Jumat, 12 Juli 2013



.. " tenong " itu menarik mesin waktu ..

kemarin, secara tidak sengaja saya bertemu lagi dengan " ibu tenong " penjual kue yang menjadi langganan saya belasan tahun lewat. " bukkkkk .... " saya senang bukan main, 
bak anak anak yang bertemu  ibunya. 

kami ngobrol dihalaman depan sebuah masjid di jalan Arjuna, Malang, saat menjelang Ashar.
ibu penjual kue di " tenong " ini ( tenong itu sejenis tempat kue terbuat dari aluminium, biasanya bulat, berdiamater sekitar 80 cm dengan tinggi sekitar 25 cm 
dan terkadang terdiri dari dua bahkan ada yang tiga tumpuk ! ) diluar dugaan bahkan masih ingat kue kue kesukaan anak anak saya saat itu, wow ... ! 
( konon katanya mereka itu mudah diingat karena " bule bule " hehe , lha bagaimana tidak kalau ayahnya juga berambut jagung, jangan sampai anaknya kribo hehe ... ) . 

 lalu kami mengobrolkan betapa waktu berlalu demikian cepat dan tidak terhentikan. 
diam diam saya mengagumi ketekunannya bekerja, yang tidak berubah sejak terakhir saya melihatnya belasan tahun lewat , sementara disisi lain dunia sudah begitu banyak berubah .. 

sentimental ini terhenti saat saya ditawari kue yang mana? 
( rupanya   sudah lupa kesukaan saya, tetapi malah ingat kesukaan anak anak hehe .. ) . 
dan " seperti biasanya " bahkan sejak kanak kanak duluuuu , 
kalau bertemu bu tenong alm. langganan ibu saya,  tidak akan jauh jauh dari yang namanya : lumpia, klepon, lemper dan pisang goreng. 


 memang kue kue dari para buk tenong seperti ini bagi anak anak kecil 
menyimpan magnet tersendiri terutama saat tutupnya dibuka ..
" hmmm ... semuanya aku mauuuu !" hehe ..

betapa cantiknya warna warna alami saat itu ( tidak serem seperti saat ini dan aneh aneh 
misal bihun biru, es cendol pink, dll yang mungkin saja memakai pewarna tekstil .. ). 

saat itu warna hijau diperoleh dari pandan, kuning berasal dari kuning telur, dst . 
tetapi jaman berubah dan  kini kita harus mewaspadai setiap warna warni mamin termasuk yang sudah merambah kedalam tenong tenong ibu  ibu penjual kue. 

maka kali ini untuk klepon nya saya tinggalkan karena saya melihat warna hijaunya begitu 
" memikat namun tidak wajar " , inilah perubahan jaman ..
oya, sayang sekali rumah saya " diluar peta pemasaran" nya sehingga saya tidak akan sering bertemu ibu yang satu ini.sekaligus buat pecinta jajanan khas Malang, kalau dijalan bertemu dengan ibu ibu penjual kue tenong ini bolehlah mencicipinya sebab banyak ditemukan kue kue khas Malang.

dan saya ingin berbagi tips kecil buat para ibu ibu muda jaman kini , hendaknya bersedia menyisihkan waktunya sesibuk apapun, 
untuk mengamankan mamin putra/i nya dengan  membuatkan sendiri camilan keluarga yang bisa dipastikan bebas dari bermacam zat berbahaya .

dengan cara itu mereka tidak lagi jajan disekolah karena memiliki bekal sehat dari rumah .. naaa .. young moms : " are you ready? "... ( th )

Keterangan foto ( all taken by : th, Juli 2013 ) :
01. Kue tenong, hmmm ...
02. Ibu Tenong







Tidak ada komentar: