Senin, 08 Juli 2013




Bunga Bunga Daur Ulang 
Bertaburan di Ijen Boulevard .. !

Dengan panitia menetapkan tema  daur ulang, maka Malang Flower Carnival atau MFC ke IV tahun 2013 sekian hari yang lalu tampak bertaburan dengan segala macam bahan daur ulang yang disulap menjadi bermacam hiasan cantik ditubuh, kepala, dll dari para pesertanya.

Namanya saja karnaval bunga, jadi ada tiga macam bunga disana. Bunga sebagai kiasan untuk kaum hawa, bunga dalam arti sebenarnya, dan " bunga " untuk teman teman yang 
" membungakan diri " . Semuanya sama tujuannya: membuat kota Malang semarak, cantik, menarik dan menambah panjang deretan kalender tahunan bagi aktivitas budaya Malang.




Tetapi " mbok ya - o " sekalipun gratisan, tontonan ini janganlah menyiksa! Di iklan, spanduk, baliho dll ditulis besar besar jam mulainya adalah 12.00 tengah hari. Tetapi ternyata panitia penyelenggara masih ruwet mumet mbulet, yang berakibat banyak penonton terutama yang manula, juga turis turis wisman mengeluh akibat ber jam jam harus menunggu ditepi jalan sepanjang Ijen Boulevard hingga Museum Militer dalam cuaca sangat terik siang itu ... !

Semisal krupuk, rasanya kalaupun dijemur berjam jam seperti itu, sudah pasti kalau digoreng akan " kemlingkingen " alias kelewat panas. Ini serius, bahwa panitia seharusnya mengantisipasi sejak subuh agar acara tidak molor molor dan menyiksa penonton yang sudah kadung menunggu, karena tidak semuanya kebagian tempat dibawah tenda Simpang Balapan.

Bagi para wisman ini  juga merugikan dan menjengkelkan sebab jadwal kunjungan di Malang terbatas tetapi ber jam jam hanya dihabiskan untuk menunggu di aspal panas, kesan tidak positip untuk bangsa kita yang suka molor molor ini.

Kali ini peserta memang cukup membludak, diatas 100. Sayangnya belum semua kalangan pariwisata berpartisipasi, terutama hotel hotel. Peserta individu cukup banyak dan menarik meskipun sepintas desain mereka terlihat sama alias " itu itu juga ". 

Tetapi kreativitas bahan, makeup dan gaya tampilan lumayan menarik. Memang komentar penonton lucu lucu sebab dihadapkan materi daur ulang itu agaknya menimbulkan kegelian tertentu misal " Lho .. iku lak kemucing/ pembersih debu ... lha iku lak layangan/ layang layang ... lho lha sing iku lak busane kasur ... dll dll "...

Bagaimanapun, sebuah tema yang mengajak kita untuk lebih peduli lingkungan dan membatasi sampah yang sulit dihancurkan, patut diacungi jempol meski sempat ber jam jam " menyiksa " penonton dibawah sengatan surya...! ( th )


Semoga MFC berikutnya sudah lebih tertata dengan apik, tepat waktu dan ada pengaturan penonton agar tidak berdesakan, ruwet, mumet yang menyulitkan peserta MFC untuk melewatinya! ( th ) 

( Foto foto oleh : th, para peserta Malang Flower Carnival, 2013 ) :
01. Hijau nan cantik.
02. Oranye, Oranye !
03. Hijau Kuning, wow ..
04. Ijen Boulevard nan ruwet, mumet ..
05. Black Is Beautiful e ... Great !
06. Dipanggang di sengatan surya ber jam jam, tetap setia ..
07. Ala reog ? ...


Tidak ada komentar: