Sabtu, 11 Desember 2021


 
 
 
 
 
 
 
 

 
 

 
 


 
 
 
( 07 of 10 )
.. " mBolang 2300km Malang - Banten PP " ..
( -- " Dari Cikampek Ke Cihampelas " -- )
10 hari di Betawi dan sekitarnya utamanya 
di area Bintaro , harus berakhir juga ketika rencana 
mbolang yang berikutnya sudah menunggu
 yaitu Bandung ! 
pada subuh 14 Nopember yl , akhirnya Banten 
saya tinggalkan menuju arah Tol Cikampek .
 




rencana dua malam di Bandung 
( Sabtu dan Minggu malam ) semoga akan berjalan
 lancar sebab agendanya cukup padat antara lain 
mblusuk Gedung Sate dan beberapa tempat lain yang
 belum sempat saya kunjungi
 pada Januari 2020 yl .
tetapi datang di Bandung pada saat weekend ternyata
 bukan waktu yang tepat ! lalin yang padat dan 
tempat tempat wisata yang penuh kerumunan , 
adalah pilihan yang salah . 





tetapi bagaimana lagi kalau agenda sudah terlanjur 
menetapkan tanggal ke Bandungnya ? 
akhirnya sekitar 2,5 jam setelah meninggalkan Betawi ,
 tiba di Bandung dalam cuaca lumayan cerah . 
( masuk kota Bandung serasa diputar mesin waktu .
 bagaimana tidak ketika ingatan mundur ke 
tahun tahun saya masih berkutat di 
Majalah Remaja " Q " , 
sebuah majalah Musik dan Fashion .
 Bandung tidak asing bagi saya kala itu sebelum
 akhirnya saya lebih aktif bersama 
Majalah GADIS di Jakarta  )
 kali ini rencana ke Guest House atau Hotel nampaknya
 harus dirubah karena kerabat di Jl. Buah Batu
 memaksa untuk stay dengan mereka sepanjang weekend .
 ada dua alasan .
 pertama kami memang sudah beberapa tahun 
tidak saling bertemu tersebab pandemi ,
 dan kedua: 
" rumah kosong lho mbak , anak anak sudah ngga
 serumah dan suami juga sedang berdinas 
( sebagai Hakim Tinggi yang
 adalah keponakan saya ) di NTT " . 




nah .. mana mungkin menolak karena sayapun suka
 studio musik mereka yang biasanya kita habiskan
 waktu untuk ber karaoke atau anak anak yang
 biasanya " nge band " disitu karena penuh 
alat musik dan sulungnya suka mengiringi saya 
cuap cuap dengan pianonya .. ! 
tetapi dengan anak anak mereka yang sudah
 tak lagi serumah , kali ini saya tak boleh berharap
 banyak untuk bermusik meskipun saya tetap suka untuk
 memilih menginap disana ! 
pertemuan sangat seru karena masing2 punya 
timbunan kisah dan setelah ngalor ngidul ngobrol saya 
langsung disambut dengan makan siang di 
Roemah Kentang di Jl .Banda Bandung ! 
ber lima plus seorang balita yang lucu , Keenan , 
Sabtu siang itu kami ber bebek ria sambil 
bertukar kisah di Roemah Kentang ,
 sebuah resto yang bernuansa kolonial dan rumah besar
 eks Londo yang berdiri sejak tahun 1908 itu benar benar 
 memberikan atmosfer yang unik ! 




ditengah makan siang , tiba tiba hujan lebat turun,
kami pun makan siang diiringi lebatnya 
Bandung , wow ..! sore harinya kerinduan 
pada area Cihampelas terbayar dengan berjalan kaki disepanjangnya. 
 tetapi , ( menurut saya ) , saya tidak temukan lagi 
" ruh " nya karena toko toko disitu yang dulu dikenal 
Jeans dan kaos kaosnya , rasanya kok sudah mengalami penurunan kwalitas ...
 saya tidak tahu apakah memang Cihampelas
 sudah menurunkan " kelasnya " dimana
barang2 berkwalitas sudah diambil alih oleh 
toko toko gede atau bagaimana ,
 entahlah .. 
tiba tiba : " mbak ayo kita lihat lihat 
Adidas toko saja yaa .. " , saya manut saja wong
 tidak pernah kesitu . dan melihat harga harga yang
 tertera , rasanya di " Toko Adidas " ini kwalitas
 barangnya memang lumayan keren !
 cangkruk di cafe setelah mengitari Heritage Fashion
  disambung makan malam di sebuah resto khas Sunda .
(  waduh .. kalau bukan Sabtu pasti nyari yang
 ada livemusicnya ya ... tapi dipastikan padat pengunjung
 dan saat pandemi harus berfikir ulang ... )
 yowes ... , Malam Minggu berakhir dengan 
mengobrol dirumah hingga nyaris tengah malam !
 hari kedua di Bandung, 
muncul acara diluar dugaan karena pagi pagi ada
 sebuah " bocoran " berita bahwa hari itu
 Nyonya Rumah Berulang Tahun.. wow !
( pikun parah saya ini hehehe ... )
 maka mudah diduga bahwa seharian ini bakal 
padat acara ultah yang sudah dimulai sejak 
makan pagi dirumah yang dirayakan ber 6 hehehe ..
 
 
 
 
sebenarnya , ada 3 tawaran pada saya yaitu antara
muter2 dikota atau Lembang atau Ciwedey 
sebuah lembah cantik luar kota Bandung .
 tetapi karena awal 2020 
saya sudah ngublek Lembang dengan berbagai
 tujuan wisatanya yang anyar anyar dan keren keren ,
 maka saya pilih kota kota saja al Babakan Siliwangi City 
yaitu Hutan Kota yang terletak di Jalan Tamansari 
dan rencana ikut tour Gedung Sate sayangnya batal
 karena GS tutup pada hari minggu !
menikmati suasana alam hutan ditengah kota
 lumayan seru . dan rencana dadakan ke arah
 Ciwidey Valley yang cantik juga dikaji ulang 
tersebab cuaca yang agak mendung .
 
 
 


 
 puas jeprat jeprat disana sini , 
maka Birthday Lunch 
memilih Alas Daun sebagai tempat selebrasinya !
 Alas Daun sesuai namanya adalah sebuah resto 
yang memakai daun pisang sebagai alas makannya
 dan menu menu tradisionil sebagai andalannya .
 saya memilih Karedok plus menu menu khas
 Sunda lainnya yang nyaris mulai saya hafal hehehe ..
 suasana seru karena ini adalah makan siang yang
 sarat doa bagi yang berultah dan tiup kue 
diganti dengan cipika cipiki .. 
sungguh hal hal yang diluar rencana terkadang
 lebih indah karena ini juga terjadi ketika
 awal 2020 selama tiga malam di Bandung saya juga
 mendapatkan beberapa surprais yang cantik !
 ( saat itu dengan mengunjungi Floating Market , 
Taman Asia Afrika Lembang , dan menikmati makan
 malam di Trans Luxury Hotel sambil meresapi
 pemandangan Bandung diwaktu malam ! ) 
 
 
 
 niat melihat Museum Geologi yang konon menarik . 
tetapi alamakkk .. 
sudah tutup dan hanya sempat menengok 
toko souvenir dan 
bebatuan yang ada dihalaman Museum . 
 ( btw kalau rencana  Senin pagi meluncur
 dari Bandung arah Semarang dapat 
sedikit ditunda hingga jam  buka
 Gedung Sate , saya pasti akan sangat senang
meski dengan resiko memasuki kota Semarang
 agak terlambat mungkin sekitar sore bahkan petang .. )
oya .. sisa sore hari terakhir saya di Bandung , 
diputuskan untuk ke Komplek Dosen Unpad 
di Cigadung .. ada apa disana ? ikuti :
( 08 of 10 )
.. " mBolang 2300km , Malang - Banten PP " ..
( -- Mang Acil : Bobotoh Persib -- )
( Writing & Photos : Titiek Hariati ,
 Catatan Nopember 2021 )
keterangan foto : 
01 . arah Bandung ( 01 )
02 . arah Bandung ( 02 )
03 . arah Bandung ( 03 )
04 . arahBandung ( 04 )
05 . disatu perempatan arah Bandung , 
sekumpulan anak muda ngamen dg nge band 
dg vocalistnya yang suaranya keren ! ( 05 )
06 . arah Bandung ( 06 )
07 . arah Bandung ( 07 )
08 . gerbang Cihampelas
09 . Bandung Kota
10 . gerbang Heritage FO
11 . toko Adidas
12 . FO
13 . FO
14 . nama Roemah Kentang
15 . menjajal menu Roemah Kentang 
16 . penyegar di Roemah Kentang
17 . atmosfer Roemah Kentang
18 . menu khas Sunda ( 01 )
19 . atmosfer Warung Sunda
20 .  menu khas Sunda ( 02 )
21 . ibu ibu rombongan luar Bandung 
berebut tape 
22 . pas ada festival duren
23 . boneka perempatan jalan , " profesi " ?
24 . disamping gerobag saya : 
kuda ditengah kota ! 
25 . kue ultah dari Surabaya mewakili 
ketidak hadiran diultah ibunda 
26 . depan gerbang Alas Daun
27 . merayakan ultah di Alas Daun !
28 . karedok , laris di Alas Daun ..
29 . staf Alas Daun
30 . hutan kota , Babakan Siliwangi ( 01 )
31 . hutan kota , Babakan Siliwangi ( 02 )
32 . hutan kota, Babakan Siliwangi ( 03 )
33 . mirip Hajar Aswad ditengah Hutan Kota ..
34 . staf di Toko Souvenir Museum Geologi
35 . museumnya tutup , beginilah akhirnya ..
36 . toko souvenir Museum Geologi
 






Sabtu, 04 Desember 2021

 

 
 ( 06 of 10 )
.. " mBolang 2300km Malang - Banten PP " ..
( -- " Keping Londo Di Kota Tua " -- )  
ini adalah kali kedua saya mblusuk di Kota Tua Betawi ,
 yang pertama pada 2018 .
 mengapa saya pilih kesana lagi dan tidak memilih
 obyek lain yang cukup banyak ?
 Kota Tua punya magnet tersendiri , seperti halnya 
Pelabuhan Sunda Kelapa , Pasar Ikan dll 
yang masih menyisakan wajah Betawi Tempo Doeloe !
 
 
 bukan hanya untuk obyek pemotretan saja ,
tapi Jakarta beruntung masih " ingat " untuk
 menyisakan keping sejarahnya dibanding
 kota kota lain yang seolah tak peduli dan 
memusnahkannya menjadi ruko dll yang hampa sejarah ! 
naa .. dengan mengabaikan Calender of Event 2021 
nya Jakarta , saya kembali memilih 
Kota Tua sebagai tempat blusukan  ( lagi ) .
 
 bedanya , pada blusukan kali ini saya berusaha 
untuk lebih detil dan bukan melulu untuk 
makan siang seperti 2018 ( yang lebih kearah 
wisata kuliner untuk merasakan menu menu 
jaman londo disitu )
 beberapa perubahan di Kota Tua saya lihat meskipun 
tidak terlalu banyak . apalagi ini masih pandemi ,
 sehingga jumlah pengunjung memang
 terlihat berkurang . 
beberapa museum yang ada disitu juga saya
 telusuri kecuali Museum Wayang karena foto foto
 dari 2018 masih banyak saya simpan .
 
cuaca sedikit mendung dan gerobag diparkir agak
 jauh karena memang tidak boleh
 memasuki area utama . 
pengunjung yang sebagian besar adalah milenial ,
 tampak lebih sibuk ber selfi atau membawa 
model nya untuk penjepretan dengan
 latar belakang yang kaya sejarah ini . 
 
 beberapa gedung disini memang masih terpelihara
 dengan baik , meski sebagian lainnya 
dibiarkan menua tanpa perawatan dan
 sisa sisa " cantiknya " masih terlihat di keroposan
 cendela , pintu atau pagar dan ukiran yang mewakili 
desain klasik Eropa . 
 
 tak banyak saya ceritakan detil tiap museum , 
kali ini saya lebih berfokus pada jepretan jepretan
 yang 2018 tak sempat saya buat .
 penjual kerak telor , manusia patung ala 
Sudirman dan Pejuang , berselfi bersama 
" Noni Londo " , pengamen rasta ala Jimmy Cliff ,
 para fotografer profesional 
maupun yang dadakan , pelukis2 wajah dll terlihat
 dimana mana . 
 
jika ingin jajanan jalanan , disitu ada puluhan
 gerobag yang siap melayani selera 
beragam pengunjung . 
saya masuk di Ruang Diponegoro dan Penjara 
Bawah Tanah serta melihat Pameran 
" Jejak Memori Para Gubernur 
Jendral Hindia Belanda Abad 20 "
 yang kebetulan hari itu masih dapat disaksikan .
 
 dokumen , meubel , foto foto , peralatan peralatan
 dan persenjataan serta kostum kostum dll
 dari jaman Hindia Belanda terdapat di beberapa
 museum disitu yang dipisahkan hanya 
beberapa meter satu dengan lainnya sehingga 
memudahkan pengunjung menelusurinya . 
 hari itu saya sengaja habiskan waktu dengan
 berkegiatan " outdoor " karena membuat dua
 acara In & Out Door di Betawi cukup susah
 terkendala Jarak , Waktu dan 
Ketentuan Ganjil Genap serta padatnya lalin
 di area tertentu . maka sekalinya keluar ,
 harus sekalian dihabiskan ke tempat2 yang searah 
atau berdekatan kalau tidak ingin 
besoknya StayHome karena terkena
 aturan Ganjil Genap . 
 
 setelah puas jeprat jepret dan menikmati musik
 jalanan sambil " nyamil " , saya tinggalkan Kota Tua
 dengan sebuah pertanyaan 
kapan saya akan melihatnya lagi ?
 sejarah yang hanya terbaca di buku buku ataupun
 internet , terasa beda ketika tangan kita dapat 
merabanya keping keping sejarah ini secara nyata
 seperti ketika saya berada di 
Penjara Bawah Tanah dimana para pejuang kita 
dulu disekap dalam ruangan sempit , pengab dan
 tidak berkamar mandi .. 
bagaimanakah cara mereka mandi , buang air kecil
 bahkan besar ? hal hal semacam ini seharusnya 
perlu ditanamkan sebagai salah satu kurikulum 
sekolah agar kunjungan2 ke tempat2
 bersejarah dapat menyadarkan generasi muda
 akan pentingnya mengisi kemerdekaan
 dengan hal2 bermanfaat bagi negara dan bangsanya 
dan bukan malah mengisinya dengan 
narkoba , perkosaan dll yang mencederai spirit
 perjuangan pendahulu2 kita ..
 ah ya, kalau saya meneruskan lamunan ini pasti
 akan penuh blog ini .
dan pada ketika lain di Betawi , saat terkena 
aturan Genap  ( gerobag saya kebetulan Ganjil )
 maka mbolang saya manfaatkan dengan
 memakai KRL ( Kereta Rel Listrik ) dan 
MRT ( Mass Rapid Transit ) . 
 dari Bintaro saya mengambil KRL arah Tamrin 
dan sambung satu stasiun dengan MRT arah GI 
( sebetulnya cukup dekat , hanya karena
 kangen saja ingin menjajal MRT hehehe .. ) .
 
 oya perlu dicatat bahwa ditiap kereta pada gerbong
 paling belakang , adalah gerbong khusus untuk wanita .
 buat yang belum terbiasa , 
jika cowok keliru masuk ya tentunya harus turun 
dan naik digerbong campuran hehehe ..
 
 
 GI ( Grand Indonesia ) hanyalah salah satu 
dari sekian banyak pusat bisnis Betawi dan ber jalan2 
disitu juga lebih kearah " memanjakan mata " saja
 dengan prokes ketat saat masuk 
.mall ya mall , yang membedakan hanya kelas dari 
brandnya , ada mall yang branded dan 
ada mall yang " branded branded an " , 
jadi buat saya keduanya tidak semenarik 
tempat2 yang punya nilai sejarah . 
oya saya juga sempatkan ke Pasar Tanah Abang
 sebagai grosir terbesar di Asia Tenggara . 
 waduh.. saya jadi teringat betapa kalau ibu ibu 
di Malang ( sebelum pandemi dulu ) sudah 
kumpul kumpul dan
 " berceloteh " tentang pasar yang satu ini
 dan bahkan menggelar oleh oleh baju bajunya
 untuk ditawarkan saat arisan dll
 maka sudah pasti terjadi perebutan daster ,
 baju muslim , hijab dll ex PTA dan 
jualaannyapun laris manis !
 sayapun mblusuk kebeberapa bagian di PTA ini ,
 tetapi untung tidak sampai " histeris " melihat
 murahnya beberapa jenis pakaian wanita
 yang kalau sudah masuk toko bisa 
dua kali lipat harganya . 
mudah saja alasannya . pertama ini masa pandemi , 
lebih banyak kita mengerem pengeluaran2
 yang kurang atau tidak perlu .

 
 kedua , saya ke PTA memang tidak berniat " kulakan "
 sebab konsekwensinya adalah harus bisa
 menjualnya padahal saya tidak melihat potensi
 lakunya saat seperti sekarang atau 
sebetulnya simpel saja bahwa saya
 memang tidak punya bakat berbisnis hehehe ..
 
 oya , yang lebih seru dari ini , 
silahkan ikuti di bagian :
07 of 10 / " mBolang 2300km Malang - Banten PP " /
-- Dari Cipali Ke Cihampelas -- 
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 
diposting pada 03 .12.21 )
keterangan foto :
01 . cendela tua hijau yang masih kokoh
 di Kota Tua , Jakarta 
02 . sejenak didepan gedung tua yang 
masih berdiri megah
03 . Merah Putih berkibar megah di gedung
 yang sarat sejarah nilai2 perjuangan
kemerdekaan RI
04 . dokumen tentang Balai Kota 
Jaman Hindia Belanda  
05 . lemari buku antik  yang cantik 
06 . prasasti
07 . peluru meriam dibekas penjara bawah tanah 
08 . lukisan dinding menggambarkan 
suasana keseharian  para penjajah
09 . sejenak dijembatan diatas sungai
 Kota Tua Jakarta 
10 . ruang merah dalam gedung tua
11 . rasta , pengamen jalanan Kota Tua
12 . yang ini pengamen akustikan didekat
 penjual nasi pecel Kota Tua
13 . kerak telor , khas Betawi 
14 . menghidupkan kembali atmosfer jaman londo
15 . menjajal mobil tua di halaman samping 
Kota Tua
16 . buat yang berminat bisa menyewanya untuk
 mengitari Kota Tua 
17 . seorang foto model sedang dikerubuti
 para fotografer
18 . andai bisa bicara , pasti pintu ini punya sejuta kisah
19 . sungai yang membelah Kota Tua 
20 . penjara bawah tanah yang merekam 
 penderitaan para tahanannya yakni 
para pejuang kemerdekaan kita
21 . silahkan menebak , mana yang
 manusia dan mana yang patung ? 
22 . salah satu toko di GI
23 . MRT arah HI
24 . KRL arah Tanah Abang
25 . ke Thamrin
26 . GI
27 . mau ditraktir ? 
28 . sejenak menikmati atmosfernya
29 . Jakarta @nite
 30 . wajah depan atau belakang dari Kota Tua ?
31 . miniatur sebuah masjid di Betawi


 
 ( sekali lagi , .. " mBolang bagian ke 06 "..  ,
 tertunda dulu dengan Berita Meletusnya Semeru )
 
 
 .. " Muntahan Isi Lambung Semeru " .. 
peringatan BMKG tentang potensi meletusnya Semeru ,
 dan tanda tandanya telah dimulai sejak 
beberapa hari terakhir , 
akhirnya siang dan sore tadi menjadi kenyataan . 
ini merupakan letusan kedua dalam tahun ini ,
 setelah yang pertama pada awal tahun 2021 yang lalu .
 awan tebal abu vulkanik yang bergulung 
diatas puncaknya perlahan menebar ke sekitarnya 
dan membawa hawa panas yang 
diluar kemampuan manusia menahannya jika
 terlambat untuk mengungsi . 
 hujan menambah beratnya kondisi karena mengubah 
abu vulkanik menjadi lautan lumpur yang tebal
 dan cuaca siang menjelang sore hari
 mendadak menjadi gelap gulita . 
jembatan jembatan strategis yang merupakan
 penghubung utama kelokasi lokasi bencana telah terputus sehingga bantuan logistik serta bantuan kesehatan
 menjadi terhambat .
penghancuran kubah mengakibatkan adanya guguran
 lava panas yang mengalir kearea area tertentu
 yang akan sangat ditentukan oleh
 arah angin ataupun hujan .
  aktivitas Semeru pun masih berpotensi adanya 
letusan2 susulan . maka kewaspadaan masih sangat 
diperlukan dengan adanya guguran 
dan sebaran awan panas , aliran lahar , serta
 material2 yang terbawa aliran lahar ( batu , pohon dll ) .
 bagi kita yang " kebetulan " tidak terdampak 
secara langsung , kalaupun tidak dapat memberikan
 bantuan secara materiil , marilah segenap doa
 kita panjatkan untuk saudara saudara kita yang 
terdampak agar mereka secepatnya mendapatkan
 bantuan dan pertolongan terutama yang 
mengalami cedera fisik .
 jikapun mampu membantu secara materiil , 
inilah saat mengulurkan tangan meneruskan bantuan
 kepada pihak pihak terkait agar segera
 dapat dimanfaatkan ditempat tempat evakuasi 
terutama keperluan untuk anak anak ataupun lansia .
Semeru telah ditetapkan takdirnya , 
manusia hanya bisa berusaha untuk mengatasinya , 
dan segala urusan sungguh adalah kehendakNYA .. 
bencana bukanlah semata hanya menjadi 
urusan sebagian kita , tetapi ini adalah lebih merupakan
 sebuah peringatan bagi kita semua 
agar manusia 
Tidak Hanya Mendekat KepadaNYA Disaat Kesulitan , 
tetapi melalaikanNYA disaat sejahtera .. 
segala sesuatu terjadi karena ada pesan yang
 disampaikanNYA kepada umatNYA lewat 
tanda tanda kekuasaanNYA .. 
tulisan pendek ini akan kita tutup dengan satu ayat : 
Surat Al Hadid ayat 22 :
" Tiada suatu bencanapun yang menimpa dibumi 
dan ( tidak pula ) pada dirimu sendiri melainkan 
telah tertulis dalam kitab ( Lauh Mahfuzh ) 
sebelum Kami menciptakannya .
 Sesungguhnya yang demikian itu adalah
 mudah bagi Allah " .
( Titiek Hariati , 05 .12.21 )
gambar gambar diambil dari google .