Jumat, 20 Desember 2013





.. kemana malam tahun baru? ..

sekian hari lagi tahun 2013 sudah akan berakhir. pertanyaan klasik yang dilemparkan kerabat atau teman bila bertemu di saat saat menjelang pergantian tahun adalah " kemana malam tahun baru nanti " ? . sebuah kewajaran.

 mengapa orang " bingung " dengan cara menghabiskan detik detik pergantian tahun? 
saya bahkan pernah mengimpikan ber malam tahun baru beberapa kali dalam semalam alias 
" meloncat " dari satu benua ke yang lain hehe .. pasti asyik? 
tetapi dijaman seperti ini sebenarnya " lompat melompat " itu sangat mungkin meski hanya lewat layar kaca sebab perbedaan waktu dan teknologi telah sedemikian menyatu tanpa masalah. 




naaa .. kembali pada pertanyaan diatas, ada beberapa pilihan yang mungkin bisa dipertimbangkan :

01. duduk manis didepan tv dengan dikelilingi bermacam mamin yang asyik asyik untuk melihat acara pergantian tahun di berbagai tempat dan negara. 
apalagi kalau tv nya ada didepan tempat tidur, berselimut sambil " nyamil " wow ... pilihan ini selain gratis, murah, meriah juga dimusim hujan seperti sekarang rasanya paling pas !

02. berkumpul dengan kerabat dan teman, membuat acara sendiri, pastinya dengan mamin yang spesial atau mungkin ( kalau ngga pas hujan ) bakar bakar an diluar rumah 
( jagung, sosis, dll dll ) dan dideretan minuman ada yang anget anget ( ronde, angsle dll ) . 
boleh saja beli petasan supaya pas jam 00 ada sedikit " huru hara " hehe ... 

03. " membeli acara " di salah satu tempat ( hotel, diskotik dll ) dan menunggu kejutan kejutan dari yang men desain acara ! 

04. bagi para pecinta alam, pilihan pasti akan jatuh di tempat tempat yang senyap dan menjauh dari pusat pusat keramaian ( gunung, laut, pantai dll ) untuk mendekat dan merenungi alam sekitar guna melakukan kontemplasi pada apa yang sudah lewat dan yang akan datang.

( meski  dari pengalaman pribadi ternyata pilihan ini juga menjadi pilihan ribuan orang yang lain sehingga yang terjadi bukannya kontemplasi tapi stres karena
 banyaknya orang disaat yang sama he he ... )

05. bepergian. lho? ini juga sebuah pilihan, juga berdasar pada pengalaman pribadi, pergantian tahun dinikmati diatas gerbong ka. lucunya, pada jam 00 ternyata sebagian besar penumpang malah " ngorok " alias pulessss, jadi bangun bangun sudah fajar tahun baru he he ...
 ( ini bisa saja dengan kapal, kendaraan pribadi, dll yang tidak kalah asyiknya ! )

06. memilih salah satu pusat keramaian dan menghabiskan waktu disana hingga menjelang fajar. kalau di Malang biasanya di sepanjang Ijen Boulevard, Alun Alun, Matos, MOG, Tugu . 
yang suka ikutan konvoi inilah saatnya, sebab tanpa ada yang mengomando setelah 00 biasanya terjadi " ular ularan " yang tidak terputuskan ! 

( ada kejadian lucu sekian tahun yl, pada jam 22.45 saya bermaksud menuju kesebuah undangan malam tahun baru di kawasan jalan sulfat, berhubung sudah terlanjur mengambil rute jalan kahuripan, ternyata malah terjebak macet cet cet hingga  00. 40 di depan balai kota .... ! 

apa boleh buat, acara berubah total, dan saya mendapat hiburan gratis yang luar biasa karena ternyata pick-up terbuka disebelah kiri saya itu seluruh penumpangnya adalah
waria yang cantik2 dan mereka terus ber ndangdut ria sepanjang  jalan ... 
lumayan menghibur hati yang kecewa batal ke sulfat hehe  ...)

07.  join acara rt/rw. yang senang berkumpul dengan sesama warga se rt rw bisa memilih tahun baru bersama para tetangga tercinta. di tempat saya misalnya, 
biasanya ada acara bakar bakar an dan beramah tamah
 ( kalau tak hujan lo sebab ini diluar rumah )

08. ini barangkali pilihan paling mulia : persiapkan bingkisan mamin sejumlah anak yang ada di salah satu Panti Asuhan yang kita pilih, dan menikmati pergantian tahun bersama mereka
 serta acara berdoa bersama penghuni panti.

09. pilihan mulia lainnya adalah menyediakan nasi nasi bungkus/kotak untuk kemudian dibawa berkeliling dan dibagikan pada para duafa, penjaga rel ka, dll yang memang membutuhkan.
 jadi sambil menikmati suasana pergantian tahun dijalan, sekaligus beramal!

10. dan inilah yang termudah : T I D U R !!


 naaa ... saya yakin apapun yang dipilih, pasti yang terbaik bagi masing masing. bagaimanapun pergantian tahun senantiasa mengundang Harapan dan Semangat Baru bahwa ditahun baru nanti segala sesuatunya akan menjadi lebih baik, apapun itu. 

melihat yang sudah lewat adalah bak membuka buku yang sudah kita baca hingga halaman terakhir, yang sesekali masih perlu kita buka buka pada halaman tertentunya sekedar untuk referensi, tetapi kita tidak dapat menambahkan lagi isinya , ia sudah rampung.

dan pada halaman halaman kosong dibuku yang baru, siapapun pasti berkeinginan untuk mencoretkan sesuatu yang indah, bermanfaat dan berkwalitas. semoga kita diberikan kemampuan untuk mengisi lembar lembarnya dengan lebih baik dari buku sebelumnya, amin.

 selamat menentukan pilihan ! ( th )
 ( gambar gambar diambil dari google )


Rabu, 18 Desember 2013




.. " apakah yang terpantas kuberikan kepadamu wahai ibu? " ..
( catatan Hari Ibu, 22 Desember )
Ibu,
setiap tanggal 22 desember, terlihat kesibukan sebagian orang mencari bunga ataupun hadiah karena hari itu adalah Hari Ibu, sebuah penghormatan untuk para ibu. 
tak terkecuali aku, anakmu. 
tetapi aku sungguh merasa sangat malu, ketika setiap kali sudah berada  di toko bunga ataupun toko kado, aku hanya mampu berputar putar dan merenung:
 Apakah Yang Terpantas Kuberikan Padamu?

Ibu,
andaipun aku habiskan tabunganku untuk membelikan bunga dan hadiah buatmu, rasanya itu masih tiada artinya, tiada sebanding dengan bunga dan kadomu kepadaku disepanjang hayatmu! bunga bungamu sungguh indah tak tertandingi, ini :

ada bunga kasih sayang, ada bunga perhatian, ada bunga cinta, ada bunga kesabaran, ada bunga ketelatenan, ada bunga kepedulian dan masih banyak lainnya.

kado kadomu juga demikian melimpah. lihatlah, apa saja yang selama ini telah kau hadiahkan kepadaku?

sejak aku lahir hingga dewasa dan meninggalkanmu untuk menempuh kehidupan pribadiku, entah berapa ratus bahkan ribu popok dan baju bayi, pasang sepatu, baju, peralatan sekolah, dst dst yang kesemuanya tidak akan pernah bisa aku ganti dengan apapun !

 apalagi aku tahu, tidaklah selalu mudah bagimu menyediakan setiap keperluan keperluanku dan pasang surut rumah tanggamu adalah tantangan yang harus engkau atasi demi masa depan anakmu, aku. bahkan disaat anak anak maupun remaja, mungkin saja aku terkadang melukai hatimu dengan permintaan permintaan yang saat itu sedang diluar kemampuanmu, 
bagaimana aku harus menebusnya ?

Ibu,
diusiamu saat ini yang telah begitu luar biasa diberikan anugerahNYA, 88 tahun, adalah saat saat dimana aku tidak akan meninggalkanmu sedemikian berjarak seperti dulu, 
karena engkau terlihat sudah terlampau letih untuk beraktivitas seperti sekian waktu yang lalu. 

setiap malam dan seperti juga pada malam malam sebelum dan sebelumnya sejak beberapa tahun terakhir ini, aku selalu berjarak tidur hanya sekitar 3 meter dibawah pembaringanmu. 
ya, aku dilantai sekaligus untuk menjagamu. mengapa?

konon semasa aku balita, engkau juga lakukan hal yang sama kepadaku, engkau dilantai. meski sebagai orang Jawa aku sering mendengar perihal tirakat yang mungkin engkau lakukan saat itu untuk aku, tapi sungguh aku tidak bermaksud yang sama dengan caraku tidur saat ini.




 semata aku hanya ingin berada sedekat mungkin denganmu tanpa harus mengganggu istirahatmu karena kita memiliki kebiasaan tidur yang berbeda. kebiasaanmu adalah tertidur setelah sholat malam masih dengan mukenahmu. sedang aku, harus terbantu tv atau laptop hingga larut malam, betapa berbedanya kita, aku seharusnya lakukan hal yang sama denganmu.

Ibu,tidak selayaknya peringatan Hari Ibu hanya terjadi setahun sekali. semestinya 365 kali. aku masih sering rindu dengan tampilanmu semasa aku balita hingga remaja,
 engkau selalu bersarung kebaya dan bergelung seperti umumnya perempuan Jawa. 
namun sejak engkau menunaikan ibadah haji sekian puluh tahun yl, tampilanmu berubah drastis hingga saat ini, busana muslim. 

padahal sering aku kagumi kain kain jaritmu yang klasik itu, juga caramu mengombinasi nya dengan kebaya dan selendang ataupun sandal. tangan tanganku yang kecil saat itu seringkali bergantung diujung ujung kebayamu dan dengan sabarnya engkau biarkan aku merengek ...

Ibu,tidak ada sesuatupun dijagad ini yang mampu kuberikan kepadamu sebagai balasan semua keringat dan darahmu, apalagi kalau hanya sekedar rangkaian bunga atau kado yang itu hanyalah basabasi, aku sangat merasa malu. 

entah dengan cara apa aku akan membuatmu bahagia, mungkin engkau tidak akan pernah mengatakannya karena aku tahu engkau adalah ibarat Mata Air Yang Senantiasa Mengalir dan Memberi, dan Tidak Pernah Meminta Balasannya !

bagaimanapun, tolong ikhlaskan anakmu menyampaikan Selamat Hari Ibu, semoga segenap Ibu Ibu didunia ini mendapatkan limpahan kasih sayangNYA di dunia dan akherat , melebihi kasihsayang yang pernah mereka berikan pada anak anaknya , amin .

Peluk cium anakmu,
aku.

Minggu, 15 Desember 2013





 .. " atmosfer itu sudah terasa dimana mana " ..

terasa ataupun tidak terasa, ternyata tahun 2013 sudah tinggal bilangan hari saja. apa yang bisa dicatat sepanjang 2013, adalah kembali pada masing masing kita. gagal sukses, senang susah, mudah sulit, dst dst memiliki maknanya sendiri sendiri pada setiap kita.

kemarin pagi , saya ke surabaya untuk sesuatu urusan di TP. cukup lama tidak ke surabaya maka rasanya senang saja melihat lagi taman bungkul dll yang sekian tahun lewat saya lewati dua kali sehari selama beberapa tahun ( saat itu saya harus pp 200km/hari ). 

 masa itu,  capek tidak capek harus tetap dibelakang kemudi saat berangkat dan pulang kerja yang untungnya saat itu belum ada lumpur Lapindo, jadi Mlg-Sby masih ok alias cukup lancar dan cepat serta tidak harus mutar muter seperti sekarang.

naaa ... yang jelas kemarin suasana mall mall nya sudah berbau bau Natal dan Tahun Baru, sama seperti di Malang dan saya jepretkan beberapa disini. terlihat kesibukan mereka yang bersiap siap mempersiapkan hadiah untuk orang orang tercintanya, sementara saya juga ikut sibuk mencari bahan bakar perut setelah hampir dua jam mengukur aspal hehe ..

 


sebenarnya tidak ada yang istimewa untuk diceritakan disini kecuali sate tulang ( ! ) yang ditawarkan kepada saya yang ternyata betul betul penuh tulang. 
saya sungguh sarankan anak anak plus manula tidak dipesankan ini sebab meski daging ayamnya empuk tetapi tulang tulang didalamnya itu perlu " konsentrasi " saat menyantapnya kalau tidak ingin tertelan tulang ayam yang cukup berbahaya! 
itu saya temukan disebuah  kedai di area foodcourt di TP2. naaa, jadi gitu saja ceritanya, meski harus muter muter dulu tentang Lapindo dll yang akhirnya berhenti di urusan perut hehe ...

 


Surabaya, beberapa tahun saya pernah habiskan usia menelusurimu ( yang jelas rute tetap saat itu adalah gerbang tol MayJend Sungkono hingga Jalan Pemuda,
 tetapi kadang juga ada di Raya Kertajaya Indah yang disaat hujan lebat seolah saya sedang naik perahu hehehe .... ( 50 - 60 cm ketinggian air diluar pintu kendaraan adalah pemandangan biasa, tinggal bagaimana mengatur pedal gas supaya tidak mampet dan mogok, 
sungguh sebuah kenangan yang akan selalu menempel diingatan karena disaat teman teman sekantor sudah pulas tidur saya masih harus berkutat dengan banjir menuju rumah yang
 100km dari lokasi saya terjebak air disepanjang musim hujan, 
oooo ...Surabaya, bagaimana saya bisa melupakan ini hehehe .... )

naaa, yang penasaran dengan Sate Tulang, ayooo ramai ramai ke Surabaya !
 ( maaf mungkin di Malang ya sudah banyak, hanya saya yang belum " nemu ", ada yang bisa meng infokan ke saya? ). yukkkkk .... ( th )

( keterangan foto, all taken by : th , des.2013 )

01. atmosfer kedai
02. pisgor
03. sate tulang .... !
04. selera suroboyo
05.  soto suroboyo
06. seasons greetings ...
07. .... is coming ..... 2014 ...










Kamis, 12 Desember 2013




 .. Selamat Memasuki Belantara Penyesuaian ! ..

Putri sayang,
saya amat terharu saat bulan yl menyaksikan kalian berdua menjalani prosesi Panggih di resepsi pernikahan kalian, setelah hari hari sebelumnya disibukkan oleh acara 
pengajian, siraman , midodareni dll. maaf sebesar besarnya bahwa akhirnya saya tidak dapat mengejar waktu untuk acara siramanmu seperti yang saya janjikan karena waktu yang sudah cukup larut saat saya mendarat. saya tahu, kamu kecewa.

sebagai anak yang lahir dan besar di kota metropolitan dan saat dewasa juga tenggelam dalam roda kesibukan bisnis di jakarta yang tak pernah tidur, diam diam saya bangga bahwa kalian ternyata masih sangat menjunjung tinggi tradisi. 

saling melempar daun sirih,  menginjak telur dan membasuh kaki suami, sungkeman, kucar kucur dst dst adalah bagian dari rentetan upacara Panggih yang cukup " njlimet " namun sebagai " manusia modern " ternyata kalian tidak alergi pada itu semua!
saya sulit menahan tangis  terutama disaat sungkeman itu.

serasa waktu lewat terlalu cepat dimana baru kemarin rasanya kamu masih berlarian kesana kemari, berebut mainan, merengek, dst. dan sebagai bungsu dari 3 bersaudara, rasanya Putri juga masih seperti dulu, manja, sedikit keras kepala ( hehe ... ) 
namun sangat mandiri dan cerdas ! 

saat remaja dulu saya ingat kamu sering mengeluhkan pertumbuhan bulu bulu ditanganmu yang menurutmu " maskulin " dan " kurang wanita " . sulit aku saat itu meyakinkanmu bahwa 
justru dengan bulu bulu yang ekstra itu kamu nampak sangat sexy 
karena tidak setiap wanita dikaruniai seperti itu, I mean it ! 

lalu sering kali keluarga besar kita memberi julukan bahwa kamu adalah " fotocopy " saya, bukan di wajah lo karena kamu sangat cantik dan saya tidak, tetapi maksudnya adalah karakter. iya to? hehe ... ya wajar saja wong kamu adalah putri dari mas ku dewe hehe ...

Putri yang cantik,

saat ini kamu sudah bukan lagi Putri yang kemarin, kamu adalah seorang istri dan kelak adalah ibu dari anak anak kalian yang semoga lekas dikaruniai yaa... 
honeymoon kalian sudah lewat, maksudku setelah resepsi kemarin kan langsung sambung bulan madu, dan harapan saya itu bukan hanya seminggu tetapi sepanjang hayat kalian! 

kalau dulu Putri dimanjakan ortu, sekarang ada suami yang memanjakanmu dan sebaliknya. kalau dulu ada ortu yang mengingatkan Putri untuk bangun sholat subuh, 
mudah mudahan sekarang kalian bisa saling mengingatkan 
( maklum, pengantin baru hehe ... ). 

kalau dulu Putri suka marah bila ada yang jorok dirumah dengan menaruh kaos kaki bekas pakai atau handuk basah seenaknya diatas tempat tidur, 
mungkin sekarang suami harus mengikuti Putri's rules dan sebaliknya ada juga suami's rules yang belum kamu kenal sebelumnya karena baru sekarang kalian satu atap 24 jam.

Putri sayang,
kinilah saat saat penyesuaian itu. 
dari hal yang paling sederhana hingga yang paling serius ada dihadapan kalian untuk saling di sepakati bersama. perbedaan perbedaan dari kebiasaan di
 lingkungan masing masing, kesukaan atau hobi, selera makan dan menata rumah,
 cara mengatur keuangan bersama dst dst. 




mungkin engkau bisa berkata " aku sudah mengenalnya jauhhhh sebelum menikah " mungkin itu tidak salah. namun dari pengalaman pribadi maupun orang lain, yakinlah bahwa yang
 " engkau kenal " itu terkadang 
" belum engkau kenali sepenuhnya bahkan hingga anak anak lahir dan besar ", 
pernikahan memang menyimpan banyak kejutan.

beruntunglah bila ternyata " kejutan itu tidak terlampau mengejutkan ", tetapi bila iya, maka cobalah bersabar dan memahami. bila engkau tidak mampu menemu jawaban,  berbicaralah kepada suami dengan lembut dan sabar agar engkau peroleh jawaban. 

kamulah yang paling tahu saat terbaik untuk berdialog, bermanja, bersantai, dst dan beri dia kesempatan berbicara ( ingat : tidak ada suami yang suka kepada pasangannya yang
 tidak mampu menjadi pendengar yang baik. 
bayangkan adegan adegan film yang mempertontonkan kebawelan isteri yang melelahkan suami, sehingga suami mencari kesejukan diluar sana,  jangan ini pernah terjadi! ).

bila keberuntungan karirmu sedang diatas suami, tetaplah menjadi istri yang berbakti dirumah, karena jabatan hanyalah pinjaman sementara sedangkan isteri itu
 jabatan seumur hidup!

senyuman mu yang segar dengan secangkir teh hangat disaat dia pulang bekerja adalah sesuatu yang akan selalu dia rindukan. jangan lupa, bila perlu tanyakan pada ibunya resep masakan kesukaannya agar suamimu merasa selalu " dirumah " ,
 bersahabatlah dengan mertua.

pertengkaran? 
ah, itu hal biasa, namanya juga dua pribadi yang berbeda dan sedang mencari " warna " bersama. yang penting jangan tertunda tunda bila ada masalah, supaya suasana rumah tetap hangat dan terjaga ! 

Putri " anakku ",
tips kecil ini semoga bermanfaat karena itu terambil dari perjalanan pribadiku yang mungkin kamu tidak sepenuhnya sependapat, tapi aku yakin Putri memahaminya.
 pun bila badai datang tidak terelakkan, badai akan terus bergerak dan berpindah untuk akhirnya pergi dan menghilang!

naaa, semoga kalian mampu menikmati perbedaan perbedaan yang ada dan menemu bahagia karena ternyata perbedaan itu memperkaya batiniah !

Putri,
masuki belantara kehidupan dengan senyuman, sebab kalian akan saling 
mengingatkan dan menguatkan, amin.
doa saya dari jauh : th. 

( keterangan foto, all taken by : th )

01. Putri dan suami usai akad nikah.
02. Putri sungkem Ayah Bunda saat resepsi.

Rabu, 11 Desember 2013

                  
                

.. Sate Gulai ala Tumpang ..


dalam perjalanan pulang ke Malang dari Sumur 7 di arah Bromo, saya menemukan sebuah kedai sate gulai kambing yang terlihat ramai. bak " ada gula ada semut",
 sayapun ikutan jadi semut meski belum tahu seberapa manis gulanya hehe ..

 sepintas spanduk kedai mereka sangat mirip dengan spanduk dari Shake and Steak, 
hitam kuning.  naaa ... kebetulan perjalanan cukup memeras enerji,




maka saya langsung saja " tancap gas " meski soal kambing ini harusnya lebih hati hati karena " konon " banyak efek sampingnya misalnya : rasanya yang enak, gurih dst hehe .. 
( soal kolesterol menjadi nomor sekian , lho .... ? )

soal rasa, seperti lazimnya kambing dimanapun, sate gulai disini memang yummyyyy ... 
maka,  buat yang sedang dalam perjalanan kearah Gunung Bromo dari Malang, bolehlah menunda makan siangnya di Malang untuk
 mencicipi sagulkam  di Tumpang  ini ..... !




 lokasinya adalah sebelum Pasar Tumpang, tepatnya di kompleks ruko " Tumpang Makmur ", mengusung nama kedai " Sate Gulai H. A. Bakar " ...... penasaran? yukkkk .... ( th )

( keterangan foto, all taken by : th, des. 2013 )

01. Sagulkam
02. Ruko Tumpang Makmur, Tumpang
03. H. Abu Bakar
04. Krengseng Kambing




 .. " Sepelot, 100 km  berburu oxygenmu "..
( 12/12 )

kota Malang makin macet, sumpeg, ruwet, siapa bisa membantahnya? maka kalau paru paru sudah makin sesak oleh pembuangan gas beracun dari knalpot knalpot, tidaklah heran bila semakin banyak orang yang menetapkan week-end sebagai 
Hari Berburu Oxygen alias mencari udara segar diluar Malang. 

jumlah kendaraan yang semakin menggila dan umpel-umpelan dijalanan malah tidak membuat orang bisa lebih cepat mencapai tujuan. lha yang lebih cepat malah mereka yang memakai Kaki sebab tidak perlu ikut umpel umpelan. kalau sudah begini, untuk apa orang memiliki kendaraan, bukankah dengan sepeda onthel akan jauh lebih cepat dan ramah lingkungan?

 naa ... maka pada hari Minggu kemarin, ditengah cuaca mendung, sayapun tetap nekad berburu oxygen kearah selatan kota Malang tepatnya di selatan Dampit, yakni Tirtoyudho dan masih ke selatannya lagi hingga desa Kepatihan , menuju sebuah pantai yang namanya " aneh " : Sepelot. jadi total kalau dari Malang pantai ini berjarak sekitar 100km ( sebagai perbandingan, dari Malang ke pantai Sendang Biru itu sekitar 80km ). 





 jangan tanya sempitnya jalan pada sekitar 20km terakhir meski dua truk bisa berpapasan tetapi harus pompa adrenalin sebab kemarin sudah saya lihat ada  satu yang  terperosok dan nyaris melorot kebawah!aspal memang cukup terawat tetapi kanan kiri jalan masih tanah 
sehingga disaat hujan cukup becek dan licin , jadi perlu ke hati hatian.

soal view, lumayan meski disini lebih banyak perbukitan dan hanya sedikit jalanan melewati rimba. pada sekitar 5km sebelum pantai, saya mendapat sebuah sudut jepretan yang luar biasa karena sebagian pantai terlihat jauh dibawah dengan begitu cantiknya!

 saya memanjat sebuah tembok yang entah itu bekas apa dan dengan susah payah saya berusaha menjepret dari sudut tak terduga ini, semoga bisa buat oleh oleh sebab cuaca saat itu sangat mendung dan rintik rintik.




 saat sampai di pantai, saya melihat deretan perahu nelayan sekitar 30 buah dalam keadaan dibalik. " pak, apa tidak ada yang melaut?" dijawab " ombak pas agak besar bu, jadi hanya mancing mancing deket deket saja, tapi kalau ketengah biasanya ikannya dibawa ke Sendang Biru dijualnya disana ... " ... oooo ...
 " lho lha  nama Sepelot ini artinya apa to pak?" ... lagi dijawab " ndak ngerti juga bu, sudah dari dulu sih gitu. katanya yang dulu mbabat alas itu orang tua yang kalau ditanya nama pantai jawabnya ya gitu sepelot, jadi orang orang ngikut saja ... " ..oooo....

saat menikmati ombak yang tak seberapa besar dibanding Bajul Mati dll perut saya mulai merasa " kriwik kriwik " dan menemukan Nasi Pecel yang luar biasa disebuah warung kecil yang lumayan resik ( saking bersihnya sampe makan pecel dengan aroma cat sebab warung sedang dicat disana sininya hehe ... ). 

nasi pecel, peyek, tempe, krupuk, ombak dipantai, karang cantik didepan dan disebelah kiri, bocah bocah desa kecil yang bersliweran lucu, keramahan penduduk desa, pisang pisang yang berserakan dipasir karena didesa sedang panen pisang, udara laut yang membesarkan pori pori paru, laaa, apa lagi karunia yang masih kurang? 
sungguh tidak ada, ini sudah  lebih dari yang saya butuhkan, alhamdulillah.....





 bapak yang sedang asyik mengecat warung saya tanya " mboten pados ulam pak?" ( tidak turun mencari ikan to pak?) ... " o ... mboten.ombak ageng. saya ini aslinya kalimantan ... " ... lho?
tanpa ditanya bapak ini bercerita kisah merantaunya hingga ke Sepelot ini, luar biasa ..

terus terang kali ini tidak seperti tradisinya bahwa saya mengejar ombak, karena saya menemukan kecantikan lain dari pantai ini. 
disebelah kiri hingga ujung pantai yang terbatas oleh karang, ada semacam " danau kecil " dengan air yang sangat tenang tetapi masih dimanfaatkan penduduk setempat yang ingin menyeberang keperkampungan sebelah. anjing anjing berenang disitu, kapal kapal semacam kano satu dua kali menyeberangi " danau " ini .

satusatunya yang saya sesali adalah tertundanya rencana menuju Air Terjun yang ada di pantai ini. saya berbicara kepada penduduk setempat yang siap mengantar melewati perbukitan,
 tetapi saya urungkan dengan mendung yang cukup tebal bahkan rintik rintik  plus resiko kamera terkena air yang tas kedap airnya kebetulan tidak terbawa. 
( semoga lain kali bisa yaa ... )

 selanjutnya adalah Ritual Rutin Dipantai : tidur ... hehe . .
 perut kenyang dan terkena udara laut membuat siat-siut dan blek , mungkin saya sudah sampai di langit ke 7 hehe ... saat bangun, mendung masih tetep seperti tadi dan jam menunjuk 14.40, saatnya " ringkes ringkes " sebab kalau betul betul " mak bresss " 
pasti si mini saya kewalahan dikepung lumpur hehe .. perhitungan saya tak meleset, dimana mana lumpur mulai bermunculan dari rintik rintik selama berjam jam tadi dan truk truk besar kearah Malang bermuatan tebu dll menambah lambannya perjalanan dengan lebar jalan yang 
begitu sempit ... o lala .. 




( disini keuntungan si mini, tidak khawatir ke gores gores sebab kemungilannya membuatnya mudah berpapasan dengan raksasa2 hehe ... ) . saat berangkat tadi jalanan lebih didominasi oleh area yang menukik turun, maka disaat pulang ya sudah wajar bila jalanan menanjak nanjak terus, bahkan tidak cukup nanjak tapi juga berkelok kelok, 
jadi disarankan untuk selalu waspada berpapasan disaat menikung nikung!

Sepelot, hanyalah salah satu diantara sekian puluh pantai yang ada digaris pantai selatan Malang. ingin rasanya menelusuri semuanya , tetapi ada beberapa yang medannya membutuhkan kendaraan khusus semacam 4X4WD itu, naaa .. siapa mau meminjamkannya kepada saya selama setahun gratis  hehe ....? ( boleh dianggap guyonan juga boleh serius hehe .. )




sisi kecantikan Sepelot memang beda dengan pantai pantai lain di selatan Malang, tetapi saya merekomendir bahwa perjalanan kesana plus di pantai dan ( konon juga ) air terjunnya
 pasti tidak akan mengecewakan ! 

warung warung mamin cukup tersedia, juga wc umum yang gratis, parkiran lumayan aman, dan saya tidak melihat adanya loket masuk alias gratis gratis saja, ada area pepohonan untuk santai, perahu perahu yang dapat disewa untuk berkeliling, 
ombak yang tak terlalu tinggi serta adanya
 " danau kecil " tadi , semuanya siap untuk memanjakan Indra kita , sejenak lepas dari keruwetan dan kemacetan kota Malang yang kian sumpeg .... !
ayoo ..ajak temen temen ramai ramai ke Selepot e.. Sepelot  yaaa ..., siapa tahu ada yang mau ber Tahun Baru menyepi disini? ( th )

( keterangan foto, all taken by : th, des.2013 )

01. breathtaking view of Sepelot ...
02. " the way we were " ...
03. sometimes calm, sometimes wild ...
04. nasi pecel on the beach ...
05. sepelot ...
06. the swimming dogs ....
07. sepelot on kanvas editing ...
08. trees, wave and fresh air , what else we need? ...
09. the waves, not too wild but sending you peacefully atmosphere ...
10. about 5km before the beach, Sepelot from far away ...
  

Selasa, 10 Desember 2013






 ( The Lost Poems )

.. "  cadas  " ..

berabad ..
engkau coba hempaskan aku ..
dengan sepenuh dayamu ..
yang terbungkus dalam muslihatmu,
namun,
tak juga  robohkan dinding dinding ini,
...
mari,
datanglah lagi, 
dengan juta dongeng peri
yang membuatku kepayang, 
hingga aku kelu,
dan tak mampu bicara,
...
namun petir berbisik,
'engkau bakal terhempas  dahsyat '
..
 terpana,
beribu tanya, 
namun waktuku tak banyak tersisa
saat dinding dindingku memerah dalam jawab :

" ... coba saja, 
kikis habis dayamu,
biar tak lagi tersisa muslihatmu,
karena
aku masih disini,
hingga surya enggan terbit 
dan engkau bukan lagi pemilik ombak ... "

( 11 des. 2013, 02.07 am / th )
( foto oleh : th, pantai ngliyep )