saya tahu, banyak yang berkecamuk dihati dan pikiran announcer dan programmer muda ini, apalagi ini bersentuhan dengan dunia yang digelutinya ..kami berpisah ditempat parkir, wajahnya tidak secerah saat bertemu tadi, saya tahu ada yang sedang dipikirkannya , tapi biar saja itu tidak saya bagi disini ..

ironi kehidupan, demikian itulah yang sering terjadi, bahwa terkadang seolah ada " kesalahan waktu dan tempat " namun sesungguhnya tidak, wallahu alam ..bagaimanapun, saya ingin berterima kasih atas perhatiannya, dan mungkin saja disatu saat yang lebih tepat nanti sayalah justru yang akan meminta bantuannya .. 

adalah sebuah ke sia siaan  meyakinkan seseorang yang masih lebih mendengarkan apa kata dunia dibanding kata hatinya, sedang disisi lain saya berdiri tegak sendirian dan dunia sedang menentang saya, dimana manfaat bantuan untuk saya? biar saja dunia mengutuk sepuasnya, ada saat nanti dimana saya akan lebih didengar meski tanpa saya harus bicara ... ( th )

Keterangan foto : ( taken by : th )
arah bajul mati, Maret 2013.


























Tidak ada komentar: