Kamis, 06 Agustus 2015







.. " Ikan Tanpa Air " ..

menggelepar , sudah pasti , 
karena ikan bernafas dengan insang dan saat dikeluarkan dari habitatnya maka itu sama saja dengan membunuhnya . perumpamaan ini bisa dimaknai secara harafiah ,
 atau juga bisa secara kiasan bahwa seseorang
  " dipaksa " atau " memaksakan dirinya sendiri " untuk meninggalkan sesuatu hal atau sebuah lingkungan atau apapun itu yang sangat disukainya dan atau sangat sesuai dengan 
harapan , mimpi , bakat , hobi , ketrampilan , kemampuan , cita2nya ataupun tujuan hidupnya .
diambil contoh misalnya :
 seseorang dengan bakat menyanyi dan sudah mulai menapaki karir bermusiknya yang diperjuangkannya dengan susah payah tetapi tiba tiba dihalangi oleh orangtuanya
yang lebih menginginkan dia berkarir sesuai bidang studinya yakni 
politik yang itupun sebenarnya adalah 
bukan pilihannya sendiri . 
atau contoh lain :
seorang artis berbakat dan sedang menanjak namanya , dipaksa atau terpaksa harus meninggalkan panggung keartisannya karena harus mengikuti suami yang bertugas disebuah daerah atau 
negara yang tak memungkinkannya untuk 
melanjutkan karir artisnya disana.
 kedua contoh ini sudah pasti mampu mewakili sekian banyak kasus lainnya yang sejenis maupun hanya sedikit mirip, karena dalam hidup terkadang kita tidak selalu mendapatkan 
semua hal yang diinginkan dan sebaliknya , 
kita juga sering memperoleh hal hal yang sebenarnya  tidak kita inginkan .



mudah diucapkan, tapi bila kita sendiri yang mengalaminya , bagaimana sebaiknya ? 
" aku sudah sangat cocok di sini , mengapa harus dipindahkan atau pindah ? tidak dapatkah ditunda atau diubah agar aku tetap disini bersama semua hal yang aku sukai atau cintai ? " , 
mungkin begitu kira kira keluhan hati mereka yang harus meninggalkan semua hal yang disukainya yang itu bisa saja Hobi , Profesi , Lingkungan , dll .
sungguhkah hal ini  tidak bisa dihindari ?
  jawaban : Bisa dan Tidak .
dalam kasus tertentu mungkin saja  ada kompromis antara keduanya .
 misal dalam kasus si artis diatas , bisa saja keduanya berkompromi dengan melakukan pertemuan secara bergiliran yakni dua bulan si istri mendampingi suami dan
 dua bulan berikutnya ia
boleh menekuni karirnya yang berlokasi jauh dari suaminya .
 demikian seterusnya .
  tentu saja ini memerlukan toleransi yang besar mengingat keduanya memiliki bidang kerja yang sangat berbeda dan tidak dapat disatukan pada kota atau daerah yang sama.
tetapi dalam satu kasus lain yang dialami oleh teman saya sendiri , saya harus membuat perkecualian ketika satu saat sang istri mengeluh begini : 
" aduh mbak , gimana nih , saya diminta suami meninggalkan profesi saya dengan alasan yang menurut saya terlalu dicari cari , padahal saya tahu itu semata karena ia memang 
pecemburu dan selalu mencurigai profesi saya " ... 
perlu diketahui bahwa profesi teman ini adalah Sales Manajer disebuah perusahaan property yang terkadang mengharuskannya keluar kota beberapa hari untuk sesuatu tugas .
" suami selalu berdalih bahwa saya tak bekerjapun sudah serba cukup ,
 tetapi kebutuhan seseorang kan tidak semata duit to , 
saya mendapat kepuasan tersendiri dengan bekerja ini apalagi kalau  hasilnya melebihi target rasanya tak digajipun ngga masalah ...
 tapi kok sekarang diminta berhenti, padahal anak anak kami juga sudah pada kuliah di luar kota , saya tidak siap berdiam diri dirumah tanpa sesuatu aktivitas yang 
membuat saya lebih percaya diri " ....
saya tak dapat langsung menjawabnya karena bila benar adanya faktor " kecemburuan " yang mendasari keinginan suami untuk " mengeluarkan sang istri dari habitat yang disukainya " 
sudah pasti hanya mereka berdualah yang paling tahu tentang 
" Why , What , When , Where dan How " nya . 
sikap diam saya mengundangnya untuk melanjutkan curhatnya 
" kalau menuruti cemburu itu repot mbak , lha suami sendiri kalau sedang tugas keluar kota bahkan LN sampai beberapa hari bahkan minggu , apa ya saya tidak cenut cenut ? 
tapi saya kan tidak pernah meminta dia untuk berhenti atau beralih profesi ?
 ini semua kan hanya perlu Saling Percaya , Saling Mendukung dan Saling Bersikap Dewasa ? " ... saya dobbel diam . 
siapapun memang tidak akan pernah menyukai kehilangan hal hal yang disukainya termasuk profesi  namun hidup memang penuh misteri ,  
terkadang dibalik rasa kehilangan itu justru banyak mereka yang kemudian menemukan hikmah dan karuniaNYA secara tak terduga .


contoh dari teman lainnya yang mendapat Hikmah dari sebuah Kehilangan :
" saya sering mensyukuri situasi dimana saya tiba tiba harus menanggalkan profesi guru yang saya cintai karena wafatnya ayah dan saya harus menemani ibu di desa .
 disitulah saya belajar berwirausaha sebagai pengrajin meubel dari batang pohon kelapa hingga saya mampu menjadi eksportir seperti sekarang " .. 
sungguh , siapapun dapat mengalami nasib seperti ikan yang diangkat paksa dari air , namun ternyata tidak semuanya menggelepar dan mati , 
beberapa justru melakukan lompatan drastis untuk masuk ke genangan air lain yang bahkan akhirnya membuat hidupnya  lebih nyaman ..
wallahualam ..
( th )

 

( photos 01 ,02 , 03 taken from google , 
the 04th taken by myself  in Yogyakarta )











 

Kamis, 16 Juli 2015







 








" lebaran 2014 dipuncak Mahameru " ..
( 02 of 02 )

naa .. ini problemnya kalau para pemudik dirumah saya punya hobi suka alam . maka setelah acara " resmi " sowan sowan , bergegas menjadi acara packing !
 destinasi : puncak Mahameru alias Semeru sebagai embahnya gunung di pulau Jawa yang konon diyakini sebagai salah satu pakubumi .
mencari peralatan atau perlengkapan taklah sulit meski sedikit ribet karena para anggota rombongan punya kebutuhan beda2 , mulai tongkat , topi , kaos kaki tebel dll . 


 saking seringnya bolak balik ke toko khusus panjat gunung yang sama , maka si pengelola toko pun menawarkan untuk " bertemu di Semeru ya mas ,
 saya tanggal segitu juga mau naik " hehehe ..
 lalu mencari transpotasi dari Gubug Klakah ke arah Ranupanejuga  nyaris sulit , maklum suasana masih lebaran dan banyak yang masih mudik atau ingin santai2 ..
 untung ada yang bernama mas Pandu ,
 matur nuwun lho mas !
pengecekan terakhir menjelang berangkat sudah selesai , semua dinyatakan " okay " dan rombongan kecil berangkat kearah Gubug Klakah . 
ups ! melihat beratnya beban yang harus dibawa anggota rombongan , rasanya  akan enak kalau dibantu penduduk lokal , tetapi sepertinya para " petualang " ini sedikit malu hati 
( lha katanya cinta alam tapi kok nggak mau sulit ? hehehe .. )


 saat saya dan rombongan nyampe di desa tempat dimana rombongan akan diangkut dengan jeep menuju Ranupane , udara terasa mulai dingin . rasan rasan diantara kami begini 
" iki durung munggah wes adem rek , ayoo jare mbesuk2 ate nang Kilimanjaro , yok opo ? " 
semua " hahaha .."
 perjalanan ke Ranupane dengan jeep ini memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan disopiri oleh  salah satu kerabat mas Pandu ( moga2 saya tak salah ) . 
dari sana lanjut dengan berjalan kaki sekitar 4,5 jam arah Ranugumbolo , sebuah danau yang tersohor dikaki Semeru .dan  jangan pernah mengeluh , 
karena ini masih belum separohnya rute yang harus ditempuh 
( nek awakmu gak kuat , yo wes nontono TV ae ndik omah , sebab iki dudu jalan jalan nang mall hehehe ... begitu kira kira pesan sponsornya ) .
di Ranugumbolo yang ayu itu , rombongan berkemah untuk menanti saat subuh menuju Kalimati . tapi upppsss ... ternyata saat saat lebaran begini Ranugumbolo lebih mirip Kuta yang
 penuh turis ! berpuluh tenda sudah disana dan 
tidak seperti yang dibayangkan bahwa rombongan akan menikmati keheningan danau cantik ini !
didera kelelahan pada pagi harinya plus menyiapkan perjalanan panjang dan sulit esoknya
 kearah Kalimati dan puncak yang kalau ditotal adalah sekitar  5 + 8 jam yaitu 13 jam ( ! ) 
dengan berjalan kaki, maka rombongan pun " mak bleg seg " .....
 subuh tiba di Ranugumbolo , jangan bertanya soal jeprat jepret yang digelap pagi sudah banyak terlihat kilatan2 blitz ... O Ranu , cantikmu ... !
perjalanan lanjut setelah perut diisi " seadanya " atau lebih tepat menu menu ala backpacker yang dimasak oleh " chef " . tetapi masakan ala kadarnya ini terasa luar biasa lezat dipagi beku yang menggigil , maka jangan pernah protes soal makan , 
just enjoy !!


arah Kalimati ditempuh sekitar 5 jam dan istirahat panjang sebelum malamnya lanjut kearah puncak yang memakan waktu sekitar 8 jam !
 salah satu anggota  rombongan sudah mengeluhkan lecet lecet kaki gara gara " salah sepatu " yang berakibat " penderitaan " sepanjang jalan ! ( naa , ini sebuah info buat para pemula bahwa 
pemilihan sepatu ataupun alas kaki yang tepat akan berpengaruh pada 
kenyamanan , ketepatan dan kecepatan perjalanan dengan kaki ! ) .
 sekitar tengah malam ,
 rombongan bergerak arah puncak  dengan berucap " Bismillah .. " pada awal perjalanan ,
sebab semuanya tahu bahwa 8 jam terakhir menuju puncak ini 
adalah rute yang terberat !
 angin dingin yang menusuk itu membuat butiran2 debu dan sesekali longsoran kecil dari batu batu yang datang dari arah puncak .. bahkan bila kurang hati hati , 
longsoran batu2 besarpun bisa saja muncul dan menimpa pengunjung yang sedang apes ! rombongan sudah mulai " berpencar " pada jam jam terakhir arah puncak ,
 sebab kecepatan masing masing berbeda meskipun tetap diupayakan untuk bersama sama .
 tapi selama masih mengikuti petunjuk atau arah yang benar , 


berpencarpun tak masalah .
 di rute tanjakan ini memangsebaiknya " tidak coba coba sok tau jalan " dengan menyimpang atau membuat rute pribadi ! menit menit terakhir menjelang puncak adalah 
menit menit sarat perjuangan dan ujian fisik mental yang sewaktu waktu 
dapat merontokkan perjuangan !
tetapi benarkah kita harus berhenti disaat ujung perjuangan sudah mulai terlihat ? maka
" Ayooooo .... Jangan Menyerah ... 1000 ... 999 .... 998 ..... 997 .... 996 .....
bagaimana mungkin kamu menyerah setelah kaki , tangan , dahi ataupun badanmu lecet lecat bahkan berdarah ?
 dannn ... MAHAMERUUUU ... here I'mmmm .... !
menangislah bila ingin menangis , berteriaklah kalau engkau ingin , berpelukanlah kalau merasa itu membuatmu damai , dan berdoalah kepada Sang Maha Pencipta dirimu dan Semeru ,
 bahwa engkau dikaruniai sebuah kesempatan emas untuk berdiri
 dipuncak tertinggi pulau Jawa ini !!


lihat tanah airmu nan cantik ini ... aduhhh mas Gomblohhhh , terima kasih untuk Kebyar Kebyar nya , kami menyanyikannnya dengan dada sesak penuh keharuan :
Indonesia , Merah darahku .. Putih tulangku ....
 dan biarpun bumi bergoncang engkau tetap Indonesia ku !!! 
puas jeprat jepret , menangis , berpelukan , berdoa dan bernyanyi serta menikmati Istana Atas Awan ini , rombongan meluncur ( harafiah : benar benar meluncur atau melorot ! ) turun kebawah ...
lho , ternyata dengan cara melorot ini perjalanan pulang seperti disulap menjadi 
hanya 2 jam saja sampai Kalimati , oalaaaa .... !


 dilanjut 4 jam kearah Ranugumbolo untuk kembali bertenda semalaman disana . 
oya , memang berada dipuncak Semeru tidak dianjurkan sampai diatas jam 10 pagi mengingat keluarnya gas gas tertentu yang membahayakan manusia ..
naaa sekali lagi rombongan masih bisa menikmati kecantikan Ranugumbolo untuk kemudian besok paginya turun ke Ranupane , Gubug Klakah dan Malang ! 
(  waaa ..  rombongan bahkan sempat dijamu makan dikediaman pemilik jeep , sebuah makan siang yang luar biasa sebab disaat lelah dan lapar seperti singa bertemu domba manis hehehe ... )


jangan tanya wajah dan perlengkapan rombongan setelah nyampe dirumah ,
 dimana mana terlihat debu , lusuh dan ... alamakkk : bauuu ... ! tapi justru ini dikomentari 
" ngene2 iki bledug Semeru rek , awake dewe iki wisudawan Semeru " hehehe ..
. ( yo wes , karepmu ... ! )
lebaran 2014 bisa disebut sebagai " The Adventure Idul Fitri " ...
 saya belum tahu bagaimana dengan 2015 esok hari , seringkali sesuatu yang datangnya tak direncanakan bahkan lebih seru ... 
mari kita lihat saja .. 
( th )


( photos by : Avi ,Allan , Eki , Lebaran 2014 , Semeru )

01. YESSS .... I'm here !!! ( puncak Semeru )
02 . backpackers ... Semeru di latar depan ..
03 . cantik , tenang ..
04 . tenda tenda di Ranugumbolo yang rupawan ..
05 . naik naik kepuncak gunung , tinggi tinggi sekali ...
06 . istirahat ..
07 . anggun ...
08 . bukan anggota ISIS lho ...
09 . lembah ..
10 . melorot turun ...
11. YESSSS ... ! " wisudawan " Semeru ...







 

Selasa, 14 Juli 2015










 .. " lebaran 2014 di gunung Banyak " ..
( 01 of 02 )

lebaran 2015 sudah diambang , tetapi catatan lebaran yang lalu masih segar dalam ingatan . apalagi kalau semuanya ngumpul dirumah dan " berpetualang " rame rame di Malang 
selama beberapa hari, rasanya pengen ngulang dan ngulang lagi 
( maunya hehehe ... ) . 
naa , senyampang belum keduluan lebaran 2015 , ini ada catatan kecil dari lebaran yl .
 dan tidak perlu heran kalau yang paling dicari para pemudik di Malang adalah kulinernya . 
ini sebagian daftar Yang Paling Dicari :


pecel kawi dan glintung , bakso bakar , nasi bok duro , rawon rampal atau nguling atau tessy , rujak cingur sawo , pangsit bromo , bakso gun , ronde kidul dalem , warung subuh , dll .
 dari deretan yang lebih " modern " ada mie setan ,  java dancer , dll .
 kalau destinasi yang paling dikangeni biasanya adalah Laut Selatan , Batu dengan segala tetek bengeknya , lalu juga ada perjalanan ke Semeru yang sangat luar biasa
 ( akan saya tulis secara khusus ) dll.
 saya diam2 merasa bangga menjadi orang Malang yang kaya dengan pilihan destinasi wisata ini
 ( lo lga sopo maneh nek duduk awake dewe sing bangga 
karo kutone , mosok wong londo ? hehehe .. )


 tapi namanya menjadi " mertua dijaman modern " , sayapun harus bisa menyesuaikan diri dengan style dari menantu menantu masa kini yang tidak lagi memandang
 mertua sebagai sosok " menakutkan " tapi justru sebagai " teman " .
teman ?
naaa , itu artinya saya juga harus tidak alergi terhadap " program2 lebaran " yang non- konvensional diluar sungkeman dll . 


termasuk diantaranya Arung Jeram , Paralayang dll yang betul2 menantang adrenalin dan 
" memaksa " saya untuk tidak " malu " dihadapan menantu2  yang menyoraki saya dengan
 " ayooooo mamaaaaa , jangan kalah sama kita kita ..... " 
( adohhhh , mau mundur gengsi , mau terus agak kecut hehehe ... )
tapi percayalah , bahwa setelah " dilakoni " eee malah saya yang ketagihan dan menantang mereka untuk mengulang hehehe 
( untung di Malang belum ada tempat bungy-jumping yang dikomersilkan pasti saya sudah dilemparkan dari atas hehehe .. )


 tetapi ternyata ada satu pelajaran berharga yang akhirnya saya 
dapatkan ketika saya yang sebenarnya agak ngeri dengan ketinggian ini berhasil melayang diatas Gunung Banyak ,
 yaitu :
" hadapi apa yang menakutkanmu , dan dorong dirimu hingga keluar dari batas yang engkau takutkan, maka kamu akan tahu
seberapa kuat sebenarnya dirimu mengatasi ketakutan itu "


naa ... ini beberapa jepretan lebaran 2014 ,
 moga2 cukup lumayan buat " referensi " bagi pemudik pemula di kota Malang seperti halnya menantu2 saya hehehe ..
( th )


( photos by : th , kecuali saat paralayang , saya yang kejepret ! )

01 . bebas lepas ..
02. mendekat pada  awan ..
03 . Mesir di Batu
04 . museum angkut
05 . sebuah malam di Padi
06 . food art of Padi
07 . rawon Simpang Luwe
08 . srabi Notosuman
09 . broadway di Batu
10 . malam pedas di Mie Setan
11 . salah satu " rombongan " pemudik
12 . Batu dari atas paralayang , saya jepret dengan sedikit " ndredeg " hehehe ..
13 . persiapan manjat Semeru ( tulisan terpisah )






 







Rabu, 08 Juli 2015





 
 .. " Save Orang Utan ? 
Contohlah Balikpapan .. ! " ..

mendapat oleh oleh dari manapun pasti menyenangkan , apapun itu . begitupun  ketika ada
 buah tangan  dari Balikpapan yang datangnya bertepatan dengan jam menjelang
 berbuka  maka 1000%  passs karena ketiban sampur Kepiting Balikpapan .. ! 
 jadilah saya " nggaber2 " karena bumbunya yang memang menggigit dan konon mengandung banyak lada hitam !  naa  , kalau jaman dulu membawa sejenis masakan siap saji seperti ini masih disulitkan oleh jarak , waktu dan kemasan ,


maka saat ini apapun nampaknya sudah bisa dijadikan oleh oleh Siap Makan termasuk
 bakso ataupun rawon Malang dll.
tapi yang saya ingin kisahkan sebenarnya adalah oleh oleh satunya yang lebih 
 mengesankan yaitu Bungkus atau Kemasan dari TShirt khas Balikpapan  .
 lho , kok malah kemasannya dan bukan kaosnya ?
 jujur saja memang saya lebih ' jatuh hati ' pada kemasannya yang sangat peduli pada 
Pelestarian Satwa Langka khususnya Orang Utan 
( meskipun tadinya saya sempat mengira bahwa sebagian dari penjualan setiap kaos dari " Living Words " Balikpapan ini disumbangkan untuk aktivitas pelestarian Orang Utan ) .
tapi  ya sudahlah , minimal pesan yang diusung di kemasannya ini semoga dapat menginspirasi para produser cindera mata terutama di bandara2 yang merupakan pintu gerbang dan etalase 
 mini Indonesia bagi para wisman  maupun wisatawan domestik . 


Indonesia memiliki begitu banyak satwa maupun flora langka yang sudah seharusnya dilestarikan dan dilindungi . catat misalnya Komodo , Badak bercula , Elang Jawa , Harimau Sumatra dll
 dan belum lagi floranya .
semoga kedepan kita akan lebih banyak melihat cindera mata khas Indonesia yang mengusung pesan kelestarian lingkungan termasuk satwa langka Indonesia ! 
salut buat " Living Words " Balikpapan dan bandara bandara lainnya ditanah air  yang mungkin juga sudah melakukan upaya yang sama ... ! 
( th )


( photos by : th , June 2015 )
01 . borneo spirit ..
02 . save orang utan !
03 . salah satu khas Balikpapan
04 . nggaber ....
05 . kota minyak
06 . words ..
 





Senin, 06 Juli 2015








.. " ketika Cahaya menghampiri " ..

( membaca sebuah artikel yang sangat mengesankan di Viva.co.id/"mbakbro.com" tentang 5 mualaf yang menghebohkan , saya tergerak untuk menulisnya ulang disini dengan bahasa saya sendiri karena saya ingin " menitipkan " beberapa pesan pribadi didalamnya .
 tentu saja sebelumnya terimakasih saya sampaikan pada kedua sumber diatas )

saya ingin awali tulisan ini dengan sebuah Surah dari kitab suci Al Qur'an yakni 
Al Baqarah ( sapi betina ) ayat 256 :
" La ikraha fid din ( i ) , qat tabayyanar  rusydu minal gayy ( i ) , 
famay yakfur bit taguti wa yu'mim billahi faqad islamsaka bil'urwatil  wusqa lanfisama laha , wallahu sami'un 'alim ( un ) "
artinya :
" Tidak ada paksaan untuk ( memasuki ) agama ( Islam ), 
sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat . Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah , maka sesungguhnya  ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus . 
Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui "

perjalanan seseorang dalam pencarian kepada Penciptanya dan jatidirinya sebagai ciptaanNYA adalah sebuah misteri . ada kala perjalanan itu mulus serta cepat tanpa masalah
 karena seseorang terlahir sudah sebagai seorang muslim ditengah keluarga yang juga muslim .
 tetapi juga ada yang harus melewati perjalanan panjang yang bahkan terjal ,
 berliku dan penuh misteri .
maka mereka mereka yang datang menuju cahayaNYA melalui berbagai 
misteri kehidupan inilah yang semoga dapat menjadi pembelajaran bagi  kita semua tanpa kecuali dan bahwa pepatah " jangan menilai buku dari sampulnya " 
itu sesungguhnya benar .
contohnya adalah :
01. Abdullah Takazawa .
sebagai seniman tattoo Jepang yang banyak men tattoo para anggota mafia Jepang , Yakuza ,
 maka Takazawa pun menjadikan tubuhnya kanvas bagi lukisan tattoo disamping rambutnya yang gondrong.  sebuah tampilan fisik yang secara kasat mata akan banyak membuat 
orang berkerut kening. 
dan diawali dengan perjumpaannya dengan penceramah muslim Sheikh Niamatullah 15 tahun yl, maka pada 2006 ia memutuskan menjadi mualaf dan 2008 naik haji .
 setelah itu nama depannya ditambah dengan Abdullah yang berarti Hamba Allah . bahkan saat ini ia menjadi salah 1 dari 5 imam  Masjid terbesar di Jepang .
  wahai , siapakah  yang  pernah membayangkan " lompatan " ini ? 
Allah Maha Besar , 
ketika cahayaNYA menerobos lorong lorong sempit dan gelap sebuah qolbu , tidak ada sesuatupun yang dapat menghalangiNYA , Subhanallah ....



02 . Malcolm X
terlahir sebagai Malcom Little , 1925 , merupakan tokoh HAM terkemuka di Amerika. 
besar dalam keluarga yang penuh tragedi , dimana pada usia 6 tahun ayahnya terbunuh dan pada usia 13 tahun ibunya menjadi penghuni RS Jiwa . 
terlibat dalam kasus pencurian , membuatnya dipenjara pada usia 20 tahun .
didalam penjara inilah ia masuk Islam tetapi masuk dalam aliran yang radikal , Nation of Islam . pada 1964 ia menunaikan ibadah haji dan setelahnya berubah lebih moderat .
1965 namanya menjadi El Hajj Malik el Shabazz .
 tragisnya pada tahun yang sama  ia ditembak mati oleh 3 anggota Nation of Islam dan saat pemakamannya diantarkan tidak kurang dari 30 ribu orang . 
 dalam bukunya " The Autobiography of Malcom X " yang merupakan tulisan non fiksi , merupakan salah satu buku paling berpengaruh di abad 20 .



03 . Arnoud van Doorn
pada blog yang sama secara terpisah saya sudah pernah menulis tentang tokoh yang satu ini . sebagai seorang politisi berhaluan kanan , awalnya ia adalah pembenci Islam yang 
kemudian menuangkannya dalam sebuah film berjudul " Fitna " yang menuai reaksi keras umat Islam . ia merasa heran atas reaksi ini dan ia mencoba 
mempelajari Al Qur'an dengan serius.
maka pada 2013 ia justru menyatakan masuk Islam dan sekaligus naik haji .
 ditanah suci inilah ia bersimpuh didepan makam Nabi Muhammad . 
saat ini ia adalah ketua dari Europe Dakwah Fondation dan merupakan duta dari Canada Dakwah Association . pada 2014 anaknya , Iskander Amien de Vrie juga menjadi mualaf setelah memperhatikan perubahan sikap pada ayahnya sejak masuk Islam yang menurutnya
telah berubah  menjadi lebih " tenteram " .



04 . Alma dan Lila
pada tahun 2003 masyarakat Perancis dihebohkan oleh larangan pemakaian jilbab bagi siswa2 disekolah . ini diawali oleh munculnya dua remaja dari sebuah keluarga Yahudi , yaitu Alma dan Lila yang menjadi mualaf dan memakai jilbab ke sekolahnya. 
ayah mereka mendukung keduanya dan beranggapan bahwa setiap orang bebas untuk menentukan pilihan keyakinannya. Perancis memang dikenal sebagai negara yang 
secara tegas memisahkan antara
 kehidupan bernegara dan beragama. 
segala simbol simbol keagamaan dilarang untuk dipakai dimuka umum seperti misalnya turban bagi kaum Sikh , juga simbol2 keagamaan bagi kaum Yahudi dll.




05 . Murad Wilfried Hofman 
ia adalah duta besar Jerman disamping seorang penulis dan besar dalam sebuah keluarga Katolik .
ketertarikan pada Islam dimulai ketika ia melihat betapa kekuatan dan ketegaran hati
 para muslim di Algeria dan Maroko selama ia bertugas disana .
 didera kehidupan yang keras , ternyata kaum muslimin didua negara tersebut tidak pernah tergoyah imannya . maka iapun mulai belajar tentang Islam dan bahkan akhirnya
menulis buku buku tentang Islam . saat ini ia adalah anggota kehormatan dan penasehat dari Central Council of Moslems di Jerman .



demikian perjalanan spiritual beberapa mualaf dalam menemukan NYA , yang semoga dapat kita petik manfaatnya bahwa " para pencari Tuhan " ini seringkali lebih sungguh2 menekuni keyakinannya yang baru , melebihi mereka2 yang terlahir sebagai keluarga muslim .
pasti masih sangat banyak kisah kisah mualaf lainnya yang bisa saja lebih menggugah , tetapi kita yakin bahwa Dari Manapun Arah Mereka Datang KepadaNYA , Insya Allah , 
mereka akan disambut dengan Kasih dan Sayang NYA , amien .. 
untuk pengingat bagi kita semua , tulisan ini akan saya akhiri dengan membuka
Surah Ar Rum ( bangsa Rumawi ) ayat 30 :
" Fa aqimwajhaka lid dini hanifa ( n ), ftratallahil lati fataran nasa'alaiha, la tabdila li khalqillah ( i ) , zalikad dinul qayyimu wa lakinna aksaran nasi la ya'lamun ( a ) "
 artinya :
" Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama ( Allah ) ,
 ( tetaplah atas ) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu .
Tidak ada perubahan pada fitrah Allah .
 ( Itulah ) agama yang lurus , tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui , " 
( th )


( gambar gambar dari mbakbro.com dan google )











Kamis, 02 Juli 2015






.." Alice Tea Room , 500 ribu untuk kamera " ..

berhubung hobi ini sudah mendaging darah , maka  seperti halnya ditempat tempat lainnya , sejak masuk disebuah tempat sayapun sudah langsung saja ' tingak tinguk ' untuk mencari 
angle cantik buat di jepret . 
begitu juga ketika suatu saat sebelum Ramadhan yl , bersama seorang  teman wanita  yang sering dikira adik saya ( hehehe .. ) kami masuk di Jalan Rinjani 5 , Malang , Alice Tea Room .
memang bukan tempat nyantai yang baru , tapi saya  baru berkesempatan kesana gara gara 
tulisan " tea room " yang membuat saya ingin kesana pada jam jam " tea time " alias 
jam jam ngopi atau nge teh sore hari , 
padahal cukup sulit mencari kesempatannya sebab umumnya saya " blusukan " ke jagad kuliner pada jam jam makan siang dengan pertimbangan " mengejar lighting " hehehe ..


ya sudah , karena sudah masuk ke gerbangnya , saya pun mulai jeprat jepret sampai seorang staf wanita menyapa saya di pintu dan langsung mengingatkan bahwa 
" dilarang jeprat jepret dengan kamera seperti yang saya pakai atau 
diijinkan dengan biaya 500 ribu " ....
 sayapun mencoba maklum tetapi minta dipertemukan dengan manajernya yang mungkin bisa saya beri penjelasan bahwa ini tidak untuk maksud komersil dan bahkan sebetulnya
menguntungkan ATR karena ada promosi gratisan lewat blog saya .
dan sayapun selama ini tidak pernah mengkomersilkan blog ini kecuali bahwa saya ingin memperkenalkan Malang Raya dari berbagai aspeknya. 
" sebentar saya tanyakan dulu yaa .. " kata staf tadi sambil masuk kedalam . agak lama muncul lagi dan " maaf , beliau meeting sampai jam 14.00 " ( saat itu masih sekitar jam 11.30 an )
maka saya urungkan untuk duduk dan mencicipi atmosfer disitu , sebab tujuan menjepret maminnya sudah pasti tidak boleh .
 saya tinggalkan ATR dengan sang manajernya yang " supersibuk " dan tidak memiliki waktu barang semenit untuk menemui costumer ,
 sesuatu yang sulit saya pahami di era yang serba mengutamakan layanan dan
 kepuasan pelanggan ini ( atau sang manajer mungkin mengira saya akan mengkomersilkan blog saya kalau saya menulis tentang ATR ? ha ha ha .. )
( saya jadi teringat GM saya yang berkebangsaan Jerman dimana saya pernah bergabung beberapa tahun sbg PRM mereka disebuah 5***** hotel , dimana
sepenting apapun meeting yang sedang berlangsung tetapi customer adalah " raja " dan beliau tidak segan segan meninggalkan meeting sejenak untuk hal hal yang mendesak dan 
menyangkut kepentingan customer ) .


 sulit membayangkan dijaman serba digital ini masih ada larangan untuk jeprat jepret , sebab dari kamera HP pun dapat diperoleh gambar yang tak kalah canggihnya !
saya keluar dari gerbang ATR dengan kesan tersendiri tentang layanan ini .
 mungkin dengan sedikit sentuhan yang lebih ramah dan hangat ATR akan lebih " loveable " ?
dari ATR kami meluncur ke tetangganya yang juga ada dijalan yang sama , Jalan Rinjani , dan disitu kamera saya dipersilahkan dengan bebas jeprat jepret bahkan saya mendapat ucapan " xie xie " berkali kali karena ownernya mengetahui bahwa blog saya akan memuat tentang
kedai mereka yang masih terbilang gres dan nyaman itu ..
sebuah kontradiksi ... 
( th )
( photos by : th , Alice Tea Room , Malang , June 2015 )
01. gerbang ..
02 . teras luar 
03 . aturan 
04 . atmosfer didalam
05 . teras sudut lain