Selasa, 10 Desember 2013





.. mau cari ilmu, malah teraniaya ..
( sebuah potret suram dunia PT ditanah air )

hari ini di beberapa harian lokal di Malang diramaikan oleh berita meninggalnya mahasiswa baru ITN, Fikri Dolasmantya Surya yang diduga mendapatkan perlakuan tidak layak dari para seniornya dalam masa ospek.

 bahkan menurut artikel di Tribunnews.com perlakuan tidak senonoh para senior Fikri terhadap para maba itu sudah melampui batas. tercatat  misalnya sewaktu melakukan kegiatan di Pantai Goa Cina Malang selatan, para maba dipaksa 

( maaf , mudah mudahan hanya seolah olah ) berhubungan badan sejenis, makan dengan tangan yang terlebih dahulu dibenamkan ketanah sampai kotor dan hitam, dipaksa minum air laut hingga kembung dst dst . 

adapun yang lebih mengagetkan lagi adalah apa yang ditulis lensaindonesia ( @licom/mhbc ) yang saya baca sekian menit yang lalu tentang temuan foto program ospek yang diperkirakan dibuat setahun yang lalu. disitu menggambarkan adanya 
adegan sejenis " pemerkosaan " maba ( saya schock melihat foto ini, karena rasanya tidak mungkin itu terjadi disebuah kampus atau sekolah manapun walau itu adegan rekayasa sebuah ospek namun secara etikanya hal itu sudah sangat diluar nalar normal! ). 

masih belum jelas dimana kejadian dalam foto itu , namun semoga segera menjadi jelas agar kasus serupa tidak akan pernah terulang dimana dan kapanpun. 
kesan apa yang harus diperoleh para siswa/maba ketika cara cara " pembinaan " oleh para seniornya justru meruntuhkan moril?

ini bukan kali pertama kita mendengar perlakuan perlakuan diluar batas kelayakan dari para senior kepada maba di banyak kampus ditanah air.   yang  sadis  semacam yang terjadi sekian tahun lewat di STPDN rasanya hanya  Indonesia yang memiliki program ospek dengan agenda tunggal : " aniaya fisik mental para maba kalau perlu hingga tewas "
begitukah kira kira?

berita berita seputar kehidupan kampus ditanah air pada beberapa tahun terakhir ini memang sangat memprihatinkan. tawuran antar mahasiswa, pembunuhan antar mahasiswa, aksi anarkis mahasiswa, dosen dan guru besar yang koruptor dan yang meninggal saat ospek pun menambah catatan suram Perguruan Tinggi ditanah air.

ada apakah sebenarnya kampus kampus ditanah air ini? mengapa seolah tidak ada sebuah Gerakan Nasional yang mampu mengembalikan fungsi kampus sebagai sebuah Taman Ilmu Yang Penuh Kedamaian dan Kejujuran sebagai sebuah kawah candradimuka nya para calon pemimpin bangsa? wahai, sebenarnya kemanakah para pakar sosiologi, psikologi dan kriminologi kita yang diharapkan dapat mendisain sebuah program nasional yang dimaksud?





dimasa lampau, kekerasan fisik dan mental semasa ospek juga pernah saya alami hingga dua minggu dan berat badan turun cukup drastis. jam 5 subuh hingga lewat tengah malam adalah keseharian yang menguras enerji belum lagi tugas tugas mendadak yang serba rumit dan mencari bahan bahannya pada lewat tengah malam. 
untunglah toko toko tertentu 
di sepanjang malioboro agaknya sudah sangat hafal dengan tradisi ospek ini sehingga mereka rela buka hingga lewat tengah malam untuk melayani berbagai keperluan
 ratusan ribu maba yang malang dan datang dari segenap penjuru tanah air ini.

mata tertutup dan badan diluncurkan keatas lantai disebuah ruangan gelap yang dilapisi kanji / sejenis tepung yang dimasak hingga mengental menyerupai perekat/ lem, maka bisalah dibayangkan kengerian maba sebab semuanya serba gelap gulita dan licin.

tapi itu tergolong masih sangat ringan dibanding  lain lainnya yang lebih keras dan sadis yang dialami teman teman seangkatan saya dari jurusan jurusan lain. tahun itu kegiatan ospek  diseluruh tanah air akhirnya dinyatakan dilarang gara gara tewasnya seorang maba di sebuah kampus di surabaya yang terkena siraman air keras seniornya !

saat " malam pembalasan " sebenarnya saya sudah berniat membalas dendam! tetapi akhirnya luluh karena para senior mendahului meminta maaf kepada para maba meskipun masih ada yang memberikan hukuman pada senior senior yang dianggap kelewat kejam. 

maka apabila tradisi " kejam " dan " tak berguna " ini ternyata masih dilanjutkan hingga saat ini, rasanya sangat Norak bahkan Tidak Layak Dilakukan Mahasiswa sebagai panutan adik adiknya yang masih di SMU dll. 

masih banyak cara lain yang lebih positif kalau yang dimaksud adalah  untuk membina mental dan fisik para maba. kegiatan kegiatan semacam 
outbond misalnya, atau pengenalan pada SDA tanah air dengan segala permasalahannya untuk membuka cakrawala berpikir sebagai mahasiswa pengawal kekayaan alam tanah dan airnya ! 

mengajak mereka menjaga kelestarian terumbu karang, tanaman bakau sepanjang pantai, menanam pohon pohon dibukit bukit gundul, 
membina anak anak jalanan agar gemar membaca dan berbahasa asing, dll dll adalah jauh lebih bermanfaat daripada acara bentak membentak serta tendang menendang yang bisa berpotensi pada gangguan fisik, mental bahkan dapat berakibat fatal : kematian !

keinginan para senior untuk menjadi yang Superior dihadapan para maba, dapat dialihkan dalam bentuk bentuk yang lebih sesuai dengan level intelektual mereka. seminar, training, workshop dll merupakan ajang dimana para senior sebenarnya
 dapat menjadi mentor mentor yang handal bagi para maba dan justru akan mengundang respek dibanding bentakan2 yang hanya mengundang rasa dendam dan sakit hati.

mungkin telah saatnya para Rektor PT ditanah air menyatukan kesepakatannya untuk menghapus atau mengubah bentuk ospek kesuatu program yang lebih bermanfaat bagi semua pihak, bagi kampus itu sendiri dan bahkan bagi masyarakat serta
 pemberian sanksi berat bagi pelanggarnya?

 tidaklah berguna bila para pelaku yang menyebabkan tewasnya maba mendapat hukuman sementara program ospek yang berpotensi kekerasan fisik mental masih boleh berlangsung dari tahun ketahun.

mungkin ada baiknya  kita tengok sejenak bagaimana program ospek di kampus kampus luar negeri sebagai perbandingan. mereka mengarahkan para maba nya menjadi calon calon leader yang sophisticated dan memberikan banyak " bekal " 
( melalui kuliah umum, workshop, bazar, seminar, kunjungan ke sesuatu tempat, dll ) agar maba mengenali kehidupan kampus dan tata cara  efisien sebagai mahasiswa.

 harapannya adalah  maba dapat memanfaatkan waktu dan fasilitas kampus sebaik baiknya untuk bekal mereka nantinya terjun ke masyarakat luas baik sebagai pelaku bisnis maupun pemerintahan dll. tugas tugas semasa ospek benar benar diarahkan untuk membina kemandirian dan memupuk rasa tanggung jawab serta entrepreneurship para maba.

tidak ada acara bentak membentak apalagi hingga kearah arah yang melanggar etika  . 
tugas tugas ospek umumnya membuat penulisan atau journal, juga summary dari diskusi diskusi, laporan dan tugas tugas presentasi kelompok. 
sederhana, namun berbobot. 

anehnya, justru di negara kita  yang mengaku memiliki adat ketimuran, lha kok malah ospeknya penuh aniaya dan bahkan mengarah ke hal hal berbau porno, apakah memang kita sudah kehilangan " ketimuran " ?

monggo poro bapak ibu dosen , punapa sampun cekap anggenipun
 panjenengan sami " sare "? 
( th )
( gambar atas diambil dari oke-lagi.com dan tribunnews.com )


  

Caleg, Calon ( penghuni )
Lembaga Gangguan ( Kejiwaan )


Hari ini, 10 Desember 2013, di Harian Surya Jawa Timur, ada artikel tentang data para caleg yang pada Pemilu 2009 ternyata memunculkan 7.376 OGB/Orang Gila Baru. Maka pada Pemilu 2014, dikhawatirkan angka diatas akan meningkat jika ongkos Pemilu dan politik uang masih menjadi tradisi.

Saya mencoba mencari beberapa penyebab yang mungkin saja sudah dan belum disebutkan diartikel yang sama yaitu :
(  ini adalah penyebab yang disebutkan  di artikel diatas )
01. keluarga dan ekonomi berantakan gara gara ambisi caleg dari suami/istri.
02. perceraian.
03. terlilit hutang untuk biaya kampanye dll.
04. gagal sebagai caleg.

Dan saya ingin menambahkan sedikit dari yang diatas yaitu:
adanya sikap Tidak Realistis dan Ketidak Seimbangan  Mental.

Ketika ditanah air masih marak politik uang, dan seseorang memaksakan diri ikut arus meskipun ia tidak berkemampuan secara materiil, maka sebenarnya ia telah masuk ke area " dreamland " yang berpotensi gangguan kejiwaan, terlebih bila akhirnya gagal. 




  Atau bisa saja seseorang mampu secara materiil dan pengerahan massa pendukungnya juga tak masalah namun berakhir kecewa karena ternyata banyak " pendukung palsu " alias tidak mencoblosnya di HH dan semata hanya tertarik pada amplop nya. 

Masyarakat telah makin cerdas untuk memilih yang benar benar capable, sehingga uang saja tidaklah cukup untuk menggerakkan alat coblos.

Beberapa kejadian mulai gangguan mental hingga bunuh diri dan juga ada yang merampok untuk bekal maju caleg, semuanya ini terjadi karena adanya ketidak seimbangan secara mental, sehingga menghadapi tekanan maupun kegagalan seseorang cenderung mengambil jalan keluar secara pintas, contoh : merampok, bunuh diri, dll.

Lalu apa sebenarnya yang menarik menjadi Caleg atau nantinya Wakil Rakyat, padahal tidak ringan  tugasnya? Apakah hanya sekedar absensi, duduk dan tidur sepanjang rapat, menunggu perjalanan dinas yang menarik secara materiil dan moril 
( anggap saja pesiar gratis?) ? 

Benarkah mereka sanggup memperjuangkan aspirasi rakyat dan bukan memperjuangkan kepentingan pribadi seperti mobdin baru, bonus, dll ? Juga sanggupkah mereka menahan segala " iming iming " yang datang dari berbagai pihak yang ingin memuluskan kepentingannya dengan persetujuan para wakil rakyat ? 

" Iming Iming " ini sekaligus diperhitungkan sebagai " Ganti Rugi " ongkos pencaleg annya yang bisa saja berasal dari hutang, penjualan aset, dll.

Bila kursi Wakil Rakyat hanya dipandang sebagai sebuah sumber penghasilan  ataupun prestige, bahkan ada yang mungkin melihatnya sebagai " daripada menganggur " maka sebenarnya ini sudah melenceng jauh dari makna " wakil rakyat " . 

 Dan kedepan, rasanya  diperlukan sebuah Redesign dari sistim rekrutmen caleg yang lebih memadai, sehingga caleg tidak hanya mereka yang sudah dipilih partai masing masing , tetapi setelahnya mereka juga masih harus melewati serangkaian seleksi 
yang memadai , ketat dan  credible serta transparan untuk menghindari KKN.

Lha kalau pen caleg an itu berpotensi gangguan kejiwaan, mengapa makin banyak saja yang tertarik untuk jadi caleg? Dan apakah satu saat pen caleg an akan juga masuk di Job Fair  kampus kampus, sebab caleg sudah menjadi salah satu peluang untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan tetap? 

Maka disisi lain yang tidak kalah penting sebenarnya adalah kita kita sebagai pemilih para caleg,  agar dapat lebih selektif memberikan suara.
Bukan karena amplop an , kekerabatan atau pertetanggaan, tetapi 
sebuah kesadaran bahwa suara yang kita berikan akan berpengaruh kepada nasib bangsa apabila ternyata kita memilih caleg yang sama sekali tidak tepat atau layak.

Siapkah kita memilih yang terbaik dan bukan yang terakrab  bahkan
 yang terbanyak isi amplop nya? ( th ) 
( gambar dari google )





Senin, 09 Desember 2013







.. " ketika para wanita berkesendirian " ..
( tragedi Bintaro, penutup tahun 2013 )



hanya satu kata yang dapat menggambarkan peristiwa kecelakaan KRL vs truk Pertamina kemarin, 09 Desember 2013 : " ngeri ". bak sebuah kado pahit menjelang akhir 2013, sekali lagi kawasan Bintaro mencatat peristiwa kelam. 

kemarin, seorang penumpang wanita  yang selamat, menuturkan detik detik peristiwa naas itu di Metro TV dan saya mendengarnya sambil membayangkan betapa Tidak Berdaya nya manusia disaat bencana terjadi. ini sebagian penuturannya

" kebetulan gerbong yang saya tumpangi untuk wanita, jadi semuanya wanita dan anak anak. saat kejadian, saya berada dibawah penumpang lain karena diluar cendela saya adalah aspal jalan. entah siapa yang memecahkan kaca cendela disebelah atas saya, 
mungkin penduduk setempat, akhirnya kami keluar dari cendela pecah tersebut .... " 
sebuah keajaiban, karena ledakan terutama dari truk pengangkut gas itu tidak terelakkan.

sebagai wanita, saya juga senang dengan adanya gerbong Khusus Wanita yang notabene untuk kenyamanan dan keamanan wanita itu sendiri. apalagi pada jam jam sibuk dimana pengalaman naik krl ataupun mrt  pada gerbong campuran ( priawanita ) sering terjadi ketidak nyamanan
oleh berbagai sebab.

tetapi, disaat bencana terjadi, haruslah diakui adanya keterbatasan kemampuan fisik wanita dibanding pria, misal soal memecah kaca cendela ka yang relatip tebal itu atau hal hal lain yang membutuhkan kekuatan ekstra dari fisik. 

faktor lain adalah " pengendalian emosi " dimana wanita dalam situasi darurat atau menekan, seringkali lebih mudah panik daripada pria. kepanikan inilah yang justru sering mengundang lebih banyak masalah .

maka, bagaimana sebaiknya para wanita yang secara rutin harus memakai jasa sejenis krl dll yang umumnya berpintu/cendela otomatis/hidraulik dan ketebalannya sulit dipecahkan disaat darurat serta berada digerbong atau tempat khusus hanya wanita dan anak anak?
tips kecil ini mungkin tak banyak bermanfaat tetapi bisa saja disaat darurat menjadi berguna, semoga :

01. bawalah selalu didalam tas kerja/ santai disaat bepergian dengan bus/krl/mrt/dll yaitu palu/ hammer yang kecil/ sedang/tak terlalu berat, sebab tidak semua transpotasi umum memiliki fasilitas untuk situasi darurat.

02. bila tak ada palu kecil/sedang, obeng/ pengungkit kecil juga bisa.

03. pastikan HP dalam keadaan fully-charged.

04. bawalah semacam syal yang dapat dipakai untuk menghentikan perdarahan sementara bagi siapapun disaat darurat.

05. jangan lupa botol kecil berisi air mineral yang dapat untuk bertahan hingga pertolongan datang.

06. cobalah untuk tetap mengendalikan emosi disaat darurat agar dapat berpikir jernih untuk mencari solusi dari keadaan yang tak diharapkan.

bila terperangkap dalam timbunan bahan bangunan ataupun kerangka kendaraan/ka dll yang masih membutuhkan waktu untuk menemukannya, maka palu sekaligus berfungsi sebagai penanda dengan mengetuk ketukannya agar tim penolong cepat tanggap.

hp dalam keadaan fully-charged akan bermanfaat untuk menghubungi kerabat agar pertolongan segera datang dititik yang tepat tanpa terlalu banyak membuang waktu pencarian.

 dan air sebagai penopang hidup paling vital, sangatlah penting sebab bila musibah terjadi secara meluas ( gempa bumi misalnya ) maka pertolongan biasanya lebih lamban datangnya, dan dengan tetes tetes air sudah cukup bagi kita untuk bertahan beberapa 
waktu, hari, bahkan ada yang sampai minggu.

tidak ada yang berharap harap bencana dengan persiapan persiapan diatas, tetapi bila itu sudah menjadi rutinitas didalam tas kita, tak akan terasa sebagai beban, dan mungkin saja itu semua justru bukan untuk kita sendiri namun dipersiapkan alam untuk 
menolong sesama kita disaat orang lain menemu bencana, kita juga tidak pernah tahu.

semoga para korban musibah Bintaro diberikan tempat terbaik disisiNYA dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan. amin.

sesungguhnya, setiap segala sesuatu, baik buruk, anugerah musibah, senantiasa meninggalkan hikmah dan renungan bagi kita, manusia, bahwa 
Tidak Ada Satu Mahluk Apapun Di Alam Semesta Ini Yang Mampu Mengetahui Nasibnya Bahkan Sedetik Kedepan , dan kesiapan menghadapi panggilanNYA pada setiap detik yang ada itulah yang terbaik ! ( th )

( gambar dari tempo )


Sabtu, 07 Desember 2013






.. The Great Personality, Nelson Mandela ..


Sulit menemukan kalimat yang tepat untuk menggambarkan kebesaran nama Nelson Mandela yang telah meninggalkan kita semua beberapa waktu yang lalu. Bukan hanya bangsa Afrika yang merasa kehilangan, bahkan dunia. Hampir 1/4 dari usianya dihabiskannya dibalik penjara, sebuah harga yang harus ditebusnya untuk sebuah keyakinan dan idealisme yang diperjuangkannya, anti apartheid.

Pribadi yang sederhana ini dalam pemikiran dan perjuangannya tidaklah sederhana, bahkan telah menginspirasi begitu banyak pemimpin dunia. Kita akan petikkan beberapa diantara kearifannya  yang sangat terkenal dan akan dikenang sepanjang masa.

 Selamat jalan pemimpin besar yang juga dijuluki Duta Batik Indonesia ini, semoga pemimpin pemimpin negeri kami dapat mewarisi 
Kejujuran, Kesungguhan, Kekuatan, Keuletan dan Kebijaksanaan mu. 
Semoga damai menyertai perjalanan abadimu, amin.( th )

A good head and a good heart are always a formidable combination. ( NM )

After climbing a great hill, one only finds that there are many more hills to climb. ( NM 

Education is the most powerful weapon which you can use to change the world. ( NM )

Let the freedom reign. The sun never set on so glorious a human achievement. ( NM )

For to be free is not merely to cast off one's chains, but to live in a way that respects and enhances the freedom for others. ( NM )
  
I learned that courage was not the absence of fear, but the triumph over it. The brave man is not he who does not feel afraid, but he who conquers the fear. ( NM ) 


Does anybody really think that they didn't get what they had because they didnt't have the talent or the strenght or the endurance or the commitment?

( Sumber : Google ) 



Selasa, 03 Desember 2013






... " Rp. 30 juta ongkos kesembronoan "..

hari ini disebuah harian nasional, yang jadi HL nya adalah operasi pengembalian keperawanan dengan ongkos 30 juta rupiah. disitu dikisahkan seorang remaja cewek meratap tangis didepan dokter ahli, untuk dikembalikan keperawanannya yang terlanjur diberikan dan dirampas sang pacar yang akhirnya " nggenjrit " !

fenomena ini sudah bukan hal baru dijaman serba instan ini. 
mungkin ukuran " cinta " saat ini adalah " kalau engkau benar benar sayang, berikan kegadisanmu padaku" lhaaa ... kojurrr, sebab kegadisan itu bukan tas kresek yang bisa digonta ganti bila robek. 

lalu kalaupun ada pengaduan pihak cewek ke polisi karena merasa dipaksa bahkan diperkosa, dengan enteng si pria menjawab : " lho pak pol, kami ini suka sama suka, jadi bukan perkosaan tapi pendekatan " ( hehehe, ini sih terlalu dekat namanya sampai lupa daratan ingat lautan ... )

maka, mengingat tidak setiap pria dapat menerima Ketidak Perawanan Pada Malam Pertama terutama pria pria tipe konservatif yang masih sangat menjunjung tinggi etika, bersiaplah bahwa Malam Pertama Tanpa Keperawanan akan menjadi bencana!

kejujuran akan Ketidak Perawanan pada calon suami yang serius, memang mengundang dua kemungkinan, dapat diterima atau di " pecat dengan tidak hormat " sebagai calon istri. mungkin para cewek protes 
" enak aja kita dituntut perawan, lha cowok gimana buktinya dia masih ting ting ... ?" . 
memang tak semudah itu melihatnya kecuali yang mau masuk Akademi Militer atau cewek bisa meminta calonnya mengikuti tes masuk Ak.Mil hehe .. 
tetapi tetap saja bisa terbaca dari Bahasa Tubuh seorang pria remaja maupun dewasa terutama dalam masa pacaran bahwa mereka termasuk yang
 sudah " sophisticated " atau masih " beginner " !

maka untuk keselamatan lahir batin para Remaja Cewek utamanya yang memang masih ting ting, ada beberapa tips yang semoga bermanfaat yaaa :

01. bedakan teman cowok antara yang menghormati dan yang berpotensi melecehkan. yang menghormati biasanya kurang menarik karena mereka tidak pandai " nggombal " dan menebar pesona, tetapi cenderung mengambil jarak dan berhati hati  serta kurang populer dalam pergaulan.

sebaliknya, yang sudah " jawara " dalam pergaulan dengan lawan jenis, mereka sangat atraktif, pandai bergaul, apalagi menggombal, dan suka memuji sehingga lawan jenis lebih mudah terpikat oleh tipe ini.

02. bila sudah terlanjur jadian atau mengikrarkan diri sebagai pasangan dan belum mengarah kejenjang lebih serius dengan tipe yang manapun,
HINDARI SEBISANYA untuk berada ditempat terisolir, terpencil, terkucil, terasing, secara berdua ( konon yang ketiga diantara mereka adalah syahwat ! ) .

ajak saja keponakan atau teman atau siapapun yang dipercayai, sehingga Tidak Ada Kesempatan bagi syahwat untuk muncul ! bila saja karena terpaksa berdua ditempat tempat yang mengundang sitanduk merah, maka batasi sentuhan fisik hingga ke yang paling minimal ( ingat saja bahwa :
' kebakaran besar berawal dari percik api yang kecil' )

03. kembalikan selalu pada definisi ' pacaran ' yang aman yaitu : 
" masa saling mengenali karakter dan visi misi kedepan " .  
lho kok seperti caleg saja pakai visi misi? 
ya iya lah, masak pacaran tidak punya tujuan kedepan? kalau tidak bertujuan apa apa ya sebaiknya tidak perlu berhubungan sebab selain hanya buang buang waktu juga berpotensi merugikan moril materiil.

masa pengenalan karakter itu Bukan Pengenalan Fisik lho, dimana masing masing harus jujur dengan kelemahan kekurangannya, dan Bukan kelemahan kekurangan secara fisik yang harus dibukakan di bilik bilik tersembunyi dan terkunci, ini sudah melenceng amat jauh dan salah dari pemahaman Saling Mengenali.

04. jangan pernah, sekali lagi, " Jangan Sekali Kali Pernah " terjebak dalam sebuah Pembuktian Yang Sesat dalam masa pacaran yaitu Cinta Identik Dengan Penyerahan Fisik Secara Total, karena Tidak Ada Jaminan bahwa hari esok matahari masih akan tetap bersinar setelah Permata Paling Berharga Terenggut !

apabila engkau beruntung menemui Cinta Yang Ber Visi Misi 
( ini bukan slogan caleg lho .. ) maka yang akan ditemui adalah Rasa Saling Menghormati dan Menghargai , Melindungi dan Menjaga dan tidak sebaliknya yaitu : merusak !

( " disaat hujan deras mengguyur engkau akan dipayungi, diberikan jaketnya meski dia yang harus kedinginan, dan bukan mengajakmu berteduh disebuah pondok terasing untuk kemudian bisa menguasaimu secara fisik " ) 

05. dapatkan Cinta Sejati mu melalui Rasa Hormat dan Saling Menghargai dan bukan engkau peroleh dengan memberikan jasmani mu karena yang engkau peroleh diujungnya hanyalah penyesalan panjang !
 ( ingat : bara apinya yang berkobar kobar dan engkau sangka itu adalah cinta, hanyalah bernyala nyala hingga engkau berikan segalanya diatas ranjang, setelahnya ia akan padam dan dingin membeku )

banyaknya kasus pernikahan seumur jamur ( tak sampai seminggu! ), adalah cermin yang terbaik bahwa pernikahan yang didahului kehamilan hanya menyisakan kehampaan dan ke sia sia an, " greget " itu sudah tidak ada dan masing masing saling menyalahkan sebagai pihak yang lebih bersalah.

06. dalam memilih busana baik itu seragam sekolah, jalan jalan, pesta ataupun wisata dll, pilihlah material, mode maupun ukuran yang Tidak Mengundang Syahwat, karena syahwat pria bisa muncul dari celah blusmu yang tipis, atau rok mu yang pendek, atau celanamu yang super ketat, atau sepatu high-heels mu dll ! 

akan ada saat terindah ketika kamu akan " memamerkan segala keindahan yang dianugerahkan kepadamu secara total " kepada yang paling Berhak: suami mu!






apabila telah kau berikan sebelum saatnya kepadanya terlebih kepada Orang Yang Salah, maka Jangan Pernah Salahkan Siapapun bahwa engkau akan mengalami Sunset sebelum waktunya !

07. segala bentuk operasi pengembalian keperawanan, hanyalah secara fisik.
 rasa bersalah mu akan tetap mengikutimu hingga akhir hayat,
 karena engkau telah memanipulasi  orang yang mencintaimu dan engkau tahu bahwa engkau telah menipunya sepanjang hidupnya ! 

bukankah sebuah kejujuran diawalnya akan meringankan hatimu meski ( mungkin ) akan berakibat sebuah kehilangan daripada engkau lakukan kebohongan abadi dihadapannya?

lihat saja berapa banyak bayi bayi tak berdosa yang dibuang karena rasa malu, bukankah membuang jiwa jiwa tak berdosa ini tak terampunkan? juga berapa banyak kematian dari upaya upaya pengguguran kandungan secara ilegal yang berakhir dengan perdarahan hebat dan maut ?




maka,
mari anak anakku yang cantik lahir batin, hanya engkau sendirilah yang bisa menjadi Perisai dari Mahkota Berharga mu, yang itu tidak tertukar apapun karena Allah SWT menciptakan selaput yang indah itu Untuk Menandai Kemenanganmu Dalam Menjaganya Hingga Saat Paling Tepat dan bukan untuk kamu tukar dengan tiruannya yang nampak serupa namun tidak memiliki nilai apa apa dihadapanNYA !

nasehat sangat kuno ini silahkan kamu tertawakan, tetapi Insya Allah akan membantumu menjadi perisai perisai tangguh dan kamu akan 
tetap harum dan indah abadi, amin. 
( th ) 

( gambar gambar diambil dari google dan wakakapedia )






.. " pengepul keping puzzle " ..

dalam sebuah obrolan santai siang tadi dengan dua teman yang bertemu saya disebuah RS, terjadi sebuah " diskusi dadakan " gara gara sebuah pertanyaan sederhana yaitu:
" mengapa ada kecenderungan seseorang untuk mendua mentiga mengempat melimakan pasangan?" alias " tidak pernah merasa cukup dengan satu " ? setelah obrolan ngalor ngidul, ternyata kesimpulan yang diperoleh juga sederhana yaitu:
 " untuk menggenapi keping keping puzzlenya yang hilang ", ini mahluk opo to yo ?

 konkritnya begini :
seorang pria misalnya, memiliki hingga sekitar 6 wanita  Gelap dan Terang. yang Terang itu biasanya pasangan tetap atau bisa saja istri nya yang resmi. 
lha yang Gelap inilah yang unik, sebab biasanya satu wanita dengan yang lain memiliki tipe yang berbeda bahkan bertolak belakang. misalnya :

wanita Gelapnya yang I itu masih sangat belia, cantik, sexy, meski tak pinter.
wanita ke II nya, usia diatas 30 atau 40 an, yang secara materiil sangat ok, meski tak se sexy yang  belia tadi.
wanita ke III, usia sudah sangat matang , tetapi sangat intelek dan smart, tidak cantik tetapi charming.
wanita ke IV, agresif, humoris, hangat meski tampak " biasa biasa saja "
wanita ke V, pemuja si pria, pandai memikat agar mendapatkan yang diinginkan.
wanita ke VI, tipe " ya ya ya.. " meski dia tahu mungkin hanya sekedar dimanfaatkan oleh pria.

lha mengapa si pria harus " mengoleksi " begitu banyak tipe yang berbeda? karena teman ber diskusi saya kebetulan adalah para pria, mereka dengan jujur mengatakan bahwa :

 " sangat sulit menemukan semuanya disatu wanita, muda, cantik, sexy, smart, intelek, kaya, terkenal, hangat, agresif, humoris, pemuja dst dst ... maka supaya Lengkap pria ybs lalu berupaya mendua mentiga mengempat dengan cara mengumpulkan keping  keping puzzle agar dapat membentuk sebuah figur ideal yang diimpikannya " 

 .... oooo jadi semacam pengepul keping puzzle gitu? " ya ... kira kira begitu meski sangat tidak mudah memenej 6 sekaligus dengan tipe yang berbeda beda dimana ke 6 nya harus selalu dipelihara perasaan dan hatinya agar masing masing merasa menjadi yang satu satunya, ini memakan banyak enerji lo 
karena harus selalu " waspada " agar tak terjadi " tubrukan " diantara ke 6 nya !"





alasan lain adalah bahwa pria pria " kolektor " ini sebenarnya adalah Sedang Bermasalah alias Dalam Masa Krisis Percaya Diri. dengan koleksinya ini sebenarnya dia ingin menunjukkan pada dunia bahwa mereka adalah Pria Pria ( yang masih ) Hebat Penakluk Banyak Wanita.

lhaaa .. maka, kalau sudah begitu ya sebetulnya tinggal tergantung pada si wanita wanitanya to, sanggah saya." maksudnya .. ?", tanya salah satu mereka.
" bila ada indikasi si pria adalah tipe pengepul, wanita tokh berhak menentukan untuk melanjutkan hidup dengan tipe ini atau mengakhirinya, sebab tipe pria seperti ini memang akan selalu mencari Excuses untuk membenarkan sikapnya, antara lain dengan kalimat kuno:
" terima aku apa adanya " .....
mungkin ada saja wanita yang tidak mempermasalahkannya sejauh dia tetap menerima 
" jatahnya " meski harus sepiring berenam, 
tetapi juga ada wanita yang tidak sudi untuk 
" berebut tulang " dan lebih memilih tidak melanjutkan hubungan dengan tipe pengepul ini karena diluar sana si wanita masih bisa menemukan pria idaman yang mampu memberinya sebuah hati secara Utuh dan Penuh Tanpa Harus Ter potong potong ... " 
( kami tertawa bersama ... )

 naaa ... siapapun yang kebetulan " berprofesi " sebagai Pengepul Keping Puzzle, bersiaplah untuk bergembira menikmati Keping Keping Puzzle yang berwarnawarni, 
namun juga sekaligus bersiaplah untuk kecewa bila pada akhirnya mendapat keping keping puzzle yang tidak sesuai satu dengan yang lain ,
sehingga gagal menyusun sebuah bentuk yang diimpikan ! 

idealnya, apabila ekspektasi  seseorang terlampau besar pada pasangannya dimana 1/ satu orang Harus Memiliki sedemikian banyak kelebihan 
( muda, sexy, smart, cantik, kaya, terkenal, dst dst ) maka cobalah untuk sejenak merenungkan diri sendiri :

" bagaimanakah aku dimata pasanganku, apakah aku juga sesempurna harapannya kepadaku ?"
( " aku juga muda, keren, sexy, smart, kaya, terkenal, dst dst " , lha bagaimana andai ternyata 
" aku ini tidak lagi muda, gembrot, ompong, tidak cakep dst dst " ? ) 

mungkin dengan sejenak merenung, kita akan menemu jawaban bahwa Segala Sesuatu Itu Akan Berubah, yang muda akan tua, yang sexy akan gembrot, yang kaya akan berkurang hartanya atau bahkan bangkrut, yang terkenal akan tidak dikenang lagi, yang pinter akan jadi pikun dst dst,.

dengan begitu kita akan lebih wise dalam menerima kekurangan orang lain atau pasangan kita  dan tidak terlampau tinggi berharap bahwa Kita Harus Mendapat Yang Terbaik Dengan Cara Mengepul Keping Puzzle ! 

berharap itu baik dan boleh serta sah sah saja, namun juga harus tetap membumi bahwa;
" Orang Lain pun Melihat Diri Kita Tidaklah Sempurna dan mari menuju yang lebih baik dan sempurna melalui pasangan kita karena kehadirannya dalam hidup kita sesungguhnya adalah sebuah kesempatan kita untuk Saling Belajar dan Saling Melengkapi, 
dan bukan untuk saling menunjuk kelemahan dan kekurangan "

diakhir obrolan, salah satu berkomentar " waa .. satu saja sudah pusing tetapi tokh sudah memberikan banyak hal yang luar biasa dalam hidup saya seperti anak anak kami, 
mensupport karir saya dan mendampingi kesulitan2 saya selama ini, 
rasanya kok ngga fair ya kalau kemudian saya menduamentigamengempatnya sebab dimatanya saya juga pasti punya banyak kekurangan" .. kami semua setuju! ( dan berjanji melanjutkan obrolan pada Januari mendatang saat reuni )
( th )
 ( gambar gambar dari google )

Senin, 02 Desember 2013






 .. " menyerah di 100 meter, Sumber Pitu  " ..


Sumber Pitu atau S7 ini terletak didesa Duwet Krajan, Tumpang, searah dengan lokasi menuju air terjun Coban Pelangi dikawasan TNBT, tetapi dari kota Malang lebih dekat. disebut Sumber Pitu/S7 karena disitu memang ada 7/tujuh sumber atau mata air
 plus satu lagi yang terbesar dan tertinggi.

 naaa ... ada beberapa jalan menuju ke S7 ini, ada yang terdekat dan terjauh. kemarin saya rupanya sedikit " tersesat " kearah yang terjauh, meskipun tidak salah tapi berjalan kakinya lumayan " gempor " dan dikawal oleh duo guide siswa SMP yang sedang liburan, mereka    menawarkan diri untuk menunjukkan tempat S7.  





 konon lokasi S7 dari tempat kami bertemu didesa duwetKrajan, hanya sekitar 3,5 km kearah bawah jalan raya yang cukup meliuk dan curam. untung udara cerah jadi tak ada kekhawatiran jalanan tanah ini bakal becek dan licin. setelah berjalan naik turun dengan jurang disebelah kanan kadang ganti kiri, disebuah penghentian atau persimpangan kami bertemu Mbah Karyo yang mengaku sebagai " penjaga " area. terjadi dialog begini:
( langsung saya terjemahkan ya dari bahasa Jawa ke Indonesia )

mbah Karyo @ : dari mana, mau kemana?
saya# : dari Malang mbah, mau ke sumber
@ : oo .. ini ( menunjuk uang 5 ribuan didekatnya ) bukan dari saya lo, ini dari tamu tamu, saya tak bermaksud minta lo. cuma saya mau kasi penjelasan saja bahwa disini ini ada dua jalan menuju S7. ke kanan ( tangannya menunjuk arah kanan ) itu yang terpendek dan tercepat.

tapi saya tidak menyarankannya ambil jalan itu, 
kalau terjadi sesuatu maka saya tidak mau terlibat libat. kalau yang lewat kiri ( tangannya menunjuk arah kiri ) saya menjamin aman aman saja tapi memang agak jauh dan memutar. kalau perlu saya antarkan tapi tolong ditunggu dulu saya mau pakai kaos kaki dan sepatu
 ( sepatunya mirip sepatu serdadu dan terlihat berat o la la  dan dengan usianya yang saya perkirakan 70 an saya khawatir terlalu berat buatnya dengan medan seperti itu. tapi saya bisa saja sangat keliru sebab mbah Karyo yang asli desa itu pastinya sudah sangat familiar dengan lingkungannya ).




 setelah berunding sebentar dengan dua guide saya, kami putuskan ambil jalan yang kiri meski sangat melelahkan karena berputar, melingkar dan naik turun kearah S7 dengan jarak sekitar 4km. padahal lewat kanan tadi, kita sudah bisa langsung turun ke S7 dengan melalui tangga bambu dengan jumlah sekitar 100 anak tangga.

ya sudah nggapapa sekalian pengenalan pada alam sekitar yang memang sangat luar biasa view nya dengan ketinggian diatas sungai yang " tak tampak permukaannya dan hanya terdengar gemuruhnya " saking dalamnya jurang yang ada. saya berharap bertemu binatang tertentu tetapi sia sia, yang saya temui hany seekor tupai di batang batang tanaman tomat dan berbagai jenis burung dipohon pohon. monyet, babi hutan atau ular juga tak nampak. mungkin habitatnya sudah banyak terampas manusia, jadi mereka menyingkir.

disepanjang jalan turun naik kearah Sumber Pitu/S7 ini banyak ditemui pipa pipa karet yang jumlahnya cukup banyak dengan bobot masing masing sekitar 300 an kg dan perlu sekitar 8/ delapan pria untuk mengangkatnya. saya heran, betapa sulitnya mereka harus mengangkatnya dengan medan naik turun dan licin serta sempit seperti ini untuk  nantinya pipa pipa ini dipasang sebagai saluran air dari Sumber 7 ke kota Tumpang atau bahkan mungkin sampai Malang.

dan setelah kaki lumayan pegel linu, akhirnya kami tiba di S7 yang siang itu dipenuhi para tukang bangunan yang sedang membuat kerangka beton untuk bendungan air dari S7. saya sangat menyayangkan pembangunan yang merusak perwajahan cantik dari S7 ini tetapi mengingat manfaatnya untuk orang banyak, sayapun mencoba memaklumi.

S7 sesuai namanya, adalah tujuh sumber air yang letaknya berderet dan disebelahnya ada satu air terjun yang jauh lebih tinggi dan besar serta deras airnya. sementara guide saya bermain air ( maklum anak anak hehe ... ) saya jeprat jepret sepuasnya . 

sebenarnya perut mulai ngga keruan bunyinya, tapi jangan berharap keajaiban sebab di lokasi ini tidak ada seekor kedai atau warungpun yang berjualan, padahal saya sudah kadung tidak membekal apa apa kecuali botol kecil air mineral.saya berikan botol mini itu pada kedua guide saya sebab saya lihat mereka juga haus setelah berjalan cukup jauh dan terik. 
tapi saya malu saat mereka menjawab " ndak usah bu, kami minum dari sumber .... " iya , saya lupa bahwa air disitu adalah langsung dari alam dan superjernih .. 

puas menikmati udara dan air bersih serta view yang begitu cantik serta jeprat jepret, sayapun berunding dengan dua guide itu untuk pulang dengan mengambil rute tangga yang saat berangkat tadi saya hindari karena senyatanya saya ini phobia ketinggian hehe ..
" ndakpapa bu, kita naik bareng bareng, pelan pelan ... " 
( oalaaa nakkkk, ini bukan soal pelannya tapi tingginya itu loooo ... ) . dari bawah saya lihat tangga keatas itu berkelok kelok.
 saya agak lega sebab ketinggian itu mungkin tidak akan terlalu " terasa " .






saya mulai memanjat keatas dan selamat hingga tangga berkelok yang terakhir. tersisa adalah sekitar 20 anak tangga terakhir yang alamakkkkk : 
Tegak Lurus 90* ( Sembilan Puluh Derajat ! ) ...... !! 

 saya berhenti sejenak dibawahnya. adrenalin saya terpompa dengan deras, saya harus putuskan : terus naik tegak lurus keatas, atau kembali kebawah. dua duanya sama tidak enaknya, 
sebab saya sudah kadung diketinggian sekitar 100 meter dari permukaan air terjun yang bergemuruh dibawah saya, aduhhh ... 20 anak tangga yang tegak lurus akan mengakhiri keringat dingin saya, ayooo teruskan !

 akhirnya dengan mengucap " bismillah " kaki saya injakkan tegak lurus, hingga anak tangga ke 4 dan secara tak sengaja saya menengok kebawah, ini kesalahan terbesar saya!!
" ayooo buu, sedikit lagi, bagusss ... " teriakan guide guide saya memberi semangat karena melihat saya berhenti ditangga ke 4. entah setan dari mana yang tiba tiba saja membuat saya seperti mual dan saya urungkan menginjak anak tangga ke 5 .... 

saya menyerah, dan memilih kembali menuruni anak tangga yang berkelok kelok tadi meski saat turun terasa lebih serem daripada saat naiknya tadi. apa boleh buat, 
saya tidak mau memaksakan diri meski tersisa tinggal beberapa anak tangga, tapi phobia ketinggian sudah menyergap lebih dulu sehingga saya khawatir saya akan kehilangan keseimbangan 100 meter diatas air ..
( saya pasti ditertawakan oleh anak anak desa disitu yang tiap saat bermain main ditangga itu )

akahirnya saya harus mengulang kembali perjalanan panjang seperti saat berangkatnya tadi, naik turun dan berkelok, tetapi saya ikhlas hehe ..

 sebuah pelajaran berharga saya peroleh bahwa ada saat dimana kita melawan rasa takut dengan menghadapi langsung apa yang menjadi sumber ketakutan itu ,
 tetapi juga ada ketika  lain dimana kita justru menghindarinya meski yang terakhir ini terdengarnya seperti " pecundang " dan saya ternyata salah satunya karena saya menghindari sumber ketakutan itu ! entah lain kali apakah saya akan mampu, hanya waktu yang akan menjawabnya .... 

" Sumber Pitu, beri aku sedikit waktu mengatasi ketakutan ketinggianku  ...... " ( th ) 

( keterangan foto, all taken by : th )

01. arah petunjuk S7
02. "tetangga dekat " S7
03. " laskar pelangi " di desa S7
04. sumber pitu
05. S7 dari sudut lain
06. pengunjung S7
07. mbah Karyo dan salah 1 guide
08. bendungan dalam pembangunan
09. " tetangga dekat " S7
10. pipa pipa saluran air S7
11. menjulang diatas gemuruh S7 ...