Rabu, 09 Desember 2020



..  " Brawijaya Garden Resto Yang Gres ! " ..
sengaja saya " njujug " ke Resto yang satu ini
 karena memang sudah cukup lama 
nunggu2 kok ngga buka2 padahal terlihatnya sudah 95%
 rampung . maka kemarin dulu ,
 saya mengkhususkan waktu untuk kesana .
 terletak di Jalan Ir . Soekarno , mBeji , Junrejo , 
Batu , Malang , resto ini tampak mencolok dikiri jalan
 arah Batu . dengan ukurannya yang lumayan gede
 memang sangat mudah terlihat .
 menjelang jam makan siang , saya sudah khawatir
 bakal penuh . untungnya hanya ada sekitar 3 mobil 
dengan pemisahan ruang duduk yang
 lumayan berjauhan sehingga saya tidak khawatir . 
 
 baru akan melangkah masuk ternyata lho ... 
" eeee .. pak Reno apa kabar ? " , 
saya disambut ramah dua manajernya ,
 pak Indra dan pak Reno . 
bagaimana mungkin lupa wong keduanya ini
yang mengatur beberapa kali acara ( program )
 saya di Royal 360* Batu , Pebruari dan Maret yl .
rupanya keduanya hijrah ke cafe ini .
 langsung saya diantar berkeliling hingga kelantai atas
 dan bawah serta kebun . dilantai atas ada beberapa
 tempat makan yang berbentuk seperti kurungan ayam
 yang gede . " ini namanya Prabu ,
 silahkan kalau ibu mau duduk disitu nanti 
kami antar pesanannya kesitu .. " 
( tapi saya tidak memilih disitu karena saya tahu 
sebetulnya lantai atas saat itu belum 100% siap
 meskipun mereka tidak keberatan ) . 
 
 kebun belakang yang asri merupakan salah satu 
daya tariknya disamping daftar menunya
 yang sangat Khas Masakan Jawa seperti 
pepes , bothok , jangan asem , tempe penyet , 
gurami bakar atau goreng , ayam bakar dll seabreg .
saya duduk di mini joglo dibelakang dekat
 sungai dan kebun . dan akhirnya saya memilih 
menu2 ringan untuk makan siang al :
 pepes tuna , kuah ayam pedas , cah kangkung
dan sambel pete ......!!
 minumnya : susu panas hehehe .. maklum , 
sejak pandemi saya selalu minum yang panas2 
dan  menghindari yang dingin2 .. 
 layanan ramah , rasa masakan sedep dan atmosfer 
nyaman plus harga wajar plus tempat parkir luas
 serta tersedia pojok pusat oleh oleh yang lengkap , 
maka saya tidak ragu memberi nilai 7
 untuk semuanya ! 
juga prokes cukup ketat meskipun masker terpaksa
 dilepas saat makan hehehe ..
 ( tapi saya punya rahasia kecil lho selama pandemi 
yaitu : saya selalu membawa sendiri 
sendok garpu dan gelas , jadi saya pindahkan
 minuman ke gelas pribadi  meski maunya sih piring
 juga tapi ups .. bawa piring kok rasanya 
" too much " hehehe .. ) .
oya perlu dicatat bahwa BGR juga punya paket2
 untuk rapat , reuni dll mulai untuk 
4 orang hingga tak terbatas !
ruang besar2 dilantai atas bahkan cukup untuk 
wedding , maksudnya buat yang punya
 rencana wedding .. kalau nanti saya yang 
berencana wedding , bisa masuk program
 " silet " hehehe .. hmm ) dll .
  saat pulang saya masih ' nyangking ' beberapa oleh2 
yang ada dipojok . ( sekedar info , di Batu ada
 pusat oleh2 besar yang namanya sama yaitu 
" Pusat Oleh2 Brawijaya " karena memang
 satu manajemen dengan BGR ini  ) . 
 terus terang untuk reuni atau kumpul2 
( yang jelas bukan sekarang ini ! ) , BGR ini lumayan
 pas , hanya karena naiknya tangga lumayan tinggi
 maka untuk yang diatas 50 , 60 tidak saya rekomen
 ( beda dengan Royal 360* Batu ,
 yang menyediakan lift hingga lantai 5, 
ini kelebihannya ! ) . 
oya , diteras luar BGR ini ada 
ruang terbuka yang juga nyaman untuk menikmati 
Bakso yang ditempatkan terpisah dari ruang2 yang lain  
 sebuah resto baru sudah hadir ,
 dengan kanan kirinya dikepung nama nama besar 
dari resto resto yang sudah lebih lama terkenal
 dan favorit seperti Kopitiam , Warung mBok Sri ,
 Wakul  dll yang seabreg .
 bukan perkara mudah untuk bersaing dan bertahan , 
apalagi disaat pandemi seperti ini dimana puluh
 bahkan ratusan cafe dan resto banyak yang rontok ! 
 
 bagaimanapun , semoga BGR mempertahankan
 LHAR ( layanan , harga , atmosfer dan rasa ) 
dengan baik dan terus meningkatkannya
 kalau ingin survive ! 
( harap dicatat , disekitar BGR sudah banyak juga
 yang rontok jauh sebelum pandemi dan semuanya 
ada dalam blog ini ) .
penasaran ? datanglah pada hari biasa kalau 
ingin menikmati BGR dengan  tenang dan  damai 
hehehe ..
 
 ( Writing & Photos : Titiek Hariati , Malang , 09 . 12. 20 ) 
 keterangan foto :
01 . hijaunya BGR ( 01 )
02 . segarnya BGR ( 02 )
03 . tenang ..
04 . pojok belakang ..
05 . lobby
06 . kurungan , " prabu " dilantai atas
07 . hijau dimana mana
08 . tangga awal sebelum yang lebih tinggi
09 . ruang atas untuk rapat dll
10 . ruang atas untuk perjamuan besar
11. menu siang saya 
12 . pepes atau brengkes
13 . sambel pete
14 . daftar menu halaman awal
15 . pojok Oleh Oleh di lobby
16 . bikin krasan
17 . pojok bakso diteras luar
18 . teras luar BGR
19 . tangga naik yang tidak
 disarankan untuk 50/60 up ..
20 . pohon2 yang masih baru diboyong
21 . lahan parkir yang muat untuk sekitar 30R4
22. lorong bawah
23 . khusus foto ini diambil dari google karena 
saya lupa menjepret bagian ini 
hehehe..






Senin, 07 Desember 2020

 
 
 .. " MENSOS Yang * Kekurangan * Gaji " ..
saya buat judul diatas adalah setelah 
ngublek sana sini mencari tahu besaran gaji 
menteri kita itu berapa sih sebetulnya ?
 mengapa ?
 saya pikir " opo menteri2 iku 
gajine kurang yo , kok sampek korup ? " .. 
memang kalau dibanding dengan semisal 
Dirut Pertamina atau Garuda ,
 menteri2 itu rupanya kalah jauh .
 tapi " sekecil " apapun gajinya ,
 jangan tanya soal fasilitas . 
jadi sebetulnya posisi menteri itu
 " sudah sangat nyaman "
 dari sisi apapun meski tugas2nya tidak ringan ,
wong namanya saja abdi negara .. ! 
maka gaji terbesarnya sebetulnya adalah 
" kehormatan " nya sebagai menteri yang 
notabene adalah Pembantu Kepala Negara
 dalam menjalankan roda pemerintahan ,
 opo ora heibat ?
 maka ketika sedang susah2nya sebagian besar
 masyarakat kita memikirkan 
dampak pandemi
 yang menghantam sendi2 kehidupan yang 
vital ini dan dinantikannya Bansos oleh
 puluhan juta saudara 2 kita yang terdampak 
berat oleh pandemi,
  saya hampir nggeblak ketika mendengar 
Sang Maha Menteri 
Yang Harusnya Sangat Sosial
 malah mendatangkan kesialan bagi rakyat 
dengan menjadi maling dari 
Bansos rakyat 
yang megap megap ... ! 
lho .. sintingkah dia , batin saya .. 
bahkan pemabukpun mungkin 
tidak akan separah itu !
 waduhh .. waduhh .. 
 kok nemen tegone wong iki , sambat saya ..
 padahal seminggu sebelum ketangkap KPK 
sang menteri ini berbicara tentang Bansos ini 
semirip malaikat ! 
dengan rompi oranye nya pak Juliari " Peter " Batubara 
nampaknya saat ini ia harus bangga berdiri 
didepan puluhan awak media 
dan diliput bak seleb .. 
 saya lihat di layar TV ber koper2 duit yang
 masih gres kewes2 dibukakan dan 
dipamerkan ,
 saya sampek ndomblong2 
" lha iyo , duit iku opo gak besok2 di 
alam barzah
 berubah menjadi miliaran belatung yang 
ngrikiti badannya atau menjadi 
selimut nyala apinya ? "
( padahal sudah banyak dicontohkan oleh 
kolega2nya sesama menteri yang sudah mendahului
 tenguk tenguk di penjara akibat korupsi, 
kok ya tidak gentar menghadapi akibat yang sama )
 bansos bagi rakyat yang megap2 terkena PHK 
 maupun kehilangan mata pencaharian
 akibat pandemi adalah  merupakan 
Secercah Harapan Dalam Kegelapan
 yang mungkin
 bisa sedikit membangkitkan kembali semangat 
untuk survive dan berkreasi , 
tapi .. eee ... tau tau malah di maling
 menteri nya sendiri ! 
 seorang teman yang terkena PHK
 mengeluh " mbak , tiwas aku ngisi formulir 
macem2 untuk dapat bansos , 
sampai sekarang nggak ada jluntrungnya ..
 ee.. dadak pak menteri sing sugih iku
 nggawe bansosku ..
 wong iku mestine 
dikroyok rame2 ae yo cik ngrasakno lorone
 wong cilik sing ngenteni bansos 
sing gak muncul2 .. " 
.. saya meng angguk2 setuju ,
 lha gimana lagi kalau perlu mungkin ya 
begitu lebih baik hehehe ..
 naa.. yang membuat saya heran adalah 
Bagaimana Sih sebetulnya 
proses rekrutmen menteri itu ?
 tes apa saja sih yang harus mereka tempuh
 untuk mengukur level integritas nya ?
saya itu ingat kalimat Hillary Clinton begini 
" Jadilah Pejabat Kalau Sudah Kaya " ,
saya pikir2 ya ada benarnya . kenapa ?
 karena pejabat itu banyak godaannya 
sehubungan dengan kemudahan2
 aksesibilitasnya . 
kalau sudah kaya mungkin godaan duit masih 
bisa ditepis meski tidak 100% dijamin ,
 setidaknya dibanding yang belum pernah
 lihat duit sekoper mungkin hatinya jadi
 ber kedut kedut 
dan setanpun semakin beringas !
 atau malah sebaliknya ?
 maka saat ini saya hanya bisa membayangkan
 semoga duit2 yang sedang bermasalah ini mbokyao 
 segera diurus agar rakyat yang menunggu nunggu
 itu segera menerimanya . 
kalau perkaranya mungkin boleh selesai 
beberapa minggu atau bulan lagi ,
 dan pak Juliari juga biar saja
 tenguk2 dulu dibalik jeruji menunggu 
sidang dll sambil merenungkan urusan 
akheratnya kelak ( dan juga merenungkan istrinya 
yang syantik itu kira2 
kalau ditinggal 25 tahun dipenjara
 apa ya masih mau nunggu eks koruptor ? 
dijamin pasti masih banyuakkkk pria2 yang
 akan mengantrinya termasuk hmmm ... 
kalau saya sebut nama nanti bisa masuk
 program " silet " hehehe .. )
 tapi ini lho yang penting : 
segerakan rakyat menerima duitnya ! 
sungguh sebuah jabatan apalagi selevel menteri
 itu adalah anugerah yang harus disyukuri 
karena tidak setiap manusia diberikanNYA 
kehormatan pada level itu  . 
 mengemban sebuah kepercayaan atau amanah
 itu berat karena disana ada 
pertanggung jawaban dunia wal akherat ! 
jangankan menteri , 
orang awam seperti sayapun kelak akan datang
 saat untuk ditanyaNya 
" apa saja yang telah kamu perbuat selama 
hidup didunia dan manfaat apa yang sudah kamu 
berikan pada sesamamu ? " .
 jawaban itu kalau kita masih didunia ,
 pasti masih bisa dimanipulasi dengan 1001 
kebohongan untuk mendapatkan nilai A .
 tapi jangan mengira demikian kelak di akherat 
ketika seluruh indra dan fisik kita mendadak
 bicara sendiri2
sesuai penggunaannya didunia ... !
 tangan , kaki , mata , telinga , lidah , dst dst
 semuanya akan berkisah dihadapanNYA
 tentang perbuatannya didunia .. 
wahai , mampukah kita memanipulasiNYA ??
 maka ijinkan saya menutup tulisan ini dengan
 kutipan tafsir
" surat Al HADID ayat 20 " :

" Ketahuilah bahwa sesungguhnya 
kehidupan dunia itu hanyalah permainan 
dan senda gurau , perhiasan dan 
saling ber bangga2 
diantara kamu serta ber lomba2 dalam
 kekayaan dan anak keturunan , 
seperti hujan yang tanam2annya mengagumkan 
para petani, kemudian ( tanaman ) itu
 menjadi kering 
dan kamu lihat warnanya kuning kemudian 
menjadi hancur . 
Dan di akherat ( nanti ) ada azab yang keras
 dan ampunan dari Allah serta
 keridhaanNYA .
 Dan kehidupan dunia tidak lain
 hanyalah kesenangan yang palsu " . 
(  Titiek Hariati , 07 . 12. 20 ) 
gambar2 diambil dari google
 
.. " Mengintip Warkop Anak Kos , Hashtag " ..
 disepanjang Jalan Raya Dermo , nDau ,
 mudahnya adalah Sengkaling belok kiri kalau
 arah ke Batu , adalah pusatnya warkop2 mahasiswa
 yang jumlahnya puluhan !
 itupun bukan warkop2 biasa tetapi sebagian bahkan
 serius dengan barista2nya yang prof .
 untuk cangkruk disana , saya memang harus mengambil
 strategi agar tidak menjadi " perhatian " 
bahwa " lho .. kok ada ibu ibu yang kesasar masuk 
di cafe milenial ? " . beda kalau saya masuk di
 Java Dancer atau Kopitiam atau Library atau
 Starbucks yang tidak peduli usia karena disana
 adalah family cafe ! 
 naa .. penasaran dengan cafe anak kos disepanjang 
jalan ini , saya memilih hari biasa dengan
 jam jam setelah makan siang yaitu sekitar jam 14 .
 lumayan tepat , suasana sepi dan saya memilih
 salah satu cafe disitu yaitu Hashtag Cafe . 
saya tidak tahu ini merupakan cabang yang keberapa 
atau satu2nya di Malang , yang jelas 
saya pilih karena tampilan luarnya mewakili 
puluhan cafe yang sekelas dan sejenis didaerah itu . 
" hallooo ... " saya masuk dan senyap .. 
kecuali tampak sepasang cowok cewek yang cuek 
dan mereka sedang asyik HP an ...
saya terpaksa mendatangi keduanya 
" maaf , cafe nya buka atau gimana ya , 
mana pegawainya ? " ..si cewek menjawab pendek 
" buka .. " dan HP an lagi .
 saya mengambil tempat duduk agak kebelakang 
dekat kebun2 disitu dan menunggu . tapi 3 menit
 berlalu , saya lalu berjalan lagi kearah deretan kopi2 .
saya bertanya lagi pada cewek yang sama 
" maaf , kemana ya yang jaga ? " ..
 diluar dugaan dijawab " oya , mau pesan apa ?" 
..oalaa.. gitu to cara nya ..
ternyata mereka adalah " yang mbaurekso " disitu ..
 saya pesan singkat sesuai menu mahasiswa yang ada ,
 dan saya kembali duduk sambil mbathin
 " lek kowe dadi pegawaiku , wes tak pecat , 
mosok sambutan pada pengunjung koyok 
wong gak butuh duit , minimal bisalah lebih ramah
 dan bersikap helpful sehingga tamu
 akan merasa nyaman . 
kebiasaanmu menerima anak sekolah atau mahasiswa 
itupun tidak berarti kamu tidak perlu ramah
 bahkan di baratpun nggak secuek kalian " ..
 ( untung hanya batin saja , 
dan kalau mereka kebetulan baca blog ini
mungkin lebih bagus .. hehehe ..! ) .
 pesanan datang , chicken katsu dan vietnam drip !
 jangan berharap banyak seperti kalau makan
 di Library atau Arbanat ,
 namanya menu anak kos harus terima " apa adanya " .
 vietnam drip itu tadi saya pesan supaya
 " netesnya kopi dimeja saya saja "
 ee.. ternyata nyampe dimeja saya sudah meresap
 semua kopinya hingga kegelas dibawahnya ...
 " lho .. kok ?" .. dijawab 
" maaf .. lubang saringannya  gede2 jadi 
langsung netes cepet kebawah " .. (  ?1 ) .. 
 juga chicken katsunya rupanya menggorengnya
 kebablas sehingga jadi agak kekeringan dan " mrotoli "..
( ini susahnya kalau kebiasaan dengan
 Wiener Schnitzel hehehe .. )
 saya ngobrol dengan chefnya , mas Ben Ben ,
 untung ybs termasuk yang tidak alergi
 dengan masukan2 hehehe .. keren mas .
 yo wes tidak usah dipikir macam2 , nikmati saja 
suasana cafenya yang kebetulan senyap dan duduk
 disamping kebun dibelakang cafe lumayan membuat
 sedikit oxygen terasa segar ..
 setidaknya saya sudah mengintip salah satu 
tempat cangkruk anak kos ,
 yang dari keseluruhan aspek 
( layanan , ragam menu , rasa , harga , atmosfer ) 
dari skala 1-10 saya ikhlas memberi nilai 6 . 
saat pulang mereka terasa sudah jauh lebih ramah ,
 tetapi kesan pertama memang menghujam , 
apa boleh buat nilai 6 sudah sulit diubah hehehe ..
 yo wes , yukkk ..
( Writing & Photos : Titiek Hariati , Desember 2020 )
keterangan foto : 
01 . kebetulan sepi ..
02 . kursi antik
03 . senyap ..
04 . vietnam drip yang sudah " rampung " ( ? )
05 . kebun dibelakang cafe
06 . chicken katzu yang kekeringan , 
" kemrotok " ..
07 . stage yang kadang ada live musicnya
08 . tempat parkir yang lumayan 
untuk sekitar 5 dari R4