Jumat, 22 Maret 2019




( The Lost Poem )
 .. " If There Is Only One Minute " ..
years passing by ..
million words in silence
wishing and hoping ..
arguing and debating ..
loving and hating ..
but no way to say the truth ..
not even one minute ..
and now ,
in deep mourning ,
this has to be ended .. 
as its wished ..
( TH , Malang , 23 .03 . 19 )







 

Selasa, 19 Maret 2019






.. " Warung MARSO , 
Sejak 1925 (  Jaman VOC ) ? " ..
berawal dari sebuah kegagalan meramaikan
 Car Free Day di Ijen Boulevard yang minggu lalu 
terserang hujan , maka sayapun mengalihkan rencana 
sarapan kearea Sigura Gura . 
tetapi saat lewat di Jalan Garut , dekat Jalan Bandung , 
ada sebuah warung mini di pojok , 
yang menarik perhatian saya . 
 saya rutin melewatinya tetapi belum pernah mencoba
 kesitu sebab hampir selalu penuh dengan motor2
 yang parkir dan saya memilih mengalah . 
pagi itu masih sekitar jam 9 , logikanya jam sarapan 
sudah lewat , ragu2 karena melihat warung masih
 di sapu dll saya bertanya " mas , buka ? " .. 
pertanyaan singkat ini untung dipahami hehehe ..
 dan " silahkan , sudah buka kok .. " .. 
saya ternyata sendirian disitu .
 " mau makan apa ya , ada pecel , rawon , nasi campur ,
 nasi krawu, ayam geprek atau apa ? " . 
saya pilih rawon meski setengah
 ragu apakah rawonnya ' seperti ' 
Nguling , Tessy , Rampal , Jenggot , Blimbing dll ?
 warung mini ini memang berada nyaris dibelokan
 Jalan Garut dan Jalan Bandung ,
 jadi untuk roda 4 harus mau sedikit ' tidak pas ' 
dan agak sulit . dengan berjuluk 
" Warung Marso , Khas Masakan Jawa , Sejak 1925 " 
maka rasanya tidak perlu diragukan resep2nya
 yang sudah berusia hampir seabad !
 ( asal tidak dimodifikasi kekinian yang
 aneh aneh hehehe .. ) . 

atmosfernya lumayan nyaman meski harus bersedia 
ber sempit2 kalau pas rame dengan kapasitas
 tidak lebih dari 20 orang ! 
nasi rawon dan jeruk panas terhidang didepan saya
 dan saya jepret2 dulu sebelum menikmatinya . 
dan ... surprise !
 ternyata dari skala 1-10 saya harus ikhlas memberi
 nilai 7,5 .... ! wow ... irisan dagingnya yang banyak 
dan empuk serta kuah rawonnya yang " buket "
 alias gelap dan " padat " rasanya saya
 bahkan harus melupakan Nguling dan Tessy !
 dengan 20 ribu per porsi , rawon ini menurut saya
 supermurah sebab ditempat lain sudah diatas 30 ! 
tentu saya lain kali akan mencoba menu lainnya , 
tetapi bagaimana kalau ternyata saya kembali lagi ke 
warung ini hanya untuk rawonnya ?
 hehehe .. matter of taste ..
 sebuah sarapan yang sangat bisa dinikmati dan 
saya masukkan warung sejak jaman VOC ini
 kedalam daftar 
" Layak Dikunjungi Lagi " ... 
yukkkk ... !!
( Writing & Photos by : Titiek Hariati , 16 Maret 2019 ) 
keterangan foto  : 
01 . lengkap ..
02 . cendela bambu 
03 . atmosfer
04 . daftar menu didinding bambu
05 . murah , sedep , empuk ..
06 . tampak depan
07 . sejak jaman VOC ..









 

Minggu, 17 Maret 2019






.. " 3P Menjelang Pemilu 2019 " ..
banyak kisah runyam menyongsong pemilu 2019 .
 perbedaan arah politik dan sudut pandang 
sesuatu isu telah menciptakan konflik konflik 
diantara kubu kubu yang nyapres .
 bukan saja lapisan elit nya yang berseberangan , 
bahkan diakar rumputpun terjadi silang pendapat 
dan nyaris perpecahan . konyolnya ,
 ini merembet hingga ke wilayah2 pribadi yakni
 rumah tangga dimana suami isteri " eyel2an " yang
 bahkan berakhir dengan perceraian !
weleh weleh .. sebegitukah ? iya ! 
 sebab dijaman ini , SosMed sudah memegang peran
penting dalam ikut serta " me manas2i " perbedaan
yang ada . contoh : grup grup WA pecah
 dan sebagian anggotanya pamit alias mengundurkan diri
 gara gara grup WA berubah menjadi ajang
 " otot2an " politik !
pertemuan pertemuan semacam pkk , arisan , dll baik
 ditingkat RT RW ataupun komunitas2 lainnya tidak lepas 
dari isu isu politik sehingga yang terjadi adalah 
" blok2 an " alias " blok Jokowi " dan " blok Prabowo " !
 sebulan lagi , tepatnya 17 April 2019 , 
kita sekalian sudah akan ikut menentukan siapa siapa
 yang lebih layak untuk memegang amanah di negeri
 tercinta ini . tugas sebagai warga negara pada tanggal itu
 adalah hadir di TPS dan memberikan suaranya
 pada mereka2 yang diyakininya terbaik . 
setelahnya , kita semua hanya tinggal menunggu hasil penghitungan suara yang sebelum itu selesai
 tidak seorang pun tahu siapa pemenangnya .
 sungguh tidak ada yang dapat mengendalikan tangan 
seseorang dalam pencoblosannya kecuali
 yang bersangkutan . maka sebetulnya ,
 kalau kita bersedia sedikit saja berlapang dada ,
 rasanya konflik konflik itu sangatlah tidak bermanfaat .
mengapa ?
 karena sebetulnya tidak ada yang bisa menjamin bahwa seseorang tidak akan berobah pilihannya ketika
 ia sudah berada dalam kotak TPS !
pencoblosan adalah masalah nurani dimana hanya
 si pemilik nurani yang bisa mengendalikan pilihannya .
 apalagi sebelum pencoblosan nanti ,
 selama ini masyarakat sudah disuguh berbagai
 drama kampanye dan debat capres maupun cawapres
sehingga masih banyak
kemungkinan yangbisa  terjadi .
maka  yang sudah terlanjur " mutung " dan keluar dari
sebuah perkumpulan ataupun bahkan bercerai dari
 pasangannya gara gara perbedaan ideologi ,
 semoga saja dapat kembali berpikir sejuk dan jernih
 bahwa sesungguhnya 
Perbedaan Adalah Rahmat dan Sebuah Kekayaan , 
karena itu memperkaya wawasan dan
 menajamkan pandangan atas sesuatu hal atau isu .
 diatas semua " eker ekeran " ini , hendaknya juga
 kita jangan lupa bahwa
 memimpin sebuah negara sebesar Indonesia yang
berpenduduk ratusan juta ini adalah sebuah
 PilihanNYA , karena hanya IA Yang Maha Tahu 
siapa siapa yang lebih layak untuk
 membawa bangsa ini menuju kebesarannya 
dimasa depan ! 
hanya IA Yang Maha Menggerakkan hati kita sekalian ,
 mahluk mahlukNYA yang lemah ini , 
untuk menjatuhkan pilihan pada yang benar benar
 amanah sehingga Indonesia mampu
 mensejajarkan dirinya dengan bangsa bangsa lain
yang sudah maju !
 visi misi boleh hebat , tetapi dalam 
pengejawantahannya dibutuhkan mereka2 yang
 memang berdedikasi penuh tanpa pamrih dan jujur ! 
janganlah kita memberi kesempatan kepada 
3 P yang negatif, Pemilu Pembawa Perpecahan , 
tetapi kita ciptakan 3P yang positif , 
Pemilu Pembawa Persatuan !
marilah bersama berdoa dalam keragaman 
perbedaan ini , kita satukan hati dan arah kedepan
yang sama yaitu :
 Indonesia Yang Jaya , 
Bermartabat dan DiberkahiNYA ,
 aamiin ... 
( Titiek Hariati , 18 Maret 2019 ) 
( gambar2 dari google )















 

Sabtu, 16 Maret 2019




( The Lost Poem )
 .. " Wangi Di Lantai Al Noor " ..
sesaat , 
kami tersentak ..
ketika kabar tiba dicerah siang ,
adakah ia manusia yang haus darah sesama ?
atau ..
 iblis yang meraga sukma ditubuh kasat mata ?
hanya iblis yang bangga dengan kejahatannya , 
dan memamerkannya pada dunia ..
cuma iblis yang tertawa diatas genangan darah ,
yang tertumpah atas jiwa jiwa tak berdosa ,
dan hanya iblis yang tidak punya rasa bersalah , 
ketika 17 menit berlaku seolah Tuhan 
yang punya hak  melepas nyawa puluhan manusia ..
............
 semerbak wangi tercium di Al Noor ..
ketika malaikat malaikat menyambut para syuhada ..
" terimalah mereka dengan suka cita Ya Allah ,
karena mereka gugur dirumahMU ,
 saat mereka sedang mengingatMU ,
kami iringi dengan doa dan kepedihan
 namun penuh keikhlasan ,
semoga saudara saudara kami tersenyum disisiMU ,
aamiin .. 
.............
disisi lain yang kelam dari akheratMU,
gelegak suara bara api yang menjilat panas ,
memanggil dan menyeru nama nama iblis ,
yang tidak akan pernah mati karena timah panas 
kecuali terkelupas dan utuh kembali dan 
yang demikian itu terulang abadi ..
sungguh Engkau tidak akan ingkari ,
janji azabMU yang kekal di jahannam ..
atas darah yang menggenang di lantai Al Noor ,
yang tersebab iblis iblis itu ..
........
( Titiek Hariati , Malang , 16 Maret 2019 ) 
( all pictures are taken from google )
  

Jumat, 15 Maret 2019




 .. " Maret Kelam Di Atas Al Noor ,
Selandia Baru " ..
brutal , barangkali satu kata yang tidak
 cukup untuk menggambarkan peristiwa berdarah 
di masjid Selandia Baru kemarin ,
 Jumat tanggal 15 Maret 2019 . 
tanpa sebuah alasan yang dapat di nalar , 
amuk iblis beraga manusia itu tanpa ampun 
mengaparkan puluhan tubuh tubuh dan jiwa jiwa
yang sedang berada dalam rumah Allah ... 
 ya Allah , perlambang apakah ini gerangan selain 
bahwa semesta ini memang sudah semakin tua 
dan sebagian dari penghuni penghuninya
 semakin " sakit " ?! 
kami yang berada jauh ditanah air hanya bisa 
berurun doa dan tangis bahwa saudara saudara kita
 dibanyak belahan bumi yang terserak 
disegenap bulatan planet ini sungguh sedang 
banyak mengalami ujian .
 prasangka dan curiga atas golongan tertentu dengan
 tanpa adanya peluang saling berkomunikasi 
 sangat sering mewujud dalam bentuk konflik dan
 kekerasan yang membutakan hati dan jiwa ! 
 korban korban berjatuhan tanpa pilih usia , status , 
jenis kelamin , bangsa , budaya , dll yang semuanya
 terkristal dalam satu kata : kebencian !
 wahai .. kemana larinya nurani dan mata hati ?
 peristiwa yang satu melahirkan yang lain karena ada 
sumbatan dendam yang tidak terutarakan
 dan tragisnya dendam terbalaskan kepada yang
 tidak terkait dan tidak berdosa ! 
demikian itu yang sering terjadi . 
 ya Allah .. hanya Engkau Yang Maha Adil , 
tempatkanlah kiranya arwah saudara saudara kami 
yang wafat kemarin disisiMU yang terindah ..
mereka adalah kaum yang beruntung
 karena sedang berada dirumahMU ..
 aamiin ..
dan sebaliknya ya Allah .. ,
 Engkau ( juga ) Yang Maha Adil dalam menghukumi
 pelaku kebrutalan ini , sebagaimana yang 
Engkau tunjukkan kepada kami dalam
 sebagian Surah Al Maidah ayat 32 disini : .... 
" barangsiapa yang membunuh seorang manusia ,
 bukan karena orang itu ( membunuh ) orang lain , 
atau bukan karena membuat 
kerusakan di muka bumi , 
maka seakan akan dia telah membunuh
 manusia seluruhnya " .. 
 dan dalam Surah yang lain ,
 yakni An ' Nisaa ayat 93 disebutkan :
 ... " dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin 
dengan sengaja maka balasannya ialah
 Jahannam , kekal ia didalamnya dan
Allah murka kepadanya dan mengutukinya 
serta menyediakan azab yang besar baginya " ..
 akhirnya ,
 marilah bersama kita berdoa , semoga
 qolbu kita sekalian senantiasa terjaga dari
 rasa dendam dan kebencian pada sesama ataupun
 mahluk lain ciptaanNYA , agar  kesejukan dan 
kedamaian jiwa menyiramnya laksana
 air sungai yang jernih dan tenang ...
 ya Allah , ampunilah kami dan orang tua kami ,
 kaum kerabat dan saudara saudara kami ,
 anak anak kami dan para tetangga serta 
teman teman kami ,
 orang orang yang tiada kami kenal baik yang
 dekat maupun yang jauh , orang orang yang
 mungkin tiada menyukai kami , 
orang orang yang mungkin tiada sengaja pernah
 menyakiti hati kami ataupun sebaliknya , 
dan mereka mereka para ahli kubur ,
semoga kami Engkau selamatkan di dunia dan akherat..
 aamiin ..
( Titiek Hariati , Malang , 16 Maret 2019 ) 
( foto2 dari google )