Minggu, 13 Juli 2014






 .. " Die Sieger ist hier .. ! " ( anders gib ja nix ) ..

perlu 24 tahun bagi Jerman untuk kembali berdiri diatas panggung kehormatan Sang Juara Piala Dunia  yang sekaligus merupakan kemenangannya yang ke 04 ! 
Jerman lawan Argentina dilaga final sudah tentu punya magnet besar buat warga dunia untuk menyaksikannya yang ditanah air bertepatan dengan jam makan sahur .

saat sms teman2 saya para penggibol meminta saya menebak score pada sore harinya, saya lihat tidak seorangpun yang menjagokan Jerman, sebab Argentina bagi sebagian besar
 mereka adalah Jaminan Mutu.

 maka saat saya mengirim sms begini : 
" ya sudah gpp aku ndeweni milih Jerman, nggak banyak2 koq,  1 - 0 aja ! " 
saya mendapat balasan " waduh, wong Jerman yo mesti ae milih bongsone hehe ... ", saya balas dengan gambar orang meringis. 

tebakan asal2an ini akhirnya menjadi kenyataan setelah si Gotze di menit ke 112 memukul gong kemenangan Jerman dalam laga yang superketat ini. 
sms lain masuk, katanya " waa, ternyata Sabdo Pandito Ratu hehe ... " ....  lagi2 saya kirimkan gambar meringis itu ...

dan pada upacara penghargaan, Messi yang meskipun menerima Golden Ball, 
nampak sangat lesu dan tidak bersemangat 
( mungkin menyesali kerjasama timnya yang kurang pas ? )

omong2 soal laga final , ini memang layak disebut sebagai salah 1 laga  terbaik selama WC2014, sebab saya yang awam bolapun jadi suka melihat kerajinan kedua tim merebut dan menguasai bola yang sangat konsisten hingga akhir laga perpanjangan. 

kalau sudah begini, sebenarnya Menang Kalah tidak masalah sebab keduanya memang pantas jadi juara bersama, sayangnya tidak ada model beginian, bagaimanapun akhirnya 
 salah satu harus ikhlas memberi tempat pada yang lain. 

pelatih Jerman yang saya pikir lebih pas jadi aktor , Joachim Low, nampaknya menempatkan banyak pemain2 muda yang bakal menjadi Rising Star Jerman dimasa depan . 
dan mereka ini pastinya  sangat  berpeluang untuk ikut kembali dalam WC 2018 dan 2022, 
sebuah ide regenarasi yang cemerlang.

 dan Jerman kali ini juga mencatat sejarah baru dimana untuk pertama kalinya kemenangan di tanah Amerika Latin diraih oleh tim non-Amerika Latin.

bonus, hadiah dll pasti sudah mengantre buat tim Jerman yang angka angkanya tidak usah disebutkan sebab tiwas membuat tim tim lokal ditanah air tidak bisa tidur nyenyak. 

hiruk pikuk di Brazil sudah usai, dan di Jerman sejak kemarin pasti sudah penuh dengan pesta pesta bir sebagaimana tradisi October Fest .
 sebuah perayaan yang layak dinikmati warga Jerman untuk menghormati tetes keringat dan darah ( Sebastian ! hehe ... ) timnya selama WC 2014 !

bravo Hr. Joachim Low, 
wunschen Ihnen alle ein schone Fliegen zuruck nach Deutschland ! ...
 ( th )

( gambar2 dari google )







Kamis, 10 Juli 2014






.. " Kerikil Kerikil Ramadhan " ..

 ada saja riak riak kecil selama Ramadhan, dan biasanya memang seperti itu dalam rangka 
" ujian kenaikan kelas " dan bahkan kadang riak kecil menjadi gelombang besar. 

yang kecil kecil banyak contohnya : ditengah keheningan sholat subuh setelah sahur, anak anak dari kampung sebelah saling melempar petasan persis didepan pagar rumah. dar der dor ini sudah tentu sangat mengganggu konsentrasi dan juga ibunda saya yang 
hampir 90 tahun usianya, terbangun kaget dan mengeluh. 

contoh lain, saat suatu sore  mencari makanan ringan disepanjang Soehat untuk berbuka, tiba2 sebuah motor berisi dua orang cowok, dengan sengaja menutupi jalan saya 
kemanapun saya mau lewat. 
saya ambil kiri mereka ke kiri, saya kekanan mereka menutup 
arah kanan didepan saya, begitu ber ulang2. 
" lho iki karep-e opo? " batin saya. 

maka saat ada sedikit celah terpaksa saya ambil meski jarak dengan keduanya hanya sekitar 15cm an, dan saya tunggu keduanya di lampu merah jembatan Soehat dengan kaca sebelah saya buka lebar2. saat mereka akhirnya tiba disamping kaca yang terbuka lebar,
 si pengendara yang mungkin menyadari kesalahannya yang disengaja, meminta maaf, 
kaca saya tutup  lagi ... sabarrrrrrr ..... 

( anda2 berdua yang mungkin ingat ini dan kebetulan membaca blog dan tulisan ini,
 semoga puasa anda tidak sia sia karena sebelumnya saya juga melihat anda berdua 
membeli ta'jil dijalan yang sama )

itu tadi hanya sebagian contoh meskipun ada juga yang lebih parah dan " seolah menantang " kesabaran saya dengan cara yang demonstratif yang  kebetulan ybs juga wanita. tetapi saya sungguh tidak ingin merugi dalam Ramadhan yang singkat ini, 
jadi biarlah orang lain " mencari gara gara " dan saya doakan semoga ia berpahala, amin .... 

biasanya semakin dekat akhir Ramadhan, ujian ujian kesabaran semakin meningkat pada saya. namun dengan kesadaran tinggi, saya berupaya untuk ikhlas demi meraih ridhoNYA.
lha kalau saya terpancing lalu menjadi jengkel dan marah, 
akhirnya saya tidak akan mendapatkan apa apa selain rasa lapar dan dahaga!
demikianlah keunikan Ramadhan yang mampu memberi rem pada manusia untuk lebih bisa mengendalikan diri, emosi dan nafsu.

idealnya ini diupayakan tidak hanya dalam bulan Ramadhan, tetapi juga dalam keseharian diluar Ramadhan. namun manusia sering " berhitung hitung soal pahala " Ramadhan dan diluar Ramadhan, wahai, adakah memang demikian?
mungkin kita bisa menjawabnya masing masing ..... ( th )
( gambar dari google )

Rabu, 09 Juli 2014






.. " Andai saja itu Krulllll ...... " ..
( argentina vs belanda )

wajah Krull tampak penuh kesedihan saat menyaksikan timnya bobol di penalti dalam laga melawan Argentina pagi tadi. yaa, jatah penggantian pemain nampaknya tidak 
menyisakan peluang untuk mengganti keeper Belanda, maka Krull yang sebelumnya sudah menyelamatkan gawang Belanda saat berhadapan dengan Kostarika 
akhirnya hanya bisa jadi penonton .

meskipun kekalahan Belanda ini tidak semata karena keepernya bukan Krull tetapi memang sulit mengelakkan kesan bahwa Krull memang " spesialis penalti " disamping 
tentu saja ini semua sudah menjadi garisNYA. 
Belanda memang harus puas dengan hasil ini dan menanti laga untuk tempat ke 3.

sudah tentu tidak hanya Krull yang bersedih. 
warna oranye di stadion tampak tidak banyak bergerak alias terdiam, dan wajah wajah pemain Belanda terlihat memelas. kontras dengan tim dan pendukung Argentina yang bersorak sorai merayakan perjalanan mulusnya menuju final.

demikianlah drama demi drama di WC2014, yang menguras emosi dan adrenalin. tim tim yan
" kekuatan kekuatan lama ", Argentina dan Jerman.


 tentu kita berharap pada WC mendatang, final akan dihias oleh pendatang pendatang baru, siapa tahu bahkan asia? jangan pernah mengatakan Tidak Mungkin, sebab yang terjadi 
dengan Brazil digundul 7-1 oleh Jerman kemarin adalah 
sebuah kemustahilan yang mustahil !
kalah menang adalah warna kehidupan disegala lini, suka tidak suka akan terjadi pada siapa, dimana dan bagaimanapun, sebab kehidupan bergerak memang karena itu. 

yang kalah akan berupaya untuk mengejar ketertinggalan atau kehilangannya, yang menang akan berusaha mempertahan dan meningkatkannya, maka ia menjadi tidak statis namun dinamis.
laga akhir /final nanti barangkali akan ada kejutan lain, 
mari kita tunggu bersama ! 
( th )
( gambar dari google , messi, krull )  

tambahan : hari ini, 13 juli 2014 subuh, tim oranye akhirnya memenangkan tempat ke 03.

Selasa, 08 Juli 2014





.. " Ketika Kelingking Sudah Ungu " ..
( catatan kecil Pilpres 2014 )

pagi tadi, jam 06.58 saya sudah di TPS perumahan, sesuai undangan, 07.00. 
ternyata itupun sudah ada yang lebih pagi dari saya. 
dan tepat jam 07.00 TPS dibuka . 



lho, maksudnya bukan dibuka untuk langsung bisa nyoblos, tapi dimulai " upacara " nya. maka saya " menjadi saksi " beberapa agenda nya, al :
 penyumpahan para petugas TPS, pembukaan segel kotak suara dll yang semuanya mengambil waktu sekitar 30 menit.

 naaa ... daripada bengong menunggu saat coblosan, sayapun jeprat jepret sebab di tas memang selalu ada kamera. mengapa koq saya perlukan datang pagi2? 
selain supaya segera bisa kembali kerumah tanpa melewati antrean, juga melapor bahwa ibunda saya yang sudah berusia hampir 90 tahun ini ingin menggunakan hak pilihnya tetapi beliau tidak dapat ke TPS. 

jadi saya harus mengatur kesepakatan dengan petugas TPS yang nanti akan kerumah  begitu kira2 alasannya ( saat saya ketik ini, 3 petugas TPS tadi sudah melaksanakannya, terima kasih secara khusus saya sampaikan )



 dan seorang bapak yang datangnya lebih awal dari saya berkata :
" wahh, paling siang nanti jam jam 2 an gitu sudah ketahuan ya hasilnya, lha itu quick-count kan biasanya mendekati to hasilnya? " . 

saya tidak siap menjawabnya, jadi yang keluar hanya sebisanya " mudah2an pak .... "  obrolan berlanjut ke soal black-campaign dll wong namanya saja " perintang waktu " sampai akhirnya muncul panggilan " nomor urut satuuuu, silahkan .... " ....

maka setelah tadi pagi dikejutkan oleh kekalahan telak Brazil dari Jerman, 7-1, diam diam saya berdoa semoga dalam pilpres kali ini tidak ada kejutan yang 
mengejutkan sendi dan nadi bangsa Indonesia yang sudah sangat rindu 
pada sosok pemimpin yang 
benar benar " hanya " memikirkan rakyatnya dan bukan memikirkan kelompok atau golongannya sendiri apalagi dirinya sendiri.

200 juta lebih rakyat Indonesia sudah luamaaaa  mengimpikan perubahan negeri tercinta ini, agar Indonesia bisa kembali berkibar , dihormati dan disegani 
dunia internasional dan bukan menempati ranking atas dunia dalam 
prestasinya sebagai negara terkorup !


begitu banyak harapan rakyat digantungkan pada pemimpin baru nanti, siapapun. dan rakyat pastinya menunggu nunggu bagaimana sang pemimpin akan memenuhi janji2nya serta mewujudkan harapan rakyatnya untuk mensejahterakan mereka 
lahir batin lebih baik dari hari ini.

begitu banyak tantangan yang dihadapi, dan begitu banyak kesulitan yang menghadang terutama dalam bidang pemberantasan korupsi yang 
semakin merajalela dan melanda lapisan elit.

doa Anda, doa kita semua, semoga Indonesia berada ditangan pemimpin2nya yang 
tepat, amin. ( th )


( photos by : th, TPS Bukit Hijau/ Permata Hijau , 09 Juli 2014 )

01. Persiapan Penyumpahan
02. pembukaan segel kotak suara
03. ruang ruang pencoblosan
04. pemeriksaan berkas
05. penyumpahan
06. persiapan lembar suara
07. "  early birds "
08. sudah ungu ( trims kepada yg bersedia jarinya difoto )


 








.. " Neymar terkapar, Brazil terbakar " ..

seolah tak percaya, melihat gol demi gol Jerman bersarang di gawang Brazil dengan mudahnya, seperti melihat tontonan kesebelasan tarkam dan Brazil sama sekali tidak mampu membuat perlawananbahkan hingga 
laga berakhir dengan 7-1. inipun satu2nya gol Brazil lewat Oscar dimenit ke 90 yang sudah tidak berarti.

penonton stadion terlihat banyak yang menangis histeris terutama wanita, dan stadion yang dipenuhi warna kuning seolah mati suri ... 
wahai Brazil, ada apa?

mungkin dipembaringan RS dimana Neymar sedang dirawat, bisa jadi sang bintang sedang menangis juga menyaksikan rekan rekannya " dipecundangi " Jerman 
dengan empuknya. Neymar boleh jadi selama ini menjadi 
sukma bagi timnya, sehingga ketidak hadirannya seolah 
menggembosi semangat tim Brazil.



 tetapi " sak gembos2nya " koq ya kebacut, 
karena nama Brazil itu didunia persepakbolaan identik dengan Juara, Juara, Juara. tak hanya publik di Brazil yang menangisi, tapi Brazil secara umum memang dijagokan diseluruh planet bumi ini .

maka menyaksikan laga ini, dunia patut bersedih bahwa era kejayaan Brazil nampaknya mulai merontok. bila mencari kambing hitam, bisa saja pelatih ataupun ketak hadiran Neymar dll menjadi penyebabnya, namun apalah artinya semua itu kalau orang menyaksikan bahwa memang permainan cantik yang khas Brazil seperti dijaman Ronaldo dulu 
agaknya memang sudah usai  meskipun masih tersisa laga akhir untuk merebut tempat ke 3.

 Brazil, Brazil, semoga tidak ada amuk masa disana, 
mengingat sebagian masyarakatnya sejak awal keberatan dengan penghamburan uang pemerintah untuk WC2014 ini. namun demikianlah  bola memang bulat, WC 2014 meninggalkan banyak catatan dramatis.
 dan demikian itulah kehidupan.
( th ) 
 ( gambar2 dari google )
tambahan : 
hari ini 13 juli 2014 subuh, ternyata tim Samba ini memang harus mengakui
kelemahannya dengan merelakan Belanda menduduki tempat ke 3, oalaaa Brazil, Brazil...

Sabtu, 05 Juli 2014






.. " Dramatis... ! Akhirnya, Londo .. ! " ..


saya mulai saat sahur tadi hingga sekian menit yang lalu, melakukan beberapa
" pelanggaran " yaitu sholat subuh plus ( hanya ditambah ) doa doa pendek, 
ini sungguh tidak bisa dibenarkan ! 
mengapa ? semoga ALLAH SWT mengampuni, sebab laga Belanda - Kosta Rika pagi ini sungguh sulit untuk tidak diikuti hingga menit akhir.

saya sangat awam bola, tetapi kedua kesebelasan ini nampaknya menyuguhkan sebuah laga yang luar biasa, hingga detik akhir adu penaltinya. 

ketat tak tertembus, keduanya sama sama menampilkan sebuah permainan cantik. maka kalau disebut bahwa WC2014 adalah salah satu WC terbaik atau bahkan yang terbaik selama ini, tidaklah salah.

 bermunculannya Kuda Kuda Hitam Baru dilapangan hijau, seolah membalikkan legenda lama yang mendominasi beberapa negara . 

pulangnya jago jago yang diidolakan, bahkan sebelum 16 besar, adalah sebuah fenomena yang patut diperhatikan bahwa telah mulai ada Regenerasi dalam sejarah persepakbolaan dunia, yang meminjam istilah Soekarno dulu adalah 
The New Emerging Forces !

maka negara negara yang semula " diluar hitungan " seperti halnya Kosta Rika ini, 
mulai mengisi peta dunia persepakbolaan sebagai kekuatan baru yang 
tidak dapat dipandang sebelah mata.

tidaklah masalah bahwa saat ini mereka harus kalah dalam adu penalti lawan Belanda, tetapi sejarah telah mengukirnya sebagai sebuah prestasi gemilang dimana tim tim " langganan " 16, 8 dan 4 besar seperti Belanda ini nyatanya cukup 
kewalahan membentengi serangan2 mereka..

bola bundar tidaklah diragukan, apapun bisa terjadi dalam gelindingannya yang tidak teramalkan . orang boleh berkata bahwa ini berkat Krull yang ditugasi 
mengganti keeper sebelumnya, untuk menghadapi adu penalti.

 tetapi semuanya tidaklah lepas dari kehendakNYA. 
Kosta Rika telah mendapat suntikan Rasa Percaya Diri yang luar biasa setelah ini dan waktu masih sangat panjang untuk mengukir sejarah yang lebih baik lagi pada WC mendatang, begitupun tim2 " underdog " lainnya yang berhasil masuk 
hingga 16 besar dalam WC14 ini.

WC 2014 memang bukan sekedar laga teknis dan fisik, tetapi banyak hal dramatis terjadi dan itu semuanya akan meninggalkan catatan luar biasa terutama 
pada Brasil sebagai tuan rumah.

 Era Baru telah tiba, dan mungkin masih akan ada kejutan kejutan lain hingga final nanti. semuanya sangatlah  mungkin.
( th ) 
 ( gambar dari google ) 

Senin, 30 Juni 2014







.. " Menjadi Kurang Ramah ? " ..

puasa baru akan menginjak sahur yang ke II. tetapi jangan mengira godaan belum ada. mulai yang teringan hingga setengah berat, dihari pertama sudah 
" pating cengunguk " . 
contoh :
menjelang siang ada sesuatu hal yang nyaris menimbulkan kejengkelan bahkan 
 kemarahan. tapi seketika ingat puasa, maka " mak srutttttt ..... " 
pedal rem diinjak dan diganti dengan ucapan " Astaghfirulloh ..... " . 

soal injak menginjak rem ini juga bukan barang mudah, sebab kalau kendaraan memang bisa langsung " jreg " berhenti, lha bagaimana dengan emosi ?

kedua, ada telepon yang bernada curhat, ini juga disaat puasa menjadi tidak seperti biasa alias saya harus dan cukup sebagai pendengar saja meskipun ada hasrat untuk 
memberi pandangan tetapi karena pandangan ini menyangkut kelemahan seseorang lain yang dicurhatkan, maka dialog menjadi ganjil, kira2 begini :
" jadi enaknya gimana ya tan, saya datangi saja ya ybs secara langsung?"
( saya ) " hmm ... "
" setuju kan ? " 
( saya ) " hmmm ... "
" ya udah, besok aku ketempat dia aja ya tan ?"
( saya ) " ( diam ) .... " 
" lo gimana sih tan, kok malah diem, diemnya ini setuju apa diem nggak setuju tan?"

aduhh, ini yang paling saya kuatirkan, disaat orang lain butuh bantuan saran tetapi saran itu menyangkut nyangkut  kekurangan orang lain yang dibulan seperti ini TABU untuk di bicarakan. tetapi kalau tidak dibicarakan malah mungkin merugikan orang
 yang butuh saran, simalakama.

sulit? ya dan tidak, tergantung. 
bila terdesak, didesak atau kedesak desak, ada jalan keluar terpendek dan termudah yaitu menjawab dengan kalimat pendek " saya sedang berpuasa ", yang semoga dapat dimaklumi lawan bicara. susahnya kalau lawan bicara 
ternyata masih belum ngggeh, 
dan masih mendesak dengan pertanyaan " emang kenapa kalau lagi puasa ? 
" derrrr ... ! 

maka yang demikian ini memang menjadikan kita seolah Kurang/ Tidak Ramah/ Tak Seperti Biasanya, meskipun tidak bermaksud seperti itu, 
namun itu jauh lebih baik daripada kita menjadi akhirnya terpancing untuk hal hal yang bisa mengurangi Nilai Rapor diakhir Ramadhan.

tapi yakinilah bila " saya sedang berpuasa " diucapkan dengan tulus dan ikhlas tersenyum, rasanya tidak ada yang harus dikhawatirkan karena
tersenyum lewat teleponpun lawan bicara kita akan mampu menangkapnya sehingga tidak perlu menjadi Kurang/ Tidak Ramah dibulan puasa ( th )

( gambar dari google  )