Kamis, 10 Januari 2019








.. " Bersaing Cantik di Malang " ..
makin hari kampung kampung di kota Malang makin genit !
 ide ide digali , apa saja yang bisa ditonjolkan
 dikampungnya akan dijadikan tema . 
yang sudah jadi ikon wisata juga ada beberapa ,
 misal Kampung Warna Warni , Kampung Arema , 
Kampung Keramik , Kampung Hijau dll . 
dalam tulisan kali ini saya akan menambah dua 
kampung yaitu
 Kampung Ornamen dan 
Kampung Heritage Kajutangan
 Kampung Ornamen itu nama aslinya adalah
Jalan Celaket Gang Satu yang saat ini terkenal 
dengan Batik Celaketnya . dan karena terinspirasi 
corak corak batik , maka kampung ini memilih
 nama Kampung Ornamen sebagai
 perwujudan dari kekayaan bentuk bentuk ornamen
 di berbagai daerah ditanah air yang dipindahkan
 keatas kain batik maupun dinding dinding rumah .
 di kampung ini kita melihat rumah rumah 
penduduk yang dinding dindingnya dihiasi ornamen 
dari berbagai provinsi maupun suku suku ditanah air . 
misalnya ada ornamen
 Suku Dayak , Bali , Jawa ( Timur , Tengah , Barat ) , dll .
 cukup menarik karena masing masing rumah
 menampilkan kreasi dan seleranya masing masing
 yang saling memperkaya dan mempercantik .
 di kampung lain , yaitu masuk dari 
Gang Talun Es yang legendaris itu , 
kita akan menemukan perwajahan Tempo Doeloe 
di beberapa bagian kampung . nama tema kampungnya
 adalah Kampung Heritage Kajutangan .
 beberapa rumah yang didirikan hampir seabad lampau
 menjadi ikon kampung ini sebagai cagar budaya
 dimana rumah rumah tersebut mewakili arsitektur
 serta sejarah pada jamannya . 
saya beruntung bertemu dengan salah seorang penghuni
 rumah djadoel yang telah mendiami rumah 
tersebut secara turun temurun dan semuanya
 masih seperti aslinya . 
 saya bahkan dipersilahkan untuk menjepret isi 
rumah yang meubel2nya mengingatkan saya pada
 kediaman para almarhum/mah dari para leluhur saya . 
" saya sudah berada dirumah ini sejak lahir 
hingga sekarang dan mewarisinya dari orang tua 
saya sekitar 70 tahun yang lalu " , 
begitu kata ibu yang siang itu saya temui 
disalah satu rumah djadoel warisan ayahandanya
 yang seorang pelukis dan foto almarhum
 tergantung di dinding rumah itu 
dalam pose sedang melukis !
mengenal kampung2 tematik di Malang Raya 
akan sangat menarik karena akan menyadarkan
 kita bahwa sebenarnya masing2 kampung berpotensi
 untuk menarik wisatawan baik
 karena warisan budayanya , keunikannya ,
produk produk yang dihasilkannya , dll .
mau ikut blusukan ? yukkk ...
( Writing & Photos : 
Titiek Hariati , Malang , Dec . 2018 ) 
keterangan foto :
01 . alm . bpk . Jacoeb , 
pemilik asli bangunan djadoel dalam pose
 sedang melukis
02 . kampung heritage kajutangan
03 . kampung ornamen
04 . motif Dayak
05 . motif mega mendung cirebonan
06 . motif tubanan
07 . pagar penuh ornamen ( 01 )
08 . pagar penuh ornamen ( 02 )
09 . depot es talun legendaris sejak tahun 50an
10 . putri alm . bpk Jacoeb
11 . meubel djadoel di kediaman 
alm . bpk . Jacoeb
12 . rumah djadoel
13 . teko2 djadoel







Selasa, 08 Januari 2019







.. " Happy Milad Sahabat  !.. " ..
kemarin tanggal 05 dan 06 Januari 2019 saya
 benar benar dikepung jadwal hepi hepi . 
tanggal 05 ada dua acara dan tgl 06 ada tiga acara ,
uedhann .. ! membagi diri sungguh tidak mudah
 karena bergabung di 1/3 acara di masing2 undangan
 juga sulit dikarenakan saya ketiban sampur
 untuk cuap2 ! jadi yang mana ? 
maka apa boleh buat saya harus fair dengan 
mengurutkan prioritasnya yaitu
 arisan ada di urutan paling belakang , 
ditengah adalah pertemuan keluarga rutin 
dan diawal adalah ultah temen yang sudah wanti2 
agar saya tidak sampai meleset tidak hadir karena
 " hidupmati acarane onok ndhik tanganmu " ,
 waduh kalau yang ini rasanya saya harus
 seriusi hehehe .. 
yang lebih lucu adalah karena ada embel embel pesannya
 begini " kowe ae lho sing nyekel acarane sebab
 ono koncoku sing biasane mendominasi mikrofon
 sampek acara habis padahal suarane gak enak .. " 
.. lho , saya agak bingung juga dengan WA ini ..
 pertama teman mana yang dimaksud dan kedua 
kalaupun nanti teman ybs juga hadir dan
 " ikut cuap cuap " rasanya saya juga tidak berhak 
melarang hehehe .. yo wes , jam 10 [agi saya sudah di 
Javanine jalan Pahlawan Trip Malang .
 resto ini memang sejak pembukaannya dulu sampai 
sekarang tidak pernah sepi . memiliki beberapa venue yang
 bisa dipilih untuk berbagai event kecil sampai yang gede
 seperti wedding , maka tidak heran kalau dalam 
sehari ada belasan events sekaligus disini .
 akhirnya , sesuai yang diinginkan yang punya hajatan ,
 saya telah " laksanakan tugas " dengan seksama "
 dan menghantar ultah teman ini mulai dari
 momen yang serius , sakral sampai yang hepi2 plus
 diseling  Poco2 dan Maumere yang untung saja
 salah satu temen kami memang instrukturnya ! 
saya tokh tetap harus meminta maaf pada yang
 punya hajat karena saya masih harus nyambung ke
 tempat lain untuk acara yang lain , 
betul betul mirip seleb yang kebanjiran job meski
 saya sama sekali bukan seleb dan " pemberi job " pun 
semuanya temen dan saudara ,
jadi jangan membayangkan angpao hahaha .. 
 oya , semasa kami masih sama2 sekolah dulu di 
SMPN3 Jl . Cipto Malang , temen yang berultah ini 
termasuk " primadona " dengan wajah manisnya 
yang jaman itu banyak disamakan dengan
 Ida Royani , artis top dijamannya . pernikahannya
dengan seorang dokter kandungan ternama di Malang
telah menghantarnya menjadi eyang putri dari banyak 
cucu yang manis2 dan membanggakan . 
 nah Atta , 
" Semoga Pertambahan Usia ini Membawa
Lebih Banyak Keberkahan Bagi Kamu dan Keluarga ,
Dan Lebih Banyak Lagi Manfaat Yang 
Bisa Kamu Bagikan Pada Sesama " ,
 aamiin ...
( Writing & Photos : 
Titiek Hariati , Malang , 07 .01 . 19 ) 
keterangan foto : 
01 . Atta terkiri , hijau ,
sebelahnya yang juga hijau , Darwati ,
 instruktur Poco2,
 saya yang duduk dan Pudi yang terkanan . 
02 . konco2 lawas
03 . Atta cs ber Poco2
04 . sekalian reunian hehe ..
05 . Javanine










Kamis, 03 Januari 2019




 .. " Kangen Yogya ? Ke Jl . Arjuno Saja ! " ..
sudah cukup lama Mie Yogya hadir di Malang ,
 tepatnya di Jalan Arjuno no 4 ! 
kalau saya baru sekarang menulisnya adalah karena 
padatnya pengunjung sehingga beberapa kali ke
kedai ini tidak berhasil mengambil gambar yang sesuai .
 usai Tahun Baru , para pelancong dari
 luar Malang memadati pusat2 kuliner di Malang Raya
 termasuk Mie Yogya ini . terlihat dari nomor polisi 
mobil yang parkir , mulai L , AG , AD , B , D , KT , F dll .
 sudah terduga bahwa kalau perut lapar sebaiknya
 jangan kesini karena Masa Tunggu yang lumayan lama . 
maka sayapun harus menunggu sekitar 30 an 
menit untuk Mie Godhog dan Mie Godhog Bakso
 ( maaf kalau lupa namanya yang tepat .. ) . 
 siang itu hampir tidak ada meja yang kosong , 
dan saya beruntung mendapatkan tempat di pojok .
 pilihan menunya lumayan banyak ,
 mulai mie yang godhog2an , goreng2an , 
campur bakso dll . juga bihun yang godhog 
atau goreng dicampur ini itu . kwetiau dan ifumie ala
 Yogya juga ada . dideretan minuman , 
cukup beragam pilihannya . saya pilih es lidah buaya
 yang sebetulnya kontras dengan mie godhog
 yang panas ( mudah2an gigi tidak mrotholi ... hehehe .. ) . 
 sambil makan , ingatan saya terkirim ke masa masa 
sekolah dulu dimana Jalan Arjuno no 4 ini adalah
 salah satu tempat bermain saya dengan teman sekelas
 saya yaitu Liliek dan Tunuk yang entah 
dimana keduanya sekarang berada . 
semoga kalau mereka kebetulan membaca ini dapat
 mengontak saya di nomor rumah saya 
0341 - 508 2944 karena lewat sosmed saya gagal
 menemukan jejak keduanya . 
naa .. buat mereka yang pernah
 sekolah / kuliah / bekerja / menetap di Yogya , 
semoga Mie Yogya dengan rasanya yang khas ini 
dapat sedikit mengobati rasa kangen
 dengan Yogya ... ! yukkk ...
( Writing & Photos by :
 Titiek Hariati , Malang , January 2019 ) 
keterangan foto : 
01 . mie godhog dan es lidah buaya
02 . atmosfer ( 01 )
03 . atmosfer ( 02 )
04 . pak Karso









Rabu, 02 Januari 2019



.. " 18 ke 19 Diantara Daun Daun " ..
tidak semua orang memiliki rencana keluar rumah
 pada pergantian tahun . bahkan ada yang
 mengatakan bahwa itu bertentangan dengan
 keyakinannya dan terbaik adalah justru berada 
dirumah untuk melakukan doa bersama 
keluarga atau ke rumah rumah ibadah .
keragaman dalam menyikapi pergantian tahun ini
 sudah tentu dikembalikan pada masing2 karena
 tidak ada yang berhak menentukan kecuali yang
 bersangkutan sendiri dan apalagi seorang saya
 yang bukan siapa siapa dan tidak memiliki
pengaruh apa apa pada siapapun kecuali 
pada diri saya sendiri hehe ..
 maka bagaimana dengan saya sendiri ? 
ditengah keprihatinan akan banyaknya bencana dan
 musibah yang menimpa saudara saudara kita setanah air 
 diberbagai provinsi saat ini , maka
 memikirkan sebuah acara pergantian tahun diluar
 rumah rasanya adalah " sebuah kedurhakaan " ..
 tetapi mungkin ( mungkin lho ... ! ) garis nasib 
menentukan lain , yakni dengan tibanya sebuah
 kesempatan menikmati pergantian tahun
 disebuah tempat yang relatif senyap 
didaerah Junrejo Batu !

 mempertimbangkan bahwa ditempat itu hanya ada
 15/lima belas pondok/cottage dan " terpencil "
 relatif jauh dari kebisingan maupun kepadatan para
 penikmat pergantian tahun , maka
undangan atau " godaan "  yang sulit ditolak ini 
akhirnya menjadi penentu acara 18 ke 19 .
 tersebutlah bapak dan ibu Bambang sebagai 
pemiliknya yang super " semanak atau ndemulur "  
yang membuat saya seolah berada dirumah sendiri 
dan menjadi bagian dari acara dimana saya
 menjadi " 1/2 MC " ! konon MC nya memang 
sudah ada , tetapi kalau " kurang greget " maka 
" bala bantuan " pun terpaksa diadakan untuk
 menyelamatkan suasana hehehe .. 
tentu saja saya bukan pahlawan atau penyelamat , 
ini adalah semata takdir bahwa
" saya harus berada disebuah waktu dan tempat yang 
 membutuhkan " , tidak lebih . 
untunglah tamu tamu dari 15 cottages ini sebagian
 besar adalah keluarga dengan bocah2 cilik
 yang kemriyek , memudahkan saya untuk 
berimprovisasi hehe ..
 maka kalau stage malam tahun baru biasanya 
penuh lagu2 nostalgi atau cinta ,
 malam itu saya goreng dengan lagu2
 Potong Bebek Angsa , Naik Delman , Balonku dll 
dan para ortunya memadati depan stage untuk
 menjepret putra putrinya .. naa , tidak ada yang
 istimewa kecuali bahwa anak anak kecil juga berhak 
 dipersenang dengan lagu lagu yang lebih pas !
 ( mosok balita2 nyanyinya sejenis 
Kuputuskan Cintaku dll hihihi ... padahal 
masih ngompolan ... ) .
tentu ada sisi lain dari bisa saya nikmati disini 
yaitu segarnya kebun sayur dan buah yang 
mengelilingi cottages2 disitu . 
 mulai sawi , bayem , tomat , manisah , kangkung dll 
sampai nangka , jambu , mangga , dll 
 yang membuat hati ayem karena sejuk dan serba hijau ! 
 perbincangan panjang lebar saya dengan 
bpk ibu Bambang menyimpulkan hal bahwa 
sebuah tempat istirahat itu 
" Tidak Harus Besar atau Mewah " ,
tetapi yang lebih penting adalah bisa memberikan 
Rasa Kerasan dan Nyaman dan ini agaknya
 sudah dicapai oleh " DEDAUNAN " di 
Junrejo Batu ini !
 darimana kita tahu bahwa Dedaunan Guest House ini
 sudah mencapainya ? malam itu komentar para 
tamu yang berkumpul di Pandan Hall seolah 
seragam bahwa Dedaunan memiliki 
" resep pembuat kerasan " ...saya setuju !
 para tamu yang datang dari berbagai kota mulai 
Jakarta , Bogor , Semarang , Denpasar dll ternyata tidak
 memilih kota Batu tetapi " menyepi " di Junrejo .. 
 tepat pada jam 00 ketika saya meminta semuanya 
untuk ber sama2 berhitung 10 sampai 0 , 
ditengah lampu2 yang dipadamkan , menyalalah 
kembang2 api yang dibagikan pada para tamu dan 
bocah2 cilik yang bersorak riang
" Happy New Year .. " ! 

sesaat dikejauhan  dari berbagai sudut kota Batu 
seperti Jatim Park 3 , BNS dll menyalakkan kembang
 apinya keangkasa dan kami semua hanya 
menyaksikannya dari kejauhan ditengah 
kebun sayur !
 usai sudah segenap rangkaian acara ,
 masing2 kembali ke pondoknya dan saya
 menikmati awal 2019 dalam kesenyapan dan renungan
 serta doa ..  " Semoga 2019 membawa banyak 
perkembangan kearah yang lebih positif , kreatif , inovatif ,
 serta mengoreksi hal hal yang kurang bermanfaat " .
  tetapi diatas semua itu , 
semoga disisa usia ini masih diberikanNYA kesempatan
 untuk menjadi yang lebih baik , taat dan patuh
serta bermanfaat bagi sesama..
adakah harapan dan permintaan yang lebih 
berguna dari ini ?
Happy New Year ... !
( Writing & Photos by Titiek Hariati , 
Malang Januari 2019 )
keterangan foto :
01 . atmosfer kehijauan ( 01 )
02 . atmosfer kehijauan ( 02 )
03 . manisah bergelantungan
04 . serba daun
05 . bersama ibu Bambang
06 . pandan hall
07 . kenali lebih jauh lewat ini
08 . bincang2 dengan pasangan yang 
berhati hangat sekaligus owner Dedaunan
09 . beragam sayuran
10 . daun kelor
11 . kembang api pada jam 00
12 . duduk santai menikmati ketenangan kebun
13 . mau renang ?
14 . atau tenis meja ?