Jumat, 13 Juni 2014






.. " dW Coffee Shop atau Project 11 ? " ..


sebetulnya sudah sangat sering tempat ini saya lewati sebab merupakan jalan alternatif utama kearah Jalan Veteran dari Jalan Jakarta. tapi karena " was wes " maka 
baru setahun setelah openingnya saya mampir, itupun karena jam sudah diatas 14.00 dan malas mau mencari yang jauh jauh. letak dWCS yang ada di pojok jalan ,
memang memudahkan untuk menemukannya.

nama warung kopi yang satu ini adalah " dW Coffee Shop " atau Project 11, entah mana yang bener sebab dua duanya tercantum, tapi Shakespeare sudah wanti wanti 
" apalah arti sebuah nama " maka mari tidak perlu pusing2. 
yang jelas alamatnya di Jl. Bogor 11, jadi mungkin nama Project 11 
diambil dari sana ?

atmosfer nya lumayan hangat dan " country " karena seluruhnya didominasi
batu bata dan kayu, sebuah kombinasi alami yang nyaman. 
lha karena namanya saja sudah warung kopi, 
maka menu menunya ya memang kearah cangkruk-an. 
nama nama menu adalah hasil olah kreatifitas yang tak terbatas, jadi tidak usah saya " jlentrek " karena apa saja bisa jadi nama apa saja. 


satu satunya menu yang mengandung Nasi hanyalah Chicken Run, selebihnya adalah memakai roti2an, kentang kentangan, keju kejuan. 
tapi siang itu saat saya memesan Roti Rotian, 
ternyata dijawab " maaf sedang kosong rotinya " ... lha ?
( padahal sungguh mati saya sangat kangen adanya Cafe yang menjual Pohong Goreng, Getas, Pisang Goreng, Gethuk, Menjes, dll dengan tatanan yang classy
sehingga tidak harus ke bule2an.

tapi ya sudahlah, wong memang jamannya sedang jaman ke barat2an meskipun siapa tahu kelak ada yang tergelitik membuat warung Cangkrukan yang 100% khas Indonesia, 
seperti Wedang Jahe, Wedang Kopi Tubruk dll dengan Bentoel Goreng dll dalam
 kemasan keren dengan atmosfer tidak kalah dengan Starblukkkk ... hehe )


oya kembali ke dWCS ini, ada beberapa saran dari saya buat pengelola yang
 mudah2an membaca ini :

01. saya saat itu memilih duduk dekat cendela menghadap jalan raya yang was wes supaya mendapat angin segar dan mengamati lalin karena disitu 
tidak ada view yang bisa dinikmati.
ternyata saya betul betul mendapat angin segar dengan aroma yang KHAS 
yaitu bau comberan ! 

pada seorang staf cewek saya bertanya soal ini dan diiyakan bahwa itu memang menjadi masalah. saya terpaksa berpindah tempat duduk. sebuah Tabu untuk usaha kuliner, adalah mengkombinasikan antara bau masakan dan comberan, 
sayang sekali.

02. ada salah 1 staf disini yang " bossy " ( kebetulan memang bukan owner ), 
yang duduk diatas kursi bar yang tinggi itu, membelakangi meja tempat saya duduk setelah saya berpindah dari area yang berbau comberan.
dan dengan santainya staf tersebut " kebal kebul " merokok serta ngobrol dengan rekannya yang lain dibelakang meja bar seolah adalah tamu kedai. 


 saya yang kebetulan pernah malang-melintang di jagad layan-melayani customer ini, " attitude " semacam ini kurang pas untuk dilihat bahkan owner pun 
tidak akan pernah melakukan hal yang sama.  
sikap " petentang petenteng " didunia yang mengedepankan 
Give The Best For Your Customer
ini terlihat sama sekali tidak simpatik ! 
(  tapi ini menurut saya lhoo, mungkin saja yang lain tidak terganggu 
oleh sikap bossy ini ! )


 soal rasa menu, dari skala 1 - 10, dWCS ini ada di 6,5 . untuk tempat hangout sih cukup nyaman, meski ada " peringatan " untuk tidak duduk dicendela dekat comberan hehe ...
ada yang penasaran? ( th ) 



( photos by : th, dWCS, Jl. Bogor 11, Malang, Juni 2014 )
01. menu card
02. area bar
03. kontemporer
04. entrance 
05. chicken run
06. cowgirl
07. sosis ..
08. write something ..
09. words ..
10. aroma itu ..
11. atmosfer










Kamis, 12 Juni 2014






 .. " Bulan Kriyip Kriyip " ..

buat pembaca yang tidak memahami bahasa Indonesia apalagi bahasa Jawa yang medhok,
 judul diatas mungkin tidak bisa di terjemahkan, 
sebab Kriyip Kriyip itu kurang lebih artinya " between open and close " hahaha ..
 ya sudah, diterima saja dengan ikhlas ya ..

mengapa Kriyip Kriyip? 
sebulan kedepan ini penggila bola akan dibuat melek-an sebab World Cup 2014 ini dalam jadwal waktu Indonesia memang rata rata jam 10 malam keatas ( atau kebawah ? ) . 
ada yang mulainya jam 11 malam, jam 02 malam dst dst sampai subuh. lha ostosmastis, 
para penggila bola harus siap melek-an dan bagi yang harus ngantor merekapun harus siap Teklak Tekluk ditempat kerja ! ( Teklak Tekluk ini juga sulit dicari di kamus )

maka, saya tiba tiba teringat mantan kolega kolega disebuah Universitas berbasis bahasa Mandarin di Malang, yang notabene mereka memang berasal dari daratan China, ada sekitar 4 orang saat itu. saat ada kesempatan makan siang bersama, saya pernah bertanya begini :
" apa yang paling membuat anda anda kerasan dan tidak kerasan di Malang 
dibandingkan dikampung halaman anda ?" . 

salah seorang dari mereka menjawab 
" kami suka karena disini orangnya ramah ramah dan penolong. tapi, kami kesulitan diawalnya terutama untuk mengajar siang hari, karena dinegara kami kebiasaannya adalah ada Jam Tidur Siang , jadi sangat mengantuk ... " .... 

lho, saya kaget dan membathin " koq enak temen pada jam kerja ada jam tidur siang? coba kalau di Indonesia ada gitu, pasti semua nglempusss ... " .... 
tetapi saya lalu setuju juga andai ada aturan begini, sebab pengalaman memang setelah istirahat makan siang di kantor maka mata ini rasanya digandholi gajah alias
 pengen " blek sek " meski sejenak dua jenak hehe .. 

jadi istirahat tidur siang meski cuma 30 menit pasti akan mengembalikan kesegaran tubuh dan produktivitas kerja pasti akan lebih meningkat !


naaa .. kalau dihubungkan dengan Bulan Bola ini, 
pasti aturan tidur siang ini akan sangat efektif, sebab kwalitas tidurnya pasti Pol Pol an meski hanya pendek, sehingga bisa menghindari Teklak Tekluk. 
yang punya usaha sendiri rasanya masih " mendingan " sebab tidak harus tepat waktu atau kena tegur boss gara gara terlambat ngantor. maka Bulan Bola ini   memang harus disikapi 
dengan " manajemen tidur " yang cerdas. 

mungkinkah bisa seperti ini : 
01. pasang alarm supaya tidak terlalu awal/ terlambat bangun nonton.
02. memilih pertandingan yang betul2 difavoritkan, terutama bila semalam ada 2 - 3 match.
03.  jenis makanan yang ber kabohidrat tinggi bisa diganti 
dengan lebih banyak buah buahan.
04. setelah match berakhir, meskipun tersisa hanya sekitar 1 jam sebelum ngantor, 
usahakan 30 menit untuk " blek sek " ( jangan lupa pasang alarm ) .
05. masih teklak tekluk di kantor ? apa boleh buat, letakkan kepala dengan kedua tangan sebagai tumpuannya diatas meja kerja dan pasang alarm untuk sekitar 10 menit akan 
lebih baik daripada bertahan tidak tidur tetapi tidak dapat fokus bekerja.
06. vitamin atau asupan cukup gizi akan sangat membantu supaya stamina dan konsentrasi bekerja bisa terjaga meski jam tidur agak " acak acak an "

selamat ber bola ria ... ! ( th )
 ( photos from google ) 






 





Rabu, 11 Juni 2014










.. " BagiNYA, semuanya adalah mungkin .. " ..
( sebuah catatan buat teman baik, Win )

Win,
minggu yang lalu, kita semua masih kumpul kumpul dan " hepi hepi " bersama teman teman. kamu saat itu tampak sangat sehat dan seperti biasa, ceria dan sangat antusias.
 kebiasaanmu lari pagi, jogging, setiap pagi 6km ( 2 x 3km ) membuat kita semua salut karena banyak diantara kami yang 
sudah harus mengurangi aktivitas olahraga dengan alasangangguan kesehatan. 

yang paling aku ingat adalah perhatianmu pada hal hal detil.
 misalnya pertanyaanmu pada saya saat itu " agak gemukan ya? " saya tertawa " lo ini malah kurusan koq , gemuk dari mana? " diluar dugaan kamu menjawab 
" blus ini dulu tampak tidak sesempit sekarang ... " looo surprise betapa kamu mengingat baju yang saya pakai pada pertemuan tahun yl dan kamu bandingkan dengan minggu yl 
yang itu sama sekali tidak salah. 

sebagai wanita, perhatian seperti ini " mengejutkan tapi menyenangkan " bahwa meskipun kita hanya teman ternyata kamu mempunyai perhatian sangat detil hehe ... 
maka dengan surprise saya jawab " wow .. mungkin kainnya yang mungsret ... " 
kita tertawa bersama.

lalu tiba tiba saja sebuah sms 4 hari yl menyambar ketenangan saya " tolong disampaikan pada teman teman lainnya, Win ada di UGD, perdarahan otak " , saat itu subuh. 
saya lanjutkan sms ini pada sekitar 30 nomor, dan saya menelpon UGD setelahnya. jawab seorang petugas " iya betul tapi masih belum sadar dan tidak boleh dibezuk " ... saya lunglai, karena semuanya berubah begitu cepat.


 menjelang sore, ada sms lain masuk. beritanya tidak lebih baik. 
" Win belum ada perkembangan dan pihak keluarga sudah diminta untuk bersiap siap apabila ada perkembangan yang kurang positip " , aduhh, sungguh 2013 dan 2014 ini merupakan tahun tahun berat karena ada 6/ enam teman teman terbaik yang sudah mendahului menghadapNYA, dan sekarang ini Win dalam cobaanNYA yang semoga saja mampu dilaluinya ..

koma adalah sebuah pemberhentian sebelum titik, 
yang bisa saja masih ada kalimat kalimat panjang setelahnya sebelum titik atau langsung titik. kenangan semasa sekolah dan sekelas, seolah kembali dalam detil yang jelas.
 kamu adalah salah 1 teman yang saya ingat sangat sopan dan selalu berbicara dengan suara yang rendah dan tidak pernah menjahili teman. 

Win,
doa doa dari kami semua semoga mempercepat kesembuhanmu, karena hanya doa inilah yang kami dapat bantu. ini ada beberapa foto foto terakhirmu minggu yl yang sempat saya jepret dirumah dokter gigi kita, teman kita juga, 
yang saat itu juga sempat jogat-joget dengan kamu.

kemarin saat saya mencoba menengokmu di Stroke Unit, sangatlah sulit sebab memang tidak diijinkan untuk dibezuk, namun dari kejauhan saya cukup prihatin melihat betapa sulitnya kamu menarik tiap nafas karena harus dibantu begitu banyak peralatan.

sungguh hanya DIA lah pemilik segalanya, 
dan kita sebagai ciptaanNYA hanya mampu untuk berharap dan berdoa. 
ayo Win, semangatlah, dan milikilah kembali kerinduanmu untuk berkumpul lagi dengan kami semua seperti minggu yl.
 semoga ! ( th ) 

( photos by : th, Juni 2014, dikediaman drg.SS )
01.  Win menghadap lensa, ngobrol santai ..
02. Win membelakangi lensa, gayeng ..


.. " Innalillahi Wa inailaihi rojiun " ..

 Win,
ternyata memang telah sampai engkau pada janjimu untuk kembali 
menghadap Sang Khaliq, pada subuh pagi tadi.
Selamat Jalan sahabat yang baik, 
kami sangat kehilanganmu, karena kamu telah begitu banyak membekaskan kenangan yang indah bersama kami semua. sedih sudah pasti, 
namun yang terbaik menurutNYA adalah ini, dan kami hanya bisa mendoakan semoga perjalananmu penuh dengan cahayaNYA dan 
sahabat mendapatkan tempat yang terbaik disisiNYA, amin.
( th )




 

Selasa, 10 Juni 2014










.. " Singo Edan Andis itu 30 Juta " ..
( seri Batik Malangan 03/ 03 )
   
pada sekuel ke 03 dari seri Batik Malangan ini, saya menghadirkan sosok seniman batik Malang yang boleh jadi merupakan pelopor untuk Malang karena kiprah mereka yang sudah belasan tahun dijagad perbatikan,
 yaitu mas dan mbak Bagio atau Antik Bagio. 

 perjumpaan kami siang itu nyaris merupakan reuni setelah berbelas tahun tidak bertemu, dan dikediamannya yang Ayem Tentrem di desa Ndruju 
arah Sumber Manjing Wetan,sekitar 75km diselatan Malang,
saya berpeluang ngobrol sepanjang  Minggu Siang itu.

mbak Antik ini sangat ramah dan hangat, tidak heran kalau galerinya banyak mendapat kunjungan tamu lokal dan manca. " bengkel " batiknya yang 
sangat luas dibelakang rumahnya, 
menunjukkan bahwa pasangan seniman batik ini 
sangat serius menekuni hobi dan bisnisnya.

pengalaman dan jam-terbangnya yang sudah tinggi dijagad batik, membawa pasangan ini sangat dikenal hingga manca, baik melalui berbagai 
pameran, workshop, expo, seminar maupun kepercayaan 
dari berbagai event nasional untuk mempersiapkan 
seragam batik bagi petugas maupun peserta event seperti PON, MTQ dll. 



 " disini kami memproduksi dua macam kwalitas batik. 
yaitu menengah dan atas. 
menengah itu untuk busana sehari hari maupun jenis jenis seperti TShirt, 
blus dll. yang untuk kalangan tertentu kami juga menyediakan 
sejenis Adibusana terutama yang dari bahan sutera halus , 
baik untuk pria maupun wanita " , 
jelas mbak Antik. saya lalu dibawa kearah almari koleksi batik halusnya yang tampak sangat berkelas baik disisi desain maupun kwalitas.

kemeja pria dikoleksi menengah keatas ini rata rata harganya 10 jut, dan bahkan ada yang lebih karena proses pengerjaannya yang " njlimet dan lama " . dan disebuah mannequin, saya tertarik pada desain gaun yang dikenakan si cantik tak bernyawa ini. saat " sayap " gaunnya saya bentang, 
lho ... saya menjumpai coretan yang ber karakter kontras dengan gaunnya yang anggun dan halus serta berkelas, 
sebab disitu saya melihat siluet Singo Edan ... !



mbak Antik tersenyum melihat " kebingungan " saya  dan menjelaskan bahwa gaun Adibusana ini memang sengaja dan secara khusus didesain " khas Malang " 
dengan Singo Edan nya ! 
dan kalau penasaran ingin memiliki, boleh saja, harganya " cuma " 30 juta koq .. hehe
( naa .. para istri/ pacar pemain Arema mungkin cocok dengan gaun ini ! )

karyawan mbak Antik berjumlah sekitar 50 orang tetapi hari Minggu itu galerinya tampak sepi, jadi saya tidak melihat aktivitas membatik. 
dan seperti lazimnya " bengkel batik " , disitu terlihat " dapur batik " yang khas dengan 
tempat pembatikan, penggodokan, pencucian dan penjemuran batik yang semuanya mencerminkan keseriusan dari usaha ini.



 kediaman sekaligus galeri dan studio batik  mbak Antik ini lebih mirip " padepokan seni " selain letaknya yang " tersembunyi " disebuah area yang asri 
plus ketenteraman lingkungannya  berpotensi mengundang lebih banyak 
inspirasi untuk karya karya batiknya.



naa .. karena kebetulan kami sama sama sangat mengenal dengan baik daerah selatan ini termasuk kekayaan alamnya yang luar biasa, 
maka obrolan semakin melebar lebar ke topik SDA dan kemungkinan kemungkinan mempromosikan  batik Malangan dari " Butik Andis " ( nama galeri batik mereka ) 
secara lebih luas di tempat tempat wisata yang banyak terdapat disitu.
 dan ditambah lagi pembangunan Jalur Lingkar Selatan yang saat ini sedang dalam progres, dijamin akan mempermudah rencana promosi yang ada.


 mengamati kesejahteraan masyarakat disekitar kediaman mbak Antik ini, saya tergelitik untuk bertanya apakah masyarakat disini banyak yang 
bekerja di bengkel batik nya?
 dugaan saya tidak meleset seperti kata mbak Antik :  
" ya syukurlah bahwa kehadiran usaha batik ini telah ikut meningkatkan kesejahteraan 
sebagian masyarakat disini,
meskipun semuanya dibangun dengan kerjakeras dan ketekunan " .

untuk ini, pasangan seniman batik Malang ini memang patut mendapatkan berbagai penghargaan nasional yang saya lihat berderet deret digalerinya dan salah satunya adalah penghargaan atas kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan lingkungannya. 


 Malang boleh berbangga dengan kehadiran butik batik Andis ditengah maraknya arus fashion dari manca yang tidak terbendung seperti misalnya Kpop dll yang 
digandrungi kaum muda kita.
 Andis Butik dan bengkel bengkel batik lainnya yang mulai menjamur di tanah air ini 
adalah Sebuah Penyeimbang 
agar kaum muda kita tidak tenggelam dalam budaya asing,
karena kita sesungguhnya memiliki ragam budaya yang justru banyak dikagumi bangsa asing termasuk Seni Batik ini. 
semoga ! ( th ) 

( photos by : th, Andis Butik, Ndruju, Malang Selatan, Mei 2014 ) 
01. serba hijau
02. gerbang ala Taman Sari
03. green green grass of home
04. singo yang memang edan : 30 juta !
04. mbak Antik menjelaskan tentang Singo
05. kemeja pria eksklusif
06. mbak Antik menjelaskan motif Gunungan
07. ciri khas : canting, wajan, malam, mori
08. " dapur batik "
09. siap untuk " njlimet "
10. lukisan didinding garasi



Minggu, 08 Juni 2014






.. " Batik Malangan, Dien's Batik , 
Classic and Classy " ..
( 02/ 03 )
 
pada sekuel 02) dari seri Batik Malangan ini dan setelah Batik Tulis Celaket yl, kali ini saya ingin mengajak pembaca ke Jalan Puntodewo 7/20, Malang.
Dien's Batik adalah nama yang diusung oleh pemerhati sekaligus 
desainer Batik dari Malang ini.   
" mbak Dien " saya menyebut nama beliau, 
seorang wanita paruh baya yang ramah dan charming.

 siang itu mbak Dien tampak sibuk mempersiapkan keikut sertaannya dalam beberapa pameran batik antara lain di Bali dan disela sela itulah saya masih diijinkan menjeprat jepret galeri dan beliau sendiri dikediamannya yang juga merangkap sebagai 
" bengkel batik " dan galeri.

perbedaan mendasar segera saya kenali dengan Batik Malangan yang lain, yaitu bahwa mbak Dien " setia " pada pola pola batik klasik yang memang 
anggun dan tampak berkelas.

desain Parang Parangan misalnya, sangat mendominasi karya karyanya. ada Parang Kusumo, Parang Rusak, Sidho Mukti dll yang meskipun masih 
memegang " pakem " klasiknya tapi sudah mulai ada modifikasi disana sini. 

sebuah terobosan yang manis mengingat bahwa pola pola klasik ini ber abad abad 
" tidak ada yang berani mengubah " alias " menetap disatu titik yang sama " dari generasi ke generasi. warna warna soga yang kecoklatan atau maron dan kehitaman 
mendominasi karya karya nya.
sebuah simbol dari warna warna alami yang dimasa lampau belum mengenal jenis jenis Napthol dll sehingga warna warna batik diambil dari jenis pepohonan tertentu.


namun tidak berarti mbak Dien hanya ke warna warna " itu itu saja " . 
dibagian lain ternyata pola pola klasiknya juga dipadukan dengan warna warna " nge jreng " sehingga keanggunan pola klasik dan sentuhan warna modern menyatu 
dalam sebuah siluet indah !

ngobrol " perbatikan " dengan mbak Dien yang " nJawani " ini memang asyik, sebab bicara tentang sejarah batik dll seolah olah saya menemukan kembali 
" dunia yang pernah hilang " dari saya 
( lihat dalam tulisan yang 01/ Batik Tulis Celaket, Malang ) .

 semoga saja generasi muda ditanah air tidak " alergi " pada hal hal yang klasik, tradisionil dan memiliki nilai falsafah tinggi seperti halnya batik klasik ini,
sebab timbulnya batik batik modern adalah diawali dengan yang klasik dan tradisionil. 

maka janganlah sampai kita
" kehilangan akar " karena diakar ini terkandung nilai nilai budaya yang luhur dan utama yang menjadi landasan hidup masyarakat Timur yang  kaya estetika dan etika.
 pecinta batik klasik ?  temukan mbak Dien di galerinya ! ( th ) 

( photos by : th, Dien's Batik, Malang, Mei 2014 )
 01. classic in blue 
02. classical design in modern colour, awesome ..

  




" Batik Malangan, atau Lukisan Malangan? "
( 01/ 03 )


( catatan kecil : ada 3/ tiga sekuel Batik Malangan yang ingin saya perkenalkan disini buat pembaca, dan saya mulai yang pertama ini dengan 
Batik Tulis Celaket )

saat ini, kalau bicara Batik, sudah tidak ada lagi " rasan rasan " bahwa batik itu identik dengan sesuatu yang kuno, ndheso, tidak up to date dst. 
yang terjadi adalah sebaliknya, 
yaitu kita, pewaris kultur batik yang sudah diakui UNESCO 
sebagai milik sah bangsa Indonesia ini, 
justru bangga dengan memakai apalagi membuat sendiri batik yang kita pakai. 

generasi muda Indonesia bahkan yang masih  di TK pun sudah mengenal batik dan cara pembuatannya yang di banyak sekolah sudah masuk sebagai salah satu mata pelajaran ekskul. tentu melegakan, mengingat betapa 
perkembangan batik ditanah air  sempat tenggelam dan terpinggirkan 
 oleh masuknya berbagai busana luar negeri 
yang dianggap lebih In, seperti jeans, dll.

 

para seniman batik dan juga desainer batik kita sekelas Iwan Tirta sebenarnya sudah   " mati matian " memperkenalkan batik hingga manca,
 namun perkembangan batik memang baru saja meletup dan melesat pada satu dekade terakhir. dan desainer batik angkatan dibawah Iwan Tirta pun bermunculan, dengan kreasi kreasi mereka yang penuh upaya keras 
agar batik bisa lebih  diterima oleh kaum muda ditanah air. 

TShirt, jaket, tas, sepatu, asesori dll yang mengusung pola batik klasik maupun modern bermunculan dan saling bersaing merebut hati 
konsumen muda ditanah air. 

 

 maka saya sering bangga sekaligus " terharu " melihat para pesohor muda Indonesia yang tidak segan segan mengenakan kostum batik pada berbagai event,
 sebagai ganti dari brand brand luar yang terkenal. 
" lha mbok ya gitu, supaya para public-figure ini nulari penggemar maupun masyarakat luas untuk lebih mencintai batik dibanding memakai 
Armani , Calvin Klein  dll " . 
dalam busana batik, mereka bahkan terlihat lebih keren dan 
" sangat Indonesia "  ... !  

naaa ... di Malang perkembangan batik juga luar biasa.  
saya ingat, saat saya membuka kursus batik di Malang tahun 1978 dengan murid murid yang seluruhnya adalah keluarga expat di Malang, saya dianggap " gila " karena  masyarakat memang belum batik-minded dan batik saat itu kalah telak dari era Flower-People dengan mode 
celana cutbrai dan baju serba kembang2. 
maka tak ada seekorpun murid kelas batik saya yang orang lokal. 
namun saya hanya sempat setahun membukanya, 
sebelum akhir 1979 saya harus meninggalkan tanah air.

dan saat ini, Malang sudah sangat " aware " dengan batik dan masyarakatnya bahkan menginginkan batik yang " khas Malang " untuk membedakan dengan batik dari daerah daerah lain ditanah air,  sebuah langkah besar dari  perjalanan batik di Malang yang diawal 80an masih sangat tidak populer.



 berbagai pameran, lomba dan seminar, workshop dll diseputar batik telah sangat sering diselenggarakan di Malang. dan salah seorang pemerhati merangkap desainer Batik Malangan adalah mas Hanan dan mbak Ira Hanan. 
" bengkel " batik yang sekaligus merangkap sebagai toko dan galerinya berada di Celaket Gang IF/85 atau nama barunya Jalan Jagung Soeprapto.

sejak beberapa tahun terakhir ini , alamat ini menjadi acuan bagi mereka yang ingin belajar " mbatik " ataupun melukis kain dengan motif batik. 
selain belajar , ditempat yang sama kita dapat menemukan 
bermacam kain batik siap pakai
 atau siap jahit. selain kain batik, juga baju baju wanita/ pria, 
perlengkapan rt seperti seprei, taplak meja, dll yang serba batik. 

Batik Tulis Celaket, demikian mereka lebih dikenalnya. 
berbagai gelaran busana sudah sering diadakan oleh BTC ini, pun pameran2 batik diluar Malang sudah sering diikuti. 

oya, dalam dua hari saya harus bolak balik bertemu mbak Ira gara gara foto yang saya janjikan ternyata agak kabur, jadi harus " retake " haha, 
untunglah mbak Ira yang cantik ini cukup 
" telaten " dan mengijinkan saya mengulang jepretan2 hehe .. 



 warna warna cerah adalah salah satu ciri khas batik batiknya, disamping motif motif khas Malang seperti bentuk Tugu, dele-kecer, irisan tempe dll. 
( yang belum adalah motif bakso ya hehe, lo kan ciri khas Malang 
salah satunya adalah bakso ? )
 naaa, buat yang penasaran, silahkan langsung menemui mbak Ira ! 
( th ) 

( photos by : th, Mei 2014, Batik Tulis Celaket, Malang )

01. The Smiling Ira
02. Busy Day
03. Batik Painting
04. From generation to generation
05. Batik Tulis Celaket, Malang