Selasa, 17 September 2019



.. " Gara Gara Bebas Nasi , Sambal 
dan Lalapan ,  
Pasar Pindah Ke Tulang Lunak " ..
kemarin dulu saya sengaja kearah Batu untuk
 menjajal warung Ayam Tulang Lunak yang tiap kali 
saya lewati belum sempat2 mampir . 
letaknya yang tidak terlalu jauh dari
 Alun Alun Kota Batu Malang , memang hanya 
berjarak sekitar 15 menit dari rumah saya 
dalam situasi lalin normal . 
saat mau masuk warung nya , saya ragu melihat
 berjubelnya tempat parkirannya .
 tapi pak tukang parkir memang lihai mengatur 
kendaraan2 dilahan yang mepet dan jadilah
 parkiran saling himpit sekedar badan bisa keluar
 dari roda4 .. dan saat masuk kedalam warung ,
 lebih ragu lagi melihat padatnya tempat duduk
 yang nyaris tidak tersisa ! 
beruntung masih ada satu meja kosong , saya pun
 mulai memesan menu . ditengah ruangan yang
 luas itu , ada kerumunan pembeli yang sedang
 mengantri mengambil 
Nasi , Sambal dan Lalapan yang dibebaskan alias 
suka suka si pembeli ! mau ambil segunungpun
silahkan asal perut mampu !
 jangan ditanya bising dan ramainya , seolah saya
 berada ditengah sebuah pasar ! luar biasa , 
dan siang itu saya betul betul berkeringat akibat 
pedesnya sambel dan udara yang lumayan
  lembab akibat padatnya pengunjung warung ! 
melubernya pengunjung bahkan hingga dibatas
 luar warung. saya pikir strategi 
Bebas Nasi, Sambal dan Lalapan ini adalah 
jitu dan jeli meskipun sebenarnya sudah 
diperhitungkan dengan harga menu ayamnya 
atau bebek. tetapi secara psikologis kastamer
 merasa sangat diuntungkan  . 
 
biasanya nasi putih dijual terpisah antara 4-7 ribu 
per porsi dan lalapan pun terbatas hanya beberapa
 lembar atau potong sayuran .
 sambal juga sama . 
maka membludhaknya pengunjung ini sudah pasti 
juga karena " kebebasan " yang diberikan
 pada pembeli ini , sebuah strategi yang cerdas ! 
soal harga dan rasa ,
 saya tidak segan memberi angka 7 ,
 ayam dan bebeknya sangat empuk .
 sebagai pembanding adalah menu ayam lunak jumbo
 plus bebek jumbo dan dua gelas jeruk hangat 
cukup 50 ribu saja plus 
Nasi , Sambal dan Lalapan gratis semuatnya perut !
 tentu warung yang satu ini bisa saya rekomendasikan
 untuk dikunjungi , asalkan cukup punya
 kesabaran untuk antri dan menunggu datangnya
 menu pesanan dimeja kita ! 


( yang sedang lapar besar sebaiknya jangan kesini 
kecuali sudah pesen sejam sebelum datang ! ) .
naa .. penasaran dengan lunaknya ayam dan bebek
 di warung ini ? silahkan lebih dulu melunakkan
 kesabaran mengantrinya hehehe ....
 ( Writing & Photos by : Titiek Hariati , 16 .09 . 19 ) 
keterangan foto : 
01 . mudah ditemukan di kota Batu , Malang
02 . membludhak hingga tepi luar warung
03 . didalam warung lebih ramai
04 . kiri kanan semua padat 
05 . daftar menu dengan harga wajar
06 . dapur yang selalu sibuk
07 . siang hari terik plus sambel pedes ..








 

Senin, 16 September 2019



 .. " Jeddih , Penghilang Pedih " ..
tanggal 14 September 2019 kemarin ,
 saya ada dalam rombongan bapak ibu warga
 perumahan kami , Bukit Hijau di Malang .
tujuannya , 
Suramadu dan lanjut ke Bangkalan , Madura . 
34 orang mengisi bus yang berkapasitas 50 ,
 sehingga beberapa memilih duduk sendiri 
sambil leyeh leyeh hehehe .. 
 mengapa hanya 34 ? ini adalah wisata rt 01 .
 jumlah rtnya ada 4 di rw kami , tapi kali ini 
memang tour khusus rt kami saja .
 bus Pandawa ini kebetulan ber karaoke .
 maka saya yang ( lagi2 ) ketiban sampur untuk
membuat suasana gayeng dalam bus , 
jadilah bus kami lebih mirip Happy Puppy hehehe ..
malangnya para remaja yang ikut tour , 
mereka harus menahan sabar mendengarkan
 eyang2nya ber Tembang Lawas yang membuat
 generasi milenial ini super ngantuk bahkan 
mungkin alergi hihihi ..
tetapi saya memang harus adil , 
setelah 40 menit tembang2 jadul , 
saya berikan kesempatan para remaja ini
untuk mengublek Justin , Rehana , dll .
 generasi " pertengahan " seangkatan saya , 
mendapat jatah Slow Rock 
dengan Collins , Scorpions , Mike dll .
 tetapi jangan berharap karaoke ini seperti
 lazimnya , 
lha wong sang " operator " nya alias 
asisten driver ini ternyata tidak bisa 
menghilangkan atau mengecilkan suara 
dari penyanyi aslinya ,

jadi yang terdengar adalah duet antara suara
penyanyi asli dengan
 " bintang bintang dadakan " dalam bus hahaha .. 
tapi apalah artinya suara merdu ,
 wong yang penting hepi hepi dan cekikikan
 akibat tidak keruannya suara yang muncul
 dari para bintang2 bus ini ..
maka kalau kami tiba tiba sudah berada diatas
 jembatan Suramadu , itu adalah akibat sibuknya
 ber karaoke dan berhahahihi sehingga waktu lewat
 dengan cepat . hasrat berfoto diatas jembatan
 harus terhapus karena larangan ,
 jadi kami lanjut saja kearah Bangkalan . 
 saya terakhir ke Suramadu saat jembatan ini masih
 dalam taraf pembangunan dan saat itu saya harus
 berlompatan diantara rawa , sungai , 
jembatan lama dll yang masih serba dalam proses
 penggusuran dan perombakan .
 mengapa saya ber susah payah hingga tiba di 
kedua tepi jembatan Suramadu yang saat itu 
belum terhubung dan masih berjarak sekitar 100 
meteran satu sisi dengan sisi yang lain ?
saat itu , saya mengikuti lomba foto Suramadu yang
 meski akhirnya tidak menang tetapi 
memberikan kesan mendalam betapa saya bersyukur
 sempat menyaksikan proses pembangunnya
yang banyak ditangani oleh tenaga2 bantuan
 ahli dari Cina . oya , jalanan mulus setelah
 melewati jembatan Suramadu adalah kontras
 dengan jalan menuju bukit Jeddih . 
bukit ini ditempuh lewat jalanan yang " pating gronjal " , 
sempit , berkapur dan berdebu !
semua berkomentar hampir senada :
" waduh , kalau kayak gini debunya , 
mending nanti didalam bus aja ya .. " , 
saya no comment sebab lebih sibuk memikirkan
 body bus yang disebelah atas , kiri , kanannya harus 
" pating klothak " terkena cabang2 pohon 
yang jaraknya terlalu dekat dengan 
kendaraan2 yang lewat . beberapa ibu 
berkomentar : 
 " wahh .. busnya gores2 semua nii .. "
( saya juga berpikiran sama , tetapi 
melihat drivernya yang tidak berkomentar apa2, 
sayapun mbathin 
" paling2 nanti minta ganti rugi asuransi ? " ... )
 kami akhirnya tiba di bukit Jeddih , 
sebuah tujuan wisata yang unik sebab sebetulnya ini 
" hanyalah " sebuah bukit kapur tempat orang
 menambang batu kapur . tetapi kesadaran wisata
 masyarakatnya , menyulap bukit yang 
gersang dan berdebu serta panas ini menjadi 
sebuah tujuan wisata yang unik ! 
dengan cara menambang kapurnya yang diatur 
sedemikian rupa , terwujudlah sebuah 
wisata alam yang  menakjubkan dan sebuah 
lokasi swafoto yang cantik ! 
puas jeprat jepret , minum kopi Madura dan 
beberapa oleh oleh kecil , bus lanjut kearah 
Pasar Batik . namanya saja ibu ibu ,
 batik batik Madura yang khas dengan warna warnanya
 yang berani menjadi sasaran belanja . 
 dan tujuan wisata terakhir di Bangkalan 
setelahnya , adalah Bebek Sinjay .
 di Malang sebetulnya juga ada beberapa , 
tetapi namanya oleh oleh , konon harus dari 
" asalnya " dan bukan yang diimport . 
ibu ibu mengeluh " waduhhh.... antrinya ... " 
hehehe ..
 meskipun begitu , tetep saja " dilakoni " ... 
menikmati hawa Madura beberapa jam ,
 mungkin masih terasa kurang , tetapi sesuai kontrak
 bus bahwa harus sudah kembali ke Malang pada
 sekitar setelah Isya ' ,
 kamipun kembali kearah Surabaya
 menuju Kenjeran !
di Kenjeran saya seolah terbawa mesin waktu saat 
terakhir saya disana hampir sekian dekade lewat .
 banyak perubahan terjadi, tapi saat disitu 
saya lihat air laut sedang surut sehingga 
pantainya dipenuhi lumpur dan kepiting2 mini . 
 jangan tanya bagaimana sibuknya ibu ibu ber
swafoto maupun rame rame .
 menikmati pemandangan 
airsurut sambil minum degan adalah yang 
terbanyak saya lakukan dengan beberapa ibu2, 
sementara yang lain mencari oleh oleh diantara
 para pedagang ikan . puas berjalan jalan , 
jeprat jepret , menikmati pemandangan sambil 
minum  degan ataupun mencari oleh oleh dan
 tentu saja mencari Mushola untuk sholat , 
kami kembali ke bus . 
 perjalanan kembali ke Malang berjalan lancar karena
sebagian besar para "weekenders" pasti sudah 
di Batu atau tempat lainnya sehingga jalanan
 cukup lancar . karaoke diganti dengan lagu lagu
 MP3 di layar monitor bus , menemani 
sebagian besar dari rombongan kami yang 
tidur karena kekenyangan ataupun 
mungkin kelelahan hehehe .. 
perjalanan berakhir dengan selamat dan pulang 
kerumah masing masing dengan rasa syukur 
bahwa hari ini pertetanggaan terasa makin dekat
 bak saudara sekandung ! 
ternyata saya masih harus terjaga hingga lewat 
tengah malam karena saya sudah ditagih lewat
 banyak WA untuk segera mengirim foto foto ke grup . 
mengedit foto foto butuh waktu ,
 jadilah saya baru tertidur saat jam
 menunjuk angka dua menjelang subuh .. !
 tetapi tidak ada rasa sesal , karena sebuah
 perjalanan seperti hari ini ,
 adalah sebuah " peristirahatan " jiwa yang 
sesekali butuh pelepasan.. 
pelepasan bagi setiap orang adalah masalah selera
 dan dorongan , mungkin ada yang lewat pesta ,
 merokok , minum , narkoba , atau lainnya 
yang justru merusak jiwa . 

maka bersyukurlah ketika kita menemu pelepasan
 yang menghantar pada ketenangan lahir bathin
 bersama orang orang tercinta siapapun mereka , 
keluarga , teman ataupun tetangga . 
tidak perlu ada kemewahan disana ,
 tetapi bahkan hanya lewat tertawa bersama
 itu adalah bahagia .. 
( Writing & Photos by : Titiek Hariati , 
Malang , 16 . 09 . 19 ) 
keterangan foto : 
01 . goa kapur yang syantikk ..
02 . pantai Kenjeran yang sedang surut
03 . bintang2 dadakan ber karaoke dalam bus  
04 . bapak2 juga tidak kalah
05 . goa kapur yang terkesan ' mistis '
06 . berfoto tidak mungkin dilewatkan
07 . jeddih yang unik .. ( 01 )
08 . jeddih .. ( 02 )
09 . diatas perahu di jeddih ( 01 )
10 . batik khas madura
11 . jeddih .. ( 03 )
12 . sinjay yang antrinya bikin capek ..
13 . lombok yang dirangkai syantik..
14 . kenjeran
15 . perahu di jeddih ..
16 . suramadu






Minggu, 15 September 2019




 .. " Oeklam Oeklam Kadjoetangan " ..
harap membaca judul diatas dengan cara
 ejaan lama yaa , kalau dibaca gaya jaman now ,
 wah .. pasti akan kacau !
 naa .. kalau sekarang itu menjadi
Uklam Uklam Kayutangan , 
inipun masih harus dibantu dengan 
Kamus Bahasa Malang Yang Serba Terbalik. 
Uklam Uklam itu dalam kamus Arema ( arek Malang ) 
 adalah Mlaku Mlaku ( Jalan Jalan ) pusing ?
 ya sudah kita lanjutkan hehehe ..
 pada akhir Agustus yl , di Malang ada festival unik
 untuk mengenang Malang Tempo Doeloe 
tapi khusus di area Kayutangan atau
 nama sekarang adalah Jalan Basuki Rahmat , Malang . mengapa Kayutangan ini punya makna khusus
 buat warga Malang ? ia bukan saja pusat kota ,
 tapi Kayutangan itu memang adalah jalan protokol
 yang menjadi pusat bisnis . 
 disitu dulu berjejeran berbagai usaha mulai 
Rumah Makan , Toko2 Pakaian , Mainan , Elektronik ,
 Studio Foto , Sepatu , Bank Bank hingga 
Roti dll yang khas Malang . 
( area kedua yang dianggap pusat bisnis di Malang 
 adalah Pecinan atau China Town nya Malang )  
naa .. Kayutangan ini juga punya area2 khusus yang
 melegenda , sebab di gang gang atau di 
kampung kampung nya , ada bermacam jajanan 
dan warung2 terkenal yang khas . 
 sebut saja ada mie atau bakmi , tahu lontong dll 
yang meski tempatnya " nylempit " 
( mblusuk ) tetap dicari ! 
tetapi jaman berubah , Kayutangan bukan lagi
 pusat bisnis . berpindah antara lain ke
 Jalan Soekarno Hatta , Jalan Veteran dll yang
 mall mall nya bertaburan . 
maka untuk mengenang Kayutangan sebagai 
Jantung Kota Malang , festival OOK atau UUK 
digelar selama dua hari .
 hotel2 , bank2 , resto2 yang ada disepanjang 
Jalan Kayutangan atau Basuki Rahmat ini berpartisipasi
 dengan berbagai tampilan yang bergaya Jadul .
 
  jajanan2 jadul paling banyak diserbu .
 ada gulali , cenil , prutayam , lepet , klepon , 
kopi tubruk jadul , dll plus mainan2 jadul seperti
 kekean , dakon , dll . juga warga Kayutangan 
mempersilahkan pengunjung masuk di kampung2 
yang ada disitu untuk melihat rumah rumah yang 
di Cagar Budaya karena keelokan arsitektur jadulnya . 
 memang festival ini tidak secantik gelaran 
Malang Tempo Doeloe yang saat ini sudah wafat ,
 tetapi sekedar Tombo Kangen pada masa masa
 Sepanjang Jalan Kenangan di Kayutangan ,
 ( hmmm ... ) bolehlah hehehe ... 
saya cuma berharap festival ini dapat diadakan rutin
 tetapi harus dengan banyak peningkatan disana sini 
supaya betul betul bisa menampilkan
 perwajahan Kayutangan yang khas di 
jaman lampau agar generasi milenial bisa 
belajar sesuatu tentang 
nilai nilai Kadjoetangan Djaman Lampaoe ..
 semoga ! 
( Malang , 16 . 09. 19 )
( Writing & Photos by : Titiek Hariati , 15 . 09 . 19 )
keterangan foto :
01 . " noni noni " coklat
02 . saya menjajal background jadul di museum
03 . jajanan jadul
04 . gulali yang dikerubuti pengunjung
05 . kerajinan jadul , perca kain ..
06 . satu set peralatan " nginang "
07 . koleksi LP Lawas
08 . mungkin ini setengah Londo hehehe ..
09 . nasgor
10 . ada yang kenal kue kue jadul ini ? 
11 . Malang Nominor Sursum Moveor
12 . saya bersama temen2 di tenda TRIP
13 . saya di barang2 antik di Sarinah 
( karena saya juga antik hehehe .. )
14 . Museum Kayutangan 
15 . " mas , rujak cingurnya yang sedep lo ya .. ! "
16 . nostalgi Toko & Penjahit Tolaram