Jumat, 22 Agustus 2025



  
 
" HUT RI Ke 80 Yang Penuh Korupsi "
 barangkali inilah perayaan Hari Kemerdekaan RI yang masuk katagori paling memprihatinkan sepanjang 
sejarah republik tercinta ini .
 betapa tidak jika perayaan kali ini diwarnai berbagai kebijakan pemerintah yang dirasakan semakin membebani rakyat 
yang sudah megap megap ini .. 
sampai sampai kemarahan netizen sudah di ubun ubun karena rakyat merasa disegala bidang dihadang berbagai 
tarikan duit disaat perekonomian semakin sulit. 
hitung saja mulai pajak ini itu hingga para pelaku UMKM bingung " jualan apa yang bisa ngga bayar pajak sementara pemasukan masih seret ? ". 
 
 
lalu masalah royalti dibidang musik yang meresahkan sampai sampai saat saya masuk kebeberapa cafe dalam sebulan ini
 terjadi kelucuan kelucuan karena cafe cafe menggantinya 
dengan musik olahan sendiri yang terkesan 
" asal jadi " dan tak jelas genrenya wkwkwk...
tapi jika kemudian dua kebijakan diatas dan juga kebijakan lain lain dikoreksi oleh mentri mentrinya , maka pertanyaan yang timbul adalah : 
" Apakah mentri mentri kabinet Prabowo ini sebelum mencetuskan sesuatu kebijakan tidak terlebih dulu melakukan kajian, survey atau apalah namanya berdasar datadata yang akurat agar kebijakan yang dipublikasikan tidak lalu
 bertentangan dengan kepentingan atau membebani rakyat ?? belum lagi gaya mentri mentrinya yang disaat banyak kritikan atas rencana rencana kebijakannya , dengan enteng
 mengatakan " maaf hanya guyon / kelakar " 
dan netizen yang sudah lelah dalam perjuangan hidup yang makin berat tidak segan segan membalas " guyonan yang 
tidak lucu dari mentri mentri " ini dengan makian tanpa kamus seperti " ndasmu koplo , rampok , gak waras " dst dst 
yang sudah tentu hanya difahami mereka yang punya bahasa ini . masih ada lagi kebijakan pembekuan tabungan tanpa transaksi selama waktu tertentu , lalu juga ada istilah MenKeu yang menyamakan pajak dengan zakat dan wakaf yang semuanya ini memunculkan reaksi keras .
belum cukup dengan ini semua , HUT RI ke80 kali ini juga dihadiahi dengan OTT terhadap beberapa pejabat negara misalnya terhadap WaMenNaKer Noel dengan koleksi 22 kendaraan 
roda dua dan empat , juga para pejabat BI yang secara 
berjamaah melakukan perampokan duit negara ala bancaan . belum selesai disitu, 
masih ada deretan korupsi lain yang tak kurang mencengangkan jabatan dan angka korupsinya. 
jika pejabat diatas sudah memberi contoh korup, jangan kaget kalau yang dibawahpun latah dan sebut saja berapa gubernur, bupati , walikota hingga kades yang secara sendiri maupun berjamaah berjoget ria diatas derita mereka yang sehari makan sehari lapar .
eee .. ini ternyata 
ditambah dengan berita kenaikan gaji anggota dewan dengan hitungan goblok goblokan adalah 3 juta/hari , bandingkan
 dengan honor guru honorer yang 300 ribu/bulan !
 
 
 rakyat manakah sebenarnya yang mereka wakili 
kepentingannya ??
 munculnya beberapa ramalan baik yang bisa dianggap sinting maupun waras yaitu bahwa dikisaran tahun 2030an nanti Indonesia bakal hancur .. ! 
hancur bukan secara harafiah buminya remuk ,
 tapi secara moral ! apakah saya harus meyakini ini ? tentu saja saya harus tetap optimis bagaimanapun remuknya moral para pejabat di negeri tercinta ini , karena bagi saya kita masih punya beberapa generasi penerus yang akan selalu kita jaga bersama keberlangsungan nilai nilai moralnya agar kelak 
ditangan mereka Indonesia kembali menduduki level terhormat secara global sebagai sebuah negara yang 
zero korupsi , nepotisme dan narkoba ! 
kelewat optimis ? mungkin tetapi tak ada dalam bayangan saya akan munculnya republik bawean , republik bali, 
republik madura dll akibat tidak becusnya pemerintah mengelola kekayaan alam Indonesia yang mengecewakan rakyatnya dan hanya menguntungkan segelintir orang saja . 
HUT RI ke 80 semestinya ditandai dengan kesejahteraan sosial yang merata serta fungsi hukum yang berjalan 
dengan semestinya , tetapi nyatanya masih banyak ketertinggalan keterbelakangan diberbagai bidang akibat lebih fokusnya 
para pejabat di urusan mengumpulkan cuan pribadi . 
 sekolah sekolah yang bangunanya bobrok, antrian sembako murah yang berdesakan, jutaan pencari kerja yang didominasi S1 dan S2, tingginya angka kriminal karena dorongan perut ,
 jutaan anak putus sekolah dst dst yang menghiasi daftar acara HUT RI ke 80 tahun ini tetapi daftar ini disembunyikan
 dibalik pidato pidato normatif yang membosankan 
karena penuh dengan harapan janji janji. 
sampai kapan ??
wahai Dirgahayu Republik tercintaku , 
semoga para pendahulu dan pejuang kemerdekaan RI tidak menangis dialam abadinya menyaksikan kerusakan yang terjadi ..
 ( Malang , Jumat 22.08.25 , Titiek Hariati )
 

Rabu, 04 Juni 2025



 
.. " Semakin Gelap ... " ..
hari ini , Rabo 04 Juni 2025 , seperti biasa , 
pagi pagi buka HP melongok kiriman kiriman semalam 
maupun balasan balasan yang masuk plus 
aneka berita di berbagai media . 
sejak campur tangan AI makin gencar , saya sadar
 bahwa saya harus makin mewaspadai berita berita yang semakin hari semakin penuh dengan fantasy dan makin kabur
 mana real mana artificial ! 
ditambah kemarin dulu sempat nonton film nya Tom Krus, Mission Impossible , yang berkisah tentang
 abad AI dan berkuasanya mesin atas manusia 
yang disebut Entitas! 
serem juga mbayangin betapa kita dikendalikan mesin
dan bukan sebaliknya! dan saat putri Gus Dur di IG
membuka rahasia bekerjanya para buzer saya tambah yakin  bahwa kita memang sudah masuk diabad mesin berkuasa!   
 
 
bayangin saja kalau tiba tiba ada panggilan polisi 
atawa KPK yang itu berasal dari mesin yang secara acak 
mungkin mencari orang orang yang dianggap 
bersimpangan dengan penguasa ! 
manusia tunduk pada mesin , itu yang sedang kita 
masuki dan jalani saat ini! belum lagi pembolak balikkan 
fakta tentang siapa pro siapa kontra dan 
dengan sentuhan AI komplit sudah tuduhannya dimana masyarakat percaya bahwa postingan itu benar adanya
 karena wajah, suara , gerak tubuh dll identik 
terlebih buat yang tidak faham AI langsung saja percaya 
setriliun persen! 
( saya bicara triliun sebab saat ini bicara miliar 
dianggap sudah kuno !).
 kekacauan informasi masih ditambah dengan makin amburadulnya dunia hukum ditanah air. 
yang bersalah diringankan , yang tak berdosa diberatkan !
 polisi , hakim , pengacara dll hanya berputar disekeliling 
amplop yang semakin tebal akan semakin
 licin perkaranya alias WIN WIN , 
terdakwanya ya hakimnya dll  .. 
bukan rahasia lagi sebab penguasapun menutup mata
 karena ada titipan kepentingan disetiap perkara korupsi dll !
 lihat saja soal pagar laut : mlempem !
 soal antam : mlempen . 
soal kasus keracunan MBG : mlempen .
 soal UU perampasan aset : mlempem dst dst .. 
 
 
rakyat dibuat capek dengan perubahan policy ini itu ,
 terutama dunia pendidikan yang selalu dan selalu berubah 
ubah mengikuti pergantian mentrinya ! 
 isu dugaan korupsi pengadaan laptop diera mas Mentri Pendidikan juga mulai mereda ! 
saya khawatir lama lama para koruptor makin terbiasa dan terbuka  berhitung , yaitu 10% dari hasil korupnya itu 
disisihkan untuk para penegak hukun yang menberi support pada tindakan korupnya alias sudah ada 
kerjasama manis serjak awal , praktis bukan ? 
belum lagi polah tingkah beberapa menteri dan wamennya
yang terkadang bikin geram  rakyat , kata orang kuno 
" Isuk Kacang Sore Dele " ( pagi kacang sore kedelai ) . 
mau diteruskan siapa berikutnya yang tak kalah
 menjengkelkan ? 
jangan coba coba berani menuliskan nama lengkapmya yang mirip dengan sastrawan Lebanon itu , bisa bisa 
sang entitas menginstruksikan membuat  surat panggilan buat kita untuk menghadap ke bareskrim ! 
komplit sudah amburadul ini apalagi banyak pemandangan mengenaskan menyaksikan ratusan ribu mungkin jutaan pencari kerja genZ diberbagai provinsi tanah air , 
mengenaskan karena janji pemerintah adanya jutaan peluang kerja itu mungkin tersimpan dalam 
buku dongeng anak anak pengantar tidur agar para GenZ
 terlena dengan janji janji sambil liyer liyer .. ! 
 
 
menambah runyam adalah kedatangan Bill Gates yang 
disambut bak penguasa padahal isu santer BG sedang
menebarkan virus yang mengancam kesehatan !
 seorang sohib bertanya " yok opo mbak kok makin 
ngga genah seperti ini keadaannya ?". 
saya nggak perlu menjawab lha wong 
jawabannya sangat jelas dan genah : gelap .. !!
 QUO HAEC PATRIA TENDIT ?
(  Titiek Hariati , Malang , 04.06.25 ) 

Minggu, 13 April 2025


 

 
 
.. " Halal bi Halal Tanpa Jeda " .. 
Ramadhan dan Lebaran telah lewat dan yang masih disibukkan adalah acara Halalbihalal yang dalam sebulan ini laksana
 air bah tanpa henti . 
Kalaupun ada jeda , itu karena ada jadwal yang bertumbukkan sehingga harus memilih salah satu .
Tahun ini kebetulan saya " diundang " berlebaran oleh
 amancu di TangSel, Bintaro . 
Maka sangat jelas bahwa seminggu pertama usai lebaran , 
HbH terjadi di betawi dengan para kerabat 
termasuk para besan .
 Nahh .. balik ke Malang , sudah ditunggu sekian belas 
jadwal HbH se Malang Raya yang nyaris 3 minggu
 hingga akhir bulan April full ! 
 
 
Capek , senang , lega , jadi satu karena bermaafan sebagai 
inti HbH membawa perasaan ringan bahwa segala
 ganjalan hati tertumpah lewat uluran tangan dan hati untuk saling Meminta Maaf dan Memaafkan ! 
Manakah yang lebih berat antara Meminta Maaf dan
 Memaafkan ? Sebuah pertanyaan yang kadang
 tak kelewat mudah menjawabnya ! 
Ego manusia terkadang mengedepankan rasa 
Tak Ingin Merendah meski hanya sekedar mendahului mengulurkan tangan dan hati untuk meminta maaf apalagi memaafkan mereka yang dianggap paling bersalah ! 
namun , ketika Ego dilawan dengan nurani yang resik,
 ajaibnya yang muncul adalah rasa lapang , ringan dan
 bahagia karena melawan diri sendiri sesungguhnya
 adalah yang terberat ! 
 
 
demikian nampaknya intisari Halalbihalal yang bisa saja
 dipoles dengan berbagai atraksi namun nun jauh 
di dasar qolbu adalah fitrah manusia sebagai mahluk yang 
tak sempurna yang ingin menggapai 
kesempurnaan ibadahnya dalam Ramadhan dan setelahnya
 meski nilai dalam buku akherat adalah rahasiaNYA! 
juga menutup tulisan ini , 
sayalah yang paling berkewajiban meminta maaf 
Lahir dan Bathin kepada segenap pembaca setia blog ini yang sering harus menunggu cukup lama hingga munculnya tulisan berikutnya tersebab kesibukan konyol saya yang seharusnya
 tetap berbagi waktu dengan pembaca setia saya . 
 
 
semoga Allah SWT memberkati pembaca setia blog ini
 dengan limpahan kesehatan , rizki , kebahagiaan dan pahala aamiin yaa rabbal alamiin .. 
( Titiek Hariati , Malang 14.04.25 ) 
gambar diambil dari google
 

Kamis, 20 Maret 2025

 
 
 
 
 .. " Kejungkel 5-1 Yang Pahit Bersama Petruk "..
 Semangat menggelora menyaksikan antusias puluhan ribu supporter kita bahkan dari Belanda juga datang memenuhi stadion bola di Sidney kemarin , mendadak kempes saat dimenit menit pertama gagal penalti disusul suksesnya penalti lawan hingga akhir pertandingan ternyata satu banding lima !!
Maka meski saya bukan analis bola dan saya sangat awam
 soal soal tehnikalnya , sebagai warga biasa yang 
suka bola saya punya beberapa uneg uneg yang 
terserah pembaca mau dibaca atau tidak namanya 
saja uneg uneg sbb : 
 
 
 01) " Dosa ET " meng underestimasikan STY agaknya berlaku disini . Memilih Patrick yang juga pernah gagal
 dua kali sebagai pelatih adalah sebuah kejanggalan .
02) Mepetnya waktu hingga Sidney kemarin ,
 apa ya bisa secara instant mau memang meskipun Petruk ee .. Patrick sangat PD bahwa pemain2 londonya nggak perlu lama lama dia poles ! Over PD .
03) Beberapa hari di Indonesia mana mungkin 
kenal karakter pemain pemain lokal asli kita yang sebetulnya nggak kalah dengan yang londo londo itu hanya karena 
" underestimate " saja maka anak anak asli kita cukup dicadangkan saja . Meremehkan !
04 ) Saya lihat sepanjang pertandingan ee.. si Petruk ini 
duduk manis saja menangkring , tidak seperti 
pelatih pelatih dunia lain dari klub klub keren yang 
selalu berdiri ditepi lapangan memberi motivasi pemain pemainnya . Lha dia ini pelatih apa ndoro den mas
ala  pemilik klub bola ? Huedeh ... !
05 ) Di babak kedua ada penggantian pemain lokal asli . 
Saya pikir ini cuma basa basinya Petruk supaya 
ngga terlalu di maki maki netizen !
 
 
 06 ) ET yang diakhir pertandingan tampak lesu , sudah pasti , meski dihadapan wartawan di perlihatkan semangat optimisnya bahwa timnas masih berpeluang 
( meski entah dimana dan bagaimana ... )
07 ) saya baca di sosmed dan WAG WAG pada memunculkan parodi STY dengan narasi " Naa .. sik apik jamanku to ?" alaa narasi Suharto di bak bak truk truk yang sering terlihat .. ( sya yakin di Korea sana STY pasti terpingkal pingkal !)
08 ) harapan saya sebagai yang awam , mbokyao anak anak kita yang asli Indonesia ini diberi peluang berlatih yang serius dengan pelatih pelatih handal yang jauh kwalitasnya diatas Petruk , saya yakin mereka tak kalah dan kita tak akan lagi punya TimNasLondo seperti saat ini !
Cukup sudah uneg uneg saya sekedar meringankan kejengkelan saya pada Petruk dan ET! Mari kita doakan anak anak kita yang asli Indonesia inilah yang bakal mewakili Wajah Indonesia dikancah internasional ! Aamiin..
( Titiek Hariati , Malang , 21.03.25 )
gambar saya ambil dari berbagai sumber di google

 


 

 

Selasa, 04 Maret 2025

 
 
 
.. " BUKBER , Tradisi atau Wajib Hadir ? " ..

Ramadhan baru berjalan hari ke 3 saya sudah menerima undangan 3 Bukber . Bingung . Ke 3 nya cukup akrab dengan saya meski bukan perseorangan tapi merupakan grup atau kelompok atau komunitas . Masalahnya , jam Bukber adalah bertepatan dengan jam sholat maghrib . 

Apalagi kalau Bukbernya disebuah Resto , sudah pasti harus datang lebih awal untuk pesandan mengantri ataupun berbetuk prasmanan dengan lebih dulu say hello mengobrol berbasa basi sebelum jam berbuka tiba .  

 
 Maghrib memiliki jam terpendek untuk melakukan sholat ,
 beda dengan Isya .Tetapi setelah Isya adalah saat 
untuk Tarawih. Maka disetiap undangan Bukber 
saya harus " survey " terlebih dulu apakah tempat Bukber 
tersebut minimal memiliki Mushola atau ruang 
untuk sholat atau dekat dengan masjid ini 
yang paling ideal . 
 
 
Jika keduanya tidak ada , maka bisa dipastikan saya 
harus absen dengan mencari alasan tertentu karena bulan Ramadhan hanya hadir hampir setahun sekali yang tentu
 sangat sayang jika sholat maghribnya jika 
harus dikorbankan untuk Bukber ! 
Tetapi saya harus menyimpan " rahasia " ini dalam hati, 
karena tidak hadir Bukber dengan alasan tidak adanya
 mushola di tempat Bukber ataupun jauh dari masjid 
sungguh tidaklah bijak ! 
 
 
Dan pilihan Bukber yang paling afdol memang adalah 
di masjid karena sudah pasti tidak ada halangan 
untuk sholat magribnya . 
Segunung keistimewaan Ramadhan memang tidak dapat dipertaruhkan dengan kegiatan kegiatan yang " menjauhkan " kita dari kewajiban yang tak dapat diganti dengan
 hari atau bulan lain diluar Ramadhan 
karena disetiap kehadiran Ramadhan senantiasa disertai 
oleh pertanyaan abadi : 
" Apakah Ramadhan berikutnya aku 
masih diberiNYA masa ? " . 
 ( Titiek Hariati , 04.03.25 )
 gambar dari google

 


Senin, 03 Maret 2025

 
 
 .. " PERTA(max/lite) & Bangsat Bangsat ! " ..
apakah ini " disengaja " oleh Prabowo untuk 
menghibur rakyat Indonesia dengan menghadiahi 9 tersangka koruptor Pertamina atau memang Kejagung yang 
mulai bertaring atau ada cawe cawe lagi dari Mulyono 
supaya teriakan " adili Jokowi " agak mereda atau teralihkan? 
beribu atau atau atau atau muncul dibenak karena 
sudah terlanjur selama ini rakyat dicekoki berbagai drama 
yang menyakitkan dan sebelum ini adalah Pagar Laut di 
pantai Tangerang dimana seorang kades begitu sugihnya akan sanggup bayar denda 45 miliar ,
 negoro iki wes sugih yo Kades ae kuat mbayar miliaran 
padahal gajinya berapa sih ? 
 
 
maka menteri yang mengurusi lautpun mulai dirasani
 " sebaiknya diganti  "! huedehhh... ayo goblok goblokan kita hitung hasil korupnya 9 petinggi Pertamina dengan sub holdingnya : 5 tahun hampir 1000 triliun ! 
lha yang sebelum 5 tahun ini  berapa ? 
waduhh..nggak usahlah , bikin tambah ngamuk karena gaji
 para direktur itu saja sudah bikin melotot jika dirasani 
yakni konon sekitar 1,8M/bulan ! 
bandingkan dengan gaji  guru honorer didesa terpencil
 300 ribu/bulan dengan jarak sekolah dari rumahnya 6km
ditempuh dua jam dengan  jalan kaki ! 
 
 
 jika dosa sudah tak terampuni kelak di akherat karena 
merugikan jutaan orang dengan tipu muslihat " lite jadi max " maka hukuman dunia rasanya pantas meniru China dll
yang tak main main yaitu kalau nggak hukuman mati 
ya gantung atau dikubur hidup hidup ! 
mereka suruh pilih saja lebih enak mana di dor atau digantung dengan resiko tidak langsung  " dut " tapi masih harus
 kejet kejet dulu ! 
bahasa yang saya pakai sudah tidak perlu saya bagus bagusi
 sebab saya sedang menulis tentang 
manusia manusia celaka yang tidak kenal rasa syukur 
dengan jabatan dan gaji  yang sudah sedemikian 
melimpah ruah anugerahNYA lha kok masih tego 
menipu rakyat dengan tipuan ala magician ! 
( maaf saya nggak bicara soal pak kolonel lho ya ) . 
 
 
 pendahulu 9 tersangka ini adalah Dirut wanitanya , 
Karen Setiawan yang juga jadi tersangka meski beda warna di rompinya ( Karen dapat warna kuning ). 
jika Karen saat ditangkap merasa sebagai " korban " dari permainan yang lain , lha yang 9 ini apa ya mau tiru tiru Karen sebagai korban juga ? 
oalaaa .. " korban " atau play victim dengan uang triliunan
 kok ya pinter temen kalau membodohi rakyat ??! 
konon menyimpan uang triliunan dalam bentuk cash itu juga bukan perkara gampang sebab harus dibuatkan hanggar khusus yang anti rayap dan anti tikus lha wong menyimpan triliunan
 pasti ya tidak mudah menghabiskannya dalam sebulan 
apalagi kalau belanjanya cuma  ke Grand Indonesia ya
 lebih baik dibeli semuanya saja , 
ya gedung seisinya ! 
 
 
 maka dalam renungan saya ala seorang paranormal yang
 tidak normal , saya teringat pada Surah Ibrahim ayat ke 7 
yang berbunyi sbb :
" Wa iz ta azzana rabbukum la in syakartum la
 azidannakum wa la in kafartum inna azabi lasyadid(un) "
( Dan ( ingatlah juga ) tatkala Tuhanmu memaklumkan : 
" Sesungguhnya jika kamu bersyukur , pasti KAMI akan menambah ( nikmat ) kepadamu , 
dan jika kamu mengingkari ( nikmatKU ) , maka
sesungguhnya azabKU sangat pedih " )
tulisan ini saya buat pada jam 12.56 siang hari saat Ramadhan , dan di depan saya sudah siap sepanci kuah bayam 
dengan jagung dengan jagung manisnya dan pepes tongkol 
plus tempe dan krupuk tentu saja sore nanti menjelang 
berbuka bisa dipastikan akan ada tambahan 
sambel dan tajil dan kurma ! 
 
 
 
 terasa sudah di lidah saya nikmatnya menu sederhana ini ,
 dan terasa sudah betapa puasa sesungguhnya adalah 
" penguras penyakit " perut dan qolbu !
 maka membayangkan uang triliunan yang diperoleh dari perbuatan dosa yang entah bagaimana malaikat menulisnya dibuku catatan dosanya, 
saya merasa " seram dan ngeri " karena ayat diatas sudah
 tentu adalah sebuah JANJI yang tidak akan pernah
 ALLAH ingkari ... ! 
keserakahan sungguh tak punya batas kecuali jika
 Allah yang membatasinya dengan balasan kehinaan yang menyakitkan dunia wal akherat ! 
( Titiek Hariati , 04.03.25 )
gambar dari google







Senin, 03 Februari 2025

 
 .." 6/enam kue tart ultah ? " ..
 ( catatan : 02.02.25 )
kemarin , hari Minggu tanggal 02 Pebruari 2025 , 
berkumpul sekitar 30 kerabat di sebuah resto 
ditengah kota Malang . 
saya bertindak sebagai host yang dalam undangan
 seminggu sebelumnya saya tulis acara kumpul kumpul 
dan syukuran kecil atas diberikanNYA  kesehatan selama ini .
 itu saja yang tertulis , lagi pula 
pertemuan seperti hampir rutin 3 bulan sekali 
bergantian hostnya diantara kerabat .
lho .. lho .. lhooo ... ternyata Bocor Alus tidak cuma 
acaranya Majalah Tempo tapi juga menular ke resto ini 
karena ternyata semua yang datang ke resto ini 
membawa bermacam bingkisan ! 
maka sulit sudah saya mengelak bahwa memang 
syukuran kecil ini saya adakan karena 
angka kelahiran saya , 02.02..! 
banjir cipika cipiki dan berlimpah kue kue serta
 kado kado dan lucunya ada 6/enam kue tart yang 
lengkap dengan lilinnya ! 
aduhhh ... bagaimana untuk keadilannya karena 
mereka memaksa untuk acara Potong Kue diantara 
6/enam kue tart !


ketika didaulat untuk segera " potong kuenya " dengan
nyanyian yang mengandung himbauan , sayapun
harus bertindak adil dengan memotong SEMUA kue ultah
 dan membaginya kedalam 30an potong diiringi 
tepuk tangan meriah ! adil bukan ?
memang saya sudah beberapa kali memakai resto ini untuk berbagai pertemuan dengan pertimbangan 
accessibility nya yang mudah dari segala arah 
disamping masakannya yang memang enak plus ada 
player/ keyboardist yang tersedia disitu .



sungguh semuanya terjadi diluar skenario saya dan
 jadilah siang kemarin betul betul menjadi syukuran tanggal kelahiran saya yang tidak dapat dirahasiakan lagi !
acara dilanjut dengan doa yang hadir untuk saya dan itu mengharukan karena sekali lagi saya tidak 
membayangkan akan sejauh itu kejutan kejutan untuk saya ! 
setelahnya adalah acara makan siang dan tentu saja
terjadi " antrian " penyanyi dadakan yang siang kemarin
 ternyata dikalangan kerabat cukup banyak ! 


bukan cuma nyanyi , ternyata sebagian juga jago linedance ! 
dan akhirnya muncul juga 
Rungkat dan Pamer Bojo hehehe ..
naa .. kalau sudah begini sayapun hanya bisa menjadi
 penonton dan penikmat suasana karena syukuran
 yang semula saya rancang dan bayangkan sesungguhnya
 tidaklah seseru ini , jadi saya betul betul
 merasa dibahagiakan kerabat !
saya tahu bahwa diluar sana ada yang berkomentar
" lho .. dalam keyakinan kita pesta ultah kan
nggak dibolehkan to ? malah sebaiknya kalau sedang
ultah itu berpuasa dan melakukan 
amalan amalan seperti tahajud dll ? "
semoga Allah juga mengampuni para kerabat saya
yang dengan tulusnya telah hadir dengan 
membawakan ini itu untuk membahagiakan saya yang
 sama sekali saya tidak duga atau harapkan karena makna syukuran saya rahasiakan !

setelah berfoto bersama dan puas mengobrol , nyamil , makan , nge dance , nyanyi dll akhirnya waktu jua yang
 harus kembali memisahkan ! 
tak ada gading yang tak retak , akhirnya sayapun 
meminta maaf jika dalam acara ini ada salah tutur atau sikap yang tidak berkenan karena menghadapi kerabat yang
 konon lebih " complicated " dibanding teman atau tetangga , tetapi saya percaya bahwa kekerabatan kami 
selama ini dan mudah mudahan hingga kedepannya
 akan masih baik baik saja , aamiin .. 
pertambahan usia disatu sisi hanyalah perubahan angka di kalender , lebih penting dari angka adalah 
Bagaimana Mengisi Jejak Kehidupan Didunia Ini 
dengan hal hal yang penuh manfaat bagi sesama maupun diri sendiri , setidaknya itu yang saya ya
kini selama ini .


sungguh usia adalah rahasiaNYA maka pertanyaan 
terbesar yang selalu muncul adalah 
" apakah aku masih akan ada didunia ini pada angka 
kelahiran ku ditahun berikutnya sebagaimana pertanyaan
abadi disetiap bulan Ramadhan ? "  
hanya Allah lah  Sang Pemilik Jawabannya .. !
( catatan kecil 02.02.25 , Titiek Hariati )
gambar gambar dari google