Minggu, 10 April 2022





 
.. " KOTA LAMA Yang Baru " ..
di kawasan Kotalama Malang , 
sebenarnya tidak banyak ditemukan wajah wajah
 baru dari pertokoan , rumah rumah , maupun
 warung apalagi cafe cafe .
jadi sesuai namanya , 80% perwajahan diarea ini
 memang masih wajah lama seperti halnya saat 
saya masih remaja dulu . 
 
 

 
 
ada Klenteng atau rumah ibadah disitu ,
 lalu ada SMAN 2 , juga ada stasiun KA yang masih
 berfungsi , dan RS Panti Nirmala yang dulu
 bernama Tiong Hwa Ie Sia ( THIS ) yang berdiri
 sejak 1920 dan kini sudah berwajah baru .
 maka ketika sebuah rumah lawas yang berlokasi 
tepat disebelah Toko Kue Gaya Baru dan didepan BRI 
memoles dirinya menjadi kedai 
" Dapoer Kota Lama " ,
 sayapun yidak melewatkannya untuk mampir pada
 bulan yang lalu .
 
 
 
 
ucapan ucapan selamat atas 
dibukanya kedai ini masih terlihat dihalamannya . 
dan saya tidak men sia siakannya untuk
 jeprat jepret kanan kiri . tentu saja yang lebih menarik
 perhatian saya adalah bangunannya , 
dimana beberapa dekade saya hanya bisa melihat 
bangunan rumah tua yang kokoh ini dari sebelah luar .
 
 
 
 
sebuah bangunan dengan gaya kolonial meskipun
 menurut salah satu staf disitu bahwa bangunan ini 
dibuat sekitar tahun 40 atau 50 an sehingga 
belum mencapai seabad . 
tetapi dari penelusuran saya hingga kebagian 
belakang , saya melihat betapa bangunan ini dibuat
 dengan " kesungguhan " sehingga mampu 
bertahan dalam kekokohannya selama 
hampir seabad !
 
 
 
 
bandingkan dengan bangunan bangunan modern 
saat ini yang terkadang belum seumur jagung sudah
 ambruk ! ruangan ruangannya yang luas
 dan beratap tinggi membuat perputaran udara terasa
 nyaman meskipun saat itu udara lumayan terik .
 saat itu saya melihat ada dua pertemuan 
yang diikuti oleh rombongan tamu tamu , 
dan saya memilih duduk diteras sampingnya yang
 relatif sejuk karena terbuka . 
oya .. terlalu sibuk dengan masalah bangunannya
maka saya harus kembali kedepan yaitu 
dipintu masuknya yang kita akan langsung disambut 
dengan deretan masakan masakan khas
 tradisional Jawa secara prasmanan . 
tetapi buat yang ingin memesan menu tertentu , 
pilihan juga disediakan . 
 
 
 
dideretan meja prasmanan , saya memilih 
Ayam Lodho , Kuah Rebung , Bakwan Jagung , 
Sate Komoh dan Sambel plus Es Jeruk .
 salah satu trik prasmanan adalah 
Sedikit Nasi , Lebih Banyak Lauk hehehe ..
 saya menikmati atmosfernya yang membawa kita
 ke mesin waktu tempo doeloe .. 
 
 
 
( mungkin akan lebih kental jadulnya kalau saja
 musiknya diambil dari jaman jaman 
Bing Slamet , Sam Saimun , atau kroncong 
sejamannya hehehe ... ) . 
untuk LHAR ( Layanan , Harga , Atmosfer dan  Rasa  ) 
biarlah saya berikan angka 7 dari skala 1 -10 .
 " Dapoer Kota Lama " telah menambah warna
 jagad kulinari Malang dengan memilih penampilan 
tempo doeloe tetapi tidak mendramatisirnya 
sehingga terasa " pas " , 
tidak berlebihan .
 
 
 
naaa .. penasaran ? silahkan memakai GPS bagi
 yang belum mengenal area kotalama Malang , 
yukkkk ...
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 
baru sempat diposting pada Ramadhan hari ke 8 )
keterangan foto ;
01 . crew Dapoer Kota Lama
02. jalan masuk yang khas
03 . lorong yang nyaman
*******
04 . cendela jaman
05 . bangunan kokoh
06 . halaman belakang ( dapur )
*******
07 . pesan kebaikan
08 . pojok manis
09 . kisah pada jamannya
*******
10 . ruang untuk keluarga ?
11 . ruang untuk reunian ?
12 . ruang untuk arisan ?
*******
13 . saya didepan lukisan tembok
14 . ceritakanlah jamanmu ..
15 . jembatan Brantaskah ini ?
*******
16 . saya dan pilihan saya
17 . tentu saja , ini sebelum Ramadhan dulu ...
*******
18 . dua crew yang manis manis
19 . dua guci pembawa riwayat ..
*******
20 . saya dan sentuhan batik di dinding
21 . ada apa dibaliknya ?
******




Selasa, 05 April 2022




 
.. " Rasa Palestina Di Malang " ..
Emados Shawarma mengibarkan benderanya
 yang ke 56 di Jalan Soehat Malang .
 dengan iming iming " 1 Ekor Ayam 39.000,- ",
 sayapun kepincut pincut dan duduk di restonya
 pada akhir  Maret yl . 
Palestina adalah negeri asal dari pendiri 
Emados Shawarma ini , Emad Al Amad namanya !
 maka , siang itu saya bersama sekitar 20 
pengunjung lainnya menikmati tawaran ayamnya 
yang saya lihat dimeja meja hampir semuanya
 memesan sama : 1 ekor ayam . 
 
 
 
( maaf ada juga yang 3 ekor karena datang 
dengan keluarga besarnya ) . tentu saja saya tidak
 tahu 56 cabang itu dimana saja , bahkan yang 
di Malangpun saya hanya sempat tahu yang
 di Soehat ini . 
naaa ... mencicipi rasa Palestina ? 
ada Nasi Mandhi yang saya pesan plus 
Nasi Mandhi Gurih untuk menemani ayam saya .
 tetapi ups ! jangan mengira ayamnya berukuran 
" normal " , tentu saja tidak , 
sebab ini hanya promo selama soft openingnya .
 
 
 
maka saya tidak perlu protes ketika yang datang
 dimeja saya adalah " ayam balita atau 
mungkin pra remaja " hehehe ... 
( dari ukurannya saya menduga ayamnya masih 
sangat muda ) . tapi ( ! ) karena saya terlanjur
 kepincut dengan gambar gambar mereka di internet
 dan juga di warungnya , maka ketika pesanan 
datang dimeja saya yakni ayam dan nasi tanpa
 ada lalapan sebagai pendamping 
( timun  atau tomat atau daun salad atau lainnya ) , 
maka sayapun berkesimpulan bahwa gambar
 itu sebenarnya bukan hanya Nasi dan Ayam
 tetapi juga harus memesan ekstra lalapan nya
 sebagai pendamping ... oalaa ... ( namanya saja
 bukan Lalapan Ayam seperti yang 
kita punya hehehe .. )
 
 
 
atmosfer disitu tak terlalu istimewa alias 
biasa biasa saja seperti layaknya  warung nasi ayam ,
karena memang atmosfer bukan yang perlu dijual.
 dan kalau saya ditanya tentang rasa , 
mungkin saya hanya bisa mengatakan 
" mirip nasi uduk lah .. " , 1112 .
meskipun ayamnya mini , ternyata separo dari 
ayam yang ada dimeja saya , saya minta dibungkus
 sebab perut wanita mungkin sudah terbatas
 ukurannya ( beda lagi ukuran porsi ayam 
ditanah suci , yang membuat saya kaget saking 
banyak dan gede gede potongannya yang untuk 
ukuran porsi kita ditanah air sebetulnya bisa
 untuk dua - tiga orang hehehe ... ) . 
 
 
 
tentang minumannya , 
Emados Sharwama ini rupanya juga tidak terlalu
 mau ruwet ruwet alias biasa biasa saja ,
 jadi saya cukup milih es lemon tea saja . 
( juga cara penyajian menunya ES tidak merasa 
perlu menatanya dengan aikecing , 
jadi ya gitu gitu sajalah hehehe .. )
 menurut saya , justru yang ditemukan 
beragam rasa adalah terletak pada Nasinya dan
 ayam hanyalah menemani Sang Nasi hehehe ..
 lihat saja misalnya : 
ada yang dengan Nasi Mentega , 
ada juga Ayam dengan kentang goreng .
 sebagai dessert ada Konafa dan Baklava . 
 
 
 
naa ... yang sudah maupun yang belum pernah 
ke Palestina , tak ada salahnya ke
 Emados Shawarma untuk mencicipi ( lagi ) 
rasa Palestina ... ! yukkk ..
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 
baru sempat diposting pada 05 April 2022 ) 
keterangan foto : 
01 . saya dilatar belakangi lukisan dinding ES
02 . atmosfer ( 01 )
*******
03 . promo : 1 ekor 39K 
( jangan membayangkan yang gede lho ya .. ) 
04 . pendiri ES
*******
05 . kasir sibuk
06 . dapur sibuk
*******
07 . atmosfer ( 02 )
08 . atmosfer ( 03 )
*******
09 . yang disantap di warung ES
10 . yang dibawa pulang
*******
11  . tatanan yang aikecing rupanya tidak perlu
12 . jaga jarak , kata poster dindingnya !
*******

Sabtu, 02 April 2022






.. " Rindu Ombak Bajul Mati Sebelum
 Ramadhan 1443 H" ..
menjelang Ramadhan tahun ini , 
bermacam persiapan dilakukan sebagian besar
 masyarakat kita . fisik , mental , moril , materiil .
 bagi saya pribadi sebetulnya tidak ada yang 
sangat spesial kecuali adanya
 perbaikan peningkatan kwalitas ibadah yang dimulai
 dari hal hal yang terlihat hanya sepele . 
misal sholat tidak di tunda tunda , 
bangun malam yang biasanya masih membuka buka
  HP , TV atau laptop , se bisa bisa diupayakan
 langsung berwudhu .



 juga sodaqoh yang biasanya 
" kalau kebetulan bertemu saja dengan yang
 layak menerima " ( dijalan dll ) kini diupayakan
untuk kearah " jemput bola " . 
apakah ini hanya karena menjelang Ramadhan ?
 saya tidak ahli dalam hal hal yang bersifat religius ,
 tetapi dengan segala keterbatasan saya ,
 saya berupaya " mengejar matahari " yang
 sudah sangat mendekati sunset ini dengan
 se bisa bisa nya meskipun masih jauh
 dari " bisa " . 
naahh .. mendekat ke alam selama ini 
adalah salah satu cara saya untuk menggapai 
kedekatan kepadaNYA , karena bagi saya
 alam itu semisal 
buku tebal tanpa halaman akhir yang mengajarkan
 banyak hal tentang Sang Khaliq dan saya
 sebagai ciptaanNYA yang tidak punya arti
 apa apa ini kecuali bahwa saya berusaha mengisi
 peran yang ditugaskanNYA selama
 saya masih bernafas . 



pada Sabtu tanggal 26 Maret 2022 yang lalu , 
saya meluncur ke Malang Selatan dan langsung
 " njujug " pantai Bajul Mati .
 ada belasan pantai indah disitu tetapi saya memang
 sudah belasan tahun " berlangganan " 
Bajul Mati dan warung favorit saya disitu 
" Warung Kembar Jaya " ! ( lihat IG nya ) .
sedikit info : Warung Kembar Jaya ini dapat 
ditemukan ditepi jalan raya pantai Bajul Mati 
dekat pintu masuk pantai . 
sebelumnya warung ini ada disebelah dalam 
dari pantai Bajul Mati .




sekian tahun yl ( lihat tiga foto diatas ini ) bahkan 
saya habiskan 
pergantian tahun dipantai ini dalam kesenyapan
 dan debur ombak selatan yang dahsyat ! 
pemilik warung agaknya sudah hafal selera saya
 dan siang itu saya langsung diberikan pilihan 
ikan ikan dalam koleksi mereka .
 ada kakap , tuna , kepiting , cumi cumi dll . 
dahsyatnya ombak masih ditambah dengan dahsyatnya
 sambel ibu pemilik warung yang pinter masak ini !
 entah kenapa , saat itu hari Sabtu tetapi suasana
 disepanjang Jalur Lintas Selatan sepi sepi saja
 atau karena cuaca yang mengkhawatirkan ? 
 sayang sekali cuaca siang itu memberi 
tanda tanda akan datangnya hujan dalam 
waktu dekat , maka senyampang belum " bresss ... " ,
saya harus bergegas melintasi kembali jalanan
 arah Malang yang kalau hujan lebat 
akan menjadi cukup licin . 
untunglah sebagian dari jalan disitu , 
( sekitar  20 km sebelum Sendang Biru dari 
arah Sumawe ) sudah ada perbaikan yang lumayan , 
dimana jalanan yang dulunya ber lobang lobang ,
saat ini sudah diperbaiki meski masih tersisa 
sedikit disana sini lobangnya . sayapun tidak harus kerja keras fokus pada jalanan yang dulunya naik turun dan
ber lobang lobang .





saya tidak mengambil jalur arah Balekambang
 yang saat ini sudah tersambung lagi dengan 
tambahan jalan mulus sepanjang 30 km an,
 tetapi kembali ke arah semula yaitu pertigaan arah
 Gua Cina dan Sendang Biru , lanjut hingga 
Sitiarjo dan Sumawe terus hingga Malang .
 menyetir saat gerimis dengan jalanan yang penuh
 tikungan dan tripel tripel tripel " S " sungguh
 menantang adrenalin tetapi saya sangat nikmati
 sebab kalau didalam kota saja , 
saya tidak mendapatkan feeling itu . 
( sempat singgah di salah satu kerabat di Sumawe ,
 karena sesungguhnya Sumawe bukan 
tanah asing bagi saya . 


bahkan jika saya harus mengurutkan kerabat 
Sumawe , bisa saya mulai dengan rumah besar 
didepan pasar Sumawe  ( lihat foto diatas ) 
yang seterusnya hingga
 belokan kekanan arah SPBU adalah
 deretan kerabat yang cukup dekat .
 tepat diseberang  SPBU Sumawe ( Hajj Chicken )
 saya sempatkan singgah dan bertukar berita
 karena kami memang sudah cukup lama tak
 saling bertemu .
 dulu saya suka ber lama lama
 di kedainya karena gurami bekarnya yang spesial , 
tapi  saat ini kedainya sedang disewa oleh Hajj Chicken )
Sumawe sarat catatan masa kecil  dimana 
undangan2 pertemuan keluarga dll termasuk
tontonan wayang kulit semalam suntuk .
 

juga sekitar 2013 saya masih ikut 
" petualangan kecil disekitar hutan Pletes ,
 yang konon masih ada Harimau Jawa nya dan 
rombongan kecil kami ( saya dan kerabat di Sumawe )
memang mendapatkan jejak jejak dan guanya
 yang saat itu ternyata baru saja ditinggalkan penghuninya
 yang sedang mencari mangsa atau air . 
( catatan tentang jejak Harimau Jawa ini dapat dibaca
 diblog ini , silahkan membuka buka berandanya )



saat jalanan menurun licin di sekitar gua gua 
Pletes , Sumawe , saya bersyukur karena berada
 disebelah dinding bukit dengan jalan yang menurun .
 mengapa ? 
ketika berada diarah berlawanan , 
yang berarti adalah ditepi jurangnya yang curam , 
 seringkali yang saya hadapi adalah truk truk besar
 memuat berbagai macam barang tetapi 
mereka tidak dapat berjalan cepat dan juga sulit 
untuk didahului karena sempitnya jalan , 
sehingga kekhawatiran akan adanya " rem blong "
 mereka itu cukup besar . 
tidak sampai tiba di Malang , hujan deras 
sudah muncul .
 ini adalah perjalanan luar kota saya yang
 terakhir sebelum Ramadhan yang mungkin sudah
 akan dimulai pada akhir minggu ini . 



oya ..   bagi mereka yang ingin menengok
 pantai pantai di Jalur Lingkar Selatan , 
ada sedikit saran untuk anda : 
pastikan kendaraan dalam keadaan " fit " 
terutama rem , karena beberapa kali saya 
menjumpai kendaraan kendaraan roda 2 dan 4 yang
 bermasalah dengan rem dan kesulitannya
 dalam tanjakan tanjakan curam seperti di 
 Pletes terutama ! 
( hari itu misalnya , saya melihat ada mikrolet
 yang berisi sekitar 8 orang ( ! ) yang  mogok
 ditanjakan Pletes ( mungkin muatan berlebihan
 plus satu roda dua dan dua mobil sedan yang
juga  bermasalah diarea yang sama ! ) . 


dan diatas semuanya yang terpenting adalah 
" Mulailah Perjalanan Dengan Doa " karena
 hanya DIA Pelindung dan Penyelamat kita ...
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 
baru sempat diposting pada tanggal 31 .03.22 ) 
keterangan foto :
01 . menu lengkap pada Sabtu tgl 26 Maret 2022 yl
02 . Warung Kembar Jaya , Bajul Mati
03 . makan siang tuna dan cumi dan sambal dan lalapan
 yang luar biasa di Warung Kembar Jaya
********
04 . rindang , sejuk , Warung Kembar Jaya
05 . kelapa muda , ombak , tuna dan cumi ,
nikmat mana yang masih didustakan ? 
 ********
06 . jalur yang kaya belokan , tanjakan dan 
turunan yang tajam , pastikan kendaraan 
dalam keadaan " sipp " !
07 . S , S , S , S , .......... !!
*******
08 . catatan 2018 :
JLS yang mulus ( 01 )
09 . rindangnya Bajul Mati ( 02 )
10 . laut selatan ( 03 )
********
11 . cumi dan oseng kangkung
12 . tuna bakar
********
13 . salah satu rumah kerabat depan pasar Sumawe 
yang melompong , milenial sudah terpencar
********
14 . kerabat Sumawe ( 2013 )
*******
15 . catatan 2011 :
Sendang Biru ( 01 )
16 . Sendang Biru ( 02 )
*******
17 . gerobag dan saya sedang ngaso di Bajul Mati
18 . asli : bukan editan hehehe ..
*******
19 . tuna bakar ...hmmmmm
*******

 

 
 
.. '' Maafkan Saya Sedalam Samodra " ..
Ramadhan diambang .
nanti malam sudah akan menjadi sahur pertama .
 dan mulai besok subuh , 
saya sudah harus siap bertempur melawan
 segala niatan dan ucapan ataupun laku yang bisa
 merusakkan chapter Ramadhan dalam buku saya
 ditanganNYA . 
untuk itu , kewajiban lain sebelum melangkah kesana , 
adalah permohonan maaf saya yang 
se besar besarnya serta se dalam dalamnya jika 
selama ini ada hal hal , ucapan ucapan , 
niatan niatan , perilaku dan apapun itu yang
 mungkin saja dengan atau tanpa sengaja
 melukai siapapun .
 hanya dengan permohonan maaf ini , langkah saya
 akan ringan memasuki Ramadhan yang 
berlimpah ampunan .
 saya sungguh bukan saja tidak sempurna tetapi 
juga masih harus banyak  berkaca dan belajar
 bagaimana menjadi kerabat , saudara , ibu , 
tetangga , teman , sahabat , dll yang tidak 
mengecewakan dan bermanfaat .
maka sekali lagi , 
maafkan jika itu memang harus , 
dan semoga Allah mendengarkan doa terdalam 
saya buat semuanya yaitu 
" tolong , maafkan saya ... "
( Titiek Hariati , 02.04.22 )
gambar dari google