Minggu, 17 Februari 2019






.. " Hanya Sebuah Angka Di Kalender ? " ..
setiap menjelang tanggal 02 Pebruari selalu 
menyesakkan pertanyaan 
" sebaiknya apa yang saya kerjakan 
pada tanggal itu ? " . 
kemungkinannya tidak terbatas . 
ingin berkesendirian atau beramai ramai ? 
ingin diam diam saja bahkan nyaris dilupakan oleh
 orang orang atau teman terdekat , atau 
membuat pengumuman besar bahwa
 hari itu adalah hariku ? 
atau setelah sholat subuh yang menandai subuh pertama 
dihari kelahiran lalu menarik selimut dan tidur 
dalam sebuah perenungan panjang
 tentang perjalanan hidup ? 
atau seperti yang pernah saya lakukan di tahun tahun 
" masa lebih muda " yaitu berkendara sendiri 
ke Denpasar menikmati perjalanan yang menantang
 adrenalin dan disana hanya untuk sekedar
 tenguk tenguk menikmati debur ombak Jimbaran 
plus ikan bakarnya ?
 pilihan memang tidak terbatas . 
dan untuk tahun 2019 ini , akhirnya pilihan jatuh
 dengan tanpa melibatkan adrenalin , yaitu 
Kumpul Kumpul dengan Kerabat dan Teman .
 ngglethek ? tidak juga . 
sebab ternyata diantara daftar kerabat dan teman , 
ada yang bersifat " urgent " untuk segera bertemu dan
 berkumpul setelah sekian tahun lewat tanpa 
sempat saling sapa .
 sungguh tidak mudah memadukan 
kerabat dan teman disatu tempat , karena ada karakter
 khusus di masing2nya yang bila terkombinasi 
keduanya menjadi tidak klop !
 bingung . tetapi saya rindu pada keduanya ,
 ya kerabat ya teman . keputusan akhirnya dibuat . 
kumpul2 dibagi dua . berlebihan ? bisa ya bisa tidak ,
 tergantung . maka dua venue ini akhirnya memilih
 takdirnya masing2 . 

02 Pebruari 2019 , Siang Hari
sekitar 30 / tiga puluh teman dari berbagai latar 
belakang sejarah berkumpul di lantai 3 Javanine , 
Jalan Pahlawan Trip , Malang . 
ada ex teman sekolah , ada teman " seperguruan " di 
Pelatihan Terjemah Al Quran , ada teman ex
 kolega kerja disebuah kampus , ada teman yang
 bertemunya dalam berbagai peristiwa tertentu , 
ada teman yang se hobi dll dll . 30 memang batasannya ,
 karena kalau menuruti " daftar " mungkin 
harus menyewa Dome UMM hehehe .. 
 acaranya sudah bisa diduga yang intinya bukan 
untuk menyenangkan saya tetapi untuk
 menggembirakan mereka . terbalik ? tidak . 
sebab kegembiraan terbesar bukan bagaimana kita 
dipersenang orang lain tetapi mempersenang  , 
sangatlah cukup .

 terimakasih sudah hadir juga instruktur senam yang 
kebetulan teman sendiri , yang siang itu menggoyang dengan
Poco Poco dll sehingga yang mungkin sedang bermasalah 
bolehlah sejenak lupa hehehe ....
 semua bergembira dan puas dan acarapun berakhir bertahap. lho ?
 iya , ketika yang lain2 berpamitan , ternyata tanpa diminta ,
 tersaring dengan sendirinya sekitar 10 orang ex teman sekolah yang 
masih melanjut dengan rapat kecil tentang rencana
 reuni bulan Maret di Malang .
komplit sudah , mulai tiup lilin sampai rapat .
 terima kasih semuanya , baik perhatian , bingkisan dll nya tetapi
 juga buat yang luar Malang yang hanya bisa hadir lewat WA atau
 telepon , semoga ALLAH SWT membalasnya dengan
limpahan rizki dan berkah , aamiin ..
   
02 Pebruari 2019 Malam Hari
ditengah gerimis malam , 
hadir sekitar 22 kerabat di Jalan Merapi 12 , 
Bahleko , Iga Penyet . suasana tentu saja berbeda ,
 isu isu keluarga bermunculan . bagaimana kabar si A , B dll yang diluar
 Malang dll dll menjadi topik !
 yang menggembirakan adalah bahwa 40% nya yang hadir itu remaja dan 
anak anak yang biasanya sulit diajak kumpul kumpul keluarga kalau 
undangannya diadakan dirumah rumah . 
maka pilihan memang saya bebaskan untuk mereka , sebab  mudah diduga
bahwa generasi milenial inidikenal  paling suka 
kumpul kumpul ditempat jajanan hehehe .. 
 keyboard playernya masih sama dengan yang saya undang diacara 
siang tadi , sehingga tidak ada masalah dengan " pesanan lagu2 nya " !
 dihalaman belakang dari resto ini kebetulan pada malam yang sama
 dipakai oleh reunian eks siswa/i sebuah sekolah di Malang ,
 sehingga suasana di depan dan belakang resto meriah dewe dewe hehehe ..
 ( tapi rasanya ditempat saya lebih gayeng gara gara player
 mengiringi salah satu kerabat saya yang rupanya doyan 
Kopi nDangdut , jadi seisi resto ikut tersihir hihihi ... ) 
 ya sudah silahkan saja , saya ingin memberikan kebebasan pada kerabat 
saya untuk hepi hepi dan tidak usah mendebatkan
 selera bermusiknya , sebab saya sendiri 
tidak mampu ber Kopi nDangdut bahkan
berterimakasih bahwa ada yang
 lebih mampu memeriahkan suasana .. hehehe ..
 dengan tatanan meja memanjang 2X ( 5+5 ) suasana menghangat 
dengan Iga Penyet , Karedok Jakarta , Jamur Krispi , dll
 plus cocktail sirsat yang segar . gerimis diluar resto terlupakan
 dengan obrolan dan guyonan .. 22.30 acara berakhir , maklum ,
ada anak anak yang terlihat mulai mengantuk meski yang
 tua tua terlihat masih sangat bersemangat !
hari ini , saya benar benar merasa dimanjakanNYA .. bukan karena
 kemeriahan suasananya , tetapi bahwa saya masih diberikan
 kesempatan berbagi kegembiraan dan berkumpul bersama
 orang orang terdekat , tercinta .. 
tahun depan masih menyisakan pertanyaan , sebagaimana tahun lalu 
ketika tanggal 02 Pebruari yl masih menjadi sebuah " masa depan " ..
 demikian siklus kehidupan, masa depan tidak pernah abadi karena
 ia akan segera terlipat menjadi masa lalu ..
dan " tugas " kita  adalah
 " bagaimana memanfaatkan sisa usia yang masih ada menjadi umur
 yang berguna bagi diri sendiri maupun orang lain agar kelak
 bila kontrak hidup kita tercabut ,
 jejak jejak yang kita tinggalkan akan menjadi catatan indah bagi
 mereka yang kita tinggalkan dan
 memberikan keteladanan yang abadi ..
 bukan jabatan , bukan harta , bukan kepandaian , bukan keturunan ,
 bukan ketenaran dll yang menjadi ukuran kemuliaan ,
tetapi sederhana saja yaitu : keteladanan .
 mudah ditulis dan diucapkan ,
tidak mudah dilaksanakan tetapi semoga kita mampu meski
 dalam skala terkecil , seperti : melatih kejujuran, 
semoga 
( Titiek Hariati )

keterangan foto :
01 . kue ultah kiriman elang elang jakarta
02 . siang hari di Javanine lt . 3 ,
jl. Pahlawan Trip , Mlg ( 02.02.19 )
03 . kartu2 ucapan
04 . duo dadakan , Javanine ( 02 . 02. 19 )
05 . dari Poco Poco , Zumba dll .. 
06 . trio Ma Chung ( bukan macan ! ) hehehe ..
07 . Atta in action ..
08 . berbaur ..
09 . ex SMPN 3 yang belum pulang,
 rapat kecil ..
10 . atmosfer , Javanine lt 3 ( 02.02.19 ) 
11 .  menikmati Iga Penyet , Jl . Merapi 12 , Mlg
( 02 .02. 19 malam )
12 . kumpul kerabat Malang
13 . Kopi nDangdut .. 
14 . menunggu dinner
15 .  Iga Penyet dll ..
16 . foto bersama di Iga Penyet , 
Jl .Merapi 12 , Malang
17 . foto bersama di Javanine ,
Jl . Pahlawan Trip , Malang 







Minggu, 03 Februari 2019




.. " HBD My Eagle .. ! " ..
memiliki tanggal lahir yang sama denganmu sebagai
 anak sulung memang termasuk langka 
dan sebuah anugerah . 
maka ketika aku bingung tentang nama buatmu ,
 mengapa tidak aku letakkan kata " anugerah " itu
 sebagai nama tengahmu ? 
dengan kesepakatan bulat , kami memberimu nama 
dengan inisial AAP , yang secara kebetulan dan
 disengaja atau tidak , itu sama dengan inisial 
nama ayahmu . 
kamu lahir pada minus sekitar 12 derajat , sebuah
 pertanda bahwa kamu harus tangguh menghadapi 
kekuatan alam ! secara fisik kalian 60% mirip , 
hanya beda pada warna rambut dan mata . 
yang 40% kemana ? selain warna rambut dan mata , 
maka sebagian dari gen mu mewarisiku . 
komplit sudah East and West bertumpu pada dirimu , 
fisik & mental . maka pertanyaannya adalah : 
" seberapa mampu kamu menyerap kedua kutub ini 
menjadi sebuah kekuatan dalam dirimu ? " . 
 ayahmu yang ilmuwan , peneliti yang ulet , explorer tapi
 juga seorang petualang alam yang besar dikaki Alpen
 dengan segala tantangannya adalah merupakan 
" model " yang semoga dapat engkau warisi
 ketangguhan spiritnya ! 
dari aku sebagai yang melahirkanmu dan besar dalam
 nilai nilai kearifan lokal dari Timur ,
 semoga dapat membekali dirimu dengan nilai nilai bijak
 yang menjadikanmu seorang Pendamai dan Penyejuk
 saat kamu berada ditengah sebuah perbedaan 
atau pergolakan ide atau pendapat . 


ambilah yang positf dari kami dan tinggalkan yang 
negatif ! negatif ? ya , karena kami bukan malaikat
 yang tanpa khilaf . aku misalnya , 
masih sering diserang Sungkan ketika berhadapan 
dengan pilihan menegak kebenaran sebab yang
 aku hadapi adalah pinisepuh !
sebagaimana babad Barata Yudha di Kurusetra dalam 
penggalan Bhagavad Gita , dimana Arjuna ragu
 saat akan berhadapan dengan sang guru Dorna , 
maka Sri Khresna yang berganti wujud menjadi 
Batara Wisnu untuk meyakinkan Arjuna
 bahwa
" yang dihadapi bukanlah guru , 
melainkan kebenaran melawan kebathilan " ! 
Arjuna tersentak dan sadar , bahwa dalam penegakan
 kebenaran tidak ada teman , saudara , kerabat dll
 sebab " sungkanisme " akan menghalangi lahirnya
 kebenaran dipermukaan .. ! 
 anakku , camkan ini bahwa 
Kejujuran Pada Hati Nurani adalah " your leading star " 
yang akan membawamu Insya Allah 
selamat dunia & akherat karena kejujuran 
selalu selaras seharmoni dengan nurani yang
 tidak bisa kamu kunci dalam lemari baja sekalipun !
 anakku , selamat berjuang , 
selamat menjadi pemenang kehidupan dengan 
bersandar padaNYA dan jangan pernah lalaikan 
5 waktu walau sekali , 
hanya itu sumber kekuatanmu ... !
happy birthday my son .. !
mama , 
( Malang , 02 . 02 . 19 )
keterangan foto :
01 . kamu saat disalah satu puncak
pegunungan Himalaya , 
  2018
 02 . kamu di pegunungan Himalaya , 2018 , 
your greatest passion .. !
03 . ranugumbolo , 2017
04 . dalam tenda Ranugumbolo , 2017
05 . Semeru , 
Mahameru yang telah tertalukkan .. !
06 . mengunjungi budhemu di kaki Alpen , 
Austria , 2017
07 . masa kecil dengan adikmu , Oliver ,
di Vienna .





Rabu, 30 Januari 2019




.. " Bebek Doeloernya Ayam Atau .. ? " ..
warung berjuluk Bebek Ayam Doeloer Khas Surabaya
 ini di Malang Raya ada beberapa cabang .
 kebetulan ada satu yang terdekat dengan rumah saya ,
 yaitu sekitar kurang dari 1 km . 
maka tidak salah kalau saya memilih yang dekat rumah
 yaitu di Jalan Raya Jetis atau
 setelah kampus Unmuh kalau dari arah Dinoyo .
kebetulan siang tadi di warung itu tidak banyak yang
 sedang " mbebek " sehingga tidak perlu
 menunggu lama . warung mini ini memang tidak
 punya tempat parkir yang memadai , 
cukup untuk beberapa roda dua atau satu roda 4 saja !
( maklum , ukuran warung ini memang mini hehe .. )
disini tentu saja saya lebih memilih menu bebek
 daripada ayam sebab frekwensi bebek memang 
saya batasi seminggu sekali saja 
( maklum , kuatir juga rupanya dengan
 isu kolesterol hehehe .. )
 dan tidak perlu kecewa karena daging bebeknya
 memang empuk !sebetulnya di Malang Raya ada
 puluhan jenis warung bebek , mulai yang kelas PKL an
 sampai yang berbintang . tetapi bagi saya warung
 Bebek Ayam Doeloer Khas Surabaya ini 
bisa menjadi favorit . penasaran ? 
silahkan dicoba .. !
( Writing & Photos : Titiek Hariati ,
Malang , 26 January 2019 ) 
 keterangan foto :
01 . uempukk ..
02 . model PKL an
03 . khas Surabaya
04 . mini
05 . paha atau dada atau .. ?
06 . bebek atau ayam ?







Senin, 28 Januari 2019




 .. " Se'i Sapi Atambua Yang Unik " ..
jagad kuliner Nusantara memang kaya rasa , 
corak dan cara masak serta penyajian !
siang tadi saya berkelana ke Atambua , sebuah wilayah
ditanah air dekat perbatasan antara NTT dan Timor Leste .
 naik apa ? cukup 10 menit dari rumah saya , 
karena terletak di Jalan Candi Mandut 18 Malang ! 
sekitar dua bulan yl kedai yang satu ini dibuka , 
sebagai salah satu cabang dari beberapa cabang 
yang ada di Malang Raya . 
 berjuluk " Se'i Sapi Atambua " yang artinya adalah 
Daging Sapi Asap , sudah pasti mengundang
 rasa penasaran untuk mencobanya . 
meski disitu punya pilihan daging asap sapi atau ayam ,
 sudah pasti saya memilih yang sapi karena sesuai
 dengan nama kedai dan ciri khasnya ! 
pilihannya terletak pada Sambal nya yang semuanya 
terdengar asing bagi saya . misalnya : 
Daging Asap Sapi Dabu Dabu ,
 atau Daging Asap Sapi Luat dll yang siang tadi
 akhirnya saya pesan untuk menjawab 
rasa ingin tahu saya .
 " kalau Dabu Dabu itu sambalnya terdiri dari 
irisan bumbu segar seperti lombok, jeruk , bawang dll , 
enak bu ... kalau Luat itu sambalnya diberi minyak "
begitu penjelasan salah satu staf nya pada saya
yang " plonga plongo " dengan deretan
 nama nama asing didaftar menu . 
dipojok luar kedai ada sebuah tong yang mengeluarkan
 asap . saya diberi kesempatan melongok dalamnya
 yang ternyata adalah Tong Pengasap Dasing Sapi dan Ayam . 
 " ayam lebih lama diasapnya daripada daging sapi ... "
 begitu kata petugas tong pengasap .
  yang unik lagi bahwa diatas api pengasapnya ,
 adalah tumpukan tempurung kelapa sebagai 
" kayu bakarnya " yang sebetulnya merupakan sumber 
aroma khas daging/ ayam asap ! 
baiklah , untuk rasa , cara penyajian , layanan  dan harga
 saya ikhlas memberikan 6,5 dari skala 1-10 dan 
mungkin untuk atmosfer sedikit dibawahnya 
yakni 5,5 karena berada diteras sebuah rumah pribadi
yang kurang memberikan kenyamanan .
 dari banyaknya pengunjung dan juga Go Food yang 
siang tadi ada bersama saya , semoga saja kedai ini
 mampu bertahan ditengah menjamurnya 
kedai kedai sejenis serta mampu menjadi
Tuan Rumah Di Negeri Sendiri daripada kita lebih
 menggilai kuliner2 mancanegara yang juga
 sudah sangat menjamur di Malang Raya .
 yukkk .. ikut saya ke Atambua !
( Writing & Photos : Titiek Hariati , 
28 January 2019 )
keterangan foto : 
01 . tong pengasap
02 . nasi sapi Luat
03 . nasi sapi Dabu
04 . daftar menu
05 . petugas pengasap
06 . ma'am se'i ..
07 . tahu petis untuk penutup makan