Kamis, 29 September 2016










The Lost Poems
.. " Aku berpikir di Flinderstreet .. " .. ( 01 ) 
Agustus 2016 pagi ,
tulangku bergemeretak diterjang halimun pagi ,
alas kaki tak lagi mampu menghangati jemari ,
basah ..
mulut tenggelam dalam balut balut tebal leher jaket berbulu ,
masih saja tak berguna ,meski bulu binatang negeri bersalju ,
lalu ada sebuah sapa ,
begitu saja tanpa nyana ,
" hi .. " ( tolong baca " hai " )
selanjutnya cuma basa basi tiada guna ,
bicara cuaca atau keadaan negara , yang tak butuh kita ,
yang tak peduli omongan " man on street " segoblok kita 
 lalu akhirnya, bertukar nomor WA ( ini juga hal biasa dijaman tanpa tata krama )
dan saat wajahnya muncul di layar WA, 
suka cita aku jawab dengan " BLOKIR " ..
karena aku sedang berpikir lain ,
mengembara pulang ke sebuah nama nun disebuah jalan ,
yang jelek dan macet di kotaku ,
tak sebanding dengan Flinderstreet tempatku melamun ,
yang tak kenal macet dan tilang ajaib ,
aku mengenangnya , aku membayangkannya duduk berhadapan , dan lalu ,
kami berbagi kopi dan kisah kisah konyol , 
seputar pertemanan yang ganjil ,
dan 
seperti tidak waras , 
aku tersenyum sendiri di Flinderstreet ,
beberapa yang tak kukenal bahkan membalas senyum ajaib ku ,
dan 
kepada sebuah nama dijalan jelek nan macet dikampung ku ,
sungguh aku berpikir nama mu di Flinderstreet 
(  photo by TH , Flinderstr , Melbourne , August 2016 , for B )
 

Tidak ada komentar: