Sabtu, 20 September 2014






.. " Surat Buat Eka K. " ..

 menarik apa yang ditulis oleh Tempo tentang novel Anda ( 14 September 2014, Novel Zaman Sakit ) yang juga mengulas sedikit " siapa Anda/ Eka K." asalmuasalnya.
dan saya yang meyakini kalimat
" Kenali Orang Dari Buku Yang Dibacanya " 
sangat ingin menambahkan 
" Kenali Orang dari Yang Dibaca dan Ditulisnya " , boleh to? 
 yah, lalu saya juga hari ini mengubleg blog Anda mencari cari yang saya sendiri tak pasti itu apa, ternyata menemu tulisan diatas yang membahas soal Waras dan Tak Waras.
menarik.
 juga saya baca tulisan Anda tentang penyuntingan, penerjemahan dll itu, sekali lagi saya cuma bisa komentar pendek : " menarik " .
lha mau nulis apa sebab nyatanya memang begitu dan saya juga tak hendak berpusing pusing apakah tulisan2 Anda itu hasil ramuan gaya Carmen Balcels atau 
Benjamin Moser atau 
Clarice Lispector atau Gunawan Muryato atau Wan Nor Azriq dll dll,
 siapapun.
 ramu meramu, pengaruh mempengaruhi, niru meniru, atau apapun namanya, itu menurut saya sah sah saja wong dunia ini juga menghasilkan miliaran Ramu Ramuan, Tiru Tiruan  dari abad ke abad , mulai produk primitif hingga yang sekarang berupa 
stasiun luar angkasa dll 
yang dulu2nya mungkin terinspirasi secara bertahap mulai dari gerobag Flinstone.
 pesawat terbangpun diawalnya adalah karena manusia terinspirasi kepak sayap burung dan mulailah mimpi menjadi burung itu yang dalam sejarahnya banyak kejadian lucu2 .
manusia mencoba terbang dengan sayap sayap sederhana yang tak masuk akal dan melompat dari ketinggian yang ( tentu saja ) berakhir dengan kepala yang babak-bundas, 
" HA-HA-HA"  ( alangkah mudah dan enaknya saya menertawakan mereka para pioner ini ) 
 maka saat novel Anda terhidang diatas baki otak saya, 
sayapun tak hendak bersusah payah berpikir " iki gayane sopo to  yang ditiru Eka K ? " , 
sungguh tak ada gunanya.
 bagi saya, apa apa yang disuguhkan seorang Eka K, ya sudah itu maunya dia, 
meskipun bisa saja novel2nya itu sebenarnya merayap perlahan dari cukilan gaya X sd Z , 
namun dimana dosanya?
 perjalanan itu hanya Anda yang tahu, yang penting apa yang Anda suguhkan lewat sebuah novel ke novel yang lain adalah hasil sebuah pengembaraan mind yang tidak sekedar
 iseng tetapi sebuah perjalanan menerobos terowongan mata batin.
 tokoh tokoh Tak Waras yang konon menjadi " trade mark " Anda, adalah juga mewakili Tak Warasnya jaman kini. siapa waras dan tidak, mari kita sendiri bercermin.
saya takut mengatakan orang lain tak waras, sementara tak saya sadari, banyak hal waras yang saya sudah tinggalkan . 
 contoh ;
disaat saya terkena tilang polisi tiba2 saja saya lebih memilih jalan  damai daripada mbulet harus ngurus STNK ke pengadilan dll, sungguh, kita harus jujur bahwa dunia ini memang sudah 
makin Tak Waras termasuk mayoritas penghuninya. 
dan teknologi telah ikut mempercepat ketidakwarasan. 
coba kita ubleg internet, mana isinya yang lebih banyak?
kewarasan atau ketidakwarasan ?
mau contoh lain ? banyak. 
misalnya : ibu kandung menggunting bayinya hingga robek, pasti mati. ayah kandung memperkosa anak gadisnya hingga lahir anaknya dan bingung statusnya bagaimana si anak ini. 
juga ada ayah, ibu, anak dan menantu ramai2 menjadi sindikat narkoba sebagai 
 matapencaharian utama . atau ini : anak smp menjadi mucikari. dll dll.
 dan penjara2 saat ini penuh pejabat2 yang dijaman perjuangan kemerdekaan dulu dipenuhi oleh pahlawan2 bangsa. kita sudah kehilangan pahlawan, yang ada cuma 
tinggal pelawan pelawan rakyat.
naa mas Eka, teruskan saja kisah2 Tak Waras ini, saya menunggu dari novel ke novel yang bahkan sudah diterjemahkan kebeberapa bahasa asing dan dijual di ln. 
 dan bila masyarakat yang memang sudah sakit ini tidak mau membacanya, janganlah Anda sedih, karena siapapun selalu ingin didepan cermin terlihat rupawan, meski tidak.
 contoh : saya sendiri, yang didepan cermin selalu harap2 cemas agar garis2 penanda usia ini tidak makin nampak ( HA-HA-HA )
 mas Eka K, matur nuwun kunjungannya ke blog saya yang selalu " memancing " saya untuk balik mengunjungi Anda karena disana selalu saya temukan hal2 baru 
yang sarat kejutan dan mengajak dahi berkerut.
 cuma saya protes dengan cover baru Lelaki Harimau yang jelek itu, mirip buku Ilmu Hewan jaman SD saya dulu. menurut saya cover yang lama yang seperti saya punya itu lebih keren, 
betul2 " harimaunya lelaki " , entah kenapa Anda setuju2 saja dengan cover baru ini, 
tapi " jangan menilai buku dari covernya "  to ? jadi , ya sudah.
 sebetulnya ya ini saja yang ingin saya sampaikan. 
ngobrol dengan lulusan Filsafat itu nanti tak ada habisnya sebab Anda pasti " mengkuliahi " saya dengan bermacam falsafah padahal saya tak suka ruwet2 meskipun suka dengan" mbuletnya " tokoh2 novel Anda yang" ngempet2 karakter kejamnya " hingga titik peledakan.
 selamat berkarya, sekali lagi terima kasih.
salam : th. 

( gambar dari blog Anda, terima kasih )










.. " Wong Malang ae kathik Inggris2an ! " ..
( bahasa asing untuk pemula/ saya / 02 )

 Malaysia  sebagai tetangga terdekat kita yang bahasanya serumpun dengan kita, dalam penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi mereka sehari hari, 
kita yang ditanah air ini ternyata kalah jauhhhh .. 
disana, adalah sesuatu yang wajar dan biasa saja ketika kita menjumpai siapapun,
 mulai pelayan toko, sopir bus, di pasar pasar tradisionil, dll kita bercakap dalam bahasa Inggris , meski kadang bercampur  melayu. 
    disebuah pemberhentian bus di KL, saya pernah sempat mengobrol dengan seorang prt/ tkw yang menjemput anak majikannya disekolah, dan tkw ini  ternyata Inggrisnya bahkan lebih bagus dari lulusan D3/bahasa asing disini
( meski diakuinya saat berangkat ke KL dulu bahasa Inggrisnya " tidak bunyi " alias terbatas Thank you, Bye atau Good Morning dll tak banyak )
lha disini, ditanah air atau konkritnya lagi dikota Malang saya ini, begitu sulit kalau mau 
" memelihara " bahasa asing, sebab boro boro ngobrol ditempat umum seperti di 
Malaysia, lha wong ketahuan sms atau telepon sedikit pakai cas cis cus saja 
sudah dikomentari macam2. 
ini daftar komentar yang sempat saya catat :
01. sok banget sih, wong Jowo ae kok Inggris2an ... 
02. waa, rupanya baru belajar ya koq dipraktekkan disini ..
03. membumi dong, di Malang aja pake Inggris2an ..
04. waduh, mentang2 pernah di ln
05. isone Inggris tok yo? ...
06. dst dst



 padahal di kantor2 saya dulu ( maklum, saya beberapa kali pindah bidang kerja, mulai di Advertising , Journalism, Stock Exchange, Tourism, Telecommunications, Universities dll  justru diadakan aturan bahwa  ada denda bagi mereka yang ketahuan 
 'mangkir' berbahasa Inggris, 
yakni dengan mengisi kotak uang yang seminggu sekali dibuka 
untuk beli makanan bersama ! )      
 wow .. ternyata disini begitu susahnya mau merawat bahasa asing  yang padahal kalau tidak dipakai alias dibatin saja dalam hati, dia akan hilang  menguap diudara !
 maka, bila negara tetangga terdekat kita saja sudah begitu " nglontok " bicara Inggrisnya, jangan merasa jelous, sebab iklim disana lebih memungkinkan untuk cas cis cus sehari hari tanpa ada yang " ngrasani " sebagai sok sok an dsb.
namun untungnya sebuah perkembangan baru ditanah air  saat ini cukup melegakan bahwa di sekolah2 bahkan di kelompok2 bermain, TK dan sejenisnya, bahasa Inggris sudah menjadi sebuah keharusan.
satu saat saya bertemu seorang cucu dari kerabat saya yang masih berusia 4 tahun . ia menunjuk nunjuk pada kakak perempuannya yang pemalu dan berkata pada saya 
 " She is a chicken - hearted ! " sambil tertawa tawa . 
saya surprise, dan pembicaraan berlanjut dalam bahasa yang sama dan saya sementara itu menghitung diam diam jumlah idioms yang digunakan ngobrol balita ini, luar biasa ... !
 ( balita ini ndak ada keturunan bulenya lo, sekolahnya ya sekolah lokal, tapi sekolahnya memang mengharuskan Inggris sebagai percakapan sehari hari dikelas )
 disaat lain, 
saya ceritakan  tentang balita diatas  pada keponakan yang usianya hampir 40 tahun, dan 
 ybs berkomentar " oo, arek iku kepingin rempelo atine pitik ta? " 
 ( saya sampai menangis karena tertawa  ) 
naa .. Indonesia pasti akan  makin maju nantinya ditangan generasi para balita balita 
kita  yang cerdas cerdas ini !
 maka kalau tkw/ tki  kita di Malaysia, Singapura dll sudah terbiasa cas cis cus disana, padahal saat berangkat dulu " nul putul " maka yang perlu dipertanyakan adalah 
kita kita sendiri, apakah kita masih akan lanjutkan sikap " anti sok sok an berbahasa asing " meski ditempat yang layak ( kantor, sekolah, kampus dll ) atau
menerima pembiasaan berkomunikasi dalam bahasa asing untuk mensejajarkan diri dengan negara negara tetangga terdekat kita ini ?
pilihan akhirnya memang ada ditangan masing masing, kemana kita akan melangkah !
( th )


 ( gambar gambar dari google )


Selasa, 16 September 2014







.. "  Slank, Idioms atau Apa ? " .. 
( bahasa asing untuk pemula / saya / 01 )

mempelajari bahasa asing, apapun itu, memang akhirnya bukan sekedar belajar bahasanya. disitu ada " paket " yang menyertainya yaitu Cara Pikir/ Pandang sesuatu bangsa/ budaya. 
contoh : mengapa " saya " dalam bahasa Inggris harus ditulis dengan huruf besar ?
atau mengapa kapal itu berjenis kelamin perempuan ? dst dst. 
yang kedua, tiap tiap bahasa memiliki Cara  Mengungkapkan/ mengekspresikan sesuatu pikiran atau perasaan yang berbeda beda meskipun maksudnya sama.
dalam bahasa kita sendiri, contoh mudah misalnya : 
" waaa, ada udang dibalik batu nihhh ... " . 
tentu saja kalau diterjemahkan secara harafiah akan sangat tidak tepat ( pinjam bahasa Inggris nya mas Tukul misalnya : 
" wow .. seems, there is shrimp behind the stone " hehehe ..... )
naaa , berhubung saya sendiri bukan pakar bahasa apalagi bahasa yang bukan bahasa saya maka saya hanya ingin menggaris bawahi pendapat para pakar bahasa 
bahwa sebaiknya :
" berbicara dan berpikirlah sesuai dengan cara bicara dan pikir bangsa dan budaya
yang memiliki bahasa itu "
mengapa ?
 sebab bila tidak akan terjadi kejanggalan dan " gap "  antara bahasa X yang dipakai tetapi  dengan pola pikir Z yang berbeda . apakah ini berarti kita harus berlagak/ bergaya ala
orang bule misalnya, disaat bicara bahasa Inggris ? 
 pasti bukan itu maksudnya tetapi Cara Mengekspresikan Buah Pikir/ Rasa kita 
itulah yang perlu disesuaikan .
 contoh : " They owe that man a grudge " 
( mereka dendam pada pria itu )
ini seringkali kita temui terutama pada tugas tugas terjemahan Indonesia ke Inggris, umumnya masih banyak ditemukan " Inggris Indonesia " . 
salah satu kendalanya adalah penguasaan Idioms yang masih perlu ditingkatkan karena ini tidak dapat dirangkai rangkai sendiri dan sudah merupakan sesuatu yang 
baku alias tidak bisa ditawar tawar.
 juga penguasaan Slank yang meskipun tidak dipakai sebagai bahasa formal, ia tetap sangat penting karena dalam bahasa keseharian Slank ini akan sering ditemui.
naa .. mari sedikit bermain main dengan Idioms dan Slank yang terkadang menggelitik tetapi ternyata sangat besar bantuannya disaat kita " buntu " mencari 
padan katanya dalam bahasa Inggris. 
(  meskipun mbah Google sudah menyediakan kebutuhan
 terjemahan dengan sekali klik,
namun terkadang bila kalimatnya " nyleneh " maka suka suka
si embah ngaco juga jawabannya hehe .. )

ghost writer : ini istilah bagi orang yang membuatkan tulisan/ karangan bagi orang lain dan yang mendapat nama ya orang lain itu.
give a person in charge : menyerahkan seseorang pada polisi/ yang berwajib.
gum beating : percakapan/ obrolan kosong ( omong kosong ) .
lead by the nose : menguasai/ mengendalikan sepenuhnya
left-handed compliment : pujian/ ucapan selamat yang bersifat pura pura/ mencela 
under lock and key : dalam keadaan aman/ terkunci 
ready for fredie : siap untuk sesuatu yang tak terduga
run of luck : bernasib baik
run off at the mouth : terlalu banyak bicara
stick around : ber lama2, tak juga mau pergi

waaa ... jumlahnya memang ribuan, dan tidak ada pilihan selain dihafalkan atau dipraktekkan supaya " nyantol " . dengan menguasai lebih banyak idioms dan slank, dijamin tidak kebingungan disaat akan berkata " rumah aman dalam keadaan terkunci rapat " atau 
" saya menyerahkan pencuri itu kepada yang berwajib " dll . 
 ini memang sama sekali tidak sulit melainkan sedikit butuh penghafalan, praktek dan tentu saja ketekunan ( dan tidak malas hehehe .. )
sungguh, tidak ada seseorang yang benar benar bodoh, mungkin yang lebih tepat adalah karena seseorang itu " out of practice " saja, sederhana bukan ?
 selamat berlatih ! ( th )

( gambar2 dari google )









Minggu, 14 September 2014








.. " Opo Iku ' Nasi Tumpang Kediri '
di WaroengKo'e , Batu ? " ..

dia mirip banget dengan pecel, tapi ada kuahnya yang bersantan. naa, itulah yang dimaksud Nasi Tumpang Kediri yang buat saya memang terasa ' asing ' sebab seumur umur ya baru kemarin merasakannya. 
 nasi tumpang kediri  ( NTK ) ini bukan mengada ada lo, karena memang begitulah adanya dan bagi yang belum pernah atau belum terbiasa, lebih baik mencicipinya dulu di WaroengKo'e,
Jalan Abdul Gani Bawah no 11, Batu, Jatim .
( sekedar info : Museum Angkut di Batu adalah Jalan Abdul Gani Atas, 
dan warung ini ada di Jalan Abdul Gani Bawah )
 soal rasa, adalah selera. dan selain NTK warung ini juga menawarkan bermacam olahan ayam
 mulai dibakar, digoreng dll plus nasi goreng dll. 
masalah harga ' wajar wajar ' saja, contoh : NTK ini 8000,-, nasi goreng 10.000,- , ayam bakar/ goreng kampung 14.000,- dll. meski di daftar menu tidak tercantum harganya ! ( sayang sekali )
 petualangan rasa memang dituntut kesiapan menerima ' kejutan ' antara suka, setengah suka dan sangat suka dan sama sekali tidak suka. 
maka kalau saya memberi nilai 6.5 untuk NTK ini juga relatif, sebab pasti ada lainnya yang rela memberi 9,
 inipun tidak perlu diperdebatkan.


 bicara atmosfernya cukup lumayan, tetapi memang cukup disayangkan bahwa bagian belakang atau tepatnya halaman belakang yang sebenarnya memiliki view bagus
yaitu hutan Jati Mas, tidak dikelola dengan baik sehingga dua gazebo yang 
ada disana seolah ' sia sia ' karenadikelilingi oleh lingkungan yang tidak mendukung. 
ini mungkin perlu diperhatikan oleh para pemula jagad kuliner bahwa kastamer makan tidak hanya dengan perut, tetapi juga dengan mata dan hati. 
sebuah lingkungan yang Nyaman, Resik dan Apik sangat mendukung kesuksesan bisnis dibanding lingkungan yang tak terawat atau amburadul meski makanannya enak.
memang sebuah tempat hangout tidak harus berhadapan dengan gunung/ laut sebab tidak semuanya beruntung memilikinya, namun lingkungan yang nyaman juga menjadi daya tarik. 
dengan begitu LoS ( length of stay , wow .. kok seperti hotel saja ) kastamer bisa dijaga yaitu mereka akan memesan lagi ini itu setelah usai pesanan utamanya karena " krasan " berlama lama disitu.
( misal : makanan penutup atau kopi dll ) .
 naaa ...., buat yang tidak sempat ke Kediri bolehlah ke WaroengKo'e ... !
 ( aduh, mengetik namanya saya harus hati hati hehe .. )
 ( th )  


( photos by : th, WaroengKo'e, Batu, September 2014 )
01.waroengko'e
02. nasi tumpang kediri
03. atmosfer
04. gazebo dengan latar belakang hutan jatimas
05. lauk pauk mulai kosong
06. daftar menu
07. petunjuk tepi jalan










Sabtu, 13 September 2014







 .. " Marsha, Marsha , Benci tapi Rindu" ..

siapa tidak jengkel sekaligus sayang dengan gadis mungil Rusia yang tersohor ini ? Marsha memang namanya, dan saat ini salah satu episodenya sudah mencapai 100 juta pemirsa lebih di YouTube. sebuah persahabatan ganjil antara Marsha yang jahil 
dengan si Beruang yang penuh kasih, adalah gambaran betapa dunia dongeng itu tak mengenal batas wilayah, budaya , usia dan perbedaan2 lainnya. 
 diputar di lebih dari 16 negara, tokoh tokoh dalam kisah persahabatan ini di produksi oleh Annimacord Studio Rusia. pengisi suara Marsha versi Rusia adalah Alina Kukushkina sedang
versi Inggrisnya adalah Elsie Kate Fisher. 
ditanah air lewat ANTV serial Marsha and The Bear ini merupakan favorit segala usia karena uniknya jalinan cerita dan sangat menyentuh menyaksikan betapa si beruang yang
 masih saja selalu mengasihi Marsha meski sering merepotkannya.
 beruang yang hidup sendiri, adalah pensiunan pemain sirkus ternama. dan Marsha secara tidak sengaja bertemu beruang saat mengejar kupu kupu.  
sejak saat itu keduanya bak " tak terpisahkan " meskipun beruang sering dibuat pusing oleh ulah Marsha yang tak terduga akibat rasa ingin tahunya yang besar dan 
mendorongnya untuk berbuat hal hal yang tidak masuk diakal beruang.
 tiap kali  beruang jengkel atau marah dan " ngambek " bahkan sering mengantarkan Marsha kembali kekampungnya agar tak merepotkannya lagi, ternyata malah beruang merasa 
bersalah dan mencoba menemukan kembali Marsha. 
tidak banyak acara tv yang saya sukai, hanya beberapa seperti Ghost Hunter International, Destination Truth atau Natgeo Wild. dan Marsha ini ternyata bisa masuk dalam daftar program favorit saya karena cara penyajian dan alur cerita yang begitu manis.
tentu saya berharap bahwa Indonesia akan juga mampu membuat produk2 animasi sekaliber Marsha atau Disney, sebab inspirasi dari kekayaan alam kita rasanya tidak akan pernah 
ada habisnya untuk diolah kedalam layar kaca ataupun layar lebar . 
Marsha telah menjadi sebuah industri besar merchandise lewat DVD, TV, game, buku dll secara global. bahkan di Malang pun boneka2 Marsha sudah sampai di tataran PKL seperti yang saya lihat kemarin didekat BNS Batu , lepas dari masalah hak patennya yang
 ditanah air memang masih sangat amburadul.
naa, yang kebetulan belum kenal Marsha, silahkan sesekali mengintipnya dilayar kaca atau men downloadnya dari internet. " Benci tapi Rindu " itu kira kira perasaan beruang pada 
sahabat kecilnya Marsha dan pembacanya pun akan punya rasa yang sama,
saya jamin.
( th )


( gambar gambar dari google )








 






 .. " Siapapun Anda .. " ..

beberapa bulan terakhir ini, pembaca blog saya semakin melebar ke negara2 yang sama sekali tidak terbayangkan seperti Estonia, Polandia, Norwegia, Yunani, Rumania, Spanyol , Rusia, Turki,  dll disamping yang " berlangganan " 
seperti China, India, Mlaysia, Singapore, Kanada , USA dll. 
 tentu saya penasaran bacaan2 yang menarik itu kira2 apa, maka umumnya mereka ke wisata alam dan ( lucunya ) 40% menelusuri wisata kuliner Malang Raya. maka saya sempat berpikir apakah mereka2 ini orang2 kita
 yang sedang berada disana atau mereka2 yang pernah dan atau akan mengunjungi Indonesia? 
kemungkinan sangat tak terbatas dan kemungkinan lain adalah itu hanya sebuah kebetulan saja mengingat orang mencari macam2 hal di mbah Google itu bisa saja tak sengaja nyelonong ke blog ini, 
jadi saya harus mengurangi rasa gr saya meskipun daftar 60 negara pengunjungnya cukup membuat saya
gembira dan berterima kasih.
 namun ada 1 pembaca yang hampir setiap harinya masuk dan " mengubleg " blog ini hingga kesemua link yang ada, mulai wisata alam/kuliner/horor/dll plus catatan2 pribadi plus plus plus ... wow ... ! ( disini ada sekitar 700 an tulisan )
 dalam sehari ia bisa beberapa kali muncul bahkan pernah dalam jam yang sama ada sekitar 8 link yang dibukanya,
luar biasa ! kepada " pembaca loyal " seperti ini, apapun alasan Anda membuka dan membacanya, 
saya ingin sampaikan terima kasih.
 tentu harapan saya semoga Anda menemukan " apa apa yang Anda cari " baik tentang Malang Raya maupun Diri Saya karena cukup banyak Anda masuk terutama di catatan pribadi/ khusus. saya tidak akan telusuri Siapa Anda, 
karena bagi saya itu sebuah kehormatan mendapat perhatian yang begitu besar.
 bila Anda merasa masih kurang pas dengan apa apa yang saya sampaikan/ tuliskan disini, bahkan saya masih ingin membantu Anda dengan informasi  di 0341 - 55 34 16 , dimana Anda akan langsung dapat berkomunikasi 
dengan saya secara pribadi. mengapa saya berikan kesempatan ini ?
karena tidak semua pembaca " merasa berkepentingan " menelusuri 200 lebih Catatan Pribadi/ Khusus seperti Anda dan
karenanya saya ingin memberikan kesempatan ini pada Anda sebagai bentuk  " perhatian balasan " kepada Anda.
 naa .... , sekali lagi terima kasih untuk semuanya, semoga saya masih akan selalu bisa hadir dengan bermacam kisah seputar Malang Raya maupun pribadi yang menurut saya masih cukup bermanfaat untuk di share.
enjoy and have fun with this blog ... !
( th ) 
 ( gambar dari google )


Jumat, 12 September 2014









.." Kangen Snoopy di My Kitchen " ..

dunia dongeng memang tak kenal usia, termasuk saya yang disebuah siang mengobrol dengan Snoopy di Jalan Rambutan, Taman Gayam, Malang. 
bak diseret mesin waktu kemasa remaja dimana kartun Snoopy mulai dikenal ditanah air, siang itu saya seolah kembali kemasa masa komik Snoopy menjadi " bacaan wajib " saya.
Charles M. Schutz adalah pengunggah Snoopy ke permukaan jagad komik dan kartun yang akhirnya mendunia tak terkecuali Indonesia terkena wabahnya. 
 diawal kelahirannya, Snoopy masih bisu, tetapi tahun 1952 penulisnya membuatnya bicara lewat gelembung teks yang menggambarkan jalan pikiran Snoopy yang dapat dibaca oleh
teman2 berkomunikasinya. 


anjing jenis beagle ini sedemikian tersohor, otomatis juga sang majikannya Charlie Brown. penggambaran Alter Ego si Snoopy untuk menjadi pilot pesawat tempur Perang Dunia I juga merebak menjadi virus yang mendunia bersama lawannya Red Baron.
sudah, sudah, sudah, saya tak hendak mendongeng, tetapi akan membawa pembaca ke My Kitchen yang menarik perhatian saya karena dari luar kedai yang satu ini lebih mirip dengan 
sekolah Taman Kanak Kanak ataupun Kelompok Bermain. 
saya sempat ragu ragu saat mau masuk, kuatir salah masuk, sebab saya belum ber cucu apalagi yang layak didaftarkan di TK hehe ... 


" ini tempat makan mbak?" tanya saya dengan sangat naifnya, yang ditanya tersenyum lebar 
" iyaa, silahkan masuk ... " hahaha, dan sayapun melangkah kedalam.
kesan TK makin kental ketika ruangan2 didalamnya semakin menampilkan sisi kanak kanak yang ceria, ramah dan hangat serta naif. saya langsung jatuh hati 
( belum cinta lo ... baru " mak plek ", belum " mak plonggg ... " hehe ... ) .


maka meskipun sudah dipersilahkan duduk, saya malah minta ijin muter2 dan jeprat jepret yang untungnya siang itu tidak ada tamu sehingga saya leluasa kesana sini dan pratpret ( ssstt .. ) . 
bahkan hingga dapur dan halaman belakangpun full dengan lukisan dari tokoh2 Peanuts 
dan saya merasakan atmosfer yang hangat dan ceria.
baru pada saat daftar menunya  ada dihadapan saya, saya merasa ini adalah sebuah 
" Dongeng Yang Serius " karena ada kesungguhan dibalik lucunya 
tokoh tokoh dongeng yang terpampang dimana mana ini.


didominasi western menus, My Kitchen adalah sebuah alternatif tempat hangout baru dikota Malang yang perlu dicoba ! maka sayapun  memilih 
" Grilled BBQ Kebab, Buffalo Chicken Wings, Fried Tofu,
 dan untuk minum saya pilih Rootbeer dan juga Spritzer Lychee ". 
ini bukan sesuatu yang asing, tetapi wajar wajar saja bila ada rasa penasaran bagaimana
dapur My Kitchen menyajikan dan meramunya dibanding dengan tempat lain yang memiliki menu serupa meski dengan nama berbeda.


apalagi saya diminta untuk memberikan saran2, dan tentu  tidak saya sia siakan karena kelahiran kedai yang cute ini layak memang di apresiasi. secara keseluruhan, 
dari skala 1 - 10, saya rela memberikan angka 7, meskipun saya juga  memberikan beberapa masukan/ kritikan kecil.

  
saat saya sedang makan, ada sepasang manula masuk dan setelah melihat daftar menu, nampaknya mereka mencari " yang tidak ada " alias menu menu Jawa sejenis rawon dll. 
apa boleh buat, mungkin perlu ada tambahan informasi di sebelah luar kedai atau cafe ini, yang menunjukkan Warna Cafe yang memang lebih ke " barat " ini, misalnya dengan contoh gambar menu dll disamping gambar2 lucu dari tokoh kartun Peanuts.


dengan arsitektur bangunan yang dibiarkan asli  bergaya 60an bahkan lebihawal ini, akhirnya memang berhasil menciptakan imej " rumah atau dapur ibu ibu kita dimasa lampau 
" yang sejaman dengan kelahiran tokoh Snoopy itu sendiri. 
 sebuah kesengajaan atau tidak, tidaklah masalah, yang penting kehadirannya di Malang semoga tidak " hangat hangat tahi ayam " seperti beberapa yang lain, tetapi My Kitchen akan bertahan menjadi salah satu ikon wisata kuliner Malang.
selamat atas kelahirannya dan biarkan Snoopy cs menghangatkan suasana di My Kitchen hari ini dan selamanya, semoga ... ! ( th )
catatan kecil :
kepada Chef My Kitchen, terima kasih sudah memberi kehormatan dengan menemui saya secara 
khusus untuk meminta masukan2, sukses buat Anda !  
 ( photos by : th , My Kitchen, Malang, September 2014 )
01. siapa tak kenal mereka ?
02. keluarga besar snoopy
03. my kitchen, jalan rambutan, malang
04. dunia dongeng05.  menu pilihan

 06. friendly and warm
07. aneka minuman
08. diskon
09. kebab
10. dapur
11. sayap
12. leci
13. tahu
14. rootbeer