Kamis, 15 September 2022

 
 

 

 
 
.. " Affogato Terisolir & Krupuk Melayang 
Di Cahaya Desa " .. 

membaca judul diatas , secara harafiah memang terjadi .
 di Resto Cahaya Desa , di Jalan 
Raya Diponegoro 37 , Karangploso Malang . 
resto yang satu ini letaknya memang persis disebelah 
Rest Area Karangploso Malang . 
sekitar setahun lebih berdiri , 
ternyata resto yang justru lahir disaat
 pandemi ini hingga sekarang masih cukup lumayan 
pengunjung yang menikmati atmosfernya . 
 
 

 
 
 
meski saya terlambat menjenguk RCD ini , 
tetapi pada minggu kemarin keterlambatan itu sudah
 terbayar lunas dengan beberapa jam saya habiskan 
waktu disitu ( maklum , Karangploso juga 
pernah dinyatakan sebagai zona merah covid saat
 pandemi grafiknya menanjak )
mudah menemukan lokasinya karena berdempetan 
dengan Rest Area Karangploso yang saya lihat 
tinggal sekitar 30% yang beroperasi .
 dipintu masuk RCD ini tampak " biasa biasa saja " 
sebagaimana halnya resto resto lainnya . 
tetapi beberapa langkah setelahnya , barulah saya 
melihat sesuatu yang agak " tidak biasa " yaitu 
adanya " jalan setapak " yang menjorok cukup jauh
 sekitar 200 meteran seolah " membelah "
 persawahan yang ada disitu ! 
 

 

 
 
dikanan kiri jalan ini terdapat gazebo gazebo untuk 
lesehan. tentu saja saya lebih tertarik menyusuri
 jalan setapak diatas persawahan tadi  hingga 
diujungnya yang ternyata disitu ada sebuah cafe ! 
naa ... terpisahnya cafe cukup jauh dari ruang utama
 yang berlantai dua digerbang masuk , 
adalah ide brilian karena areanya berada ditengah 
persawahan dengan view gunung dikejauhan 
yang begitu cantik ! 
maka sudah pasti saya memilih duduk disitu dan 
seorang barista manis adalah satusatunya 
pengawal cafenya . 
untung saja saya mendapat info bahwa pemesanan 
makanan juga bisa dicafenya , 
jadi saya tidak perlu barjalan lagi kesebelah depan 
didekat pintu masuknya . 
 

 
 
dalam daftar menunya al ada Ayam Bakar , 
Gurami Asam Manis , Urap Urap , Bakmi Goreng , 
Nasi Goreng , Sambal Teri , Jamur Crispy , 
beragam Nasi Bakar , Kepiting dll . 
untuk minuman ada Lemon Tea , Blue Latte , 
Vietnam Drip , Milk Regall dll . saya tergolong berselera 
" konvensional " dan Nasgor Spesial RCD plus 
Bakmi Goreng dan Es Degan adalah pilihannya . 
tetapi ups ! bukankah saya dekat dengan pengolah
 kopinya ? maka ,
masih saya tambahkan dua Affogato ! 
angin semilir plus panorama cantik disekeliling 
membuat saya nyaris " ngantuk " disiang hari itu dan 
untungnya Affogato lebih dulu muncul dimeja
 mendahului pesanan yang lain yang membuat
 saya tidak jadi ngantuk!
 

 
 
( padahal sebagai penutup makan sebenarnya 
juga tepat ya hehehe .. ) . 
saat pesanan makanan tiba dan saya ber siap untuk 
saat asyik jeprat jepret menu dimeja saya , 
tiba tiba wushhh ... 
kerupuk kerupuk dipiring piring beterbangan kesana 
hahaha .... ! ( ini perlu dipikirkan oleh chef nya 
bagaimanba cara menghidangkan kerupuk 
supaya tidak beterbangan ditiup angin hehehe .. ) . 
ya sudah , kerupuk yang melayang tidak mengurangi 
kenyamanan atmosfernya dan saya tetap betah
 diterpa angin gunungnya ! 
maka untuk LHAR 
( Layanan , Harga , Atmosfer dan Rasa ) skala 1-10 , 
saya berikan 7/tujuh untuk RCD ini . 
sebuah angka yang sangat jarang saya berikan kecuali
 memang layak mendapatkannya . 
saya juga sempatkan jeprat jepret dari lantai dua yang
 siang itu kebetulan kosong 
( saya menduga lebih banyak pengunjung memilih 
duduk di gazebo gazebo yang membelah persawahan ) . 
lantai dua ini juga nyaman untuk pertemuan 
atau rombongan rombongan . oya , 
disepanjang jalan setapak kearah cafe tadi , 
 saya juga melihat beberapa orang petani sedang 
mengerjakan penanaman padi , sebuah pemandangan
 tambahan yang menarik ! 
 
 

 
puas jeprat jepret dan menikmati atmosfer serta 
menu menunya , saya tinggalkan RCD dengan 
memasukkannya dalam daftar LUDL 
( Layak Untuk Didatangi Lagi ) . 
penasaran ? yukkkk ... 
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 15.09.22 ) 
keterangan foto :
01 . panorama cantik dilihat dari lantai dua
02 . gugusan gunung Kawi dikejauhan
03 . affogato menghadap gunung dan sawah , 
what else you want ?
****
04 . atap lantai dua
05 . sepeda bunga
06 . atas samping
07 . untuk rombongan atau grup grup
****
08 . daftar menu
09 . peta resto
10 . view samping kiri 
****
11 . mie goreng
12 . nasgor spesial CD
****
13 . affogato
14 . lengkap untuk meja saya
****
15 . barista sibuk
16 .menikmati atmosfer
17 . ya Rasa , ya Atmosfer
****





Senin, 12 September 2022

 
 

 

 

 
 
 .. " Sambat Luwe ?  
Segeralah Ke Mayjend Sungkono 9 Malang ! " ..

Sambat Luwe dalam bahasa Jawa artinya
" mengeluh perut merasa lapar " . 
naa .. saat Sambat Luwe dijadikan sebuah 
nama  warung , sudah tentu pengunjungnya 
 diharapkan dalam keadaan 
" lapar dan siap makan " hehehe ... 
sebetulnya nama itu sudah saya baca di internet 
sebelum menulis ini , tetapi belum sempat 
kesana hingga akhirnya bertemu 
seorang teman yang mengabarkan bahwa 
akan ada reuni kecil Oktober nanti yang 
rencananya akan digelar disana . 
 

 
 
maka sayapun sengaja meluangkan waktu
 kesana sekaligus untuk mencari bahan blog ini . 
terletak tidak langsung dipinggir jalan 
 Raya Mayjend Sungkono , dan  masih harus 
belok & masuk kekanan sepanjang  200an meter .
 sempat ragu ketika melalui jalan yang masih 
makadam alias " pating gronjal " bahasa jermannya , 
dan sampai disebuah belokan kekiri 
barulah terlihat tulisan " Sambat Luwe " . 
gaya bangunan yang " dijadulkan " plus konsep 
menu menu yang juga tradisionil 
adalah menjadi ciri khasnya .
 ini bukan gaya yang pertama karena di 
Malang Raya saat ini telah ada puluhan gaya 
resto seperti ini dan hanya berbeda lokasi 
antara yang " menjual " alam sebagai 
kelebihannya atau menu menu unik sebagai 
signaturenya .
 

 
 
sebut saja Sontoloyo , Pemain Lama , Hamur Joyo , 
Warung Tani, nDalem Ratu dll yang seabreg 
di Malang Raya . maka di Sambat Luwe inipun 
tak jauh beda , mungkin kreasi nama nama
 menunya saja yang terlihat beda meskipun 
ketika disuguhkan kita temukan bahwa 
" ya itu itu juga " macam dan rasanya . 
di Sambat Luwe ini sebut saja beberapa menu 
andalannya seperti misal :
Nasi Ayam Pok Pok Saus Asam Manis , 
Nasi Ayam Pok Pok Black Pepper , 
Nasi Lodeh Komplit , dll . 
dalam daftar minumannya juga tertampil 
beberapa jenis minuman tradisionil seperti 
Es Kunir Asem , Es Sirup Cincau , 
Es Beras Kencur dll .. 
 pesanan dimeja saya datang , dua macam 
menu olahan ayam plus cah kangkung dan 
es teler serta es degan . 
 

 

 
 
memilih tempat duduk yang menghadap 
persawahan , membuat hati terikut ayem .. 
tetapi ups ! tiba tiba cuaca mendung 
berubah menjadi gerimis dan akhirnya 
hujanpun turun .. 
naaa ... ketahuan bahwa atap diatas tempat 
duduk saya mulai rewel , terbukti sebentar 
saja saya harus berpindah tempat duduk 
selain tampias yang dibawa angin .. 
terlihat beberapa pengunjung mengalami 
nasib yang sama . ini mungkin problem utama 
warung yang bergaya alami seperti SL ini 
karena alam tidak mengenal kompromi 
giliran hujan dan angin menjadi 
salah satu " signature " nya hehehe .. 
 

 
 
problem lain adalah menuju gerobag diparkiran
 dimana payung tak membantu banyak 
tetapi upaya pramusaji untuk memayungi saya , 
patut diapresiasi . 
maka untuk LHAR 
( Layanan , Harga , Atmosfer dan Rasa ) dari 
skala 1-10 saya memberi angka 6 . 
 

 
 

 

 
 
kejutan memang nyaris tidak saya temukan 
karena kompetitor Sambat Luwe di Malang Raya 
hingga Nongkojajar , 
cukup ketat bahkan  beberapa diantaranya 
" beyond the imagination " !
 tetapi buat yang penasaran , 
silahkan saja menjajal SL ini dengan pesan : 
pilihlah tempat duduk yang aman disaat 
mendung sebelum datang tampias maupun 
kebocoran atap hehehe ...yukkk ..
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 
baru terposting pada 12.09.22 )
keterangan foto :
01 . jalan setapak
02 . area mushola
03 . gebyog ?
04 . wc yang " manis "
****
05 . arah ke Sambat Luwe
06 . petunjuk arah
****
07 . menikmati atmosfer
08 . sebagian daftar menu
****
09 . ayam bakar
10 . ayam pok pok
11 . menu meja saya 
*****
12 . es degan
13 . es teller
****
14 . manggang ikan
15 . tumis kangkung
16 . monggo dipun sekecak aken .. 
17 . no 9
18 . sudut lain
****
 

Minggu, 11 September 2022

 

 

 
 
.. " Warung Kini , Menu Tempo Doeloe " ..
 
terbilang masih " gres " , warung yang satu ini 
memilih nama " Warung Kini " meski menu menu 
yang ditawarkan adalah menu menu model jadul . 
berlokasi di Jalan Soekarno Hatta 34 Malang , 
warung ini setengah prasmanan . setengah ?
 iya , karena deretan masakan yang ada disitu ternyata 
tidak bebas untuk dipilih dan diambil sendiri 
melainkan lewat pramusaji . 
bukankah itu sama saja ?
 kebetulan bagi saya tidak hehehe .. 
 
 
kalau saya bandingkan dengan warung yang tidak
 jauh dari situ , sebuah prasmanan tulen berjuluk 
Warung Prasmanan Bu Marni , 
rasanya ada perasaan  senang bisa memilih dan 
mengambil sendiri masakan masakannya dan hanya
 butuh seorang kasir piawai untuk menaksir 
harga menu yang kita ambil ! 
naa .. kembali ke " Warung Kini " , maka sayapun 
menyesuaikan aturan yang ada dan karena porsi 
nasipun tidak bebas , seorang teman berkomentar 
" kalau orang mau nambah nasi dihitung lagi ya ? " , 
saya tidak punya jawabannya . 
deretan menunya sebut saja ada 
Orek Tempe Petai , Terong Balado , Tumis Taoge , 
Mie Goreng , Balado Kentang , Rawon , 
Udang Kendo , Gulai Kikil , Ayam Goreng Krispi ,
 Babat Gongso , Cumi HItam Pedas dll . 
 
 
juga ada menu menu belut dan ikan nila plus 
rendang hati ampla ayam . tidak banyak yang saya 
pilih dan saya lebih ke menu menu " standar " saja 
untuk amannya hehehe .. 
saya duduk dilantai dua yang siang itu tidak begitu
 ramai . maka untuk LHAR 
( Layanan , Harga , Atmosfer dan Rasa ) dari
 skala 1-10 saya beri 6 . 
 
 
menu menu jadul memang punya daya tarik tersendiri dikarenakan keaslian rasa dan ramuan 
bumbu bumbunya yang tak berubah oleh jaman . 
tetapi untuk " Warung Kini " , saya masih sulit 
memberikan angka 7 , karena kebetulan menu menu
 dimeja saya masih terasa kurang " pas " untuk 
lidah Jawa saya yang " medhok " ini hehehe ... 
bagaimanapun , keberanian " Warung Kini " 
memilih konsep trasisionil ditengah maraknya 
jajanan jajanan asing seperti Korea , Jepang , 
Perancis dll patut dihargai . 
 
 
 
maka selera memang tak perlu diperdebatkan , 
pun tiada guna saya membanding bandingkan soal 
rasa dengan Warung Tani atau Sontoloyo atau 
Kota Lama dll, maka silahkan saja mencobanya
 sendiri yaaa ...
 warung ini siap 24 jam melayani ,
yukkk ..
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 
baru sempat diposting pada 11.04.22 )
keterangan foto : 
01 . dapur
02 . atmosfer dilantai bawah
03 . nama warung diluar
****
04 . menu dimeja saya ( 01 )
****
05 . menu dimeja saya ( 02 )
****
06 . paket paket
****
07 . 24 jam
08 . dapur
****

Jumat, 09 September 2022


    
 

 
 
.. " Pak Imam , Spesialis Bebek Peking " ..
 
sekian tahun yl ada resto Bebek Peking yang tersohor
 di Jalan Kawi  Malang . 
tentu sampai saat ini saya masih merasakan 
lezatnya dilidah . sayangnya tidak terdengar lagi 
kabarnya sejak sekian tahun silam dan resto itu 
berganti dengan warung lain . 
maka ketika bulan yang lalu tidak sengaja saya 
melihat sebuah resto berjuluk 
" Pak Imam , Spesialis Bebek Peking " 
di Jalan Sigura Gura Barat no 30G Malang , 
saya sangat gembira ! harapan saya tentu saja 
akan menemu lezatnya sama dengan yang di 
Jalan Kawi dulu , yang bernama " Bebek Peking " !
 tidak ragu saya masuk dan warung yang satu ini 
memang terlihat lebih tertata dan " modern " 
dibanding yang di Jalan Kawi pada masanya . 
 

 

 
 
sayangnya saya tidak sempat menggali informasi apakah pemiliknya sama dengan yang di Jl.Kawi , tetapi 
seorang milenial yang berjaga di kasir menjelaskan bahwa
" o .. saya hanya bekerjasama dengan ibu Imam " , 
itu saja . 
menu pesanan saya sudah tentu mengandung bebek
meski tidak jelas apakah yang dimaksud Peking itu 
asal bebeknya atau cara memasaknya hehehe .. 
 

 
 
 
sang " chef " yang saya duga adalah pak Imam 
tampak sibuk didapurnya yang terletak diteras depan
dari  resto ini . dalam daftar menunya 
sebetulnya tidak hanya melulu bebek . 
juga ada ayam dan segala chinese food seperti capcay ,
 bakmi kuah , beragam nasgor , bihun goreng dll . 
saya tidak mendapat menu yang sama dengan
 yang di Jl.Kawi , tetapi bahwa bebeknya empuk dan 
gurih saya harus beri nilai 7 ! 
 
 

 
 
memang ada puluhan warung bebek seantero
 Malang Raya , tetapi karena yang menyandang kata 
" Peking " hanya pak Imam ini , maka sayapun 
" kepincut " ! untuk minumnya tentu saja 
jeruk panas guna " menetralisir " lemak hehehe 
( sok tau ya hehehe .. ! ) . 
atmosfer warung yang cukup nyaman dan bersih
 memang merupakan salah satu plus nya 
sayapun menaruh nama warung ini dalam daftar 
kelompok khusus yaitu : 
" Yang Layak Untuk Didatangi Lagi " ( YLUDL ) .
 naaa .. ada yang ikutan penasaran ? 
yukkk ...
( Writing & Photos : TItiek Hariati , 
sempat diposting pada 
10.09.22 ) 
keterangan foto : 
01 . atmosfer yang nyaman
02 . nama warung
03 . menu saya 
****
04 . kasir
05 . tempat pesanan online
06 . dapur
****
07 . daftar menu ( 01 )
08 . daftar menu ( 02 )
09 . pojok
****
10 . jeruk panas saya
11 . menikmati
12 . menu saya
****