Senin, 18 Februari 2013




Tabrak Lari, sedang ngetren ....


tiga kali dalam setahun ini saya menjadi korban tabrak lari, tetapi yang satu kali sempat terkejar karena kemacetan membuat mereka terhalang dan saya juga mengejarnya dengan kaki karena mobil saya juga terkena macet hehe ... 

" kok kabur mas, bukannya berhenti dan bicara dengan saya?" ... " keburu kuliah.. " , alasan yang sangat bisa diterima tetapi saya tidak terima hehe .. dan seperti biasanya kalau mahasiswa terlibat ganti rugi, mendadak  mereka bergaya ' memelas ' supaya terbebas, dan sayapun pada akhirnya memang tidak tega tetapi saya paksa mengakui kesalahannya dan permintaan maaf mereka diakhir diskusi telah meruntuhkan hati saya .. apa mau saya paksa lagi? 

setelah terbebas saya yakin mereka haha hihi merayakan peng " gedabrusannya " kepada saya ... biarlah yang diatas yang membuat keadilan .... 

kasus kedua  e ... dua mahasiswi cantik berboncengan motor, diperempatan dekat batos, brakkk ... saya minggir, lhooo, mereka kabur se kencang kencangnya ... nomor plat saya catat. saya ke temen yang polisi bagian laka laka, dua teman ini senyum senyum waktu saya datang " kabur mbak? " , melihat gores panjang dan penyok di bemper belakang .

ternyata hasil deteksi mereka, ada di karangploso, meski bisa saja motor sudah dijual kepada orang lain atau mahasiswi itu atau dipinjamkan .... alamat kos sudah terkantongi, saya yang belum sempat kesana sebab  daerah kos kos annya agak nylempit ....

e.... belum sembuh yang dipenyokkan, ternyata sudah sudah ditambah lagi didaerah sawojajar depan giant. mobil hijau sejenis holden tahun 60 an dari arah Dirgantara dan saya yang dengan tenang menunggu giliran kemacetan untuk jalan, tiba tiba brakkkk ... lhooo ... penyok lebih dalam plus gores2 tambah banyak mirip off roader car ... hehe ... saya menepi dengan harapan diikuti mobil penabrak, tapi eee... malah kabur dan belokan sawojajar yang banyak telah membuat saya malas mencari. nomor tercatat : AG 790 VI.

teman polisi saya telpon, dikomentari " kalau ketemu nanti, kita apakan ya mbak? " haha .. teman itu paham betapa saya sering menahan hati terhadap pada hit and runner ini ... belum tahu kapan dibengkelkan, kemarin saya sudah berputar ke empat alamat di jalan karya timur dan semuanya meminta seminggu penuh waktu untuk mempercantiknya lagi ...
minggu ini saya masih butuh si mini ini untuk bermacam urusan ...

maka bila ini memang sedang nge tren, tabrak lari,sebenarnya memprihatinkan, sebab dua pelaku diatas adalah mahasiswa dan yang terakhir sudah bapak bapak. sebuah pertanggung jawaban adalah diperlukan ketika seseorang berani berbuat atau melakukannya, apapun itu, melanggar atau tidak secara hukum. sense of responsible ini agaknya mulai meluntur. berani berbuat, tidak berani menghadapkan wajah.

adakah generasi muda kita memang sudah sebegitu ' parah'? saya tidak percaya, dan semoga ini hanya sebuah kasus yang tidak mewakili gambaran besar dari generasinya ... sikap bertanggung jawab tidaklah diukur besar kecil apa yang harus dipertanggung jawabkan melainkan ia sudah harus melekat dalam sikap betapapun kecil dan kurang berartinya kerugian yang ditimbulkan moril materiil ....

( th )




Cak Wanto, " ada di mana mana ... " ..


biasanya yang dimasukkan semacam blog ini adalah yang unik atau menarik atau langka. tapi kali ini saya ingin menulis tentang Cak Wanto yang biasa biasa saja dan mudah ditemukan di mana mana seperti yang satu ini, alias tidak  unik, apalagi langka .. 

 lalu mengapa saya tulis? pertama saya menemukannya tidak sengaja, atas ajakan teman yang rumahnya tidak jauh dari Cak Wanto, kedua ternyata rasanya menurut saya juga okey, dan ketiga harganya yang menurut saya adalah ' tarif anak kos ' hehe ...

terletak diantara deretan ruko di raya sulfat, malang, Cak Wanto/ CW ini menempati eks kantor partai Demokrat ( saya tidak akan bercerita disini bagaimana saya sangat hafal detil dari kantor ini sekian tahun yl karena potongan riwayat didunia politik ini memerlukan beberapa halaman khusus jadi sebaiknya saya sensor disini ! ) ...

penggemar berbagai jenis ' satwa ' bolehlah di kedai Cak Wanto/CW ini mengumbar selera mulai belut, gurami, ayam, mujair, lele, penyet penyet an dll. minumanpun cukup panjang pilihannya mulai deretan jus jusan sampai kopi kopian. 

soal rasa memang selera tetapi bagi penggemar yang serba digoreng, inilah tempatnya, sebab percayalah kita akan mengembalikan piring bersih. bersih, karena hampir tidak ada yang tidak bisa dimakan alias gurih hingga ke ekor dan tulang tulangnya he he ...

harga? contoh : nasi belut 6000,- nasi ayam 8000,- nasi lele 7000,- dst dst betul betul harga anak kos .. antriannya memang lumayan, tetapi jam jam sebelum atau diluar jam makan , bolehlah dicoba .. jangan mencari cari apanya yang istimewa, karena memang tidak ada, tetapi justru karena biasa inilah saya tertarik, mungkin pembaca juga ingin mencari Cak Wanto? sungguh yang serupa dengan CW ada dimana mana dan salahsatunya di raya sulfat ini... jadi bersiaplah untuk tidak mendapat kejutan apa apa, kecuali mungkin gurih, murah dan banyaknya pilihan .... mau coba? ( th )



keterangan foto ( taken by TH ) :

01. Cak Wanto tampak depan kedai.
02. Gambar dinding dari tempe penyet di kedai CW.
03. Salah satu menu Cak Wanto, Ayam dan Lele plus Tempe Penyet.

Kamis, 14 Februari 2013




Valentine Yang Bukan Valentine ..


tiap 14 pebruari sudah ditunggu tunggu oleh hotel, resto, mall mall dll sebagai hari dengan pemasukan lebih besar karena menjual hari kasih sayang dengan berbagai paket menarik terutama buat pasangan pasangan muda atau remaja. 

pagi pagi saya bahkan mendapat kritikan gara gara mengirim sms happy valentine kepada seorang sahabat. terus terang, saya pribadi tidak merayakan, lha wong saya ber valentine setiap hari. tapi melihat kalender dan yang jelas kemarinnya, tanggal 13 nya, saya sempat di " ledakkan " oleh sebuah granat emosi yang sudah menumpuk dan saya hampir kehilangan makna ' kasih sayang ' itu. maka malam harinya, saat melihat kalender, saya ingat bahwa esok 14 pebruari itu konon hari kasih sayang. kalender didepan saya seolah melambaikan tangannya dan berbisik : peaceee ... 

maka saya yang mudah luluh ini merasa lumpuh dan mengirim sms happy valentine yang ternyata mengundang kritikan he he he .. ya sudah. ndakpapa, yang penting saya sudah mengirim salam damai ..

ternyata, siang tadi malah dua sms masuk dari luar malang, intinya sama :
saya " ngapain " di tgl 14 ini dan banyak sayang buat saya. he he he .. saya sebenarnya geli membayangkan saya " ngapain " sebab saya ngga ngapa ngapain malah seharian berkutat ke kantor dispenduk, terus ke camat dan jne mengirim dokumen dan berakhir agak lama di dieng plaza gara gara ada masalah teknis dengan dua laptop sekaligus, pusingggg ... 

boro boro mikir valentine, memikirkan foto foto yang tiba tiba ngadat tidak bisa di utak atik saja sudah membuat saya nyut nyut sebab khawatir mereka tiba tiba lenyap!

terlebih saya bukan remaja yang bingung dengan 14 pebruari. sebab kalau kasih sayang hanya setahun sekali berarti sisa yang 364 hari itu ndak perlu kasih sayang, padahal saya tahu, " all what we need is love " baik kepada teman, kerabat, suami, isteri, pacar, anak, dll. memberi dan menerima.

tetapi saya juga tahu bahwa bekerja dibidang entertainment yang menuntut banyak kreativitas itu, hari hari seperti 14 pebruari haruslah penuh rekayasa untuk menarik konsumen membeli jasa atau produk kita. 

dalam salah satu persinggahan karir saya, tahun tahun  penuh tuntutan kreativitas itu  pernah saya lalui. saat itu dalam setahun saya dituntut untuk membuat sekitar 250 jenis program yang tidak boleh ada kesamaan dengan program siapapun atau kapanpun. 

tim kreatif saya kebetulan adalah seniman seniman luar biasa, teman teman dari ISI Yogyakarta ( menulis ini saya jadi sangat sentimental dan rindu masa masa itu ) dan kami bekerja sangat sejiwa. dan dengan bos kami yang berkebangsaan jerman dan super disiplin, saya sering menjadi " perisai " tim. ketika bos mulai kambuh cerewetnya dalam bahasa jerman, saya tidak menterjemahkannya secara benar supaya tim saya tidak kehilangan semangat hehe ... salah satu program adalah menjual valentine. mengubah 1/6 perwajahan hotel bintang lima seluas 16 ha dalam wajah valentine tidaklah mudah, tetapi ketika paket valentine terjual habis berarti kerja keras tim kami berhasil, itulah kado terbaik buat kami !

juga salah satu boutiq hotel dikota saya sendiri saat itu  sempat ' membajak ' saya beberapa waktu untuk menggarap program2 nya. maka jenis jenis valentinan ini plus hari hari lain di kalender yang bisa ' dijual ', menjadi pangsa nya. dalam tim saya  saat itu ada dua desainer seniornya ( hallo bpk I dan bpk D, apa kabar? sekian tahun tidak bertemu ya?). 

pun saya pernah ' diterbangkan ' ke bali untuk menggarap ' cabang ' yang di sana. maka tahun tahun penuh tantangan itu telah memenuhi sebagian dari ' biodata ' saya dan jenis jenis valentinan ini menjadi rutinitas dari tim saya. jadi percaya tidak percaya, atau sebaiknya percaya saja, kedekatan dengan 14 pebruari itu bukan secara emosi, melainkan memori pada tahun tahun saya berkutat didunia kreatif. 

bayangkan, bila sudah kita putuskan : candlelight dinner dengan sekitar 60 meja didalam dan luar ruangan, berarti minimal harus tersedia 150 batang mawar ! dan bunganya harus yang masih baru dipetik! atau pada acara hawaian wedding song, harus tersedia 6/enam gentong bunga kamboja segar yang diburu hingga luar kota, demikian gambaran secuilnya ( pak I, masih ingat ya berburu kamboja itu? he he he ... it was good years working as a team with you pak ! ) .

satu lagi yang lucu, saya mendisain sebuah acara new year dengan tema One Evening in Spain. suasana disulap dalam warna merah hitam dan memburu ber gentong gentong kembang sepatu merah darah dan segar ! meja meja berwarna hitam merah. gitarist khusus Spanish didatangkan dari jakarta .
ternyata penyanyinya saat itu sulit didapat disini. maka untuk mengatasi SOS, konsekwensinya saya sendiri yang harus tampil duo dengan sang maestro, dalam sekitar 10 lagu Spanyol he he ... penonton bertepuk, mengira kami memang tim beneran, dan ' rahasia dapur ' semacam ini adalah konsekwensi sebuah kerja kreatif, tak ada rotan akarpun jadi he he ....

maka valentine, bagaimanapun, tidak ada salahnya untuk ' dirayakan secara diam diam dan dalam hati ' , karena sangatlah tidak jujur mengatakan kita tidak membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang orang terdekat, pun sebaliknya, kita juga membutuhkan untuk memberinya. 

pertanyaannya lalu, kapan kita memperolehnya dari orang lain? kita harus yakin bahwa apa yang kita terima dari orang lain itu berbanding setara dengan apa yang kita berikan, semakin banyak memberikan semakin banyak yang akan diterima, sesederhana itu .. ini mungkin salah satu ' angle ' memaknai valentine dari sisi yang berbeda ? .. ( th ) ( 14.02.13 )

Keterangan foto ( taken by : TH ) :

01. Ayunan kosong di lobi Novotel, Bogor, Peb. 2013.
02. Boy & Girl, taken from Olivia  ( thanks ! )
03. Suasana disalah satu mall, Bogor, Peb. 2013.






Selasa, 12 Februari 2013






Oxygen Pantai  Selatan ( 07 / 09 )



mengunjungi tempat wisata tidak pada hari libur adalah sebuah pilihan yang menurut saya tepat, less people, less noise. maka selasa pagi tadi, 12.02.13 saya sudah otw ke malang selatan sekitar 80km. saya tidak perlu tergesa karena hari masih pagi dan meski jalanan kearah sana tidak sepadat hari libur, saya tetap diantara 60/80km/hr saja.  

dan beberapa bagian dari jalan kearah selatan ini memang cukup memompa adrenalin, seperti biasa, jurang kanan kiri dan kelokan kelokan tajam. tapi disini memang yang dicari, menjauh dari keruwetan kota dan bertemu jalur adrenalin ..

ternyata mendekati masuk desa Sumawe, ada daerah longsor yang dijaga para remaja didesa ybs untuk mengumpulkan sumbangan. yang longsor adalah tepian jalan raya , sepanjang sekitar 20 meter. cukup berbahaya bagi pengendara yang belum terlalu hafal lekuk liku jalan disitu.

tiba di Sendang Biru saya langsung kearah pasar ikan  membeli ikan  untuk persediaan pribadi selama seminggu kedepan, dilanjut kearah Bajul Mati, yakni pantai Ungapan namanya. pantai Sendang Biru nya sendiri sudah kehilangan dayatarik, kotor dan padat perahu dengan segala sampahnya. Ungapan Bajul Mati ini hanya sekitar 4km dari TPI dan sampai saat ini
masih ' belum' terlampau kotor alias masih terjaga kebersihannya.

saya senang saat melihat bahwa saya adalah satu satunya pengunjung disana pagi itu, dan penjaga gerbangnya bahkan masih tiduran hehe ..
saya parkirkan kendaraan langsung menghadap pantai, pintu terbuka semua dan inilah : o x y g e n !!!

jeprat jepret sebentar karena ombak juga belum besar, saya langsung ' mak bleg ' alias ' tidak sadarkan diri ' alias tertidur ....hehe .. mungkin kalau rumah saya menghadap laut seperti ini, bisa dipastikan kegiatan terberat saya tiap harinya adalah tidur hehe ... apa yang bisa lebih indah dari ini? suara ombak, angin laut dan burung burung camar tampak ditengah laut bergerombol sesekali menukik menyambar ikan dipermukaan laut ..

entah saya terpulas berapa lama, saat saya dikagetkan suara deru motor disebelah kanan saya, sekitar enam motor dengan 12 penumpangnya, aduh ..
rasanya ingin protes, tapi ini memang bukan milik pribadi saya, jadi saya harus iklaskan kedamaian saya terusik dan bahkan hilang !

ini ternyata belum cukup, tak lama muncul beberapa mobil. maka sudah mulai komplit ' huru hara ' yang timbul .. mungkin karena ini masih liburan semesteran, tidak lah salah kalau mereka mencari tempat bersantai ..
saya coba melanjutkan ' mimpi ' saya dan saat jam menunjuk hampir 13.00 dimana ternyata panggilan alam muncul, saya tinggalkan Ungapan.

makan siang di kedai ' Sempu ' yang terletak persis didepan SPBU Sumawe, saya malah mendapat tawaran untuk bermalam di Sumawe. " Ayo mbak, udah lama lho ngga ngobrol2 ... ", kata si pemilik kedai yang masih keponakan sendiri. Waa .. tawaran menarik sebab malam hari di Sumawe yang berdekatan dengan beberapa goa harimau Jawa, pastilah memompa adrenalin , siapa tahu jalan jalan malam hari didesa itu malah bertemu hii ...

begitu banyak kerabat di Sumawe sehingga kalau ' ketahuan ' singgah hanya disatu tempat, rasanya bisa diprotes yang lain .. selesai makan siang, lanjut kearah Malang yang kebetulan tidak hujan dan sampai dirumah sudah mendekati 17.00 ( maklum, mengobrol di kedai ' Sempu " bersama kerabat tadi sudah menyita begitu banyak waktu ) ..

naa .. sampai bertemu di oxygen berikutnya ya  ! .... ( th )

Keterangan foto ( all taken by : TH )

01. Pantai Ungapan, Bajul Mati, 80 km selatan Malang.
02.  Perahu tertutup pelepah kelapa.
03. Salah satu sudut pantai Ungapan.









Minggu, 10 Februari 2013





 Makan Siang Panorama di BATOS ....


judul diatas bukan kiasan, tapi memang benar benar suatu siang saya ' makan ' panorama, jadi yang merasakan kenyang bukan perut melainkan indera penglihatan dan rasa saya, karena dihadapan saya terhampar panorama yang membuat saya benar benar ' kenyang '. 

banyak tempat yang menawarkan hal seperti itu, tetapi yang saya temukan adalah sebuah ketidak sengajaan yang manis. saat itu  waktu sudah menunjuk jam 14.30 dan serba tanggung, maka saya putuskan untuk belok di BATOS, Batu Town Square, mencari ' something to put in the stomach ' he he .. 


 
saat melewati sebuah pusat mamin di sana, sepintas saya melihat gunung! setengah ragu saya masuk dan menuju terasnya yang ternyata memiliki ' breath taking view ' dari sang pangeran yang tampan, Herjuno alias Arjuna atau Arjuno ! saya langsung jatuh hati pada sang pangeran, dan duduk diteras yang langsung menghadap kepada pangeran tampan ini. 


pesanan makanan datang dan saya malah merasa mendadak kenyang he he ... puas jeprat jepret, barulah saya makan dan menikmati sebuah makan siang/ sore yang ternyaman dalam bulan januari 2013 ini ! teras dari pusat mamin BATOS ini betul betul sangat ' menjual ' dan sulit dicari duanya , sebab kebanyakan mall mall itu berpanorama beton beton bangunan atau jalan raya yang padat dan macet. 

sebuah keistimewaan yang harusnya dapat dipromosikan dengan lebih baik, bahwa BATOS bukanlah sekedar mall biasa ! gunung Arjuno tampak begitu tenang, berwibawa dan anggun, meskipun pemandangan dikakinya mulai mengkhawatirkan yakni dengan makin meluasnya area perumahan perumahan baru serta kawasan industri. 

semoga perkembangan kota Batu tidak akan terlalu cepat merampas hak hak masyarakatnya untuk menikmati kecantikan alam seperti halnya gunung Arjuno ini. biasanya hanya hotel hotel berbintang yang ' berhak' menjual panorama panorama fantastis yang terpasung dalam rate rate hotel yang mahal .


  
masyarakat biasa hanya boleh menikmati panorama panorama yang ' biasa dan kelas kambing ', contoh : pantai disepanjang Nusa Dua, Raja Ampat dll. 

mungkin beberapa foto dihalaman ini tidak mampu sepenuhnya mewakili ketampanan sang pangeran Arjuno, tetapi setidaknya akan membuat pembaca blog ini penasaran dan mencari keberadaan sang pangeran, semoga .... ! ( th )

Keterangan foto ( all taken by TH ):

01. Salah satu perumahan dikaki sang Herjuno.
02. Salah satu sudut view dari teras Batos.
03. Meja makan teras Batos.
04. Teras Batos.
05. View kearah gunung Arjuno dari teras Batos.




Siapa takut..? Sate Gulai Kambing..


untuk usia tertentu, menu kambing kambingan seolah memberi warning bahwa ada saat harus mengurangi bahkan meniadakan sama sekali. maka saat ada tawaran kambing kambingan, sejenak berpikir : why not he he .. bukan apa apa, sebab ' angkatan ' saya sudah banyak yang menghindarinya karena berbagai keluhan. jadi ' mumpung ' belum ada keluhan, maka saya masih berani meski dalam porsi terbatas . 

di Malang banyak tempat sate gulai kambing yang tersohor, seperti bang Soleh, Cairo, dll. tapi karena kebetulan melewati kota Batu, maka yang tersohor disini adalah RM Mesir. terletak dijalan protokolnya, persis didepan alun alun kota Batu, RM Mesir ini sudah cukup lama berdiri. 

menu andalannya macam macam selain sate dan gulai kambing yang memang sudah menjadi trademark nya.  ada tongseng dan bermacam kue kue  Timur Tengah yang sangat  khas bumbunya seperti misalnya : zambosa dll. 

sekedar pembanding, harga sate kambing disini tergantung pesanan, apakah yang ada lemaknya atau tanpa lemak, yang tanpa lemak per 10 bijinya Rp. 36.000,-, betul betul daging kambing yang murni bebas lemak dan uempuekkkkk .... 

ragam minumannya juga lumayan, tetapi saya selalu memilih jeruk peras asli dan hangat yang bukan tanpa alasan saya memilihnya yaitu untuk ' menetralkan ' lemak yang mungkin terbawa melalui sate dan gulainya he he he ... ok, buat yang masih suka dan berani kambing kambingan, RM Mesirdi kota Batu ini bolehlah dicoba dan saya tunggu komentarnya ya ..... 
( th )
Foto oleh ( TH )  : sate gulai kambing RM Mesir, kota Batu, Malang. 




Ayooo ... Petik Apelmu Sendiri .... !!


Diseputar kota Batu, Malang, ada beberapa lokasi dimana kita bisa memetik apel sendiri langsung dari pohonnya. Salah satunya di Agro Wisata Batu, dan Junggo, tidak jauh dari tujuan wisata air panas Cangar. Saya tertarik membawa pembaca blog ini ketempat yang masih agak alami yaitu Junggo.

Tidak ada petunjuk yang mewah semacam baliho atau papan iklan, kecuali secarik kain polos putih yang diberi tulisan dari pylox " Wisata Petik Apel ", sudah begitu saja. Lokasinya adalah searah dengan wisata air panas Cangar di Batu, kalau dari Batu mereka ada disebelah kanan jalan. Saya.parkir ditempat yang juga tidak khusus, bahkan agak sulit sebab langsung dipinggir jalan raya yang agak sempit jadi harus mepet dengan gundukan tanah disitu. 


" Mau petik apel bu?" , sapa ramah seorang cowok diantara lima temannya yang ada disitu. " Iya, bagaimana aturannya?", tanya saya . " Tiap orang dikenakan biaya 15/lima belas ribu dan boleh makan apel didalam kebun sepuasnya. Tapi kalau apelnya dibawa pulang nanti akan ditimbang beratnya ... ".

Saya ambil kamera dan langsung mengikutinya masuk kedalam kebun yang siang itu agak mendung. Saya lihat beberapa pengunjung lain juga mulai berjalan menyusuri pohon pohon apel yang ada dikebun dan beberapa diantaranya asyik makan apel sambil sesekali jeprat jepret. 

Ke 5 cowok tadi ternyata adalah para guide kebun apel  yang memberikan penjelasan kepada masing masing tamunya mengenai jenis jenis apel, cara pemeliharaannya, saat panen, khasiat dll nya.

Mereka ini semacam kelompok Karang Taruna yang bekerjasama dengan para pemilik kebun apel untuk mengelola wisata petik apel. Sebuah sinergi yang cerdas mengingat banyak diantara pemilik kebun yang tidak menguasai manajemen wisata petik apel dan para pemuda didesanya inilah yang secara ' modern ' mempromosikan wisata petik apel ini hingga kepembuatan websitenya dll.

Guide saya mencarikan saya jenis apel yang konon paling enak meski tampilannya agak kurang menarik dan saya langsung mencicipinya disitu. Ada lima jenis apel disini, Anna, Manalagi, Green Apple, dan dua jenis lagi, saya lupa namanya. " Dulunya yang membawa bibit ini pertama kali kedaerah ini orang Belanda, terus menyebar keseluruh wilayah di Batu dan sekitarnya ... " , jelasnya meski tak disebut dengan jelas tahun dan tempatnya.

Mengetahui bahwa saya tidak banyak mencicipi apel langsung dikebunnya, maka saat pulang saya diberi satu kresek apel apel dari berbagai jenis yang tadi dipetiknya bersama saya. " Lho mas, ndak ditimbang?" , " Ngga usah bu, bonus he he ... " ... waaa, makasihhh .....




Dikebun tadi saya harus melewati semacam jalan setapak yang terus menanjak keatas kesebuah tanah tinggi atau bukit landai dan pemandangan dari situ kearah bawah sangatlah indah. Jarak satu pohon ke lainnya cukup berdekatan sehingga berjalan diantara pohon pohon apel ini membawa nostalgi tersendiri kemasa anak anak dimana pohon pohon begitu terasa tinggi diatas kepala ( lho kok jadi ingat lagunya Bee Gees " When I was small and Christmas trees were tall .... " dst he hehe ... )

Dengan 15.000,-/lima belas ribu rupiah, ternyata kegembiraan yang saya peroleh ' berpetualang ' diantara pohon pohon apel tidaklah sebanding, saya menemukan atmosfer yang menyenangkan yang mungkin ditempat lain harus membayarnya berlipat kali. 

Nah, bagi yang suka MOTS, Makan On The Spot, saya sarankan menemukan lokasi petik apel ini disebelah kanan jalan bila kita bepergian kearah Cangar dari kota Batu. 

Cukup melihat adanya spanduk dari kain putih yang sederhana bertuliskan "  Wisata Petik Apel " , dan ada sekumpulan cowok yang menjaganya, maka berarti kita sudah berada ditempat yang benar.

Ayooo ... kita petik sendiri apel nya !!!! ( th ) 

Keterangan foto ( all taken by : TH ) 

01. Red Apple
02. Kebon Apel
03. Guide Wisata Petik Apel
04. View dari kebon apel
05. Guide petik apel yang mendampingi saya