Minggu, 14 September 2014








.. " Opo Iku ' Nasi Tumpang Kediri '
di WaroengKo'e , Batu ? " ..

dia mirip banget dengan pecel, tapi ada kuahnya yang bersantan. naa, itulah yang dimaksud Nasi Tumpang Kediri yang buat saya memang terasa ' asing ' sebab seumur umur ya baru kemarin merasakannya. 
 nasi tumpang kediri  ( NTK ) ini bukan mengada ada lo, karena memang begitulah adanya dan bagi yang belum pernah atau belum terbiasa, lebih baik mencicipinya dulu di WaroengKo'e,
Jalan Abdul Gani Bawah no 11, Batu, Jatim .
( sekedar info : Museum Angkut di Batu adalah Jalan Abdul Gani Atas, 
dan warung ini ada di Jalan Abdul Gani Bawah )
 soal rasa, adalah selera. dan selain NTK warung ini juga menawarkan bermacam olahan ayam
 mulai dibakar, digoreng dll plus nasi goreng dll. 
masalah harga ' wajar wajar ' saja, contoh : NTK ini 8000,-, nasi goreng 10.000,- , ayam bakar/ goreng kampung 14.000,- dll. meski di daftar menu tidak tercantum harganya ! ( sayang sekali )
 petualangan rasa memang dituntut kesiapan menerima ' kejutan ' antara suka, setengah suka dan sangat suka dan sama sekali tidak suka. 
maka kalau saya memberi nilai 6.5 untuk NTK ini juga relatif, sebab pasti ada lainnya yang rela memberi 9,
 inipun tidak perlu diperdebatkan.


 bicara atmosfernya cukup lumayan, tetapi memang cukup disayangkan bahwa bagian belakang atau tepatnya halaman belakang yang sebenarnya memiliki view bagus
yaitu hutan Jati Mas, tidak dikelola dengan baik sehingga dua gazebo yang 
ada disana seolah ' sia sia ' karenadikelilingi oleh lingkungan yang tidak mendukung. 
ini mungkin perlu diperhatikan oleh para pemula jagad kuliner bahwa kastamer makan tidak hanya dengan perut, tetapi juga dengan mata dan hati. 
sebuah lingkungan yang Nyaman, Resik dan Apik sangat mendukung kesuksesan bisnis dibanding lingkungan yang tak terawat atau amburadul meski makanannya enak.
memang sebuah tempat hangout tidak harus berhadapan dengan gunung/ laut sebab tidak semuanya beruntung memilikinya, namun lingkungan yang nyaman juga menjadi daya tarik. 
dengan begitu LoS ( length of stay , wow .. kok seperti hotel saja ) kastamer bisa dijaga yaitu mereka akan memesan lagi ini itu setelah usai pesanan utamanya karena " krasan " berlama lama disitu.
( misal : makanan penutup atau kopi dll ) .
 naaa ...., buat yang tidak sempat ke Kediri bolehlah ke WaroengKo'e ... !
 ( aduh, mengetik namanya saya harus hati hati hehe .. )
 ( th )  


( photos by : th, WaroengKo'e, Batu, September 2014 )
01.waroengko'e
02. nasi tumpang kediri
03. atmosfer
04. gazebo dengan latar belakang hutan jatimas
05. lauk pauk mulai kosong
06. daftar menu
07. petunjuk tepi jalan










Sabtu, 13 September 2014







 .. " Marsha, Marsha , Benci tapi Rindu" ..

siapa tidak jengkel sekaligus sayang dengan gadis mungil Rusia yang tersohor ini ? Marsha memang namanya, dan saat ini salah satu episodenya sudah mencapai 100 juta pemirsa lebih di YouTube. sebuah persahabatan ganjil antara Marsha yang jahil 
dengan si Beruang yang penuh kasih, adalah gambaran betapa dunia dongeng itu tak mengenal batas wilayah, budaya , usia dan perbedaan2 lainnya. 
 diputar di lebih dari 16 negara, tokoh tokoh dalam kisah persahabatan ini di produksi oleh Annimacord Studio Rusia. pengisi suara Marsha versi Rusia adalah Alina Kukushkina sedang
versi Inggrisnya adalah Elsie Kate Fisher. 
ditanah air lewat ANTV serial Marsha and The Bear ini merupakan favorit segala usia karena uniknya jalinan cerita dan sangat menyentuh menyaksikan betapa si beruang yang
 masih saja selalu mengasihi Marsha meski sering merepotkannya.
 beruang yang hidup sendiri, adalah pensiunan pemain sirkus ternama. dan Marsha secara tidak sengaja bertemu beruang saat mengejar kupu kupu.  
sejak saat itu keduanya bak " tak terpisahkan " meskipun beruang sering dibuat pusing oleh ulah Marsha yang tak terduga akibat rasa ingin tahunya yang besar dan 
mendorongnya untuk berbuat hal hal yang tidak masuk diakal beruang.
 tiap kali  beruang jengkel atau marah dan " ngambek " bahkan sering mengantarkan Marsha kembali kekampungnya agar tak merepotkannya lagi, ternyata malah beruang merasa 
bersalah dan mencoba menemukan kembali Marsha. 
tidak banyak acara tv yang saya sukai, hanya beberapa seperti Ghost Hunter International, Destination Truth atau Natgeo Wild. dan Marsha ini ternyata bisa masuk dalam daftar program favorit saya karena cara penyajian dan alur cerita yang begitu manis.
tentu saya berharap bahwa Indonesia akan juga mampu membuat produk2 animasi sekaliber Marsha atau Disney, sebab inspirasi dari kekayaan alam kita rasanya tidak akan pernah 
ada habisnya untuk diolah kedalam layar kaca ataupun layar lebar . 
Marsha telah menjadi sebuah industri besar merchandise lewat DVD, TV, game, buku dll secara global. bahkan di Malang pun boneka2 Marsha sudah sampai di tataran PKL seperti yang saya lihat kemarin didekat BNS Batu , lepas dari masalah hak patennya yang
 ditanah air memang masih sangat amburadul.
naa, yang kebetulan belum kenal Marsha, silahkan sesekali mengintipnya dilayar kaca atau men downloadnya dari internet. " Benci tapi Rindu " itu kira kira perasaan beruang pada 
sahabat kecilnya Marsha dan pembacanya pun akan punya rasa yang sama,
saya jamin.
( th )


( gambar gambar dari google )








 






 .. " Siapapun Anda .. " ..

beberapa bulan terakhir ini, pembaca blog saya semakin melebar ke negara2 yang sama sekali tidak terbayangkan seperti Estonia, Polandia, Norwegia, Yunani, Rumania, Spanyol , Rusia, Turki,  dll disamping yang " berlangganan " 
seperti China, India, Mlaysia, Singapore, Kanada , USA dll. 
 tentu saya penasaran bacaan2 yang menarik itu kira2 apa, maka umumnya mereka ke wisata alam dan ( lucunya ) 40% menelusuri wisata kuliner Malang Raya. maka saya sempat berpikir apakah mereka2 ini orang2 kita
 yang sedang berada disana atau mereka2 yang pernah dan atau akan mengunjungi Indonesia? 
kemungkinan sangat tak terbatas dan kemungkinan lain adalah itu hanya sebuah kebetulan saja mengingat orang mencari macam2 hal di mbah Google itu bisa saja tak sengaja nyelonong ke blog ini, 
jadi saya harus mengurangi rasa gr saya meskipun daftar 60 negara pengunjungnya cukup membuat saya
gembira dan berterima kasih.
 namun ada 1 pembaca yang hampir setiap harinya masuk dan " mengubleg " blog ini hingga kesemua link yang ada, mulai wisata alam/kuliner/horor/dll plus catatan2 pribadi plus plus plus ... wow ... ! ( disini ada sekitar 700 an tulisan )
 dalam sehari ia bisa beberapa kali muncul bahkan pernah dalam jam yang sama ada sekitar 8 link yang dibukanya,
luar biasa ! kepada " pembaca loyal " seperti ini, apapun alasan Anda membuka dan membacanya, 
saya ingin sampaikan terima kasih.
 tentu harapan saya semoga Anda menemukan " apa apa yang Anda cari " baik tentang Malang Raya maupun Diri Saya karena cukup banyak Anda masuk terutama di catatan pribadi/ khusus. saya tidak akan telusuri Siapa Anda, 
karena bagi saya itu sebuah kehormatan mendapat perhatian yang begitu besar.
 bila Anda merasa masih kurang pas dengan apa apa yang saya sampaikan/ tuliskan disini, bahkan saya masih ingin membantu Anda dengan informasi  di 0341 - 55 34 16 , dimana Anda akan langsung dapat berkomunikasi 
dengan saya secara pribadi. mengapa saya berikan kesempatan ini ?
karena tidak semua pembaca " merasa berkepentingan " menelusuri 200 lebih Catatan Pribadi/ Khusus seperti Anda dan
karenanya saya ingin memberikan kesempatan ini pada Anda sebagai bentuk  " perhatian balasan " kepada Anda.
 naa .... , sekali lagi terima kasih untuk semuanya, semoga saya masih akan selalu bisa hadir dengan bermacam kisah seputar Malang Raya maupun pribadi yang menurut saya masih cukup bermanfaat untuk di share.
enjoy and have fun with this blog ... !
( th ) 
 ( gambar dari google )


Jumat, 12 September 2014









.." Kangen Snoopy di My Kitchen " ..

dunia dongeng memang tak kenal usia, termasuk saya yang disebuah siang mengobrol dengan Snoopy di Jalan Rambutan, Taman Gayam, Malang. 
bak diseret mesin waktu kemasa remaja dimana kartun Snoopy mulai dikenal ditanah air, siang itu saya seolah kembali kemasa masa komik Snoopy menjadi " bacaan wajib " saya.
Charles M. Schutz adalah pengunggah Snoopy ke permukaan jagad komik dan kartun yang akhirnya mendunia tak terkecuali Indonesia terkena wabahnya. 
 diawal kelahirannya, Snoopy masih bisu, tetapi tahun 1952 penulisnya membuatnya bicara lewat gelembung teks yang menggambarkan jalan pikiran Snoopy yang dapat dibaca oleh
teman2 berkomunikasinya. 


anjing jenis beagle ini sedemikian tersohor, otomatis juga sang majikannya Charlie Brown. penggambaran Alter Ego si Snoopy untuk menjadi pilot pesawat tempur Perang Dunia I juga merebak menjadi virus yang mendunia bersama lawannya Red Baron.
sudah, sudah, sudah, saya tak hendak mendongeng, tetapi akan membawa pembaca ke My Kitchen yang menarik perhatian saya karena dari luar kedai yang satu ini lebih mirip dengan 
sekolah Taman Kanak Kanak ataupun Kelompok Bermain. 
saya sempat ragu ragu saat mau masuk, kuatir salah masuk, sebab saya belum ber cucu apalagi yang layak didaftarkan di TK hehe ... 


" ini tempat makan mbak?" tanya saya dengan sangat naifnya, yang ditanya tersenyum lebar 
" iyaa, silahkan masuk ... " hahaha, dan sayapun melangkah kedalam.
kesan TK makin kental ketika ruangan2 didalamnya semakin menampilkan sisi kanak kanak yang ceria, ramah dan hangat serta naif. saya langsung jatuh hati 
( belum cinta lo ... baru " mak plek ", belum " mak plonggg ... " hehe ... ) .


maka meskipun sudah dipersilahkan duduk, saya malah minta ijin muter2 dan jeprat jepret yang untungnya siang itu tidak ada tamu sehingga saya leluasa kesana sini dan pratpret ( ssstt .. ) . 
bahkan hingga dapur dan halaman belakangpun full dengan lukisan dari tokoh2 Peanuts 
dan saya merasakan atmosfer yang hangat dan ceria.
baru pada saat daftar menunya  ada dihadapan saya, saya merasa ini adalah sebuah 
" Dongeng Yang Serius " karena ada kesungguhan dibalik lucunya 
tokoh tokoh dongeng yang terpampang dimana mana ini.


didominasi western menus, My Kitchen adalah sebuah alternatif tempat hangout baru dikota Malang yang perlu dicoba ! maka sayapun  memilih 
" Grilled BBQ Kebab, Buffalo Chicken Wings, Fried Tofu,
 dan untuk minum saya pilih Rootbeer dan juga Spritzer Lychee ". 
ini bukan sesuatu yang asing, tetapi wajar wajar saja bila ada rasa penasaran bagaimana
dapur My Kitchen menyajikan dan meramunya dibanding dengan tempat lain yang memiliki menu serupa meski dengan nama berbeda.


apalagi saya diminta untuk memberikan saran2, dan tentu  tidak saya sia siakan karena kelahiran kedai yang cute ini layak memang di apresiasi. secara keseluruhan, 
dari skala 1 - 10, saya rela memberikan angka 7, meskipun saya juga  memberikan beberapa masukan/ kritikan kecil.

  
saat saya sedang makan, ada sepasang manula masuk dan setelah melihat daftar menu, nampaknya mereka mencari " yang tidak ada " alias menu menu Jawa sejenis rawon dll. 
apa boleh buat, mungkin perlu ada tambahan informasi di sebelah luar kedai atau cafe ini, yang menunjukkan Warna Cafe yang memang lebih ke " barat " ini, misalnya dengan contoh gambar menu dll disamping gambar2 lucu dari tokoh kartun Peanuts.


dengan arsitektur bangunan yang dibiarkan asli  bergaya 60an bahkan lebihawal ini, akhirnya memang berhasil menciptakan imej " rumah atau dapur ibu ibu kita dimasa lampau 
" yang sejaman dengan kelahiran tokoh Snoopy itu sendiri. 
 sebuah kesengajaan atau tidak, tidaklah masalah, yang penting kehadirannya di Malang semoga tidak " hangat hangat tahi ayam " seperti beberapa yang lain, tetapi My Kitchen akan bertahan menjadi salah satu ikon wisata kuliner Malang.
selamat atas kelahirannya dan biarkan Snoopy cs menghangatkan suasana di My Kitchen hari ini dan selamanya, semoga ... ! ( th )
catatan kecil :
kepada Chef My Kitchen, terima kasih sudah memberi kehormatan dengan menemui saya secara 
khusus untuk meminta masukan2, sukses buat Anda !  
 ( photos by : th , My Kitchen, Malang, September 2014 )
01. siapa tak kenal mereka ?
02. keluarga besar snoopy
03. my kitchen, jalan rambutan, malang
04. dunia dongeng05.  menu pilihan

 06. friendly and warm
07. aneka minuman
08. diskon
09. kebab
10. dapur
11. sayap
12. leci
13. tahu
14. rootbeer













Kamis, 11 September 2014






.. " Tea-Time " di Sekuteng Bandung , 
dusun Ngandat - Batu  - Malang  " ..

weleh2, pasti saya diprotes koq " tea time tea time-man " ala bule, wong ditanah air lebih enak disebut jam ngopi atawa nge teh atawa nongkrong sore sambil nyamil ? 
naa, ini memang hanya masalah istilah, padahal kitapun tidak kalah lo, 
kita ya punya koq jam jam nyamil sore hari. 
maka sayapun setuju2 saja kalau tea-time mau diganti istilah apa saja wong yang
penting itu bukan istilahnya tapi nyamilnya hehe ..
 ditepi jalan sebelah kiri antara Sengkaling dan nDau Batu, kita akan temukan sebuah warung sederhana (  " jangan menilai buku dari harganya e .. sampulnya " ) untuk nyamil2 sore hari maupun jam jam " coffee - break " ( iki opo maneh ? )
yaitu warung Sekuteng Bandung.
pas saya kesana memang sudah jauh lewat dari jam makan, maka cocok saja kalau warung yang satu ini memang bukan untuk makan berat tetapi ringan ringanan saja.
 yang tersohor disini memang ronde dan sekuteng nya sesuai nama warungnya.
tetapi menu2 lain juga tersedia seperti berbagai es mulai Manado sampai Hawai dan 
aneka juice disamping kopi2an. 
 terus camilannya ada bermacam roti bakar dan tahu petis udang. 
soal harga, saya harus " merekomendir " bahwa besarnya porsi serta kelengkapan komponen menu dan rasanya, jauh melampui harganya, contoh es Hawai saya yang 7000,- itu gelasnya 
" mencep2 " dan komplit isinya dengan rasa yang juga komplit. 
 untuk es yang sama ditempat lain saya pernah membayarnya 18 ribu ! 
( boleh protes " yo mesti ae wong restoran yo larang " , saya pastikan itu bukan restoran tetapi kedai sederhana juga, namun harganya edan2an ! ) 
naa, bergegas ya sebelum ada kenaikan harganya diakibatkan kenaikan elpiji dll hehe ...

 sumpah ( ! ) , ini biar pembaca tidak ragu ragu hehe, semula saya sudah pesen ronde tapi alamakkk, udara yang cukup panas sore itu membuat saya plin-plan dan
berganti pesanan ke es campur dan Hawai plus tahu petis udang. 
 percaya tak percaya, perut ternyata kembali kenyannnnnggg dengan camilan2 ini atau istilah jawanya yang lebih tepat adalah  " klempok-en " dengan semangkuk es yang betul2 mengenyangkan apalagi masih ditambah tahu yang petisnya betul2 yummyyy .. !
( petis Madura ya mbak?


lo, jangan dikejar pertanyaan apa saya ini berdarah Madura?  )
 naa .. karena letaknya yang ditepi jalan raya protokol yang padat lalin maka ya lalin
was wes itulah view yang bisa disaksikan sambil nyamil.
yang penasaran ini alamat tepatnya :
" Sekuteng Bandung, Jl. Ir. Siekarno 95, dusun Ngandat desa Mojorejo, Junrejo, Batu "
jam prakteknya 10 pagi sd 9 malam.
 dan sungguh maaf 1000 maaf bila saya tidak bisa berkisah tentang ikon mereka yaitu
Sekuteng dan Ronde, lha wong larinya ke Hawai hehehe, 
selamat menelusuri dusun Ngandat !
( th ) 

  
( photos by : th, Sekuteng Bandung, Ngandat, Batu, September 2014 )
 01. es campur
02. tahu petis udang ... !
03. ke Hawai ?
04. harga " anak kos "  dengan rasa cafe !
05.  monggo ..
06. suka bandrek ?
07. petunjuk tepi jalan











 

Rabu, 10 September 2014









.. " Paituners Yang Tersisa .. " ..
( catatan Halal Bihalal 2014 di Batu )

dari daftar 70 orang, bisa hadir separonya itu saja sudah bagus. kemana yang lain? ini sebagian daftarnya : boyongan keluar Malang bahkan luar Jawa, bekerja lagi ( swasta ) setelah pensiun PNS, momong cucu,
 punya hajat menikahkan anak, sedang kurang enak badan sebagai kataganti sakit, 
dan ini alasan terakhir yang paling tidak terbantahkan : 
10 diantara 70 ini telah wafat dalam setahun terakhir ini. 
maka angka separo dari 70 sebenarnya sudah dapat dikatakan " rekor " ...

  demikianlah suasana Halal Bihalal di Batu tanggal 31 Agustus yang lalu, dan lokasinya sudah " berlangganan " sejak beberapa tahun terakhir, Villa Restu Ibu. tapi kali ini ada pembedanya, didepan pagar ada tulisan :
 DIJUAL. 
sebuah warning bahwa pada pertemuan berikutnya bisa saja kami sudah harus mencari lokasi lain .
acara seperti layaknya Halal Bihalal, dibuka dan ditutup dengan doa, diseling hepi2 dan 
" fashion show para bapak dengan gaya bencis " yang mengundang air mata saking konyolnya ! lalu juga ada lomba berebut kursi yang sangat mengandung bahaya karena banyak yang bergelimpangan padahal tulang tulang sudah tidak ada lagi yang jual di toko2 besi kalau sampai patah, weleh2 ....

 soal makanan jangan ditanya, sebab tidak ada skenario yang mengatur, semua bebas bawa apa saja meski bertubrukan hehe. maka mulai soto betawi, botok, urap2, pecel lele, ayam bakar, mie goreng dll dll yang tidak usah ditanya cocok tidaknya, yang penting hepiiii .... 
( hebatnya makanan tanpa jasa catering ini ternyata melimpah ruah dan tidak ada keluhan soal 
" bertubrukannya " menu menu hehehe ... ) 
kali ini disepakati jam 15.00 diakhiri ( padahal biasanya sampai tengah malam ) sebab ( lha ini ! ) yang mengiringi hepi2 kita yang terhitung juga teman sendiri, harus naik panggung di Surabaya jam 7 malam, maka acara dipadatkan dengan janji ( Insya Allah ) untuk bertemu lagi pada Oktober yad. 
tidak perlu ditanyakan mengapa dalam setahun perlu beberapa kali kumpul2? serasa " berpacu dengan waktu " maka pertemuan disetujui untuk di " lebih seringkan " mumpung masih diijinkanNYA untuk 
saling bersilaturohmi dan saling memaafkan.
ya, siapa yang tahu berapa waktu lagi yang masih tersisa ? 
( th )

( photos by : th, Batu, September 2014, yang motrek tidak pernah ada di foto2 ini )
01. mumpung ngumpul ...
02. ....secret admirer ? .. ( rumour, biyen yo biyen .. ) ..
03. siapa tak kenal paitun, berarti keanggotaannya palsu .. !
04. bertubrukan tak masalah, penting : hepii !
05. yang merdu nggak laku, yang begini ini yang dicari hehe ..
06. paituners ... berkurang 10 dalam setahun ..





Senin, 08 September 2014







 .. " Jumpa Nyi Roro Kidul di Joglo Dau " ..

wahai, siapa gerangan yang tidak pernah mendengar kecantikan wanita penguasa samodra selatan ini ? 
Nyi Roro Kidul ( NRK ) digambarkan sebagai wong ayu yang wajahnya kinyis kinyis
dan para pria yang menjumpainya  pasti akan terpana dan terpanah hatinya, 
begitu konon menurut legenda.
dan disebuah Lesehan dan Galeri yang bertajuk Joglo Dau di daerah Dau, Batu, Malang,suatu siang saya menjumpainya disana, disebuah kanvas lebar yang terpampang didinding galeri.
 latar belakang ombak selatan yang ganas serta 
kendaraan Sang Ratu yang ditarik beberapa ekor kuda, 
dan salah satu kudanya tampak samar diantara debur ombak .
cantik.
hanya satu kata itu, meskipun konon " aslinya " bahkan lebih cantik daripada yang bisa dilukiskan para seniman diatas kanvas. naaa, pengembaraan imajinasi saya memang siang itu " kesana kemari " gara gara 
berbagai macam karya seni maupun koleksi barang barang antik yang terdapat di 
lesehan dan galeri Joglo Dau itu  mengundang berbagai 
kenangan, inspirasi, bayangan dll bak gado gado yang diubleg dikepala saya  ... !


 maka menikmati sebuah makan siang/ malam di tempat yang satu ini sudah tentu tidak hanya makanan perut, tapi juga mata, hati dan rasa. betapa tidak? misalnya :
melihat radio antik, saya jadi ingat ayahanda almarhum dengan radio antiknya yang sejenis. melihat lukisan panorama pelabuhan Belanda dan kincir angin, 
jadi ingat " yang tidak tidak " hehehe ( sensor ! ) . 
melihat koleksi patung2 gaya asmat jadi ingat tanah Papua yang pernah saya telusuri. pokoknya :
melihat ini jadi ingat itu, melihat itu jadi ingat itu tuh hehehe ... 
resto yang satu ini memang sudah lama berdirinya, yakni bulan Maret 2001.
jadi memang bukan ikut2an cafe atau resto yang saat ini menjamur. lha kenapa koq baru sekarang saya tulis meskipun sebelumnya saya sudah pernah kesini ?


ya sudah,
 jujur  saja bahwa resto, cafe, kedai, warung dll yang munculnya lebih belakangan agaknya lebih sering menyita perhatian saya untuk menulisnya di blog ini.
 naa, ketahuan to kalau saya suka yang baru baru? 
awas, jangan tergesa menyimpulkan. ini alasannya :
  menuliskan yang baru baru itu memang lebih simpel, tidak njlimet, sebab mereka itu tidak menawarkan yang luar biasa kecuali atmosfer , menu dan rasa serta harga yang beda2 dari satu cafe ke yang lain, 
sudah, hanya seputar itu.
lha di Joglo Dau ini memang lain, sebab menulisnya tak bisa hanya 
" disamping Mamin mereka juga memiliki galeri yang memamerkan bermacam benda antik maupun karya karya seni yang klasik sampai kontemporer ", titik. 
setidaknya untuk saya itu tak cukup.


 saya yakin pasti pasti ada sebuah idealisme dari pemilik Joglo Dau yang ingin diekspresikannya dihadapan publik restonya lebih dari sekedar memajang benda2 antik. 
sayangnya disitu tidak disediakan informasi yang memadai tentang asal usul, sejarah maupun latar belakang dari benda benda ataupun karya seni yang ada, sehingga pengunjung mengira kira sendiri tentang sesuatunya. 
kalau saja disertai informasi , maka sebenarnya Joglo Dau bisa tampil sebagai 
Lesehan Museum yang informatif .
dengan begitu para remaja atau anak anak yang kebetulan bersama keluarganya menikmati hidangan disitu, sekaligus dapat belajar sesuatu ( bahkan siapa tahu ortunya juga belajar ? ) .


naaa, karena sudah " terlanjur " disitu, sayapun tidak melewatkan " bakar bakaran " dengan memesan Bawal dan Gurami bakar. es dawet sudah tentu sulit dilewatkan sebab menu kuno seperti ini memang tidak 
bisa diabaikan. satu hal lagi di Joglo Dau ini adalah layanannya  yang lumayan cepat meskipun 
siang itu saya bersamaan datangnya dengan  rombongan bis pariwisata yang langsung memadati meja meja.
( tapi saking cepatnya layanan sampai lupa piring makan nya ya mas ..
dan setelah di tunggu tunggu koq tidak muncul muncul,
 terpaksa saya buat panggilan darurat tung .. tung .. tung .. .. hehehe )


perjalanan ke masa lalu akan kita lewati di Joglo Dau melalui koleksi barang2 antiknya, maka bersiaplah untuk berlayar ke laut selatan e ... ke lautan kenangan khususnya bagi yang berusia 40 up . 
 bangunan2nya didominasi model joglo2an, dan disana sini diperkaya dengan ukiran kayunya yang khas.
 hitung2 ini adalah museum-gratis yang semoga bisa menambah informasi sambil menikmati maminnya
 yang menurut saya ada di 7 pada skala 1 - 10.
penasaran dengan Nyi Roro Kidul ? datang segera ke Lesehan dan Galeri Joglo Dau, Batu, Malang ! ( th ) 


 ( photos by : th, Joglo Dau, Batu, September 2014 )
01. penuh pesona ..
02. galeri terdepan
03. mistis ? ..
04. sudut lain dihalaman belakang
05. " sugeng dahar ... " ....
06. es dawet .. !
07. daftar menu
08. gung .. gung .. gung ..
09. kincir angin
10. kelambu kuning berkesan magis
11. urap urap ber ikan asin, wow ... !!
12. gandrung ..
13. makara
14. burung burung itu ..
15. akar pohon yang cantik !
16. gerbang desa