Senin, 09 Mei 2016






.. " AADC , cet ..cet .. macettt " ..
( catatan kecil harpitnas )

Kamis , 05 Mei 2016
 AADC/Ada Apa Diharpitnas Ceria adalah judul saya kali ini , 
bahwa Kamis Jumat Sabtu Minggu diminggu ke dua bulan Mei 2016 ini menjadi agak istimewa gara gara 
beberapa hal  yang tak terduga . saya memang bukan mereka yang  layak berharpitnas ,
 sebab tanpa harpitnas pun saya ya sudah " weekend panjang " terus hehehe .. 
 naa , salah satu " kelemahan " saya agaknya sudah tercium oleh beberapa keponakan yang tahu bahwa saya biasanya sulit menolak ajakan " kealam " . telepon pada Kamis pagi2 begini 
" mbak , ada acara nggak ? kalau nggak ada ayo ke Sumber Sirah di Gondanglegi yukkk ... " ..
 lha karena sudah terlanjur menjawab " iyaaa ayooo  ... " , malah masih saya tambahi bahwa
" setelahnya baiknya dilanjut ke lingkar selatan yang sudah tembus Balekambang itu " .. wesss , 
kata wong Jawa " tumbu oleh tutup " , dan akhirnya  berangkatlah kami beriringan kearah Gondanglegi
 pada sekitar jam 8 pagi . maunya pagi2 supaya bisa puas keliling2 , 
eee ... tau2 di dekat Krebet " mak greggg ... " sd hampir 15 menit .. 
" pak pol , ada apa ni koq nggak jalan sama sekali ?" , 
polisi yang ditanya malah menyarankan untuk puter balik ambil jalan alternatif di desa 
Lumban Sari arah sumber itu . memang lebih jauh tapi rombongan kecil kami yang terdiri dari 6 orang ini
 tidak kecewa karena ternyata melewati kehijauan yang luar biasa ! 
ya sudah bersyukur , sebab daripada lewat macet2 tadi mending jalur alternatif yang cantik ini .
 sampai di Sumber Sirah , kami membayar masuk 1000,-/ orang dan dengan jalan dan suasana yang masih alami
 dan belum terlalu komersiil , sumber yang satu ini memang menarik karena terkenal 
dengan kekayaan biota air tawarnya . 
sebentar saja keponakan2 sudah pada " nyemplung " untuk melakukan selfie bawah air sambil 
mengabadikan diri ditengah  gerumbulan kehijauan bawah airnya sumber Sirah . 
memang tak seindah terumbu karang bawah laut yang kaya warna , tetapi tetap menarik dengan 
ikan ikannya air tawarnya yang mini mini . 
puas berkeliling , nyelem , ngopi di warung kecil yang sederhana , jeprat jepret , rombongan lanjut 
kearah Balekambang ! kami tidak kearah Sumber Manjing Wetan karena ingin nanti pulangnya saja lewat disana . 
pemandangan sepanjang arah Balekambang memang cantik , 
selain lekuk liku yang cukup curam berjurang , juga dari ketinggian tertentu pemandangan 
gunung gunung dari kejauhan sangat fantastis ! 
Balekambang kali ini tidak disinggahi tapi cuma dilewati , tujuan adalah menikmati jalanan mulus 
lingkar selatan arah Balekambang - Sendang Biru . 
wow ... sebuah kanvas alam yang luar biasa disepanjang jalan ! 

 hutan hijau disebelah kiri dan laut lepas disebelah kanan dengan bukit bukit yang menjulang , siapa yang tahan ?
 berhenti makan siang di pantai Bajul Mati ditempat langganan saya , Warung Kembar ,
menu tetap dan " berlangganan " adalah : ikan bakar ! 
makan ber 6 sdh pasti lebih asek dibanding sendiri ( mesti ae ! ) hehehe .. 
dan setelahnya kami sudah setengah " liyer2 " karena kenyang ,perjalanan dilanjut ke lanjut ke yang lain dan ngepos lagi di Pantai Gua China . tetapi kali ini saya kecewa , 
karena pada kunjungan terakhir kesana sekitar setahun yl , pantai ini masih belum dipadati 
warung , kios , guest-house , wc umum , dll dll . 
dengan jumlah kendaraan yang ratusan diparkirannya  plus padatnya warung2 , penginapan , kios2 dll 
yang penuh dengan pengunjung , sayapun tidak ingin berlama lama . 
aneh , diam diam saya mulai dilanda kecemasan , bahwa pantai yang dulu saya kenal dengan keindahan pasirnya dan ombak serta goanya yang terkenal itu tampaknya saat ini sudah mulai " tercemar "  . 
herannya , apakah tidak ada aturan jelas mengenai letak warung , penginapan dll yang menurut saya cukup
 " amburadul " karena bisa menghadap secara " manasuka " sehingga terkesannya tidak rapih ?? 
ada belasan pantai disepanjang lingkar selatan , 
kita catat misalnya Tamban , Ungapan , Bajul Mati , Bengkung , Jaelangkung , Guo China , Regent , dll dll
 yang " nasibnya " kini ditangan para petinggi kabupaten Malang yaitu
" apakah pantai2 ini kelak akan menjadi Ruwet seperti Dawet bila aturan pendirian usaha tidak jelas dan
 tidak ada sanksi bagi pelanggarnya ? sampah sampah mulai mencemaskan karena komunitas2 Pengawal Pantai Yang Anti Sampah tidak mungkin bekerja sendiri tanpa kerjasama dan dukungan Pemkab ...

  monggo bapak bapak petinggi , 
mumpung pantai pantai ini masih separo perawan , ada baiknya segera diatur secara jelas dan tegas 
agar anak cucu kita kelak tidak mewarisi pantai2 yang kusam , gersang dan rusak serta berbau ....
jangan anggap enteng sebuah kresek atau bekas gelas mineral yang meski hanya sepotong mereka adalah 
pelopor2 limbah yang bisa mengundang sampah2 lain untuk merusakkan lingkungan ...
liburan hari pertama diakhiri dengan sebungkah kekhawatiran ..
 
Jumat 06 Mei 2016
mengingat ini hari Jumat , maka seluruh rencana kegiatan haruslah menunggu hingga selesainya 
sholat Jumat terutama bagi para pria . dan meskipun para wanita tidak diwajibkan sholat Jumat , tetapi beraktivitas setelah para pria selesai menunaikan sholat nya adalah lebih afdol
 terutama yang masih harus menyiapkan makan siang untuk anak , suami , dll . 
ada dua agenda saya yaitu memenuhi undangan pernikahan dari putri seorang teman pada siang hari  dan setelahnya pada jam 17 saya sudah harus berada di Sarinah , Jalan Basuki Rahmat Malang . 
saat di resepsi pernikahan saya sudah " diwanti wanti " untuk meng kado mempelai lewat musik .
saya kabulkan itu demi mempelai , yakni  dua lagu hehehe .. tetapi alasan yang lebih jujur dibalik itu adalah bahwa
 " supaya saya tidak sungkan setelahnya untuk berpamitan " !
" lho jangan pulang dulu dong mbak , ini kan masih mau ngobrol2 dengan temen2 ?" saya dicegah ,
 tetapi dengan permintaan maaf akhirnya saya betul betul meninggalkan resepsi .
 dirumah seorang keponakan di Papabiru , saya mengganti baju resepsi dengan casual sebab acara berikut
 adalah nonton AADC seri II . naaa , ribut to ?
keponakan yang satu ini hanya berselisih sekitar satu dekade usianya dengan saya , 
jadi kami sudah sangat siap menjadi penonton2 manula di AADC . 
ee ... ternyata kami meleset , di lobby bioskop untuk masuk ke studio 3 di Sarinah sore itu , 
terlihat barisan manula yang juga punya niat sama dengan alasan cukup kuat yaitu
" penasaran dengan lanjutan AADC satu sekian tahun lewat " hehehe .
anak anak muda yang nonton film ini adalah generasi yang dijaman AADC satu bahkan mungkin belum lahir ,
 jadi mereka pasti motiv nya beda , kira kira barangkali ini :
" seperti apa sih dahsyatnya film jaman mama saya ? " 
maka dengan tiket yang sudah terbeli sejak hari Rabu , kami duduk di A 7 dan A 8 , paling belakang , 
pas untuk mata rabun hehehe .. dan karena 90% shooting filmnya di Yogya , 
maka selama film berlangsung saya malah mem film kan sendiri diri saya kemasa masa di Yogya .. 
 laaa siapa yang tidak kangen dengan kota yang unik ini ? ...
 untung saja film AADC dua ini ber happy ending , jadi saat pulang saya tidak terbebani ( lagi ) dengan
keinginan untuk menunggu AADC ke tiga !
tapi wong namanya penulis naskah dan produser serta sutradara dari film ini adalah  para kaum muda
 yang luar biasa berbakat dan kreatif , bisa bisa saja lo besok2 muncul AADC ke tiga kalau mau di
" ruwet2 " kan lagi ceritanya hehehe ..
 jam 20 film selesai , saya masih terbebani satu tugas terakhir yakni menjemput ART yang konon
menunggu saya didepan masjid di daerah TlogoMas . 
" maaf ya yu agak telat , biasa macet2 ... " ybs cuma senyum2  ...
naaa kami pulang , dan acara saya tutup dengan pijatan kaki ART saya yang konon memang pinter mijat ..
 saya biarkan dia hahahihi melihat acara komedi di TV sementara saya mulai " liyar liyer " dipijat ... 
liburan hari ke II berakhir dengan " nglempus " ....
   Sabtu , 07 Mei 2016 
mengamati padatnya lalin saat harpitnas seperti sekarang ini , 
niat menjadi urung untuk keluar kota yang sedikit jauh . maka hari ke III liburan ini diputuskan untuk yang
 " dekat dekat saja " alias Batu yang macetnya juga parah . 
tetapi karena tujuannya ke Penangkaran Kuda di Oro Oro Ombo , maka jalan alternatif terpaksa ditempuh meski 
agak mbulet dan berkelok kelok tapi tak kalah cantiknya dengan panorama jalan protokol Malang - Batu !
 tujuan saya ke penangkaran kuda ini sebetulnya lebih karena panasaran dengan banyaknya info
 tentang tempat tujuan wisata yang baru di Batu ini . 
" jare iso potrek ambek jarane katik numpak jarane pisan " , kata seorang keponakan yang masih di SD .
 ( dan tentu saja saya kesana lebih tertarik untuk " memotrek " kudanya hehehe ... )
 melewati jalanan2 yang cukup lebar dan mulus serta asri didesa Dresel , Oro Oro Ombo , Kecamatan Batu , 
saya akhirnya sampai di gerbang masuknya . dipos penjagaan ada tulisan " per orang Rp. 25 . 000,- maka 
saya harus membayar 50 ribu untuk dua orang , itu logis , tapi ternyata ada yang tak logis . 
" lho pak kok karcisnya cuma satu , kan bayarnya untuk dua orang ? " saya memprotes .
dengan kalemnya si penjaga pos terdepan menjawab 
" iya maaf karcinya belum dikirim lagi dari manajemen , dan itu dibalik karcisnya sudah saya
tulisi " dua orang " dan memang seperti itu koq kebijakannya , nanti petugas yang didalam sudah tahu koq ? " .... 
saya hanya bisa geleng geleng kalau memang seperti itu manajemen mengaturnya , tapi rasanya koq enggak yaa ..  !
disebuah lahan yang cukup luas dengan view yang cantik seperti umumnya Batu yang kaya gunung dan bukit ,
 terhampar dua buah lapangan kuda baik yang untuk keperluan berselfie ria dengan kuda maupun yang ingin menunggang kuda
 dengan membayar lagi 50 ribu untuk 3x mengitari lapangan kuda disitu !
 lalu disebelah kanan agak kebawah terdapat kandang kandang kuda yang memuat sekitar 65 ekor kuda lengkap dengan
para perawat dan petugas yang melayani tamu2 . 
agak disebelah atas , terdapat taman bunga matahari yang sayangnya baru saja selesai dipanen jadi 
saya tidak sempat kebagian jepretan yang bagus . lalu juga ada semacam tempat istirahat dan tertulis " kantin " . 
tetapi jangan berharap bisa menikmati menu menu pilihan sambil melihat view cantik disekeliling itu , karena ternyata kantin ini baru
 bisa menyediakan Mie Goreng atau Kuah saja dan minuman2 standar seperti teh atau kopi hitam , selebihnya tidak ada .
maka bagi saya pribadi ada beberapa hal yang mungkin bisa mendapat 
perhatian lebih dari manajemen yaitu :
 01 . untuk fasilitas dan atraksi kuda yang masih minim , rasanya harga tiket masuk masih termasuk mahal dibanding misalnya tiket masuk Jatim Park yang menyediakan sekian banyak atraksi dan fasilitas . 
02 . petugas penjualan tiket seharusnya Wajib Memberikan jumlah tiket yang sesuai dengan
 pembayaran harganya . dan yang terjadi dengan saya diatas , 
hendaknya mendapat perhatian manajemen bila tidak ingin dirugikan  disegi materiil dan imej . juga tiket tambahan 50 ribu untuk naik kuda berkeliling lapangan 3X kalau ditotal dengan tiket masuk adalah 75 ribu , sebuah jumlah yang cukup berat bagi masyarakat menengah kebawah yang ingin memberikan edukasi putra/i nya tentang " per kuda an " !
03 . fasilitas masih sangat minim terutama ditempat istirahat atau " kantin " yang kurang memenuhi harapan pengunjung untuk bisa
 istirahat sambil menikmati sesuatu yang khas Batu misalnya 
 Susu Segar atau Yogurt , Strudel Apel , dan makanan2 ringan seperti Bakso , Pangsit dll untuk 
sekedar " pengganjal perut " pengunjung yang capek setelah berkuda atau berselfie atau
 ke taman bunga dll yang ada disitu . 
04 . harga makanan yang tersedia di kantin yaitu 15 ribu untuk seporsi mie goreng / kuah hendaknya 
disesuaikan yang meskipun dibuat dari mie kemasan yang dijual di toko2 tapi minimal sedikit dilengkapi dengan kelayakan menu misal 
dengan ditambahkan sedikit sayur dan telur supaya lebih " layak " untuk harga 15 ribu . 
05 . fasilitas sebagai sebuah Tujuan Wisata agaknya masih harus terus ditingkatkan supaya pengunjung betah 
berlama lama tanpa harus berpindah ketempat lain hanya karena fasilitas yang kurang memadai . 
misal , kamar kecil atau tempat berwudhu atau sholat yang bersih , free wi-fi , tempat istirahat / makan yang nyaman ,
 dan mungkin kuda jenis ponny untuk anak anak kecil atau balita ,
juga jalan setapak ditengah taman bunga matahari untuk menghindari becek / lumpur mungkin bisa dipaving sedikit . 
06 . pelatihan bagi para staf / petugas untuk bisa memberikan layanan lebih ramah dan " jemput bola " pada pengunjung serta masing2 
mempunyai kejelasan pembagian tugas sehingga pengunjung tidak harus bertanya kanan kiri tentang dimana petugas untuk 
ber selfie atau naik kuda dll yang terkesan belum dipersiapkan secara baik dan mereka saling " melempar " tugas . 
 di era persaingan bisnis yang semakin canggih dan ketat ini ,
Penangkaran Kuda yang merupakan satu2nya di Malang Raya ini semoga tidak lalu menjadi 
" besar kepala " karena bagaimanapun kelangsungan hidup sebuah usaha banyak tergantung pada Customer Service karena customer
 adalah Pengambil Keputusan Tertinggi untuk ia merasa perlu kembali/ tidak pernah kembali lagi ditempat yang sama . 
semoga bermanfaat . 

dari tempat kuda kuda ini karena tempat istirahatnya kurang memadai , akhirnya saya meluncur ke 
Rest Area Karangploso didaerah Karangploso !
  na , di Rest Area yang lumayan luas dan lapang ini , terdapat banyak warung , kedai dan restaurant . memilih resto" Hotplet "
 bukan tanpa alasan sebab disiang terik itu tempat lesehannya terlihat nyaman dan sejuk .
 menu utama disini memang kambing kambingan , lalu menyusul ayam ayaman . saya memilih kambing kambingan . 



 untuk Rasa , Harga dan Suasana , saya harus ikhlaskan nilai 7,5 sebab memang menurut lidah saya ,
mereka punya kepiawaian memasak yang " mak nyusss ... " 
dan daging kambingnya super empuk dengan potongan gede gede dan banyak ! naa , untuk harga 20 ribu dari 
Nasi Krengseng Kambing atau juga Nasi Gulai Kambing sungguh sangat sepadan !! 
boleh saya rekomendir ? 
tapi saya tidak tahu bagaimana hubungan mereka dengan " Hotplet " yang di nDau , Batu , bagaimana sempat tanya kalau
Krengseng Kambing didepan saya sudah menyihir saya sampai " klepek klepek " ? hehehe ... 

Minggu , 08 Mei 2016
hari terakhir liburan harpitnas ini memang tidak saya manfaatkan untuk kemana mana . ada sekitar 500 an 
jepretan yang menunggu untuk diedit . jujur saja memang saya kurang hobi jeprat jepret dari HP ,
jadi memang ribet memakai kamera normal , 
sebab perlu edit dll , api wong namanya " sudah kadung suka " itu repot ya hehehe .. 
na hari ini saya mulai pagi sudah didepan laptop , utak atik hasil jepretan . saya manjakan diri sendiri dengan menyiapkan " sesajen " teman ngedit , yaitu Nogosari , Melon , dan menunya adalah gorengan ikan krapu dan sambal plus lalapan . lho , apa itu penting ? sangat . 
karena biasanya kalau sudah ngedit2 jadi malas untuk " riwa riwi " ke dapur dll jadi sebelum nya sudah saya persiapkan secara lengkap 
" lahir batin " heheheya sudah , beberapa jepretan sudah bisa dilihat dihalaman ini ,
 sisanya ya harus melihatnya sendiri di laptop hehehe .. instagram ?
 saya punya akunnya , tapi belum dimanfaatkan  
( kuatirnya nanti muncul disitu terus saya bisa kewalahan pesanan hehehehe ... bole GR ya ) 
oya pada minggu malamnya , saya sudah berada di Dapur Rinjani , Jalan Rinjani 15 , Malang , 
asyik mengobrol dengan owner nya , mulai soal kue kue an , menu menu an , hingga masalah SDM resto nya dll . 
saya termasuk " paling betah " di DR ini karena atmosfernya yang tenang dan cukup memberikan privasi .
 apalagi untuk edit2 foto , rasanya nyaman sebab sambil " nyamil " hehehe .. 
hampir dua jam saya habiskan waktu disitu , saat pulang malah saya masih di " bekali " lumpia basah , 
aduhh baik banget ya tantenya , makacihhhh
( yang pasti itu akan membuat saya balik lagi kesana te , hehehe ... ) . 
juga terima kasih atas sharingnya tentang kue kue itu ya te , 
padahal saya sama sekali bukan ahlinya atawa jebolan tata - boga , jadi kepercayaan itu adalah 
satu kehormatan buat saya .. 
sudah tak terhitung berapa kali saya " dining - out " di DR ini , dan sebagai penutup 
" program harpitnas "  saya , DR ini rasanya sangat pas ... !
( th )
( photos by : th , Harpitnas Programm , May 2016 )

01 . breathtaking view @ Sumber Sirah , Gondanglegi , Malang
02 . mata air sejuk ..
03 . berenang , siapa tahan menolaknya ?
04 . jalan setapak yang hijau
05 . menyelami kedalaman sumber yang cantik 
06 . rumpun bambu yang anggun
07 . membelah bukit di lingkar selatan Malang
08 . menikmati udara laut dan hutan
09 . gerakan bersih pantai
10 . makan , makan , laparrrr ...  
11 . padatnya pengunjung Gua China
12 . ikan bakar , mauuuuu ...
13 . masjid di pantai Gua China
14 . Gua China pun macet ..
15 . sibuk jeprat jepret
16 . Gua China yang cantik .. 
17 . sarinah , sarinah
18 . penasaran setelah ACDC pertama
19 . a place for horse - lovers
20 . jalan masuk ke penangkaran
21 . patung kuda dikejauhan
22 . bisa parkir sampai dekat lapangan kuda 
23 . selfie dengan kuda ?
24 . megastar ..
25 . pemandangan cantik dikebun sayur penangkaran kuda
26 . biji bunga matahari
27 . taman bunga matahari   
28 . Rest Area Karangploso , Hotplate
29 . lesehan yang nyaman ..
30 . nasi gulai , yummmyyy ..
31 . daftar minuman
32 . nasi krengseng , menyihir ..
33 . panorama rest area
34 . salah satu menu favorit saya di Dapur Rinjani , Rinjani 15 , Malang
35 . tampak depan
36 . taman belakang 
 

 

 

  










 

Tidak ada komentar: