Jumat, 10 Juni 2016






.. " Gudeg Bu Harman dikomandoi mbak Dwi " ..

 Malang Raya sudah mulai dikerubut Gudeg , baik Gudeg Yogya maupun Solo . 
saya yang " eks " penduduk Yogya yang kalau saya total adalah sekitar 7 / tujuh tahun dari rentang hidup saya , 
maka kehadiran warung warung Gudeg saya anggap adalah sebuah berkah ! betapa tidak ?
 duluuu di Malang kalau kangen gudeg saya  harus menitip kerabat yang kebetulan ke Yogya atau Solo begini 
" ee .. nggak usah oleh2 macem2 lo , cukup gudeg kendhil aja " hehehe .. 
( kendhil itu adalah periuk kecil terbuat dari tanah liat yang dibakar seperti perabotan dapur yang khas pada jaman kuno 
untuk memasak dll ) . naaa , kalau sudah di oleh2i seperti itu , 
cara menikmati gudeg dalam kendhil ini biasanya saya " imit imit " supaya tidak cepat habis .
 jaman berubah , dunia kuliner di Malang dalam beberapa tahun terakhir sudah sangat meng nasional bahkan internasional . 
coba dilihat daftarnya , apa yang belum ada di Malang Raya saat ini ?
 rasanya sudah ada semua ! 
masakan semua propinsi ditanah air sudah sangat mudah ditemukan disini , dan yang internasional pun
 nyaris ada semua . Jepang , Korea , Thailand , Amerika , Itali , Jerman , Austria , Mexico dll dll 
baik dalam bentuk makanan , minuman , kue dll . 
tentu tidak semuanya serta merta sukses merambah bisnis ini , terbukti beberapa bertumbangan alias bangkrut karena tidak mampu bersaing dalam ketatnya bisnis kuliner Malang Raya saat ini . 
di jalan Kawi Atas Malang , tepatnya antara jalan Kawi Atas dan jalan Mundu , pojok , 
kini muncul sebuah warung gede dan keren berjuluk " Gudeg Bu Harman , mbak Dwi " dengan tampilan 
yang resik dan nyaman . berbincang dengan pengelolanya 
( maaf tidak sempat menanyakan namanya , tetapi kemungkinan besar inilah " mbak Dwi " nya ? ) yang asli Solo , 
ibu yang ramah ini menjelaskan " riwayat " warungnya yang gres . 
ada sederetan menu menu gudeg yang dapat dipilih ala prasmanan disamping menu menu yang
 dipesan lewat daftar mamin . gudeg ayam , telur , tewel , cecek , dll lengkap tersedia . 
bahkan bagi penggemar pecel disini juga tempatnya . 
  dengan atmosfernya yang lega dan lapang serta didominasi kayu sebagai interiornya plus penataan yang 
" ke Jawa2an " dengan adanya lampu templek , strong king , gebyog kudus dll , 
rasanya untuk sejenak saya berada di rumah rumah Yogya atau Solo yang adem ayem .
rasa dan harga sangat pas , ditunjang layanan dan suasana yang lumayan , 
maka buat yang ingin bernostalgi ke Yogya atau Solo dengan gudegnya yang khas , 
saya berani merekomendasikannya ! 
tempat parkir juga memadai sehingga pengunjung dapat fokus menikmati makanannya tanpa harus khawatir 
 kendaraannya yang ditempat lain seringkali menjadi masalah baik luas
maupun jaraknya dari tempat makan . 
oya , sebelum saya meninggalkan warung , kepada sang pengelola  saya sempat bertanya 
" mbak , kan warung ini khas masakan Solo , mbok lain kali disediakan juga nasi liwet sama nasi timlo ya .. " ,
 yang dijawab dengan anggukan ( waaa lain kali betul betul saya " tagih " lo ya ... )
naa buat yang ingin bertemu mbak Dwi e.. gudeg Solo , 
jangan lewatkan warung yang satu ini ! 
( th )

 ( photos by : th , Gudeg Bu Harman , Jalan Kawi Atas , Malang , Juni 2016 )

01 . atap yang unik ..
02 . atmosfer yang lega , lapang ( 01 )
03 . pilihan lebih dari cukup
04 . tampak luar
05 . atmosfer yang lega , lapang ( 02 )
06 . lampu lampu unik 
07 . atau pilih yang ini ? 
08 . pecel campur sayur gudeg
09 . sudut cantik
10 . penanda jaman
11 . lampu templek


CATATAN DESEMBER 2018 
warung gudeg ini sudah tidak ada lagi .
 entah pindah atau berganti konsep atau apa ,
 saya juga tidak jelas . 
sebuah bisnis kadang memang harus melalui
banyak " up down " .
semoga info kecil ini bermanfaat bagi yang
 ingin menemukan gudegnya .
( Titiek Hariati , Malang , Desember 2018 ) 











Tidak ada komentar: